PEMERIKSAAN LABORATORIUM

Pilih pemeriksaan berdasakan alfabet

Anti-Toxoplasma IgA

Deskripsi:

Toxoplasmosis merupakan infeksi yang disebabkan oleh parasit Toxoplasma gondii. Toxoplasmosis dapat ditemukan pada manusia dan berbagai jenis hewan atau burung. Kucing diketahui sebagai pembawa parasit Toxoplasma gondii, namun penyebarannya bisa melalui berbagai cara seperti kotoran kucing, transfusi darah atau transplantasi organ/jaringan tubuh, konsumsi makanan yang berasal dari tanah terkontaminasi, dan konsumsi daging (kambing, sapi, dan babi) mentah atau setengah matang.

Toxoplasmosis yang terjadi pada wanita hamil, bisa menybabkan keguguran dan bayi lahir prematur, serta bisa ditularkan dari ibu kepada bayinya melalui plasenta sehingga bayi mengalami toxoplasmosis kongenital. Terjadinya toxoplasmosis kongenital biasanya ditandai dengan adanya kerusakan pada organ mata, sistem saraf pusat, kulit, dan telinga. Kerusakan organ tersebut tidak jarang baru muncul ketika anak berusia remaja atau pun dewasa.

Pemeriksaan Anti-Toxoplasma IgA mendeteksi antibodi IgA terhadap parasit Toxoplasma gondii. Antibodi IgA adalah salah satu antibodi paling umum dalam tubuh yang ditemukan dalam konsentrasi tinggi pada selaput lendir tubuh, khususnya saluran pernapasan dan saluran pencernaan, serta air liur dan air mata. Pemeriksaan ini membutuhkan sampel berupa darah yang diambil dari pembuluh darah vena di lengan.

Manfaat Pemeriksaan:

Mendeteksi toxoplasmosis akut dan toxoplasmosis kongenital pada bayi baru lahir.

Persyaratan & Jenis Sampel :

Serum

Stabilitas Sampel :
  • Suhu ruang : 7 hari
  • 2 - 8°C : 60 hari
  • -20°C : 12 bulan
Persiapan Pasien :

Tidak terdapat persiapan pemeriksaan yang dibutuhkan.

Hari Kerja :
Metode :

ELISA

Nilai Rujukan :

-

Tempat Rujukan :
Catatan :