Panel Check Up Anak & Remaja

Pantau Kesehatan Anak Anda dengan Panel Check Up 

Sama seperti orang dewasa, anak pun perlu melakukan medical check up kesehatan berkala untuk memastikan perkembangan dan pertumbuhannya normal, dan melindungi dari penyakit yang dapat dicegah. 

Panel check up anak adalah sekumpulan pemeriksaan laboratorium yang dirancang untuk tujuan mendeteksi penyakit dan menentukan risiko suatu penyakit pada anak-anak yang dikelompokkan berdasarkan usia. Panel check up anak disesuaikan dengan prevalensi terbesar di masyarakat. 

Manfaat check up berkala pada anak sejak usia dini

  • Masalah kesehatan ditemukan pada tahap awal, dimana penanganan dan penyembuhan dapat memberikan dampak maksimal.
  • Memberi pengertian pada anak bahwa kesehatan itu penting dan anak perlu menjaga kesehatan diri sendiri. 

Pemeriksaan pada anak sebaiknya dilakukan sejak ia baru lahir, untuk mengetahui ada atau tidaknya kelainan yang diderita supaya jika ada kelainan dapat diatasi dengan segera, agar tidak menghambat pertumbuhan dan perkembangan anak. 

Panel Uji Saring Neonatus

Untuk mendeteksi kemungkinan adanya kelainan hipotiroid kongenital dan defisiensi G6PD agar dapat diberikan pengobatan sedini mungkin supaya bayi dapat tumbuh dan berkembang normal, mencakup pemeriksaan:

  • G6PD Neonatus
  • TSHs Neonatus

Catatan: uji saring neonatus dilakukan pada saat usia bayi 72-120 jam/3-5 hari. Bayi yang diperiksa sebelum usia 24 jam harus diperiksa kembali saat usia 2 minggu untuk konfirmasi. 

Panel Usia 1-12 Bulan (Bayi)

  • Hematologi lengkap
  • Retikulosit
  • Gambaran darah tepi
  • Pemeriksaan Fisik* 

Panel Usia >1-3 Tahun (Batita)

  • Hematologi Lengkap
  • Retikulosit
  • Gambaran darah tepi
  • Urine Rutin
  • Pemeriksaan Fisik* 

Panel Usia 3-5 Tahun (Pra Sekolah)

  • Hematologi Lengkap
  • Retikulosit
  • Gambaran darah tepi
  • Urine Rutin
  • Albumin, Total Protein
  • Pemeriksaan Fisik*

Tambahan jika diperlukan :

  • Profil Lemak (Cholesterol Total, Cholesterol HDL, Cholesterol LDL, Trigliserida)
  • Zinc
  • Ferritin 

Panel Usia >5-12 Tahun (Usia Sekolah)

  • Hematologi Lengkap
  • Retikulosit
  • Gambaran darah tepi
  • Urine Rutin
  • Faeces Rutin
  • Albumin, Total Protein
  • Profil Lemak (Cholesterol Total, Cholesterol HDL, Cholesterol LDL, Trigliserida)
  • Pemeriksaan Fisik*

Tambahan jika diperlukan :

  • Pemeriksaan Hepatitis : HBsAg, Anti-HBs, Anti-HCV
  • Fungsi Ginjal : Urea N, Kreatinin, Asam Urat
  • Fungi Hati : GOT, GPT 

Panel Usia >12-18 Tahun (Remaja)

  • Hematologi Lengkap
  • Retikulosit
  • Gambaran darah tepi
  • Urine Rutin
  • Glukosa Puasa
  • Profil Lemak (Cholesterol Total, Cholesterol HDL, Cholesterol LDL, Trigliserida)
  • Faeces Rutin
  • Albumin, Total Protein
  • Pemeriksaan Fisik*

Tambahan jika diperlukan :

  • Pemeriksaan Hepatitis : HBsAg, Anti-HBs, Anti-HCV
  • Fungsi Ginjal : Urea N, Kreatinin, Asam Urat
  • Fungi Hati : GOT, GPT

Manfaat pemeriksaan pada Panel Check Up Anak 

G6PD Neonatus: mendeteksi kekurangan enzim Glucose-6-phosphate dehydrogenase (G6PD) yang dapat menyebabkan beberapa kondisi seperti anemia hemolitik dan hiperbilirubinemia pada bayi baru lahir 

TSHs Neonatus: mengetahui kelainan fungsi tiroid yaitu hipotiroid kongenital pada bayi baru lahir yang dapat menyebabkan keterbelakangan mental, kretinisme (terhambatnya pertumbuhan dan mental) dan lain-lain. 

Hematologi Lengkap: mendeteksi infeksi, anemia dan kelainan darah lainnya. 

Retikulosit: menentukan jenis anemia, menilai aktivitas dan pembentukan sel darah di sumsum tulang dan pemantauan efek terapi. 

Gambaran Darah Tepi: membantu diagnosis kelainan sel darah dengan memberikan informasi berupa gambaran sel darah seperti eritrosit, leukosit dan trombosit serta distribusi sel-sel darah. 

Urin Rutin: mendeteksi kelainan fungsi ginjal atau infeksi saluran kemih dan mendeteksi penyakit metabolik. 

Glukosa Puasa: membantu diagnosis diabetes mellitus. 

Albumin dan Total Protein: mengevaluasi status nutrisi. 

Profil Lemak (Cholesterol Total, Cholesterol HDL, Cholesterol LDL, Trigliserida): menilai profil lemak, umumnya anak yang mengalami obesitas akan mengalami kelainan profil lemak, seperti trigliserida tinggi sementara HDL rendah. 

Pemeriksaan Hepatitis

  • HbsAg: mendeteksi ada tidaknya virus hepatitis B, dan bermanfaat untuk skrining pra-vaksinasi.
  • Anti-HBs: memastikan ada tidaknya kekebalan terhadap infeksi virus hepatitis B.
  • Anti-HCV: mendeteksi ada tidaknya virus hepatitis C 

Pemeriksaan Fungsi Ginjal (urea N, Kreatinin, Asam Urat): mendeteksi ada tidaknya kelainan fungsi ginjal. 

Fungsi Hati: menilai fungsi hati dan kemungkinan terjadinya perlemakan hati. 

Zinc: mengetahui status kecukupan zinc yang merupakan mikronutrien penting dalam pertumbuhan dan perkembangan. 

Ferritin: mengetahui cadangan besi di dalam tubuh. 

Membiasakan anak memantau kesehatan sejak kecil akan menciptakan kebiasaan membuat keputusan yang tepat menyangkut kesehatan dan menanamkan kebiasaan hidup sehat yang akan tetap bertahan saat anak dewasa.