Anti-HIV

Deskripsi
: Pemeriksaan Anti-HIV merupakan pemeriksaan darah yang digunakan untuk mendeteksi keberadaan antibodi terhadap HIV. Pada umumnya, antibodi ini terbentuk dalam waktu sekitar 3-6 minggu setelah terinfeksi atau pada individu dengan pembentukan antibodi yang lambat dapat terbentuk setelah 3-6 bulan terinfeksi. HIV meruapakan suatu virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh dan mengakibatkan daya tahan tubuh menurun hingga akan lebih mudah terinfeksi. Individu dengan infeksi HIV akan mengalami beberapa fase, yakni fase akut - fase laten - AIDS.
Manfaat Pemeriksaan : Uji saring dan diagnosa infeksi HIV; skrining darah atau organ.
Persyaratan & Jenis Sampel : 2 tabung @ 0,5 mL serum, plasma (EDTA, sitrat, heparin) dikirim ke cabang Jakarta Kramat 1 tabung (2 mL) disimpan di cabang perujuk untuk konfirmasi lebih lanjut (bila diperlukan)
Stabilitas Sampel : 2-8 °C : 48 jam, <= -20 °C : lebih lama
Persiapan Pasien : -
Hari Kerja : Metode 1 dan 2 (setiap hari (random) s/d pk.16.00 WIB). Metode 3 (Selasa,Kamis, Sabtu s/d pk.12.00 WIB)
Metode : MEIA, Imunokromatografi, ELFA
Nilai Rujukan : Non Reaktif
Tempat Rujukan : Prodia Jakarta Kramat
Catatan : a) Metode A1 :HIV 1/2 GO Abbot; Metode A2 :HIV 1/2 Antibody Rapid Test (4th Generation) /Oncoprobe; Metode A3 : Vidas HIV DUO Ultra (BioMerieux). b) Hindari sampel beku ulang, hemolisis, lipemik, ikterik.

Pemeriksaan Laboratorium - Imuno Serologi

Fasilitas Khusus

Info Kesehatan Info untuk Dokter Produk Layanan Tentang Prodia Stay Connect