PRESS RELEASE

Senin, 18 Desember 2017

Prodia Luncurkan Marathon Fit Panel, Paket Pemeriksaan Bagi Para Pelari

Pembukaan acara Grand Launching Prodia Marathon Fit Panel

JAKARTA, 17 Desember 2017 - PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA), pelopor sekaligus pemimpin pasar laboratorium klinik di Indonesia, meluncurkan panel produk terbaru berupa paket pemeriksaan untuk menunjang kesehatan masyarakat yang memiliki aktivitas olahraga lari bertajuk "Marathon Fit Panel". Produk layanan terbaru ini merupakan persembahan dari Prodia kepada masyarakat Indonesia khususnya bagi individu yang gemar melakukan olahraga lari. Peluncuran Marathon Fit Panel diselenggarakan di Nouvelle SCBD yang dihadiri oleh Direktur Business and Marketing Prodia Indriyanti Rafi Sukmawati, Dokter Spesialis Kesehatan Olahraga dr. Rachmat Wishnu Hidayat, SpKO, Co-Founder Komunitas IndoRunners Yasha Chatab, dan artis yang juga pelari Ibnu Jamil.

Direktur Business and Marketing Prodia Indriyanti Rafi Sukmawati mengatakan panel pemeriksaan kesehatan Marathon Fit Panel ini merupakan wujud konsistensi Prodia untuk selalu hadir dan menjadi solusi bagi peningkatan kualitas kesehatan bagi seluruh kalangan masyarakat. "Dengan jejaring layanan pemeriksaan kesehatan terbesar yang tersebar dari Aceh hingga Jayapura, Prodia hadir untuk menjawab kebutuhan pemeriksaan kesehatan bagi seluruh masyarakat Indonesia. Kami berharap layanan pemeriksaan kesehatan Marathon Fit Panel yang komprehensif dapat dimanfaatkan oleh para pecinta olahraga lari," tutur Indriyanti saat peluncuran Marathon Fit Panel di Jakarta, Minggu (17/12).

Indriyanti menambahkan panel paket pemeriksaan kesehatan Marathon Fit Panel dilengkapi jenis-jenis pemeriksaan yang disesuaikan dengan kebutuhan pelari. "Marathon Fit Panel ini terdiri dari beragam jenis pemeriksaan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan runners. Kami mengapresiasi sambutan positif dari Komunitas IndoRunners yang mendukung kehadiran produk terbaru Prodia ini," tambah Indri.

Adapun jenis-jenis pemeriksaan dalam paket Marathon Fit Panel yakni: General Body Check, Metabolic Check, Bone Health Check, Kidney Health Check, Liver Health Check, Electrolite, Thyroid Check, Physical Examination, dan konsultasi dokter.

Berlari marathon tanpa latihan, persiapan yang tidak matang dan kondisi tubuh yang kurang prima dapat membahayakan tubuh. Oleh karena itu, sebelum berlari marathon, pelari perlu memeriksakan kondisi kesehatannya terlebih dahulu agar dapat memastikan tubuhnya mampu berlari sejauh jarak yang akan diikuti. Layanan pemeriksaan Marathon Fit Panel ini dapat dimanfaatkan para pelari di Prodia Health Care (PHC) untuk mempersiapkan kondisi tubuh yang sehat menjelang dilakukannya marathon.

Direktur Business and Marketing Prodia Indriyanti Rafi Sukmawati, Co-Founder Komunitas IndoRunners Yasha Chatab, Dokter Spesialis Kesehatan Olahraga dr. Rachmat Wishnu Hidayat, SpKO, dan artis yang juga pelari Ibnu Jamil.

Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga, dr. Rachmat Wishnu Hidayat menjelaskan bahwa olahraga lari merupakan aktivitas berat yang membutuhkan persiapan matang dan fisik yang prima. Itulah sebabnya pemeriksaan awal menjadi penting agar pelari dapat mencapai finish tanpa mengalami masalah kesehatan seperti jantung, dehidrasi, cedera otot hingga kehilangan kesadaran.

"Walaupun sering dianggap sebagai olahraga yang mudah dilakukan dan murah, setiap orang khususnya para pelari sangat disarankan untuk rutin memeriksa kesehatannya sebelum melakukan olahraga lari. Banyak faktor yang memengaruhi kondisi individu ketika berlari, mulai dari makanan, sering mencoba lari jarak jauh, lingkungan, persiapan berlari, hingga kemampuan berlari. Hal yang terpenting adalah jangan lupa untuk melakukan pemeriksaan kesehatan dahulu apalagi jika ingin lari jarak jauh seperti pelari ultra," tutur dr. Wishnu.

Antusiasme masyarakat Indonesia terhadap olahraga lari semakin tinggi. Pada tahun 2017, terdapat lebih dari 150 kompetisi lari di Indonesia. Saat ini, jumlah anggota IndoRunners sudah mencapai kurang lebih 40.000 pelari dari tingkat pemula hingga profesional. IndoRunners adalah komunitas penggemar olahraga lari independen terbesar di Indonesia.

Sebagai Next Generation Healthcare Provider yang telah berdiri selama 44 tahun, Prodia terus berinovasi untuk memberikan layanan pemeriksaan kesehatan berkualitas terbaik dengan teknologi terdepan bagi masyarakat Indonesia. Hingga 2020, Prodia akan membangun sekitar 34 laboratorium klinik, termasuk diantaranya klinik khusus (Specialty Clinics) Prodia Children' s Health Centre (PCHC), Prodia Women' s Health Centre (PWHC) dan Prodia Senior Health Centre (PSHC).

******

Tentang PT Prodia Widyahusada Tbk.

Laboratorium klinik Prodia didirikan pertama kali di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan farmasi. Sejak awal, Dr. Andi Widjaja, MBA beserta seluruh pendiri lainnya tetap menjaga komitmen untuk mempersembahkan hasil pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati.

Sebagai pemimpin pasar, sejak 2012 Prodia merupakan satu-satunya laboratorium dan klinik di Indonesia dengan akreditasi College of American Pathologists (CAP). Sehingga kualitas hasil tes dari laboratorium Prodia sejajar dengan laboratorium internasional.

Pada 7 Desember 2016, Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana Prodia sebagai emiten ke-15 di tahun 2016, dengan kode saham "PRDA" . Dalam aksi korporasi itu, Prodia telah menawarkan saham perdana sebanyak 187,5 juta lembar saham. Dengan demikian, dana yang diraih dari penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan mencapai sebesar Rp1,22 triliun.

Hingga saat ini, Prodia telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 279 outlet, termasuk 135 laboratorium klinik di 32 provinsi dan 118 kota di seluruh Indonesia, beberapa diantaranya merupakan Prodia Health Care (PHC) yakni layanan wellness clinic yang berbasis personalized medicine serta specialty clinics yang terdiri dari Prodia Children' s Health Centre (PCHC), Prodia Women' s Health Centre (PWHC) dan Prodia Senior Health Centre (PSHC).

Untuk informasi lebih lanjut, dapat mengunjungi www.prodia.co.id atau menghubungi:

Reskia Dwi Lestari

Marketing Communications Manager

PT Prodia Widyahusada Tbk.

Ph. +62-21 3144182 ext 3768

E-mail marcomm@prodia.co.id

Kamis, 28 Desember 2017

PRESS RELEASE Deteksi Mutasi Gen Menggunakan DNA Sel Tumor Dalam Darah (ctDNA) Harapan Baru Pasien Kanker Paru

Prodia adalah satu satunya laboratorium di Indonesia yang mengerjakan pemeriksaan mutasi EGFR ctDNA.

Selengkapnya

Rabu, 27 Desember 2017

PRESS RELEASE Prodia Miliki Triple Quad Mass Spectrometry (MS) untuk Deteksi Infertilitas dan Kelamin Ganda

JAKARTA, 27 Desember 2017 - PT Prodia Widyahusada Tbk (Kode Saham: PRDA) melengkapi alat pemeriksaan kesehatan dengan teknologi Next Generation melalui pembelian alat LCMS-MS atau Triple Quad MS dari Waters Corporation, Massachusetts, Amerika Serikat.

Selengkapnya

Rabu, 20 Desember 2017

PRESS RELEASE Lagi, Prodia Berhasil Lulus Sertifikasi Westgard Sigma Verification Program

JAKARTA, 21 Desember 2017 - PT Prodia Widyahusada Tbk (kode saham: PRDA) berhasil mendapatkan sertifikasi Westgard Sigma Verification Program dari Westgard QC Inc, Amerika Serikat.

Selengkapnya
publik
dokter
perusahaan
Top Brands 2016   Best Brand Gold

PT Prodia Utama

innodia Prodia th CRO Prodia accupational health institue ProSTEM ProLine