PRESS RELEASE

Rabu, 10 Mei 2017

Go Public di Desember 2016, Prodia Membagikan Dividen Rp 26.440.200.000

Founder sekaligus Komisaris Utama PT. Prodia Widyahusada, Tbk berfoto bersama dengan para BOD dan BOC Prodia setelah pada Selasa (9/5) lalu PT. Prodia Widyahusada, Tbk melakukan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPTS) di Ballroom Hotel Aryaduta Jakarta.

JAKARTA, 09 Mei 2017 - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Prodia Widyahusada Tbk (kode saham: PRDA), pelopor sekaligus pemimpin pasar laboratorium klinik di Indonesia, hari ini menyepakati untuk membagikan dividen sebesar Rp 26.440.200.000 (dua puluh enam miliar empat ratus empat puluh juta dua ratus ribu Rupiah) atau Rp 28,20288 (dua puluh delapan koma dua kosong dua delapan delapan Rupiah) per saham. Pembagian dividen ini setara dengan 30% dari laba bersih 2016 sebesar Rp 88.13 Miliar. Prodia merupakan salah satu emiten baru di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang melakukan Initial Public Offering (IPO) pada 7 Desember 2016.

Direktur Utama Prodia, Dewi Muliaty mengatakan, pembagian dividen ini menunjukkan bahwa kinerja perseroan sangat baik dengan likuiditas yang sehat. "Kami bersyukur bisnis Prodia terus bertumbuh dengan didukung fundamental yang semakin solid. Pembagian dividen ini merupakan bukti komitmen Prodia untuk selalu memberikan nilai tambah yang optimal kepada pemegang saham," kata Dewi pada Public Expose Prodia yang diselenggarakan seusai RUPST di Jakarta, Selasa (9/5). Sisa laba bersih setelah pembagian dividen akan digunakan sebagai laba ditahan untuk memperkuat keuangan Perseroan.

Pada tahun 2016, secara bisnis Prodia mencatat penjualan bersih sebesar 13,4% menjadi Rp 1,36 triliun. Laba bersih Perseroan meningkat 49,3% menjadi Rp 88,13 miliar dibanding tahun 2015. EBITDA Prodia pada tahun 2016 juga tumbuh 19,3% daripada 2015 dengan EBITDA margin 15,4%. Kinerja positif Prodia ini sejalan dengan meluasnya jejaring layanan yang telah menyebar di 31 propinsi di 106 kota di Indonesia.

Hingga akhir tahun 2016, Prodia telah memiliki jejaring layanan sebanyak 259 outlet Prodia, terdiri dari 129 laboratorium klinik (termasuk 4 diantaranya dengan tambahan izin dan layanan klinik Prodia Health Care/PHC), 1 PHC stand alone, 2 klinik khusus, 9 laboratorium Rumah Sakit, dan 118 Point of Care (POC) Service di klinik dokter.

Penguatan Fundamental Bisnis

Direktur Keuangan Prodia, Liana Kuswandi mengatakan Prodia akan menjaga momentum pertumbuhan bisnis dengan menjalankan inisiatif strategis dan memperluas jejaring layanan.

Hingga kuartal I 2017 Prodia telah menambah 9 unit Point of Care (POC), dua (2) laboratorium Rumah Sakit dan meresmikan Prodia Womens Health Centre (PWHC) sebagai pusat kesehatan khusus bagi perempuan berbasis women-wellness yang pertama di Indonesia dengan teknologi diagnostik terbaru.

"Sesuai komitmen kami pada saat IPO, Prodia akan terus memperluas jejaring layanan dan menambah pemeriksaan baru di berbagai jejaring Prodia Upaya Prodia ini juga sejalan dengan . kebijakan pemerintah yang terus mendorong peningkatan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia" jelas Liana.

Para BOD dan BOC PT. Prodia Widyahusada, Tbk. melakukan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang diadakan di Ballroom Hotel Aryaduta pada Selasa (9/5) lalu.

Dalam 5 tahun ke depan, Prodia akan menambah 2 laboratorium rujukan berskala regional di Sumatera dan Jawa, 33 laboratorium klinik dan 12 klinik khusus baru. Perseroan juga akan menambah 20 POC Service dan 5 laboratorium Rumah Sakit per tahun. Melalui rencana strategis ini Prodia akan berusaha untuk tetap menjadi pemimpin di laboratorium swasta dan menjadi referensi laboratorium di seluruh Indonesia dengan konsep wellness healthcare.

Dewi menuturkan, IPO merupakan bagian dari strategi Prodia untuk mencapai visi perusahaan menjadi pusat layanan kesehatan terpercaya menuju Next Generation Medicine. Dengan rekam jejak dan kualitas SDM yang teruji, Perseroan optimis akan mampu melayani kebutuhan masyarakat Indonesia dan menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

"Konsep pengelolaan kesehatan di Prodia di masa depan akan berbasis individual (personalized medicine). Dengan pengelolaan kesehatan berbasis personalized medicine ini, pelanggan umum dilayani di klinik Prodia Health Care (PHC), sementara klinik khusus akan melayani layanan personal seperti Prodia Children Health Centre (PCHC), Prodia Women' s Health Centre (PWHC), dan Prodia Senior Health Centre (PSHC). Pengembangan bisnis ini sesuai dengan tren global dan menyesuaikan kebutuhan kesehatan masyarakat Indonesia yang juga terus meningkat" tutur Dewi.

- Selesai -

Tentang PT Prodia Widyahusada Tbk.

Laboratorium klinik Prodia didirikan pertama kali di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan farmasi. Sejak awal, Dr. Andi Widjaja, MBA beserta seluruh pendiri lainnya tetap menjaga komitmen untuk mempersembahkan hasil pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati. Komitmen itulah yang mengantarkan Prodia menjadi laboratorium klinik terbaik dan terbesar di Indonesia seperti sekarang ini, serta menjadi Pusat Rujukan Nasional dengan visi menjadi Centre of Excellence dan layanan kesehatan terpercaya menunjang pengobatan generasi baru.

Mulai tahun 2009, Prodia mengusung tema "Love for Quality" sebagai inspirasi bagi seluruh karyawan Prodia dalam memberikan layanan kepada pelanggan. " Love for Quality" merupakan perwujudan upaya perbaikan tanpa henti yang dilandasi rasa cinta demi mempersembahkan layanan berkualitas, karena Prodia percaya bahwa cinta dan Anda pelanggan setia adalah suatu kesatuan yang tak terpisahkan.

Sebagai pemimpin pasar, sejak 2012 Prodia merupakan satu-satunya laboratorium dan klinik di Indonesia dengan akreditasi College of American Pathologists (CAP). Sehingga kualitas hasil tes dari laboratorium Prodia sejajar dengan laboratorium internasional.

Pada 7 Desember 2016, Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana Prodia sebagai emiten ke-15 di tahun 2016, dengan kode saham "PRDA" . Dalam aksi korporasi itu, Prodia telah menawarkan saham perdana sebanyak 187,5 juta lembar saham. Dengan demikian, dana yang diraih dari penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan mencapai sebesar Rp1,22 triliun.

Untuk informasi lebih lanjut, dapat mengunjungi www.prodia.co.id atau menghubungi:

Magdalena Vandry

Investor Relation

PT Prodia Widyahusada Tbk.

Ph. +62-21 3144182 ext 3775

E-mail investor.relations@prodia.co.id

atau

Marina Eka Amalia

Head Legal Head & Corporate Secretary

PT Prodia Widyahusada Tbk.

Ph. +62-21-3144182 ext 3816

E-mail corporate.secretary@prodia.co.id

Senin, 22 Mei 2017

PRESS RELEASE Prodia Healthy Fun Festival Ajak Anak Muda Check Up Gratis

Kehidupan anak muda saat ini begitu dinamis. Mereka disibukkan dengan beragam aktivitas. Saking sibuknya, tak jarang mereka melupakan satu hal yang penting, yaitu kesehatan.

Selengkapnya

Jumat, 19 Mei 2017

PRESS RELEASE Waspada akan Diabetes Mellitus, Prodia Gelar Seminar Dokter

Bandung, 13 Mei 2017 - Jumlah penyandang diabetes mellitus (DM) di Indonesia semakin meningkat tiap tahunnya. Merebaknya diabetes mellitus di kalangan masyarakat Indonesia sangat erat kaitannya dengan gaya hidup dan pola makan yang tidak seimbang.

Selengkapnya

Selasa, 16 Mei 2017

PRESS RELEASE Talkshow Wellness Prediabetes - Jakarta

Talkshow kali ini diadakan di Curacao Room-Kota Kasablanka lt 4, dengan tema "Wellness Prediabetes" pada Sabtu, 13 Mei 2017 lalu.

Selengkapnya
publik
dokter
perusahaan
Top Brands 2016 Frost & Sullivan Best Brand Gold

PT Prodia Utama

innodia Prodia th CRO Prodia accupational health institue ProSTEM ProLine