PEMERIKSAAN LABORATORIUM

Pilih pemeriksaan berdasakan alfabet

ACA IgM

Deskripsi:

Antibodi Cardiolipin (ACA) merupakan autoantibodi yang dihasilkan oleh sistem kekebalan tubuh yang keliru menyerang cardiolipin, yakni zat yang ditemukan pada lapisan terluar dari sel (membran sel) dan trombosit. Autoantibodi ini dapat mempengaruhi kemampuan tubuh dalam mengatur pembekuan darah.

Pemeriksaan ACA mendeteksi adanya ACA dalam darah yang umumnya dilakukan pada seseorang yang mengalami satu atau lebih pembekuan darah vena atau arteri (thrombotic episodes) yang tidak dapat dijelaskan; ketika seorang wanita mengalami keguguran berulang, terutama pada trimester kedua dan ketika; ketika seseorang mengalami gejala penyakit autoimun yang konsisten. Terdapat tiga kelas ACA yang mungkin ada dalam darah, yakni IgG, IgM, dan/atau IgA. Dua kelas ACA yang paling umum diperiksa adalah IgG dan IgM. Jika hasil pemeriksaan ACA IgG dan IgM negatif namun masih ada kecurigaan klinis, maka akan dilanjutkan ke pemeriksaan ACA IgA.

Pemeriksaan ACA IgG, IgM, dan/atau IgA membutuhkan sampel berupa darah yang diambil dari pembuluh darah vena di lengan.

Manfaat Pemeriksaan:

Mendeteksi terjadinya keguguran berulang, trombositopenia, dan trombosis vena serta arteri.

Persyaratan & Jenis Sampel :

Serum atau plasma

Stabilitas Sampel :

• 2 - 8°C : 10 hari
• -20°C : >10 hari

Persiapan Pasien :

Tidak terdapat persiapan pemeriksaan yang dibutuhkan, namun mungkin petugas laboratorium akan menanyakan riwayat kehamilan seperti berikut: (1) apakah pernah mengalami satu atau lebih keguguran pada usia kehamilan lebih dari 10 minggu, (2) apakah pernah mengalami keguguran spontan lebih dari tiga kali pada usia kehamilan lebih dari 10 minggu, dan (3) apakah pernah melahirkan bayi prematur (usia kehamilan lebih dari 34 minggu).

Hari Kerja :
Metode :

ELISA

Nilai Rujukan :

-

Tempat Rujukan :
Catatan :