ARTIKEL KESEHATAN

Selasa, 11 Oktober 2016

Sudahkah Anda Siap 100% untuk Menikah?

artikel arlt

Saat berbicara tentang persiapan pernikahan, yang terbayang di benak Anda mungkin adalah daftar persiapan seperti tempat, undangan, gaun, dekorasi, ataupun katering makanan. Daftar itu hanya berisikan hal-hal yang Anda butuhkan untuk hari H pernikahan, bagaimana dengan persiapan hari-hari selanjutnya yang akan Anda jalani bersama?

Premarital check up bisa menjadi langkah awal Anda dan pasangan mewujudkan keluarga sehat baik secara fisik, mental, maupun psikososial. Premarital check up merupakan kumpulan pemeriksaan laboratorium untuk memastikan status kesehatan kedua calon mempelai, untuk mendeteksi adanya penyakit menular, menahun, atau diturunkan yang dapat mempengaruhi kesuburan pasangan maupun kesehatan janin.

Kapan harus melakukan premarital check up?

Idealnya dilakukan 6 bulan sebelum pernikahan, dengan pertimbangan masih cukup waktu untuk menangani masalah kesehatan yang mungkin ditemukan. Jika tidak memunkinkan, kapanpun sebelum pernikahan, Anda dapat melakukan premarital check up.

Apa yang harus disiapkan sebelum pemeriksaan?

Anda dan pasangan diharuskan berpuasa 10-12 jam. Selama puasa, hanya diperbolehkan minum air putih. Pemeriksaan sebaiknya dilakukan pada pagi hari, sebelum mulai beraktivitas.

Bagaimana jika hasil pemeriksaan bermasalah? Pernikahan akan batal?

Jangan khawatir! Hasil pemeriksaan bermasalah tidak berarti pernikahan Anda harus dibatalkan. Konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan medis yang tepat. Dengan melakukan konseling, Anda disiapkan secara mental untuk menghadapi risiko terburuk.

Apa saja manfaat premarital check up?

- Dapat mengetahui status/kondisi kesehatan secara umum

- Apabila terdapat permasalahan kesehatan, dapat ditangani dengan segera.

- Sebagai tindakan pencegahan terhadap masalah kesehatan terkait kesuburan dan penyakit yang diturunkan secara genetik.

Apa saja yang diperiksa?

- Hematologi Rutin, Gambaran Darah Tepi, Analisa Hemoglobin HPLC, Ferritin, dan Badan Inklusi HbH : untuk mengetahui kondisi kesehatan secara umum, penyakit infeksi, dan penyakit darah.

- Golongan Darah dan Rhesus : Selain untuk kepentingan transfusi darah jika dibutuhkan, diperlukan kecocokan rhesus.

- Urine Rutin : Mengetahui adanya kelainan ginjal atau saluran kemih.

- Glukosa Puasa : Mendiagnosis diabetes melitus yang menurun.

- HBsAg : Mengetahui adanya infeksi Hepatitis B

- VDRL/RPR : Mendeteksi ada tidaknya penyakit menular seksual

- Anti-Rubella IgG, Anti-Toxoplasma IgG, dan Anti-CMV IgG : Mengetahui status kekebalan terhadap paparan Toxoplasma, Rubella, dan Cytomegalovirus (TORC)

Premarital check up adalah salah satu tahap dalam persiapan pernikahan yang tidak boleh dilewatkan. Saling mengenal kondisi kesehatan adalah kunci utama untuk mendapatkan kebahagiaan yang seutuhnya. Manfaatkan keringanan biaya 15% untuk premarital check up di seluruh cabang Prodia selama bulan Oktober 2017. Jadwalkan premarital check up Anda segera!

15027 Dilihat