PEMERIKSAAN LABORATORIUM

Pilih pemeriksaan berdasakan alfabet

Apo B

Deskripsi:

Apolipoprotein B (apo B) merupakan apoprotein yang terdapat dalam molekul-molekul lipoprotein yang potensial menyebabkan terjadinya penyakit jantung koroner (PJK), seperti very low density lipoprotein (VLDL), intermediate density lipoprotein (IDL), dan low density lipoprotein (LDL). Lebih dari 90% konsentrasi serum apo B berasal dari molekul LDL, dan satu molekul LDL hanya mengandung satu molekul apo B. Dengan demikian, penentuan konsentrasi apo B dalam darah dapat mencerminkan jumlah partikel LDL yang terdapat dalam darah.

Pemeriksaan apo B mengukur konsentrasi apo B dalam darah yang dianjurkan bagi seseorang yang memiliki riwayat kesehatan atau keluarga terkena PJK dan/atau kadar kolesterol dan trigliserida tinggi; secara berkala bagi seseorang yang sedang mendapatkan pengobatan kolesterol tinggi; bagi seseorang yang diduga mengalami defisiensi apo B yang diturunkan. Pemeriksaan apo B membutuhkan sampel darah yang diambil dari pembuluh darah vena di lengan.

Manfaat Pemeriksaan:

Menentukan risiko penyakit jantung koroner (PJK); memantau dan menilai keberhasilan terapi obat penurun kolesterol tinggi (untuk golongan obat statin); membantu diagnosis abetalipoproteinemia, hipobetalipoproteinemia dan hiperbetalipoproteinemia.

Persyaratan & Jenis Sampel :

Serum atau plasma

Stabilitas Sampel :

2 – 10°C disimpan selama 2 minggu

Pastikan pembentukan clot sudah sempurna sebelum dilakukan sentrifugasi.
Spesimen yang disimpan harus diperiksa ada/tidaknya partikulat. Jika terdapat partikulat, maka homogenkan dan sentrifugasi spesimen untuk memisahkan partikulat sebelum pemeriksaan dilakukan.

Persiapan Pasien :

Puasa (tidak diperbolehkan makan dan minum, kecuali air putih) selama 12 jam sebelum pengambilan darah.

Hari Kerja :
Metode :

Imunoturbidimetri

Nilai Rujukan :

66 - 101 mg/dL

Tempat Rujukan :
Catatan :