PEMERIKSAAN LABORATORIUM

Pilih pemeriksaan berdasakan alfabet

Glukosa Puasa

Deskripsi:

Pemeriksaan glukosa dapat dilakukan baik untuk skrining, diagnosis DM ataupun pemantauan perjalanan penyakit. Pemeriksaan glukosa puasa hanya mencerminkan kadar glukosa pada saat periksa, namun pemeriksaan glukosa puasa dinyatakan lebih baik dibanding pemeriksaan glukosa sewaktu. Pengambilan darah untuk pemeriksaan ini dilakukan setelah berpuasa minimal 8 jam.

Manfaat Pemeriksaan:

Berdasarkan konsensus DM 2015, hasil <100 mg/dl (<5.6 mmol/L) disebut normal, 100-125 mg/dl (5.6-6.9 mmol/L) disebut prediabetes, dan untuk menegakkan diabetes apabila ?126 mg/dL (7 mmol/L). Pemeriksaan glukosa darah yang dianjurkan adalah pemeriksaan glukosa secara enzimatik dengan bahan plasma darah vena. Penentuan konsentrasi glukosa puasa juga dapat digunakan dalam diagnosis dan penanganan beberapa gangguan metabolik tertentu seperti asidosis, ketosis, dehidrasi dan koma. Beberapa penyebab konsentrasi glukosa yang tinggi selain diabetes antara lain: spesimen tidak puasa, infus intravena glukosa yang baru dilakukan, kondisi stres, Cushing disease, akromegali, pheochromocytoma, glukagonoma, penyakit hati, yang parah, pankreatitis, dan obat-obat tertentu seperti diuretik, glukortikoid, beta bloker, asam nikotinat, obat yang mengandung estrogen, dll.

Persyaratan & Jenis Sampel :
Stabilitas Sampel : * 15-25C 24 jam
Persiapan Pasien : Puasa 8 - 14 jam
Hari Kerja :
Metode : GOD PAP, Heksokinase
Nilai Rujukan :
Tempat Rujukan :
Catatan :