PANEL PEMERIKSAAN

Panel Anemia Defisiensi

Manfaat Pemeriksaan:

Mendeteksi dan membantu diagnosis penyakit anemia yang disebabkan kurangnya zat besi, yaitu mineral penting dalam pembentukan hemoglobin.

Jenis Pemeriksaan

Hematologi Rutin (CBC)

Deskripsi:

Hematologi rutin atau complete blood count (CBC) merupakan penilaian dasar terhadap komponen sel darah, yaitu dengan menentukan jumlah, variasi, prosentase, konsentrasi, dan kualitas dari seluruh komponen sel darah. Pemeriksaan ini dapat memberikan informasi mengenai kondisi hematologik dan sistem tubuh yang lain sebagai diagnosis, prognosis, respon terapi, dan masa pemulihan. Hematologi rutin terdiri dari pemeriksaan hemoglobin, leukosit, trombosit, eritrosit, hematokrit, dan nilai-nilai MC.

Manfaat Pemeriksaan:

Evaluasi anemia, leukemia, reaksi inflamasi dan infeksi, penanda peripheral blood cellular, tingkat hidrasi dan dehidrasi, polisitemia, penyakit hemolitik pada bayi baru lahir; penentuan terapi kemoterapi.

Persyaratan & Jenis Sampel : Darah
Stabilitas Sampel :
  • <4 jam pada 18 – 25°C
  • 24 jam pada 2 – 8°C
Persiapan Pasien : -
Hari Kerja :
Metode : Semua Method
Nilai Rujukan : Hemoglobin: -
Leukosit: -
Trombosit: -
Eritrosit: -
Hematokrit: -
MCV: -
MCH: -
MCHC: -
Red Cell Distribution Width (RDW): -
Tempat Rujukan :
Catatan :

Besi

Deskripsi:

Besi atau serum iron (SI) merupakan pemeriksaan untuk mengetahui konsentrasi besi yang bersikulasi di dalam darah dan terikat pada transferin. Ion besi di dalam tubuh berperan penting dalam pembentukan sel darah merah yang berfungsi untuk mengangkut oksigen dan zat-zat makanan ke seluruh tubuh, serta membantu proses metabolisme tubuh dalam menghasilkan energi.

Manfaat Pemeriksaan:

Mendeteksi defisiensi besi yang dapat menyebabkan anemia.

Persyaratan & Jenis Sampel : Serum atau plasma
Stabilitas Sampel :
  • 7 hari pada 15 – 25°C
  • 3 minggu pada 2 – 8°C
  • 1 tahun pada (-20)°C
Persiapan Pasien : Puasa 12 jam
Hari Kerja :
Metode : Ferrozine
Nilai Rujukan : -
Tempat Rujukan :
Catatan :

TIBC

Deskripsi:

-

Manfaat Pemeriksaan:

Untuk diagnosa jenis anemia terutama dengan hipokrom dan atau MCV rendah

Persyaratan & Jenis Sampel : Serum
Stabilitas Sampel :
  • 4 hari pada 15 - 25°C                                      
  • 7 hari pada  2 - 8°C
Persiapan Pasien : Puasa 12 jam
Hari Kerja :
Metode : Sequential release and uptake of iron
Nilai Rujukan : -
Tempat Rujukan :
Catatan :

Ferritin

Deskripsi:

Ferritin merupakan pemeriksaan untuk mengetahui konsentrasi ferritin atau cadangan besi di dalam tubuh. Sekitar 30% besi yang berada di dalam tubuh, tersimpan sebagai feritin di limpa, sumsum tulang dan hati. Pemeriksaan ini berkorelasi dan berguna pada evaluasi total body storage iron.

Manfaat Pemeriksaan:

Memantau perkembangan defisiensi besi pada kondisi anemia; mendiagnosis hipokromik dan anemia mikrositik; dan mendeteksi overload besi.

Persyaratan & Jenis Sampel : Serum atau plasma
Stabilitas Sampel :
  • 2 - 8° C : 7 hari
  • - 20 ° C  : 2 minggu
Persiapan Pasien : -
Hari Kerja :
Metode : Immunochemiluminescent
Nilai Rujukan : -
Tempat Rujukan :
Catatan :

Vitamin B12

Deskripsi:

Vitamin B12 merupakan bagian dari vitamin B kompleks yang diperlukan dalam pembentukan sel darah merah nomal, perbaikan jaringan dan sel-sel, serta sintesis DNA. Vitamin B12 adalah nutrisi yang tidak dapat diproduksi sendiri dalam tubuh dan harus diasup oleh diet. Pemeriksaan Vitamin B12 mengukur kadar vitamin B12 dalam darah untuk mendeteksi defisiensi (kekurangan) vitamin B12. Pemeriksaan Vitamin B12 direkomendasikan dokter bila seseorang memiliki hasil pemeriksaan hematologi rutin (complete blood count/CBC) abnormal dengan apusan darah yang menunjukkan sel darah merah yang lebih besar dari biasanya (makrositosis) atau neutrofil abnormal (hipersegmentasi); ketika seseorang mengalami gejala anemia (seperti kelemahan, kelelahan, kulit pucat) dan/atau neuropati (kesemutan dan sensasi gatal, mata berkedut, kehilangan memori, perubahan status mental); ketika sedang dalam pengobatan vitamin B12. Pemeriksaan Vitamin B12 membutuhkan sampel berupa darah yang diambil dari pembuluh darah vena di lengan.

Manfaat Pemeriksaan:

Membantu diagnosis salah satu penyebab anemia atau neuropati; mengevaluasi status gizi; memantau efektivitas pengobatan defisiensi vitamin B12.

Persyaratan & Jenis Sampel :

Serum atau plasma

Stabilitas Sampel :
  • 8 jam pada temperatur kamar
  • 48 jam pada 2 - 8°C
  • >48 jam pada ≤-20°C      
Persiapan Pasien :

Tidak terdapat persiapan pemeriksaan yang dibutuhkan.

Hari Kerja :
Metode :

Chemiluminescent

Nilai Rujukan :

-

Tempat Rujukan :
Catatan :

Asam Folat

Deskripsi:

Asam folat merupakan bagian dari vitamin B kompleks yang diperlukan untuk pembentukan sel darah merah normal, perbaikan jaringan dan sel-sel, serta sintesis DNA (materi genetik dalam sel). Asam folat tidak diproduksi dalam tubuh sehingga harus diasup dari luar tubuh seperti melalui suplemen.

Pemeriksaan asam folat mengukur kadar asam folat dalam darah. Pemeriksaan ini dilakukan pada seseorang dengan hasil pemeriksaan complete blood count (CBC) yang abnormal disertai makrositik atau hypersegemented neutrophils; ketika seseorang mengalami gejala anemia (lemah, lesu, kulit pucat) dan/atau neuropati (kesemutan atau gatal, mata berkedut, kehilangan memori, perubahan status mental); pasien yang sedang dalam pengobatan untuk kekurangan asam folat.

Pemeriksaan asam folat membutuhkan sampel berupa darah yang diambil dari pembuluh darah vena di lengan.

Manfaat Pemeriksaan:

Membantu mendiagnosis salah satu penyebab anemia atau neuropati; mengevaluasi status gizi; memantau efektivitas pengobatan kekurangan asam folat.

Persyaratan & Jenis Sampel :

Serum atau plasma

Stabilitas Sampel :
  • 8 jam pada suhu 2 - 8°C (direkomendasikan)
  • 24 jam pada suhu 2 - 8°C (Tietz)
  • 6 - 8 minggu pada suhu -20°C
  • Whole blood : -  fresh
Persiapan Pasien :

Puasa (tidak diperbolehkan makan dan minum, kecuali air putih) selama 12 jam sebelum pengambilan darah. Beberapa obat tertentu mungkin perlu dihindari atau dihentikan konsumsinya, kecuali dokter tetap menganjurkan mengonsumsi obat atau kondisi kesehatan tidak memungkinkan (informasikan hal ini kepada petugas laboratorium).

Hari Kerja :
Metode :

Immunochemiluminescent

Nilai Rujukan :

-

Tempat Rujukan :
Catatan :

Gambaran Darah Tepi

Deskripsi:

-

Manfaat Pemeriksaan:

Menunjukkan adanya proses hemolitik berupa sferositosis, polikromasi maupun poikilositosis, sel eritrosit berinti, retikulositopeni pada awal anemia. Kadar hemoglobin 3g/dL-9g/dL, jumlah lekosit bervariasi disertai gambaran sel muda (metamielosit, mielosit, dan promielosit), kadang disertai trombositopeni

Persyaratan & Jenis Sampel : Darah
Stabilitas Sampel : Pembuatan preparat dilakukan sesegera mungkin
Persiapan Pasien : Sampel darah yang diambil dapat berasal dari darah perifer segar atau dari darah vena dengan antikoagulan EDTA
Hari Kerja :
Metode : Mikroskopis
Nilai Rujukan : -
Tempat Rujukan :
Catatan :

Retikulosit

Deskripsi:

Hitung retikulosit adalah jumlah sel darah merah muda (retikulosit) dalam volume darah tertentu. Pada keadaan normal, jumlah retikulosit mencapai sekitar 1% dari jumlah total sel darah merah.

Manfaat Pemeriksaan:

Menentukan tindakan penanganan terhadap anemia; mendeteksi pendarahan dan anemia hemolitik; serta mengevaluasi aktivitas dan respon eritropoetik terhadap terapi pada berbagai anemia.

Persyaratan & Jenis Sampel : Darah
Stabilitas Sampel : SEGERA lakukan pemeriksaan (selambat-lambatnya 2 jam setelah pengambilan sampel)(4), karena metode pemeriksaan yang digunakan adalah supravital sehingga sel-sel yang diperiksa harus dalam keadaan hidup
Persiapan Pasien : Sampel darah yang diambil dapat berasal dari darah kapiler segar atau dari darah vena dengan antikoagulan EDTA
Hari Kerja :
Metode : Fluoresence Flowcytometry
Nilai Rujukan : -
Tempat Rujukan :
Catatan :

Hematologi Lengkap

Deskripsi:

Hematologi lengkap meliputi pemeriksaan hematologi rutin (Complete Blood Count/CBC), laju endap darah (LED), dan hitung jenis leukosit.

Manfaat Pemeriksaan:

Penunjang diagnosa pada berbagai penyakit.

Persyaratan & Jenis Sampel : -
Stabilitas Sampel : -
Persiapan Pasien : -
Hari Kerja :
Metode : -
Nilai Rujukan : -
Tempat Rujukan :
Catatan :