PANEL PEMERIKSAAN

Panel Uji Saring Alergi

Manfaat Pemeriksaan:

Mendeteksi dini terjadinya reaksi alergi di dalam tubuh seseorang.

Jenis Pemeriksaan

IgE Total

Deskripsi:

Alergi merupakan suatu reaksi menyimpang dari mekanisme pertahanan tubuh terhadap zat/bahan yang secara normal tidak berbahaya bagi tubuh dan melibatkan sistem kekebalan tubuh, terutama antibodi imunoglobulin E (IgE). Masuknya alergen ke dalam tubuh untuk pertama kalinya atau paparan awal (proses sensitisasi) akan memicu respon kekebalan tubuh untuk membentuk antibodi yang berkaitan dengan alergen, yaitu IgE yang kemudian akan berikatan dengan sel mast pada otot-otot polos, pembuluh, dan lapisan mukosa. Pada paparan awal tersebut, reaksi alergi biasanya belum akan muncul. Pada paparan alergen berikutnya, IgE yang sebelumnya telah terikat dengan sel mast akan membentuk ikatan dengan alergen, dan proses inilah yang merangsang pelepasan bahan kimia iritasi/pengiritasi (seperti histamin, prostaglandin, dan sitokin) sehingga menimbulkan reaksi alergi dengan gejala-gejala yang bervariasi, mulai dari yang ringan seperti bersin, gatal-gatal, hidung tersumbat, hingga yang bersifat fatal dan mematikan seperti anafilaksis syok.

Pemeriksaan IgE Total adalah pemeriksaan darah untuk mengukur kadar IgE dalam darah. Seseorang dengan kadar IgE yang berada di ambang batas tinggi akan memiliki kecenderungan mudah mengalami reaksi alergi. Pemeriksaan IgE Total membutuhkan sampel berupa darah yang diambil dari pembuluh darah vena di lengan.

Manfaat Pemeriksaan:

Mendeteksi reaksi alergi dan infeksi parasit.

Persyaratan & Jenis Sampel :

Serum

Stabilitas Sampel :
  • 15 - 25°C : <8 jam
  • 2 - 8°C : 8 - 48 jam                            
  • -20°C : Jika sampel tidak segera dikerjakan dalam waktu 48 jam
Persiapan Pasien :

Tidak terdapat persiapan pemeriksaan yang dibutuhkan.

Hari Kerja :
Metode :

Chemiluminescent

Nilai Rujukan :

-

Tempat Rujukan :
Catatan :

Faeces Rutin

Deskripsi:

-

Manfaat Pemeriksaan:

Untuk uji saring organisme bakteri patogenik pada feses, diagnosa demam tifoid, demam enterik, disentri basil dan infeksi salmonella

Persyaratan & Jenis Sampel : Faeces
Stabilitas Sampel : Sampel tidak perlu disimpan, jika pemeriksaan telah selesai dikerjakan dan hasil akhir telah divalidasi maka sampel dapat dibuang.
Persiapan Pasien : Selama 1-2 hari sebelum pemeriksaan feses , disarankan untuk tidak mengkonsumsi obat-obatan seperti antasida, antidiare, antiparasit, antibiotik, laksan, vitamin C, zat besi dan lain-lain
Hari Kerja :
Metode : Semua Method
Nilai Rujukan : Warna Faeces: -
Konsistensi Faeces: -
Lendir : -
Darah Faeces: -
Sisa Pencernaan: -
Leukosit Faeces: -
Eritrosit Faeces: -
Parasit: -
Telur Cacing: -
Jamur: -
Tempat Rujukan :
Catatan :

Eosinofil Absolut

Deskripsi:

-

Manfaat Pemeriksaan:

-

Persyaratan & Jenis Sampel : -
Stabilitas Sampel : -
Persiapan Pasien : -
Hari Kerja :
Metode : -
Nilai Rujukan : -
Tempat Rujukan :
Catatan :