SEJARAH SINGKAT

1973

Prodia didirikan sebagai laboratorium sederhana pada tanggal 7 Mei 1973 di Solo, Jawa Tengah.

1975

Prodia mengembangkan layanan di kota Jakarta dan Bandung.

1990

• Prodia merintis dan melakukan kerjasama internasional dengan National University Hospital - Singapore dan Specialty Lab (sekarang Quest Lab) - USA.

• Layanan Prodia dapat dinikmati di 7 cabang.

1992 - 1997

Layanan Prodia berhasil menjangkau Indonesia melalui 38 cabang.

1998

Prodia membuka unit bisnis baru, yakni Innodia, yang bergerak di bidang pemasaran dan distribusi alat kesehatan berkualitas baik dari dalam maupun luar negeri.

1999

Prodia menjadi laboratorium klinik pertama di Indonesia yang mendapatkan sertifikasi ISO 9002.

2001 - 2005

• Prodia membentuk tim manajemen profesional

• Laboratory technologist di Prodia adalah yang pertama memperoleh sertifikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

• Layanan Prodia berhasil menjangkau Indonesia melalui 90 cabang.

2007

Layanan Prodia berhasil menjangkau Indonesia melalui 99 cabang.

2009

Prodia berhasil meraih Top Brand Award dengan peringkat tertinggi untuk pertama kalinya.

2010

• Prodia menerima Service Execellence Award.

• Prodia mengembangkan usahanya dengan membentuk ProSTEM yang khusus bergerak di bidang laboratorium sel punca. ProSTEM menjadi bank darah tali pusat pertama dan satu-satunya yang memiliki izin resmi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

• Prodia membuka unit bisnis baru, yakni ProLine, produsen lokal alat kesehatan in vitro diagnostic (IVD) yang berkolaborasi dengan Diasys sebagai pelopor di bidang reagen stabil cair dengan pengalaman lebih dari 20 tahun.

• Layanan Prodia berhasil menjangkau Indonesia melalui 107 cabang.

2011

• Memahami kebutuhan khusus akan layanan laboratorium klinik untuk anak, maka didirikanlah Prodia ChildLab di Jakarta.

• Prodia menjadi laboratorium klinik pertama di Indonesia yang mendapatkan sertifikasi NGSP untuk pemeriksaan HbA1c.

2012

Prodia menjadi laboratorium klinik pertama di Indonesia yang berhasil mendapatkan akreditasi dari College of American Pathologists (CAP).

2015

• Prodia memperoleh akreditasi SMK3 dan OHSAS 2015, serta menerima penghargaan sebagai ‘Diagnostic Services Company of the Year 2015’ dari Frost & Sullivan

• Prodia meresmikan laboratorium klinik pertama di Indonesia yang menerapkan konsep green building, yakni Grha Prodia Surabaya.

2016

• Prodia memberikan inovasi baru dengan membentuk Prodia Health Care yang berkonsep wellness clinic.

• Prodia mendirikan Prodia Women’s Health Centre di Jakarta untuk memenuhi kebutuhan khusus laboratorium klinik untuk wanita.

• Prodia berhasil menjadi laboratorium klinik terbesar di Indonesia dengan hadirnya 128 cabang (251 outlet) di 104 kota yang tersebar di 30 provinsi.