ARTIKEL KESEHATAN

Kamis, 10 Agustus 2017

Check-Up: Masa Kalah sama Mobil?

artikel arlt

Nggak merasa sakit atau merasa sehat-sehat saja, usia yang masih muda, nggak ada waktu, biaya mahal, takut menemukan penyakit yang tidak diketahui adalah alasan umum kaum muda usia > 18-35 tahun seperti kita lalai dan merasa tidak perlu melakukan Medical Check Up. Padahal, nggak sakit belum tentu sehat, lho!

Coba diingat, kapan terakhir kalinya kamu melakukan Medical Check Up atau pemeriksaan kesehatan? Mungkin lebih mudah mengingat kapan terakhir kalinya motor atau mobil kamu diservis, kan?

Untuk memastikan kinerja mesin, kendaraan biasanya dicek dan diservis, bisa sekali tiga bulan atau paling parah sekali dalam setahun. Jika ada yang rusak, spare part dapat dengan mudah diganti.

Bandingkan dengan tubuh kita. Jika nggak sakit, sekali dalam 2-5 tahun pun belum tentu dicek dan diservis. Padahal spare part tubuh kita tidak ada, dan hanya satu-satunya yang ada saat ini. Jika ada organ yang rusak atau fungsinya terganggu, nggak akan bisa diganti (kecuali dengan transplantasi, yang tentunya bukan hal yang mudah). Dengan kondisi ini, bukankah tubuh kita jauh lebih penting dan layak mendapatkan cek dan servis berkala?

Apa Pentingnya Melakukan Check-Up?

Panel Check-Up adalah pemeriksaan minimal dan lengkap yang harus dilakukan untuk mengetahui ada tidaknya kelainan atau penyakit.

Dengan melakukan Panel Check-Up berarti:

- Penyakit dengan gejala yang sering tidak tampak, seperti hipertensi, diabetes melitus, kelainan lemak, penyakit darah (seperti anemia), penyakit hati, penyakit ginjal, dan penyakit paru dapat dideteksi secara langsung.

- Berkembangnya penyakit dan komplikasi dapat dicegah dan ditunda, karena penyakit diketahui di tahap awal.

- Pengobatan dapat dilakukan segera, dan biayanya dapat dihemat.

- Usia produktif lebih panjang karena kesehatan terjaga.

Saat tubuh sehat, pikiran lebih tenang, dan tidak ada hambatan secara fisik dalam mengejar cita-cita, karir, dan impian.

Kapan Melakukan Check-Up?

Penilaian Kesehatan Periodik dengan melakukan Check-Up disarankan setiap 2 tahun untuk Anda yang berusia < 35 tahun atau setiap tahun untuk Anda yang berusia diatas atau sama dengan 35 tahun.

Selain itu Check-Up juga disarankan dilakukan sesuai saran dokter, bila ada dugaan penyakit yang diturunkan dan bila ada dugaan penyakit potensial menular.

Apa Saja yang Diperiksa?

Prodia menyediakan Check-Up kesehatan khusus bagi anak muda berusia 18-30 tahun, yakni Panel Check-Up Young Generation. Panel ini mencakup pemeriksaan laboratorium minimal lengkap yang perlu dilakukan untuk mengetahui ada tidaknya penyakit yang sering dijumpai pada usia muda.

Panel Check-Up Young Generation mencakup jenis pemeriksaan berikut:

  • Hematologi Rutin untuk mendeteksi infeksi, anemia atau kelainan darah lainnya.
  • GOT, GPT dan Gamma GT untuk mengetahui kerusakan sel hati dan kemungkinan terjadinya perlemakan hati.
  • Glukosa Puasa untuk menilai risiko terjadinya hiperglikemia, diagnosis diabetes melitus, pemantauan terapi dan mendukung kontrol diabetes melitus.
  • Cholesterol Total, Cholesterol HDL, Cholesterol LDL Direk, dan Trigliserida untuk menilai profil lemak, risiko penyakit jantung dan lainnya.
  • Kreatinin untuk mengetahui ada tidaknya kelainan fungsi ginjal.
  • Asam Urat untuk menilai risiko terjadinya hiperurisemia.
  • HBsAg dan Anti-HCV untuk mendeteksi infeksi virus Hepatitis B dan C.
  • Urine Rutin untuk mendeteksi dini infeksi atau kelainan pada saluran kencing.
  • Rontgen Thorax untuk mengetahui kondisi paru dan jantung.
  • Tekanan Darah, Lingkar Pinggang dan Indeks Massa Tubuh (IMT) untuk mendeteksi hipertensi dan obesitas.
1010 Dilihat
publik
dokter
perusahaan
Top Brands 2016   Best Brand Gold

PT Prodia Utama

innodia Prodia th CRO Prodia accupational health institue ProSTEM ProLine