Layanan Penunjang Penelitian

Layanan yang tersedia sejak tahun 1991 ini dikelola oleh Bagian Penunjang Penelitian yang turut didukung oleh Laboratorium Riset & Esoterik, Laboratorium Pusat Rujukan Nasional Prodia dan Laboratorium Molekular. Terhitung sejak berdirinya layanan ini, Laboratorium Klinik Prodia telah berkontribusi pada lebih dari 1332 penelitian untuk tujuan akademis, studi epidemologis maupun untuk publikasi ilmiah. Penelitian tersebut melibatkan lebih dari 450 jenis pemeriksaan tes baru/tes riset yang khusus disediakan untuk penelitian.

Adapun Visi Penunjang Penelitian adalah:

Ø Menjadi pusat unggulan untuk ilmu kedokteran kesehatan

Ø Menjadi pelopor di Indonesia dalam pemeriksaan laboratorium tes baru/tes riset

Ø Menjadi pusat laboratorium penelitian kedokteran biomedis yang terbaik dan terbesar di Indonesia

Layanan Penunjang Penelitian dibentuk sebagai wujud komitmen Prodia sebagai Centre of Excellence dalam rangka turut serta dalam pengembangan ilmu pengetahuan di bidang ilmu laboratorium klinik khususnya dan ilmu kedokteran biomedis pada umumnya di Indonesia ini.


Cakupan Layanan Penunjang Penelitian Laboratorium Klinik Prodia meliputi:

1. Membantu pencarian sumber informasi dan kepustakaan

2. Memfasilitasi penyusunan protokol penelitian

3. Memberikan informasi tentang pemeriksaan tes-tes yang terkait dengan tujuan penelitian baik tes rutin, tes khusus maupun tes baru/tes riset yang belum secara rutin dikerjakan di Indonesia

4. Menjajaki kemungkinan pengerjaan tes riset

5. Memfasilitasi pengadaan reagen kit riset (Research Use Only/RUO kit)

6. Memberikan informasi tentang penanganan sampel yang baik & benar, kelayakan metode dan reagen kit yang akan digunakan.

7. Membantu penanganan, pengumpulan & penyimpanan sampel penelitian pada -20oC atau -70oC.

8. Melakukan pengerjaan tes-tes yang terkait penelitian termasuk tes riset dan memastikan pelaksanaan pemeriksaan sesuai dengan prosedur, metode & peralatan dengan mutu hasil pemeriksaan yang handal dan dapat dipercaya

9. Membantu interpretasi hasil.

10. Membantu perujukan tes yang tidak dapat dikerjakan.

11. Melaksanakan penelitian sesuai panduan Good Clinical Practice (GCP)

Laboratorium Riset & Esoterik

Laboratorium Riset & Esoterik dapat melakukan pemeriksaan tes-tes riset khususnya untuk melayani penelitian untuk beberapa metode pemeriksaan seperti berikut:

1. Enzyme Linked Immuno Sorbent Assay (ELISA)

2. Enzyme Linked Fluorescent Assay (ELFA)

3. Fluorescence Polarization Immunoassay (FPIA)

4. Electrochemiluminescence Immunoassay (ECLIA)

5. Immunoblotting

6. Immunocromatography (rapid test)

7. Coagulometry

8. Colorimetry

9. Microparticle Enzyme Immuno Assay (MEIA)

10. Nephelometry

11. Turbidimetry

12. Flowcytometry

13. High Performance Liquid Chromatography (HPLC) UV

14. Inductively Coupled Plasma Mass Spectrometry ( ICP-MS)


Kelompok pemeriksaan tes riset yang telah dikerjakan:

- Sitokin anti inflamasi (IL-10, IL-4, dll)

- Sitokin proinflamasi (IL-1a, IL-1b, IL-6, TNFa, IFNg, TGFb1, dll)

- Plaque destabilization (MMP-1, MMP-2, MMP-9, MPO, ICAM-1, VCAM-1, P-selectin, E-selectin, dll)

- Plaque rupture (sCD40 Ligand, PlGF, PAPP-A)

- Acute Phase reactant (sPLA2, Serum Amyloid A, Fibrinogen)

- Iskemik jantung (CK-MB, IMA, Myoglobin)

- Nekrosis jantung (Troponin T, Troponin I, Fas Ligand)

- Disfungsi miokardial (BNP, pro BNP, ANP)

- Angiogenesis (Endostatin, VEGF, VEGFR, Angiopoietin-1, Angiopoietin-2)

- Stres oksidatif (Isoprostan, MDA, MDA modified LDL, Small dense LDL, Ox-LDL)

- Hipertensi (ACE, ADMA, Aldosteron, Angiotensin II, NO, PRA)

- Metabolisme lipoprotein (Apo A II, CETP, FABP4, FABP5, LCAT, Pre b1 HDL, sPLA2, LpPLA2, dll)

- Kalsifikasi Vaskular (OPG, RANKL, RANK, BMP-4, BMP-2, BMP-7, Fetuin-A, MGP, FGF23, dll)

- Stroke (MBP, NSE, Protein S-100B, MMP-9, GFAP)

- Koagulasi & perdarahan (D-Dimer, Faktor VII, Faktor VIII, PAI-1, PAP-complex, Protein C Aktif, TAFI, t-PA, Thrombomodulin, vWF, Tissue Factor, dll)

- Diabetes (Adiponektin HMW & LMW, IAA, ICA, sRAGE, GLP-1, GLP-2, dll)

- Obesitas (FFA, Ghrelin total, Leptin, Leptin reseptor, Obestatin, Resistin, Visfatin, Vaspin, dll)

- Trace Element (Zn, Se, Mn, Cu, Fe, Co, Mg, Hg, Cd, Pb, As, Al, Li, Ni, Thallium, V)

- Nutrisi & Pertumbuhan (Transferin, sTfR, Prealbumin, IGF-I, IGF-II, Vitamin A, E, C, EPO, Lactoferrin, dll)

- Preeklampsia (HPL, Endoglin, ADMA, sFlt-1, PlGF, dll)

- Alzheimer (b amyloid, Isoprostan, sPLA2, ApoE4)

- Sepsis (LBP, PCT, Protein C)

- Rhematoid (Anti-CCP, COMP, MMP-3, TIMP-1, YKL-40)

- dan lain-lain


Jenis Spesimen yang telah dikerjakan meliputi:

- Darah

- Urin

- Feses

- Sputum

- Saliva

- Swab tenggorok

- Swab Vagina

- Cairan tubuh/Otak/Sendi/paru

- Jaringan

- Dll

Laboratorium Molekular

Laboratorium Molekular Prodia mengembangkan beberapa metode pemeriksaan molekular yang dapat digunakan untuk penelitian, yaitu:

1. PCR (Polymerase chain reaction) konvensional dengan deteksi gel elektroforesis

2. Allele-Specific PCR

3. PCR-RFLP (Restriction Fragment Length Polymorphism)

4. Real Time PCR (Fluoresence dye dan Probes)

5. NASBA (Nucleic Acid Sequence Based Amplification)

6. Line-Probe Assay


Alat-alat yang tersedia:

· Biosafety Cabinet untuk preparasi sampel dan reagen

· Cobas AmpliPrep/Cobas Taqman (Ekstraksi Otomatis/Real Time PCR)

· Thermal Cycler GeneAmp 2400 (PCR Konvensional)

· Gel Electrophoresis

· Dokumentasi Gel (GelDoc)

· Light Cycler 2.0 (Real Time PCR)

· Nanodrop (Untuk kuantifikasi DNA/RNA/Protein)

· Nuclisens EasyMag (Ektraksi DNA/RNA Otomatis) dengan metode Boom

· Nuclisens EasyQ (NASBA)

· Shaker Waterbath untuk pengerjaan metode Line Probe


Jenis Pemeriksaan yang dapat dikerjakan:

* Deteksi dan Kuantifikasi patogen (virus, bakteri, parasit, dll):

- Serotyping dengue

- Toxoplasma

- Chlamydia trachomatis

- Neisseria gonorhoeae

- Circulating DNA

- Deteksi cccDNA

- dan lain-lain


* Polimorfisme genetik:

- Polimorfisme genetik CYP2C19 *2 and *3 (SNP)

- Polimorfisme genetik CYP2A6 *4 (delesi), *7, *8, *9 (SNP)

- Polimorfisme genetik Adiponectin 45 dan 276 (SNP)

- Polimorfisme genetik CYP17 (SNP)

- Polimorfisme genetik MTHFR

- Polimorfisme BAT25, BAT26

- Polimorfisme IL-28B

- ApoE genotyping (ApoE 2, 3, 4) (SNP)

- ACE genotyping (insersi/delesi)

- Telomere length

- dan lain-lain


* Ekspresi Gen (kuantifikasi relatif/absolut):

- VEGFR

- dan lain-lain

Kerjasama Penelitian

Guna memperluas jejaring, serta meningkatkan kualitas dari suatu penelitian dan mendapatkan informasi mengenai pengembangan ilmu kedokteran terkini, Laboratorium Klinik Prodia pun menjalin kerjasama dalam hal penelitian, pendidikan, dan pengabdian masyarakat dengan Fakultas Kedokteran di beberapa universitas di Indonesia, diantaranya:

1. FK Universitas Sumatra Utara (USU), Medan

2. FK Universitas Hasanuddin (UNHAS), Makassar

3. FK Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT), Manado

4. FK Universitas Mulawarman (UNMUL), Samarinda

5. FK Universitas Kristen Maranatha, Bandung

6. FK Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh

7. FK Universitas Udayana, Denpasar

8. FK Universitas Jendral Soedirman (UNSOED), Purwokerto

9. FK Universitas Haluoleo, Kendari

10. FK Universitas Gajah Mada (UGM), Yogyakarta

11. FK Universitas Batam (UNIBA), Batam

12. FK Universitas Riau (FKUR), Pekanbaru

13. FK Universitas Sebelas Maret, Solo

14. FK Universitas Al-Khairat, Palu

15. FK Universitas Diponegoro (UNDIP), Semarang

16. FK Universitas Jenderal Ahmad Yani (Unjani), Bandung

17. FK Universitas Sriwijaya (UNSRI), Palembang


GRAFIK JUMLAH PENELITIAN PER TAHUN SEJAK 1991 – 2012 (n=1.322)

GRAFIK KOMPOSISI PENELITIAN BERDASARKAN TUJUAN PENELITIAN (n=1.322)

Fasilitas Khusus

Info Kesehatan Info untuk Dokter Produk Layanan Tentang Prodia Stay Connect