PRESS RELEASE

Kamis, 09 Maret 2017

Prodia Resmikan Prodia Women’s Health Centre

Di PWHC, Setiap Perempuan bisa mendapatkan Layanan Kesehatan sesuai kebutuhannya

Direktur Utama PT Prodia Widyahusaha Tbk (Prodia) Dewi Muliaty (tengah) didampingi Dokter Penanggung Jawab PWHC DR. dr. Raditya Wratsangka SpOG (K) (kiri) dan, Project Manager PWHC Rini Budiyati (kanan) meresmikan Prodia Women’s Health Centre.

JAKARTA, 8 Maret 2017 - PT Prodia Widyahusada Tbk. (PRDA), pelopor sekaligus pemimpin laboratorium klinik di Indonesia, hari ini bertepatan dengan International Women' s Day, Prodia kembali melakukan terobosan dengan memperkenalkan layanan kesehatan khusus perempuan berbasis Women-Wellness yang pertama di Indonesia dengan meresmikan Prodia Women' s Health Centre (PWHC). Klinik kesehatan yang berlokasi di Wolter Monginsidi, Jakarta Selatan, ini akan memberikan layanan kesehatan yang komprehensif dengan desain khusus yang didukung perlengkapan teknologi diagnostik terbaru.

Direktur Utama Prodia, Dewi Muliaty mengatakan, pendirian pusat layanan kesehatan khusus perempuan ini merupakan bagian dari strategi Prodia untuk mengoptimalkan pasar layanan kesehatan yang terus meningkat di Indonesia. Melalui PWHC, Prodia berharap perempuan Indonesia akan mendapatkan layanan kesehatan terbaik dengan tingkat kenyamanan tinggi sesuai dengan kebutuhan dan gaya hidup mereka.

"Kami gembira Prodia akhirnya dapat memperkenalkan layanan kesehatan khusus bagi perempuan berbasis women-wellness yang pertama di Indonesia dengan teknologi generasi terbaru. Melalui PWHC kami ingin memberikan pengalaman baru dalam hal diagnosis kesehatan kepada para perempuan untuk mewujudkan Indonesia yang lebih sehat," kata Dewi usai peresmian PWHC di Jakarta, Rabu (8/3).

Dewi menambahkan, PWHC didirikan karena perempuan pantas mendapatkan perlakuan khusus. Apalagi populasi perempuan di Indonesia hampir separuh dari total penduduk yang mencapai sekitar 254,9 juta jiwa berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2015.

"Perempuan kelas menengah di Indonesia terus tumbuh membesar dan mayoritas berperan dalam pengambilan keputusan di keluarga. Inilah yang membuat Prodia ingin memberikan layanan terbaiknya kepada perempuan Indonesia," tambahnya.

Direktur Utama PT Prodia Widyahusaha Tbk (Prodia) Dewi Muliaty (tengah) dalam Konferensi Pers Prodia Women’s Health Centre

Direktur Pemasaran Prodia Indriyanti Rafi Sukmawati menjelaskan, di PWHC para pelanggan perempuan memiliki banyak pilihan untuk melakukan pencegahan penyakit dengan berbagai jasa layanan, mulai pencegahan dini (primary prevention) seperti penyuluhan /edukasi , vaksinasi/imunisasi pencegahan lanjutan (secondary prevention) seperti medical check-up, tes laboratorium lengkap, dan pap smear Diagnostic Centre yang terdiri dari USG ObGyn, Colposcopy, LLETZ, Hysterosalpingography, USG Breast, X-Ray (Rontgen) dan Electrocardiography, konsultasi dokter baik dokter umum maupun dokter spesialis dan sub spesialis. Dalam waktu dekat, PWHC juga akan menyediakan layanan Hysteroscopy dan Mammography. Mengacu pada Well-Woman Annual Health Assesment Recommendations (ACOG, 2012) , dimana strata usia pasien dibagi berdasarkan usia yaitu strata usai 13-18 Tahun , usia 19-39 Tahun ,usia 40-64 Tahun, usia 65 Tahun ke atas, kebutuhan setiap strata berbeda dan PWHC dapat melayani sesuai strata tersebut.

"Kami membangun PWHC sesuai dengan karakter dan sentuhan perempuan. Mulai dari desain ruangan, area pelayanan, tes medis, hingga ahli yang menangani juga khusus untuk memenuhi kebutuhan perempuan," lanjut Indriyanti.

Rencana Ekspansi Jejaring Prodia

Sebagai pelopor laboratorium klinik di Indonesia, ungkap Dewi, Prodia akan terus mengoptimalkan pelayanan di Indonesia, tidak hanya di bidang laboratorium klinik tetapi juga memperluas jejaringnya ke arah klinik khusus.

Pasien tengah melakukan pemeriksaan didampingi oleh (Ki-Ka) Direktur Utama PT Prodia Widyahusaha Tbk (Prodia) Dewi Muliaty, Project Manager PWHC Rini Budiyati, dr. Soraya, Dokter Penanggung Jawab PWHC DR. dr. Raditya Wratsangka SpOG (K) (kiri)

Hingga akhir Desember 2016, jumlah Outlet Prodia mencapai 259, terdiri dari 129 laboratorium klinik (termasuk 4 diantaranya dengan tambahan izin dan layanan klinik PHC), 1 Prodia Health Care (klinik PHC) stand alone, 2 klinik khusus, 9 laboratorium Rumah Sakit, dan 118 Point of Care (POC) Service di klinik dokter yang tersebar di 31 Provinsi dan 106 kota di Indonesia.

Menurut Dewi, sejalan dengan pertumbuhan kelas menengah dan tingginya arus urbanisasi, kebutuhan kesehatan di perkotaan akan terus meningkat. Frost & Sullivan, sebuah lembaga riset pasar Independen, memproyeksikan belanja kesehatan di Indonesia akan mencapai US$ 50,4 miliar di 2020. Potensi itulah yang akan terus dioptimalkan Prodia.

"Sebagai perusahaan dengan rekam jejak lebih dari 43 tahun Prodia akan selalu hadir untuk menjangkau seluruh Provinsi dan menjadi solusi kesehatan bagi masyarakat Indonesia. Kami optimistis dengan standar layanan komprehensif yang didukung oleh perlengkapan diagnosis teknologi terbaru Prodia akan mencapai pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan di masa mendatang," ujar Dewi.

---SELESAI---

Tentang PT Prodia Widyahusada Tbk.

Laboratorium klinik Prodia didirikan pertama kali di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan farmasi. Sejak awal, Dr. Andi Widjaja, MBA beserta seluruh pendiri lainnya tetap menjaga komitmen untuk mempersembahkan hasil pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati. Komitmen itulah yang mengantarkan Prodia menjadi laboratorium klinik terbaik dan terbesar di Indonesia seperti sekarang ini, serta menjadi Pusat Rujukan Nasional dengan visi menjadi Centre of Excellence dan layanan kesehatan terpercaya menunjang pengobatan generasi baru.

Mulai tahun 2009, Prodia mengusung tema "Love for Quality" sebagai inspirasi bagi seluruh karyawan Prodia dalam memberikan layanan kepada pelanggan. "Love for Quality" merupakan perwujudan upaya perbaikan tanpa henti yang dilandasi rasa cinta demi mempersembahkan layanan berkualitas, karena Prodia percaya bahwa cinta dan Anda pelanggan setia adalah suatu kesatuan yang tak terpisahkan.

Sebagai pemimpin pasar, sejak 2012 Prodia merupakan satu-satunya laboratorium dan klinik di Indonesia dengan akreditasi College of American Pathologists (CAP). Sehingga kualitas hasil tes dari laboratorium Prodia sejajar dengan laboratorium internasional.

Pada 7 Desember 2016, Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana Prodia sebagai emiten ke-15 di tahun 2016, dengan kode saham "PRDA" . Dalam aksi korporasi itu, Prodia telah menawarkan saham perdana sebanyak 187,5 juta lembar saham. Dengan demikian, dana yang diraih dari penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan mencapai sebesar Rp1,218 triliun.

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan menghubungi:

Marina Eka Amalia

Legal Head & Corporate Secretary

PT Prodia Widyahusada Tbk.

Email: corporate.secretary@prodia.co.id

Jln. Kramat Raya 150 Jakarta 10430. 

Fax. (021) 314 4181, 392 1247

 

Berliana Elisabeth Simarmata

PT Sembilan Komunikasi Utama (9Comm) 

untuk PT Prodia Widyahusada Tbk.

Email: berliana@ninecomm.co.id

0812 8217 0549

Jumat, 23 Juni 2017

PRESS RELEASE Yuk Nabung Saham PRDA!

PT Prodia Widyahusada Tbk ("Prodia") atau lebih dikenal masyarakat dengan nama Laboratorium Klinik Prodia merupakan salah satu perusahaan tercatat di BEI dengan sub sektor bidang usaha kesehatan.

Selengkapnya

Selasa, 13 Juni 2017

PRESS RELEASE Reputasi Positif, Prodia Kembali Pertahankan Corporate Image Award 2017

PT. Prodia Widyahusada, Tbk kembali meraih Corporate Image Award 2017 setelah sebelumnya selama 4 tahun berturut-turut menerima penghargaan serupa berdasar atas kategori "Laboratory Clinic" pada Jumat (9/6) lalu.

Selengkapnya

Senin, 29 Mei 2017

PRESS RELEASE Waspadai Gejala Gangguan Tiroid

Jakarta, 26 Mei 2017 - Memperingati Pekan Kesadaran Tiroid Internasional 2017, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia bersama Merck, perusahaan sains dan teknologi terkemuka, serta Laboratorium Klinik Prodia kembali mengajak masyarakat untuk mengenali dan memahami gejala gangguan tiroid.

Selengkapnya
publik
dokter
perusahaan
Top Brands 2016 Frost & Sullivan Best Brand Gold

PT Prodia Utama

innodia Prodia th CRO Prodia accupational health institue ProSTEM ProLine