PEMERIKSAAN LABORATORIUM

Pilih pemeriksaan berdasakan alfabet

Anti-Rubella IgM

Deskripsi:

Virus Rubella sering dikenal sebagai penyebab campak Jerman dan biasanya ditandai dengan munculnya ruam pada kulit. Virus Rubella bisa ditularkan melalui udara dan kontak fisik. Adanya virus Rubella pada wanita hamil, terutama di awal kehamilan, bisa mempengaruhi perkembangan bayi hingga muncul kelainan seperti sindrom Rubella kongenital, penyakit jantung kongenital, katarak, tuli, infeksi telinga, dan retardasi mental. Pemeriksaan Anti-Rubella IgM mendeteksi antibodi IgM terhadap virus Rubella. Antibodi IgM merupakan antibodi yang pertama kali muncul di dalam darah bila infeksi terjadi dan akan menghilang dalam beberapa bulan.

Manfaat Pemeriksaan:

Pemeriksaan ini bermanfaat untuk skrining infeksi akut/baru, karena anti Rubella IgM muncul 2 - 3 hari setelah ruam muncul lalu meningkat pada minggu 1 hingga 4. Namun anti Rubella IgM yang persisten (menetap hingga lebih dari 6 bulan) tidak dapat digunakan untuk menentukan adanya infeksi akut.

Persyaratan & Jenis Sampel : Plasma, Serum
Stabilitas Sampel : * 7 hari pada suhu 2-8 C; >7 hari pada suhu (-10)C atau lebih dingin
* 7 hari pada suhu 2-8 C; >7 hari pada suhu (-10)C atau lebih dingin
Persiapan Pasien : Tidak ada persiapan
Hari Kerja :
Metode : CMIA (Chemiluminescent Microparticle Immunoassay), ECLIA, ELFA (Enzyme Linked Fluorrescent Assay)
Nilai Rujukan :
Tempat Rujukan :
Catatan :