{"data":{"data":[{"CATEGORY_ID":"002","BENEFIT":"Pemeriksaan BRCA1\/2 memiliki manfaat yang penting pada setiap kelompok sbb:\nA. Pada Pasien kanker Payudara dan atau Ovarium\n1. Untuk mengetahui penyebab terjadinya kanker payudara atau kanker ovarium berasal dari mutasi genetik pada gene BRCA1\/2 yang diturunkan atau tidak.\n2. Untuk mengetahui risiko perkembangan atau prognosis kanker dikemudian hari.\n3. Untuk menentukan penggunaan terapi yang paling sesuai dengan pasien\nB. Pada Keluarga Pasien kanker Payudara dan atau Ovarium\n1. Mengetahui risiko terjadinya kanker\n2. Menentukan opsi pencegahan untuk menurunkan risiko terjadinya kanker, seperti: skrining, pengobatan, dan tindakan operasi yang diperlukan","DESCRIPTION":"Pemeriksaan untuk mendeteksi ada tidak-nya mutasi pada gen BRCA1 (BReast CAncer gene 1) dan BRCA2 (BReast CAncer gene 2) pada seseorang menggunakan sampel darah, bukan sampel jaringan kanker. Apabila ditemukan adanya mutasi pada BRCA1\/2 germline maka mutasi ini bersifat diturunkan ( herediter).","CATEGORY":"Risiko Penyakit Herediter","ID":"R2002227","NAME":"BRCA 1\/2 Germline","ICON":false,"slug":"TH2pxO2nomM=-brca-12-germline"},{"CATEGORY_ID":"004","BENEFIT":"untuk membantu memilih obat anti trombotik ( pengencer darah)  dan penurun lipid yang tepat agar pengobatan bekerja dengan baik,\nuntuk menghindari efek toksik maupun dosis yang tidak sesuai dengan kondisi gen seseorang","DESCRIPTION":"CardioPGx adalah pemeriksaan farmakogenomik untuk mengetahui kecocokan seseorang terhadap 8 jenis obat sebagai berikut : Acenocoumarol, Atorvastatin, Clopidogrel, Phenprocoumon, Pravastatin, Rosuvastatin, Simvastatin, Warfarin berdasarkan gen : CYP2C19, CYP2C9, VKORC1, CYP4F2, SLCO1B1, APOE  yang dimiliki oleh orang tersebut.","CATEGORY":"Farmakogenomik","ID":"R2002125","NAME":"CardioPGx","ICON":false,"slug":"TH2pxO2komE=-cardiopgx"},{"CATEGORY_ID":"001","BENEFIT":"Mengetahui informasi genetik terkait dengan risiko jenis kanker tertentu, untuk selanjutnya informasi tersebut dapat digunakan sebagai baseline dalam menentukan strategi pengelolaan kesehatan dikemudian hari dengan tujuan pencegahan agar kanker tersebut tidak terjadi dimasa mendatang","DESCRIPTION":"Pemeriksaan genomik yang  menganalisis lebih dari 100 gen dan 200 varian untuk mengidentifikasi risiko 13 jenis kanker yang paling umum yaitu kanker payudara, kanker kolorektal (usus besar dan anus), kanker paru, kanker hati, kanker serviks, kanker pankreas, kanker lambung, kanker limfoma non hodgkin, kanker nasofaring, kanker prostat, kanker tiroid, kanker kantung kemih, kanker ovarium","CATEGORY":"Risiko Penyakit","ID":"R2001881","NAME":"CArisk 2.0","ICON":false,"slug":"TH2pxO6tqGU=-carisk-20"},{"CATEGORY_ID":"001","BENEFIT":"Menilai risiko terhadap 8 jenis penyakit yaitu \ndiabetes tipe 1, diabetes tipe 2, obesitas, gangguan metabolisme lipid, penyakit ginjal kronis,diabetes gestasional, diabetes nefropati, dan diabetes neuropati \nberdasarkan profil varian  genetik low penetrance SNP pada setiap orang.","DESCRIPTION":"Pemeriksaan untuk menilai risiko terhadap 8 jenis penyakit yaitu diabetes tipe 1, diabetes tipe 2, gestasional diabetes, komplikasi neuropati, komplikasi nefropati, penyakit ginjal kronis, gangguan metabolisme lipid, dan obesitas berdasarkan profil genetik varian low penetrance SNP setiap individu.","CATEGORY":"Risiko Penyakit","ID":"R2001805","NAME":"DIArisk","ICON":false,"slug":"TH2pxO6toGE=-diarisk"},{"CATEGORY_ID":"001","BENEFIT":"pemeriksaan ini bermanfaat untuk memberikan informasi mengenai kerentanan seseorang terhadap penyakit berdasarkan varian gen, Membantu menciptakan kesadaran pentingnya pencegahan\n","DESCRIPTION":"EYEgenomics merupakan pemeriksaan genomik yang digunakan untuk mengidentifikasi\nkerentanan genetik seseorang terhadap penyakit yang berkaitan dengan 10 gangguan penglihatan cataract, high myopia, keratoconus, primary angle-closure glaucoma, primary open-angle glaucoma, diabetic retinopathy, polypoidal choroidal vasculopathy, corneal astigmatism, age-related macular degeneration, exfoliation glaucoma","CATEGORY":"Risiko Penyakit","ID":"R2002127","NAME":"EYEgenomics","ICON":false,"slug":"TH2pxO2komM=-eyegenomics"},{"CATEGORY_ID":"002","BENEFIT":"Bermanfaat untuk: \n1.Pasien kanker \n\uf06cMengetahui mutasi penyebab kanker\n\uf06cMenentukan manajemen yang sesuai termasuk pemilihan terapi yang disetujui\n\uf06cMengetahui risiko terjadinya kanker tambahan\n\n2.Keluarga Pasien kanker \n\uf06cMengetahui risiko terjadinya kanker\nMenentukan opsi pencegahan untuk menurunkan risiko terjadinya kanker, seperti: skrining, pengobatan, dan tindakan operasi yang diperlukan","DESCRIPTION":"Pemeriksaan genomik yang mengidentifikasi varian genetik germ-line high penetrance dari 48 gen terkait risiko 8 jenis kanker herediter. ","CATEGORY":"Risiko Penyakit Herediter","ID":"R2002226","NAME":"Hereditary Cancer Risk","ICON":false,"slug":"TH2pxO2nomI=-hereditary-cancer-risk"},{"CATEGORY_ID":"","BENEFIT":"Bermanfaat untuk: \n1.Pasien kanker \n\uf06cMengetahui mutasi penyebab kanker\n\uf06cMenentukan manajemen yang sesuai termasuk pemilihan terapi yang disetujui\n\uf06cMengetahui risiko terjadinya kanker tambahan\n\n2.Keluarga Pasien kanker \n\uf06cMengetahui risiko terjadinya kanker\nMenentukan opsi pencegahan untuk menurunkan risiko terjadinya kanker, seperti: skrining, pengobatan, dan tindakan operasi yang diperlukan","DESCRIPTION":"Pemeriksaan genomik yang mengidentifikasi varian genetik germ-line high penetrance dari 48 gen terkait risiko 8 jenis kanker herediter. \n\nBermanfaat kepada: \n1.Pasien kanker \n\uf06cMengetahui mutasi penyebab kanker\n\uf06cMenentukan manajemen yang sesuai termasuk pemilihan terapi yang disetujui\n\uf06cMengetahui risiko terjadinya kanker tambahan\n\n2.Keluarga Pasien kanker \n\uf06cMengetahui risiko terjadinya kanker\nMenentukan opsi pencegahan untuk menurunkan risiko terjadinya kanker, seperti: skrining, pengobatan, dan tindakan operasi yang diperlukan","CATEGORY":"","ID":"R2002264","NAME":"Hereditary Cancer Risk (add on)","ICON":false,"slug":"TH2pxO2npmA=-hereditary-cancer-risk-add-on"},{"CATEGORY_ID":"001","BENEFIT":"1. Mengetahui risiko secara genetik terhadap  penyakit autoimun (rheumatoid arthritis, SLE, psoriasis, alopecia areata dan vitiligo) serta alergi (allergic rhinitis dan atopic dermatitis). \n\n2. Dengan mengetahui risiko penyakit-penyakit tersebut klinisi dapat menetukan strategi untuk pencegahan dengan melakukan perubahan gaya hidup dan atau pengobatan jika diperlukan secara lebih personal.\n\n","DESCRIPTION":"IMMUNErisk merupakan pemeriksaan genomik yang digunakan untuk mengidentifikasi risiko berdasarkan profil genomik seseorang terhadap penyakit autoimun (rheumatoid arthritis, SLE, psoriasis, alopecia areata dan vitiligo) serta alergi (allergic rhinitis dan atopic dermatitis). Pemeriksaan ini menganalisis lebih 100 varian genetik dari 80 gene berbeda. ","CATEGORY":"Risiko Penyakit","ID":"R2001806","NAME":"IMMUNErisk","ICON":false,"slug":"TH2pxO6toGI=-immunerisk"},{"CATEGORY_ID":"","BENEFIT":"1. menganalisis profil genetik pasien terkait dengan pengobatan penyakit infeksi. Hal ini akan membantu dokter, apoteker, dan profesional kesehatan lainnya untuk menentukan obat serta dosis yang paling tepat untuk setiap pasien.\n2. untuk menghindari efek toksik maupun dosis yang tidak sesuai dengan kondisi gen seseorang","DESCRIPTION":"CardioPGx adalah pemeriksaan farmakogenomik untuk mengetahui kecocokan seseorang terhadap 14 jenis obat sebagai berikut : Efavirenz, Voriconazole, Amikacin, Dibekacin, Gentamicin, Kanamycin, Neomycin, Netilmicin, Paromomycin, Plazomicin, Ribostamycin, Streptomycin, Tobramycin, dan Isoniazid berdasarkan gen : CYP2B6, CYP2C19, NAT2, dan MT-RNR1) yang dimiliki oleh orang tersebut. ","CATEGORY":"","ID":"R2002802","NAME":"Infection PGx","ICON":false,"slug":"TH2pxO2toGY=-infection-pgx"},{"CATEGORY_ID":"","BENEFIT":"1. menganalisis profil genetik pasien terkait dengan pengobatan penyakit infeksi. Hal ini akan membantu dokter, apoteker, dan profesional kesehatan lainnya untuk menentukan obat serta dosis yang paling tepat untuk setiap pasien.\n2. untuk menghindari efek toksik maupun dosis yang tidak sesuai dengan kondisi gen seseorang","DESCRIPTION":"CardioPGx adalah pemeriksaan farmakogenomik untuk mengetahui kecocokan seseorang terhadap 14 jenis obat sebagai berikut : Efavirenz, Voriconazole, Amikacin, Dibekacin, Gentamicin, Kanamycin, Neomycin, Netilmicin, Paromomycin, Plazomicin, Ribostamycin, Streptomycin, Tobramycin, dan Isoniazid berdasarkan gen : CYP2B6, CYP2C19, NAT2, dan MT-RNR1) yang dimiliki oleh orang tersebut. ","CATEGORY":"","ID":"R2002803","NAME":"Infection PGx (add-on)","ICON":false,"slug":"TH2pxO2toGc=-infection-pgx-add-on"},{"CATEGORY_ID":"001","BENEFIT":"Mengetahui kerentanan terhadap penyakit syaraf dari segi genetik, sehingga dapat melakukan perubahan gaya hidup dan pencegahan penyakit secara terarah \nMendapat konsultasi dokter  berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut untuk diterapkan dalam kehidupan sehari hari \n","DESCRIPTION":"Pemeriksaan genomik untuk mengidentifikasi kerentanan genetik seseorang terhadap penyakit yang berkaitan \ndengan gangguan saraf seperti penyakit Alzheimer\u2019s, Amyotrophic lateral sclerosis, Bipolar disorder, Epilepsy, Intracranial aneurysm, Migraine, Multiple sclerosis, Parkinson \ndisease, Schizophrenia, dan Stroke berdasarkan  180 variant dari 145 gen  untuk memperoleh haisl polygenic risk score sehingga sesorang berdasarkan gen tersebut akan dikelompokkan sebagai low, Moderate, Potential, dan high risk terhadap setiap penyakit tersebut.","CATEGORY":"Risiko Penyakit","ID":"R2002123","NAME":"NEUROgenomics","ICON":false,"slug":"TH2pxO2komc=-neurogenomics"},{"CATEGORY_ID":"001","BENEFIT":"Mengetahui kerentanan terhadap penyakit syaraf dari segi genetik, sehingga dapat melakukan perubahan gaya hidup dan pencegahan penyakit secara terarah \nMendapat konsultasi dokter  berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut untuk diterapkan dalam kehidupan sehari hari \n","DESCRIPTION":"Pemeriksaan genomik untuk mengidentifikasi kerentanan genetik seseorang terhadap penyakit yang berkaitan \ndengan gangguan saraf seperti penyakit Alzheimer\u2019s, Amyotrophic lateral sclerosis, Bipolar disorder, Epilepsy, Intracranial aneurysm, Migraine, Multiple sclerosis, Parkinson \ndisease, Schizophrenia, dan Stroke berdasarkan  180 variant dari 145 gen  untuk memperoleh haisl polygenic risk score sehingga sesorang berdasarkan gen tersebut akan dikelompokkan sebagai low, Moderate, Potential, dan high risk terhadap setiap penyakit tersebut.","CATEGORY":"Risiko Penyakit","ID":"R2002124","NAME":"NEUROgenomics (add-on)","ICON":false,"slug":"TH2pxO2komA=-neurogenomics-add-on"},{"CATEGORY_ID":"001","BENEFIT":"1.       Memprediksi risiko 6 penyakit terkait tulang, otot dan sendi berdasarkan profil genomic\n\n2.       Membantu menentukan strategi pencegahan penyakit terkait tulang, otot dan sendi berdasarkan profil genetik\n\n","DESCRIPTION":"Pemeriksaan genomik yang digunakan untuk mengidentifikasi risiko individu terhadap beberapa jenis penyakit terkait tulang, otot dan sendi yang meliputi Achilles tendinopathy, ankylosing spondylitis,\n\nhigh myopia, osteoarthritis, rheumatoid arthritis, osteoporosis (wanita) dan gout (pria).\n\nPemeriksaan ini menganalisis lebih dari 50 gen dan 70 varian yang berasosiasi dengan penyakit tulang,\n\notot juga sendi.","CATEGORY":"Risiko Penyakit","ID":"R2002043","NAME":"Prodia Bone, Muscle, and Joint Genomics","ICON":false,"slug":"TH2pxO2lpGc=-prodia-bone-muscle-and-joint-genomics"},{"CATEGORY_ID":"007","BENEFIT":"PNG memeriksakan lebih dari 50 jenis gen dengan 75 variasi genetik (SNP), yang dikelompokkan menjadi 2 yaitu:\n1.Nutrition\n2.Exercise","DESCRIPTION":"Pemeriksaan nutrigenomik memberikan informasi mengenai bagaimana zat-zat gizi mempengaruhi ekspresi dari genom manusia, sedangkan nutrigenetik melihat bagaimana genetik individu tersebut dalam menggambarkan kondisi kerentanan asupan zat gizi","CATEGORY":"Gaya Hidup","ID":"R2001948","NAME":"Prodia Nutrigenomics","ICON":false,"slug":"TH2pxO6spGw=-prodia-nutrigenomics"},{"CATEGORY_ID":"","BENEFIT":"untuk menjadi panduan dalam perubahan gayahidup yang lebih sehat, sesuai dengan profile genomic:  \n1. Memodifikasi gaya hidup dengan pengaturan pola makanan dan olah raga sesuai profil genomic;4\n 2. Memodifikasi jenis dan frekeuensi skrining dan rekomendasi medis; \n3. Mengurangi paparan terhadap faktor lingkungan yang dapat berinteraksi dengan kerentanan genetik yang diketahui; \n4. Menekankan intervensi yang ditujukan untuk mengubah perilaku kelompok berisiko tinggi: melalui Pola makan, Aktivitas fisik, Menghindari alkohol, Diet bebas gluten dan\/atau laktosa dan sebagainya.","DESCRIPTION":"Pemeriksaan genomik yang mengidentifikasi persepsi rasa, respon terhadap makanan(nutrisi), metabolisme nutrisi, manajemen berat badan, komposisi tubuh, dan jenis olahraga serta manfaatnya, berdasarkan lebih dari 170 varian (SNP) dan memberikan informasi yang dapat ditindaklanjuti sesuai dengan profil genotipe.","CATEGORY":"","ID":"R2002783","NAME":"Prodia Nutrigenomics 2.0","ICON":false,"slug":"TH2pxO2iqGc=-prodia-nutrigenomics-20"},{"CATEGORY_ID":"","BENEFIT":"untuk menjadi panduan dalam perubahan gayahidup yang lebih sehat, sesuai dengan profile genomic:  \n1. Memodifikasi gaya hidup dengan pengaturan pola makanan dan olah raga sesuai profil genomic;4\n 2. Memodifikasi jenis dan frekeuensi skrining dan rekomendasi medis; \n3. Mengurangi paparan terhadap faktor lingkungan yang dapat berinteraksi dengan kerentanan genetik yang diketahui; \n4. Menekankan intervensi yang ditujukan untuk mengubah perilaku kelompok berisiko tinggi: melalui Pola makan, Aktivitas fisik, Menghindari alkohol, Diet bebas gluten dan\/atau laktosa dan sebagainya.","DESCRIPTION":"Pemeriksaan genomik yang mengidentifikasi persepsi rasa, respon terhadap makanan(nutrisi), metabolisme nutrisi, manajemen berat badan, komposisi tubuh, dan jenis olahraga serta manfaatnya, berdasarkan lebih dari 170 varian (SNP) dan memberikan informasi yang dapat ditindaklanjuti sesuai dengan profil genotipe.","CATEGORY":"","ID":"R2002784","NAME":"Prodia Nutrigenomics 2.0 (add-on)","ICON":false,"slug":"TH2pxO2iqGA=-prodia-nutrigenomics-20-add-on"},{"CATEGORY_ID":"","BENEFIT":"Memperbarui panduan perubahan gaya hidup sehat berdasarkan informasi genomik terkait nutrisi dan olahraga, dari PNG versi 1 menjadi PNG 2.0 yang telah disesuaikan dengan perkembangan terbaru dalam studi nutrigenomik.","DESCRIPTION":"Pemeriksaan Nutrigenomic yang khusus diperuntukan bagi pasien yang sudah melakukan pemeriksaan PNG versi 1 dan ingin mengupgrade pemeriksaan PNG yang lebih lengkap sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan tentang nutrigenomic. \n\n\nPNG 2.0 memberikan Upgrade Informasi :\n\n- Tambahan 4 traits (sifat) yang diperiksa yaitu Fat Taste Sensitivity, Sugar Preference, Magnesium and Carbohydrate\n- \nData yang digunakan lebih komprehensif : Jumlah varian yang digunakan secara keseluruhan dari 67 menjadi 175 Varian genetik )\n\n- Tersedia format hasil dalam bahasa indonesia","CATEGORY":"","ID":"R2002785","NAME":"Prodia Nutrigenomics Upgrade Version","ICON":false,"slug":"TH2pxO2iqGE=-prodia-nutrigenomics-upgrade-version"},{"CATEGORY_ID":"","BENEFIT":"","DESCRIPTION":"","CATEGORY":"","ID":"R2002984","NAME":"Prodia Pharmacogenomics","ICON":false,"slug":"TH2pxO2sqGA=-prodia-pharmacogenomics"},{"CATEGORY_ID":"007","BENEFIT":"Pemeriksaan genomics untuk menunjang personalized lifestyle medicine. Dapat mengetahui kondisi dan tendensi kesehatan kulit dan rambut sehingga dapat menyesuaikan perawatan maupun produk yang digunakan secara lebih tepat berdasarkan profil genomik","DESCRIPTION":"Prodia Skin and Hair Genomics merupakan pemeriksaan genomik yang yang dapat mengidentifikasi kondisi dan tendensi kesehatan kulit serta rambut. Pemeriksaan ini terdiri dari 85 gen, 145 varian dan 33 panel yang berkaitan dengan kondisi kulit dan rambut serta kecukupan nutrisinya. Pemeriksaan ini dibagi ke dalam 3 chapter, yaitu Skin, Hair dan Skin and Hair. Chapter pertama adalah SKIN yang terdiri dari 4 grup yaitu Skin Profile, Skin and Aging, Skin Sensitivity serta Skin Disease and Allergy. Chapter kedua adalah HAIR yang terdiri dari grup Hair Growth and Strength. Chapter ketiga adalah SKIN & HAIR yang terdiri dari grup Skin and Hair Nutritional Needs. Prodia Skin and Hair Genomics juga dilengkapi dengan 3 jenis rekomendasi : diet recommendation, lifestyle recommendation & treatment recommendation. ","CATEGORY":"Gaya Hidup","ID":"R2002035","NAME":"Prodia Skin and Hair Genomics","ICON":false,"slug":"TH2pxO2lo2E=-prodia-skin-and-hair-genomics"},{"CATEGORY_ID":"","BENEFIT":"Pemeriksaan genomik yang memeriksakan 135 gen dan 173 varian untuk mengetahui risiko seseorang terhadap 8 jenis gangguan tidur, yaitu Ritme sirkadian, Insomnia, Narkolepsi, Apnea tidur obstruktif, SIndrom kaki gelisah, Durasi tidur, Efisiensi tidur, Gangguan tidur karena stres, Ritme sirkadian, Insomnia, Narkolepsi, Apnea tidur obstruktif, Sindrom kaki gelisah, Durasi tidur, Efisiensi tidur, Gangguan tidur karena stres; serta 8 jenis gangguan stres yaitu gangguan bipolar, Gangguan depresi mayor, Gangguan panik, Gangguan obsesif kompulsif (OCD), Penyakit Alzheimer, Ketahanan mental, gangguan stres pascatrauma (PTSD), Stres memicu nafsu makan berlebih","DESCRIPTION":"Pemeriksaan genomik yang memeriksakan 135 gen dan 173 varian untuk mengetahui risiko seseorang terhadap 8 jenis gangguan tidur, yaitu Ritme sirkadian, Insomnia, Narkolepsi, Apnea tidur obstruktif, SIndrom kaki gelisah, Durasi tidur, Efisiensi tidur, Gangguan tidur karena stres, Ritme sirkadian, Insomnia, Narkolepsi, Apnea tidur obstruktif, Sindrom kaki gelisah, Durasi tidur, Efisiensi tidur, Gangguan tidur karena stres; serta 8 jenis gangguan stres yaitu gangguan bipolar, Gangguan depresi mayor, Gangguan panik, Gangguan obsesif kompulsif (OCD), Penyakit Alzheimer, Ketahanan mental, gangguan stres pascatrauma (PTSD), Stres memicu nafsu makan berlebih","CATEGORY":"","ID":"R2002474","NAME":"Prodia Sleep & Stress Genomics","ICON":false,"slug":"TH2pxO2hp2A=-prodia-sleep--stress-genomics"},{"CATEGORY_ID":"","BENEFIT":"Mengetahui interpretasi dan rangkuman risiko terkait gangguan stres dan tidur secara personal sehingga intervensi menjadi lebih dini dan presisi. Serta dilengkapi dengan 6 jenis rekomendasi: makanan, tidur, olahraga, manajemen stres, konsultasi dokter, dan hubungan sosial, guna perubahan pola manajemen tidur dan stres yang sesuai dengan profil genetik","DESCRIPTION":"Pemeriksaan genomik yang memeriksakan 135 gen dan 173 varian untuk mengetahui risiko seseorang terhadap 8 jenis gangguan tidur, yaitu Ritme sirkadian, Insomnia, Narkolepsi, Apnea tidur obstruktif, SIndrom kaki gelisah, Durasi tidur, Efisiensi tidur, Gangguan tidur karena stres, Ritme sirkadian, Insomnia, Narkolepsi, Apnea tidur obstruktif, Sindrom kaki gelisah, Durasi tidur, Efisiensi tidur, Gangguan tidur karena stres; serta 8 jenis gangguan stres yaitu gangguan bipolar, Gangguan depresi mayor, Gangguan panik, Gangguan obsesif kompulsif (OCD), Penyakit Alzheimer, Ketahanan mental, gangguan stres pascatrauma (PTSD), Stres memicu nafsu makan berlebih","CATEGORY":"","ID":"R2002476","NAME":"Prodia Sleep & Stress Genomics (Add on)","ICON":false,"slug":"TH2pxO2hp2I=-prodia-sleep--stress-genomics-add-on"},{"CATEGORY_ID":"007","BENEFIT":"1. Membantu pengaturan program latihan yang tepat sesuai gen sehingga tercapai performa yang optimal.\n2. Memprediksi respon dan pemulihan paska berolahraga.\n3. Memprediksi respon metabolisme sebagai efek dalam berolahraga\n4. Mengatur strategi untuk mencegah cedera sesuai dengan kerentanan gen yang dimiliki","DESCRIPTION":"Pemeriksaan genomics yang memeriksa 84 gen, 95 variasi genetik (SNP) untuk melihat 38 trait yang terkait dengan profil olahraga, kebutuhan nutrisi yang tepat dan menentukan risiko penyakit musculoskeletal, yang disarankan untuk individu yang akan melakukan rencana berolahraga, melakukan program pengembangan dan pelatihan olahraga untuk kepentingan pribadi, kompetisi maupun prestasi.","CATEGORY":"Gaya Hidup","ID":"R2002152","NAME":"Prodia Sport Genomics","ICON":false,"slug":"TH2pxO2kpWY=-prodia-sport-genomics"},{"CATEGORY_ID":"001","BENEFIT":"- Memberikan informasi prediksi risiko terkait 39 penyakit pada wanita & 36 penyakit pada pria, penyakit kompleks multifaktorial\n- Membantu menentukan strategi pencegahan secara personal (personalized prevention) ","DESCRIPTION":"Pemeriksaan Prodia Wellness Genomics (PWG) merupakan pemeriksaan yang dikembangkan untuk menentukan risiko penyakit berdasarkan profil genomik  meliputi kanker, diabetes, hipertensi, penyakit vaskular, autoimun, dan penyakit muskuloskeletal. Pada wanita pemeriksaan ini berdasarkan 642 variasi genetik dalam 488 gen untuk prediksi 39 penyakit, sedangkan pada pria berdasarkan  577 variasi genetik dalam 415 gen untuk memprediksi  36 penyakit.","CATEGORY":"Risiko Penyakit","ID":"R2001810","NAME":"Prodia Wellness Genomic","ICON":false,"slug":"TH2pxO6toWQ=-prodia-wellness-genomic"},{"CATEGORY_ID":"003","BENEFIT":"Untuk mendeteksi adanya aneuploidi pada kromosom 13, 18, dan 21, serta sex chromosome pada kehamilan tunggal. \nSedangkan pada kehamilan kembar, pemeriksaan ini mendeteksi adanya aneuploidi pada kromosom 13, 18, dan 21, serta kromoson Y.","DESCRIPTION":"Pemeriksaan Skrining Prenatal  Tidak Invasif (Non Invasive Prenatal Testing \/ NIPT) yang aman dengan memiliki sensitivitas dan spesifisitas yang tinggi. Pemeriksaan ProSafe menggunakan platform terbaru dari Next Generation Sequencing (NGS) dengan metode Massively Parallel Sequencing (MPS) atau Whole Genom Sequencing. \n\nKeunggulan ProSafe : \n- Memberikan cut off hasil yang jelas \n- Tingkat kegagalan uji terendah (0.1%)\n- Tidak dibatasi BMI, etnisitas dan serum paternal\n- Dapat dilakukan pada kehamilan kembar, dan kehamilan dengan donor sel telur","CATEGORY":"Deteksi Dini","ID":"R2001820","NAME":"ProSafe","ICON":false,"slug":"TH2pxO6tomQ=-prosafe"},{"CATEGORY_ID":"","BENEFIT":"Mendeteksi kelainan semua kromosom ( kromosom 1-22) dan kromoson seks pada janin","DESCRIPTION":"pemeriksaan skrining prenatal tidak invasif ( Non Invasife Prenatal Testing\/NIPT) yang aman dan memiliki sensitivitas dan spesifitas yang tinggi untuk kelainan semua kromosom dan kromosom seks. Pemeriksaan ProSafe C menggunakan platform terbaru dari Next Generation Sequencing (NGS) dengan metode Massive Parallel Sequencing atau Whole Genome Sequencing. Keunggulan ProSafe antara lain memberikan cut off hasil yang jelas, tingkat kegagalan uji terendah (0.1%), tidak dibatasi BMI, etnisitas dan serum paternal dan dapat dilakukan pada kehamilan kehamilan dengan donor sel telur. Tidak diperuntukkan untuk kehamilan kembar","CATEGORY":"","ID":"R2002277","NAME":"ProSafe C - NIPT ","ICON":false,"slug":"TH2pxO2np2M=-prosafe-c---nipt"},{"CATEGORY_ID":"","BENEFIT":"Mendeteksi kelainan semua kromosom ( kromosom 1-22), kromoson seks dan 40 jenis kelainan kromosom mikrodelesi pada janin","DESCRIPTION":"pemeriksaan skrining prenatal tidak invasif ( Non Invasife Prenatal Testing\/NIPT) yang aman dan memiliki sensitivitas dan spesifitas yang tinggi untuk kelainan semua kromosom, kromosom seks dan Copy Number Variance (CNV) Syndrome. Pemeriksaan ProSafe Microdel menggunakan platform terbaru dari Next Generation Sequencing (NGS) dengan metode Massive Parallel Sequencing atau Whole Genome Sequencing. Keunggulan ProSafe antara lain memberikan cut off hasil yang jelas, tingkat kegagalan uji terendah (0.1%), tidak dibatasi BMI, etnisitas dan serum paternal dan kehamilan dengan donor sel telur. Tidak diperuntukkan untuk kehamilan kembar","CATEGORY":"","ID":"R2002278","NAME":"ProSafe Microdel - NIPT","ICON":false,"slug":"TH2pxO2np2w=-prosafe-microdel---nipt"},{"CATEGORY_ID":"001","BENEFIT":"1. Mengetahui risiko secara genetik terhadap penyakit Hipertensi dan kondisi terkait dengan hipertensi yaitu obesitas, gangguan metabolisme lemak, dan penyakit ginjal kronik.\n\n2. Dengan mengetahui risiko penyakit-penyakit tersebut klinisi dapat menetukan strategi untuk pencegahan dengan melakukan perubahan gaya hidup dan atau pengobatan jika diperlukan dengan lebih personal.\n\n3. Pemeriksaan TENSrisk merupakan langkah awal untuk terhidar dari penyakit-penyakit terkait hipertensi","DESCRIPTION":"TENSrisk (Hypertension Risk) merupakan pemeriksaan genomik yang digunakan untuk memprediksi risiko berdasarkan profil genomik seseorang terhadap penyakit Hipertensi dan kondisi terkait dengan hipertensi yaitu obesitas, gangguan metabolisme lemak, penyakit ginjal kronik. Pemeriksaan ini menganalisis lebih dari 60 variasi genetik.","CATEGORY":"Risiko Penyakit","ID":"R2001812","NAME":"TENSrisk","ICON":false,"slug":"TH2pxO6toWY=-tensrisk"},{"CATEGORY_ID":"001","BENEFIT":"1. Mengetahui risiko secara genetik terhadap penyakit kardiovaskular  (atrial fibrilasi, penyakit jantung koroner, serangan jatung) dan cerebrovaskular (stroke, Intrakranial aneurisme) serta kondisi yang terkait dengan penyakit tersebut (tekanan darah tinggi, familial hiperkolesterolemia, obesitas) lebih personal.\n2. Dengan mengetahui risiko penyakit-penyakit tersebut klinisi dapat menetukan strategi untuk pencegahan dengan melakukan perubahan gaya hidup dan atau pengobatan jika diperlukan dengan lebih personal.\n3. Pemeriksaan VASCULArisk merupakan langkah awal untuk terhidar dari penyakit-penyakit kardiovaskular dan serebrovaskular","DESCRIPTION":"VASCULArisk merupakan pemeriksaan genomik yang digunakan untuk mengidentifikasi risiko berdasarkan profil genomik seseorang terhadap penyakit kardiovaskular (atrial fibrilasi, penyakit jantung koroner, serangan jantung) dan cerebrovaskular (stroke, Intrakranial aneurisme) serta kondisi yang terkait dengan penyakit tersebut (tekanan darah tinggi, familial hiperkolesterolemia, obesitas). Pemeriksaan ini menganalisis lebih 100 varian genetik dari 90 gene berbeda. ","CATEGORY":"Risiko Penyakit","ID":"R2001804","NAME":"VASCULArisk","ICON":false,"slug":"TH2pxO6toGA=-vascularisk"}],"pagination":{"DATA_COUNT":"28","PAGE_TOTAL":"1","PAGE_NO":"1"}},"paginate":{"DATA_COUNT":"28","PAGE_TOTAL":"1","PAGE_NO":"1"}}