PANEL PEMERIKSAAN

Panel Usia >3-5 Tahun (Pra Sekolah)

Manfaat Pemeriksaan:


Sekumpulan pemeriksaan laboratorium yang dirancang dengan tujuan mendeteksi penyakit anemia dan infeksi saluran kemih (ISK), serta mengetahui status nutrisi pada anak usia > 3-5 tahun (pra sekolah).

Jenis Pemeriksaan

Hematologi Rutin (CBC)

Deskripsi:

Hematologi rutin atau complete blood count (CBC) merupakan penilaian dasar terhadap komponen sel darah, yaitu dengan menentukan jumlah, variasi, prosentase, konsentrasi, dan kualitas dari seluruh komponen sel darah. Pemeriksaan ini dapat memberikan informasi mengenai kondisi hematologik dan sistem tubuh yang lain sebagai diagnosis, prognosis, respon terapi, dan masa pemulihan. Hematologi rutin terdiri dari pemeriksaan hemoglobin, leukosit, trombosit, eritrosit, hematokrit, dan nilai-nilai MC.

Manfaat Pemeriksaan:

Evaluasi anemia, leukemia, reaksi inflamasi dan infeksi, penanda peripheral blood cellular, tingkat hidrasi dan dehidrasi, polisitemia, penyakit hemolitik pada bayi baru lahir; penentuan terapi kemoterapi.

Persyaratan & Jenis Sampel : Darah
Stabilitas Sampel :
  • <4 jam pada 18 – 25°C
  • 24 jam pada 2 – 8°C
Persiapan Pasien : -
Hari Kerja :
Metode : Semua Method
Nilai Rujukan : Hemoglobin: -
Leukosit: -
Trombosit: -
Eritrosit: -
Hematokrit: -
MCV: -
MCH: -
MCHC: -
Red Cell Distribution Width (RDW): -
Tempat Rujukan :
Catatan :

Retikulosit

Deskripsi:

Hitung retikulosit adalah jumlah sel darah merah muda (retikulosit) dalam volume darah tertentu. Pada keadaan normal, jumlah retikulosit mencapai sekitar 1% dari jumlah total sel darah merah.

Manfaat Pemeriksaan:

Menentukan tindakan penanganan terhadap anemia; mendeteksi pendarahan dan anemia hemolitik; serta mengevaluasi aktivitas dan respon eritropoetik terhadap terapi pada berbagai anemia.

Persyaratan & Jenis Sampel : Darah
Stabilitas Sampel : SEGERA lakukan pemeriksaan (selambat-lambatnya 2 jam setelah pengambilan sampel)(4), karena metode pemeriksaan yang digunakan adalah supravital sehingga sel-sel yang diperiksa harus dalam keadaan hidup
Persiapan Pasien : Sampel darah yang diambil dapat berasal dari darah kapiler segar atau dari darah vena dengan antikoagulan EDTA
Hari Kerja :
Metode : Fluoresence Flowcytometry
Nilai Rujukan : -
Tempat Rujukan :
Catatan :

Gambaran Darah Tepi

Deskripsi:

-

Manfaat Pemeriksaan:

Menunjukkan adanya proses hemolitik berupa sferositosis, polikromasi maupun poikilositosis, sel eritrosit berinti, retikulositopeni pada awal anemia. Kadar hemoglobin 3g/dL-9g/dL, jumlah lekosit bervariasi disertai gambaran sel muda (metamielosit, mielosit, dan promielosit), kadang disertai trombositopeni

Persyaratan & Jenis Sampel : Darah
Stabilitas Sampel : Pembuatan preparat dilakukan sesegera mungkin
Persiapan Pasien : Sampel darah yang diambil dapat berasal dari darah perifer segar atau dari darah vena dengan antikoagulan EDTA
Hari Kerja :
Metode : Mikroskopis
Nilai Rujukan : -
Tempat Rujukan :
Catatan :

Urine Rutin

Deskripsi:

Pemeriksaan urin rutin meliputi pemeriksaan fisik, kimia, dan mikroskopis untuk mendeteksi dan/atau mengukur beberapa zat dalam urin seperti produk sampingan dari metabolisme yang normal dan abnormal, sel, fragmen sel, dan bakteri. Pemeriksaan urin rutin seringkali menjadi bagian dari pemeriksaan kesehatan berkala (medical check-up), dan direkomendasikan dokter ketika seseorang memiliki gejala seperti sakit perut, nyeri punggung, sering buang air kecil disertai rasa nyeri saat buang air kecil. Pemeriksaan urin rutin membutuhkan sampel berupa urin.

Manfaat Pemeriksaan:

Menyaring, membantu diagnosis, dan/atau memantau beberapa penyakit dan kondisi seperti kelainan ginjal/saluran kemih, gangguan infeksi saluran kemih (ISK), dan penyakit metabolik atau sistemik.

Persyaratan & Jenis Sampel :

Urine

Stabilitas Sampel :

Sampel harus segera dikerjakan kurang dari 2 jam setelah penampungan dengan penyimpanan di tempat gelap untuk menghindari kerusakan bilirubin dan urobilinogen. Jika tidak segera dikerjakan simpan pada suhu 2-8°C stabil selama 8 jam dan biarkan kembali pada suhu kamar sebelum dilakukan pemeriksaan

Persiapan Pasien :

Tidak dalam kondisi menstruasi; informasikan kepada petugas laboratorium bila mengonsumsi obat atau suplemen tertentu; bila belum bisa berkemih, dianjurkan untuk menunggu dan tidak dianjurkan untuk minum.

Hari Kerja :
Metode :

Manual

Nilai Rujukan :

Urobilinogen : -
Bilirubin Urine: -
Berat Jenis: -
pH Urine: -
Leukosit Esterase: -
Nitrit: -
Albumin Urine: -
Glukosa Urine: -
Keton: -
Darah: -

Tempat Rujukan :
Catatan :

Albumin

Deskripsi:

Albumin merupakan protein yang dibuat oleh hati. Albumin mengambil bagian sekitar 60% dari total protein dalam darah dan memainkan banyak peran seperti menahan agar cairan tidak keluar dari pembuluh darah; memelihara jaringan; dan mengangkut hormon, vitamin, obat-obatan, dan zat seperti kalsium ke seluruh tubuh. Pemeriksaan albumin mengukur kadar albumin dalam darah yang dianjurkan secara berkala sebagai bagian dari pemeriksaan kesehatan; direkomendasikan oleh dokter ketika seseorang dicurigai mengalami gejala gangguan hati atau penyakit ginjal; terkadang ketika seseorang mengalami penurunan berat badan yang tidak diinginkan, kekurangan gizi, atau sebelum operasi direncanakan. Pemeriksaan albumin membutuhkan sampel berupa darah yang diambil dari pembuluh darah vena di lengan.

Manfaat Pemeriksaan:

Menyaring dan membantu diagnosis kelainan hati atau penyakit ginjal; terkadang mengevaluasi status gizi, terutama pada pasien rawat inap.

Persyaratan & Jenis Sampel :

Serum atau plasma

Stabilitas Sampel :
  • 2.5 bulan pada 15 – 25°C
  • 5 bulan pada 2 – 8°C
  • 4 bulan pada (-15) – (-20)°C
Persiapan Pasien :

Tidak terdapat persiapan pemeriksaan yang dibutuhkan.

Hari Kerja :
Metode :

Bromcresol Green

Nilai Rujukan :

2,8 - 4,4 g/dL

Tempat Rujukan :
Catatan :

Total Protein

Deskripsi:

-

Manfaat Pemeriksaan:

Pemeriksaan protein total digunakan untuk mengevaluasi status nutrisi, edema

Persyaratan & Jenis Sampel : Serum atau plasma
Stabilitas Sampel :
  • 1 bulan pada 2 - 8°C
  • 6 bulan pada (-15) - (-25)°C
Persiapan Pasien : -
Hari Kerja :
Metode : Biuret
Nilai Rujukan : Protein Total (Urine Sewaktu): -
Protein Total (Urine 24 jam) : -
Protein Total (cairan pleura): 3,4 - 5,0 g/dL
Protein Total (CSF): -
Tempat Rujukan :
Catatan :

Cholesterol Total

Deskripsi:

Pemeriksaan kolesterol total merupakan pemeriksaan darah yang mengukur konsentrasi kolesterol total yang dibawa dalam darah oleh lipoprotein. Konsentrasi kolesterol yang tinggi dalam darah akan menyebabkan kolesterol menempel di dinding bagian dalam pembuluh darah arteri dan membentuk ateroma atau plak, sehingga pembuluh darah menyempit dan akhirnya menimbulkan serangan jantung jika menghambat pembuluh darah menuju jantung atau strokte jika menghambat pembuluh darah arteri yang menuju otak.

Manfaat Pemeriksaan:

Mendeteksi gangguan metabolisme lemak; menentukan faktor risiko penyakit jantung koroner; memantau efektivitas terapi penurun lipid.

Persyaratan & Jenis Sampel :

Serum atau plasma

Stabilitas Sampel :
  • 7 hari pada 15 – 25°C
  • 7 hari pada 2 – 8°C
  • 3 bulan pada (-15) – (-25)°C
Persiapan Pasien :

Puasa (tidak diperbolehkan makan dan minum, kecuali minum air putih) selama 12 jam sebelum pengambilan darah.
 

Hari Kerja :
Metode :

Homogeneous

Nilai Rujukan :

-

Tempat Rujukan :
Catatan :

Cholesterol HDL

Deskripsi:

Pemeriksaan kolesterol HDL merupakan pemeriksaan darah yang mengukur konsentrasi kolesterol HDL dalam darah. High density lipoprotein (HDL) seringkali disebut sebagai "kolesterol baik" karena bertugas untuk membawa kelebihan kolesterol yang tertinggal di pembuluh darah lalu membawanya ke hati untuk diproses lebih lanjut. Konsentrasi HDL yang tinggi dipercaya dapat melindungi individu terhadap kejadian penyakit jantung.

Manfaat Pemeriksaan:

Menilai profil lemak dan menentukan risiko penyakit kardiovaskular (jantung dan pembuluh darah).

Persyaratan & Jenis Sampel :

Serum atau plasma

Stabilitas Sampel :

7 hari pada 2 - 8°C
3 bulan pada (-20)°C

Persiapan Pasien :

Puasa (tidak diperbolehkan makan dan minum, kecuali minum air putih) selama 12 jam sebelum pengambilan darah.

Hari Kerja :
Metode :

Homogeneous

Nilai Rujukan :

>=40 mg/dL

Tempat Rujukan :
Catatan :

Cholesterol LDL Direk

Deskripsi:

Pemeriksaan kolesterol LDL direk merupakan pemeriksaan darah yang megukur konsentrasi kolesterol LDL dalam darah menggunakan metode langsung (direk). Low density lipoprotein (LDL) seringkali disebut "kolesterol jahat" karena dapat menempel di dinding pembuluh darah dan mempersempit rongga pembuluh darah. Mengonsumsi makanan kaya lemak jenuh berlebihan dapat meningkatkan konsentrasi LDL. Konsentrasi LDL yang tinggi meningkatkan risiko individu terhadap kejadian penyakit jantung.

Manfaat Pemeriksaan:

Menilai profil lemak dan menentukan risiko penyakit kardiovaskular (jantung dan pembuluh darah); memantau efektivitas terapi penurun lipid.

Persyaratan & Jenis Sampel :

Serum atau plasma

Stabilitas Sampel :

 

7 hari pada 2 – 8°C
3 bulan pada (-20)°C

 

Persiapan Pasien :

Puasa (tidak diperbolehkan makan dan minum, kecuali minum air putih) selama 12 jam sebelum pengambilan darah.

Hari Kerja :
Metode :

Homogeneous

Nilai Rujukan :

< 100 mg/dL

Tempat Rujukan :
Catatan :

Trigliserida

Deskripsi:

Pemeriksaan trigliserida merupakan pemeriksaan darah yang mengukur konsentrasi trigliserida di dalam darah. Trigliserida adalah salah satu jenis lemak yang ditemukan dalam darah. Saat kita makan, tubuh mengubah kalori  yang tidak digunakan dalam bentuk trigliserida yang kemudian disimpan dalam sel lemak. Trigliserida dilepaskan untuk menghasilkan energi saat tubuh membutuhkannya. Jika kalori yang dikonsumsi lebih banyak dibanding kalori yang digunakan (misalnya untuk beraktivitas), maka konsentrasi trigliserida akan meningkat. Peningkatan konsentrasi trigliserida dalam darah dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan menjadi tanda adanya sindrom metabolik.

Manfaat Pemeriksaan:

Menentukan faktor risiko penyakit jantung koroner; mendeteksi sindrom metabolik; memantau efektivitas terapi penurun lipid.

Persyaratan & Jenis Sampel :

Serum atau plasma

Stabilitas Sampel :
  • 7 hari pada 2 – 8°C
  • 3 bulan pada (-15) – (-25)°C
  • 1 tahun pada (-60) - (-80)°C
Persiapan Pasien :

Puasa (tidak diperbolehkan makan dan minum, kecuali minum air putih) selama 12 jam sebelum pengambilan darah.
 

Hari Kerja :
Metode :

GPO-PAP

Nilai Rujukan :

< 150 mg/dL

Tempat Rujukan :
Catatan :

Hematologi Lengkap

Deskripsi:

Hematologi lengkap meliputi pemeriksaan hematologi rutin (Complete Blood Count/CBC), laju endap darah (LED), dan hitung jenis leukosit.

Manfaat Pemeriksaan:

Penunjang diagnosa pada berbagai penyakit.

Persyaratan & Jenis Sampel : -
Stabilitas Sampel : -
Persiapan Pasien : -
Hari Kerja :
Metode : -
Nilai Rujukan : -
Tempat Rujukan :
Catatan :

Zinc (Zn), serum

Deskripsi:

Pemeriksaan Zinc (Zn) mengukur jumlah Zinc dalam darah. Zinc merupakan salah satu jenis trace element (mineral) yang dibutuhkan tubuh manusia dalam jumlah sangat kecil untuk pertumbuhan, perkembangan, dan fisiologis normal; namun tidak dapat diproduksi sendiri oleh tubuh. Defisiensi Zinc dapat menyebabkan gangguan kesehatan seperti gangguan pertumbuhan, impotensi, gangguan haid, infertilitas, gangguan pembekuan (penutupan luka), kehilangan indra perasa dan penciuman, keguguran; sedangkan kelebihan Zinc dalam jumlah sangat besar dapat menyebabkan toksisitas yang menimbulkan mual, muntah, nyeri perut, diare, pusing, dan lain-lain. Pemeriksaan Zinc membutuhkan sampel darah yang diambil dari pembuluh darah vena di lengan.

Manfaat Pemeriksaan:

Sebagai evaluasi awal kondisi malnutrisi atau malabsorbsi; memantau suplementasi trace element untuk mencegah kelebihan trace element; menunjang diagnosis dugaan defisiensi trace element.

Persyaratan & Jenis Sampel :

Serum atau plasma

Stabilitas Sampel :
  • Beku : 30 hari
  • 2 - 8°C : 10 hari
  • Suhu kamar : 5 hari
Persiapan Pasien :

Mohon menghubungi petugas laboratorium.

Hari Kerja :
Metode :

ICP/MS

Nilai Rujukan :

26 - 141 ug/dL

Tempat Rujukan :
Catatan :

Ferritin

Deskripsi:

Ferritin merupakan pemeriksaan untuk mengetahui konsentrasi ferritin atau cadangan besi di dalam tubuh. Sekitar 30% besi yang berada di dalam tubuh, tersimpan sebagai feritin di limpa, sumsum tulang dan hati. Pemeriksaan ini berkorelasi dan berguna pada evaluasi total body storage iron.

Manfaat Pemeriksaan:

Memantau perkembangan defisiensi besi pada kondisi anemia; mendiagnosis hipokromik dan anemia mikrositik; dan mendeteksi overload besi.

Persyaratan & Jenis Sampel : Serum atau plasma
Stabilitas Sampel :
  • 2 - 8° C : 7 hari
  • - 20 ° C  : 2 minggu
Persiapan Pasien : -
Hari Kerja :
Metode : Immunochemiluminescent
Nilai Rujukan : -
Tempat Rujukan :
Catatan :