Tuesday, 06 August 2019

Perluas Layanan dan Tingkatkan Kenyamanan Bagi Pelanggan, Prodia Resmikan Perluasan Gedung Cabang Pontianak

PONTIANAK, 3 Agustus 2019 – PT Prodia Widyahusada Tbk (kode saham: PRDA) meresmikan perluasan gedung cabang Pontianak yang berlokasi di Jl. Jend. Ahmad Yani No. 6C dan 6D, Benua Melayu Darat, Pontianak. Peresmian ini dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Pontianak dr. Sadig Handanu Widoyono, M.Kes., Direktur Utama Prodia Dewi Muliaty, serta jajaran manajemen Prodia lainnya. Peresmian gedung baru Prodia cabang Pontianak ini bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan dan memperluas layanan bagi pelanggan Prodia.

Direktur Utama Prodia Dewi Muliaty mengatakan, “Prodia terus berkomitmen untuk meningkatkan layanan kesehatan bagi pelanggan guna memenuhi kebutuhan masyarakat yang semakin meningkat terhadap layanan kesehatan berkualitas. Dengan adanya gedung baru cabang Pontianak ini, kami ingin melayani pelanggan dengan lebih baik lagi. Diharapkan perluasan layanan Prodia di Pontianak ini dapat memberikan nilai tambah dan berkontribusi terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat Pontianak,” tegas Dewi pada acara Peresmian Gedung Baru Pontianak, Sabtu, 3 Agustus 2019.

Prodia cabang Pontianak menyediakan layanan laboratorium diantaranya pemeriksaan hematologi, kimia, imunologi dan serologi yang meliputi pemeriksaan terkait antigen dan antibodi hepatitis B, fungsi tiroid, typhoid, serta pemeriksaan kadar glukosa, HbA1c, lemak, fungsi ginjal, fungsi hati dan elektrolit, pemeriksaan petanda tumor, hormon reproduksi, pemeriksaan diagnostik molekular, pemeriksaan osteoporosis, Patologi Anatomi dan pemeriksaan kesehatan lainnya.

Branch Manager Prodia cabang Pontianak Muslih mengatakan, ”Sejak tahun 2006, Prodia telah hadir di Pontianak. Melalui kelengkapan tes pemeriksaan di Prodia, kami berharap dapat melayani masyarakat Pontianak dengan baik dan menjadi mitra bagi pemerintah setempat serta para dokter, dan rumah sakit dalam memberikan layanan pemeriksaan kesehatan yang terbaik. Mulai bulan Juli 2019 Prodia Pontianak dapat memberikan layanan di hari minggu dan libur Nasional sehingga dapat melayani masyarakat Pontianak dan dari luar kota Pontianak saat liburan,” tutur Muslih.

Kota Pontianak adalah ibukota Provinsi Kalimantan Barat dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,05% pada tahun 2017 (Statistik Daerah Kota Pontianak 2018). Menurut data Kota Pontianak dalam Angka 2017, pendapatan per kapita penduduk Kota Pontianak per tahun adalah Rp 45,4 juta yang merupakan nilai pendapatan per kapita tertinggi di Provinsi Kalimantan Barat. Berdasarkan Profil Kesehatan Kota Pontianak Tahun 2017, Pontianak memiliki 9 rumah sakit umum, 4 rumah sakit khusus, 39 puskesmas dan jaringannya, dan 330 praktik dokter perorangan.

“Saat ini, Prodia juga telah memiliki fasilitas e-Prodia yang merupakan sistem pendaftaran dan pembayaran online bagi pelanggan Prodia. Melalui layanan ini pelanggan dapat dengan mudah mendaftarkan diri, memilih jenis pemeriksaan yang diinginkan, menentukan lokasi pemeriksaan, dan pembayaran dengan cara yang diinginkan. Sistem Pendaftaran dan Pembayaran online ini dapat diakses melalui perangkat komputer, tab, ipad dan telepon genggam,” tambah Muslih.

Sejalan dengan transformasi Prodia sebagai penyedia layanan kesehatan generasi baru, Prodia telah meluncurkan tes-tes pemeriksaan esoterik atau tes pemeriksaan khusus yang dapat mengidentifikasi risiko penyakit tertentu sehingga setiap individu dapat melakukan tindakan preventif atau pencegahan penyakit tertentu.

Tes pemeriksaan khusus tersebut diantaranya Cancer Risk (CArisk) yang merupakan pemeriksaan genomik yang digunakan untuk mengidentifikasi risiko 13 jenis kanker yaitu kanker payudara, usus besar atau kolorektal, serviks, hati, pankreas, paru, lambung, tiroid, uterus, kandung kemih, prostat, nasofaring dan kelenjar getah bening. Adapun pemeriksaan genomik risk lainnya yang akan dikembangkan, dapat digunakan untuk memprediksi risiko penyakit kardiovaskular, hipertensi, diabetes, dan autoimun berdasarkan genetiknya.

Di samping itu, Prodia juga menyediakan pemeriksaan mutasi gen EGFR ctDNA dan ultrasensitive EGFR Mutation T790M untuk menetapkan pengobatan kanker paru; ProHealthy Gut untuk pemeriksaan kesehatan usus, dan NIPT-ProSafe untuk pemeriksaan non-invasive prenatal testing (NIPT) yaitu pemeriksaan unggulan untuk memprediksi risiko kehamilan bayi down syndrome.

Pada awal tahun 2019 ini, Prodia juga memperkenalkan tes pemeriksaan baru bernama DIArisk untuk memprediksi risiko diabetes pada individu. Jenis diabetes yang dapat diketahui risikonya dengan pemeriksaan DIArisk adalah risiko diabetes tipe 1, diabetes tipe 2 dan gestational diabetes (diabetes saat kehamilan). Selain diabetes dan komplikasinya, DIArisk juga dapat mengetahui faktor risiko obesitas, kelainan metabolisme lipid, dan penyakit ginjal kronis.

Selain itu, Prodia telah menyediakan pemeriksaan Nutrigenomik yang mempelajari faktor genetika terhadap kesehatan serta bagaimana tubuh merespons nutrisi dan kebiasaan olahraga. Pemeriksaan Nutrigenomik ini dapat dilakukan dalam kondisi apapun karena tidak bersifat diagnosis. Dengan pemeriksaan Nutrigenomik ini, seseorang dapat mengetahui diet yang tepat dan asupan nutrisi yang dibutuhkan bagi tubuhnya.

Guna melayani pelanggan lebih dekat, Prodia telah meluncurkan Kontak Prodia 1500-830 dan personal assistant virtual berbasis online Tanya Prodia (TANIA). TANIA dapat diakses oleh siapapun khususnya pelanggan Prodia secara langsung kapanpun dan dimanapun secara online diantaranya melalui LINE: @prodia.id, Telegram: @prodia.id, Facebook Messenger: @prodia.id, dan Website Prodia: www.prodia.co.id.

******

Tentang PT Prodia Widyahusada Tbk.

Laboratorium klinik Prodia didirikan pertama kali di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan farmasi. Sejak awal, Bapak Andi Widjaja beserta seluruh pendiri lainnya tetap menjaga komitmen untuk mempersembahkan hasil pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati.

Sebagai pemimpin pasar, sejak 2012 Prodia merupakan satu-satunya laboratorium dan klinik di Indonesia dengan akreditasi College of American Pathologists (CAP). Sehingga kualitas hasil tes dari laboratorium Prodia sejajar dengan laboratorium internasional.

Pada 7 Desember 2016, Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana Prodia sebagai emiten ke-15 di tahun 2016, dengan kode saham “PRDA”. Dalam aksi korporasi itu, Prodia telah menawarkan saham perdana sebanyak 187,5 juta lembar saham. Dengan demikian, dana yang diraih dari penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan mencapai sebesar Rp1,22 triliun.

Hingga saat ini, Prodia telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 286 outlet di 34 provinsi dan 125 kota di seluruh Indonesia, beberapa diantaranya merupakan Prodia Health Care (PHC) yakni layanan wellness clinic yang berbasis personalized medicine serta specialty clinics yang terdiri dari Prodia Children’s Health Centre (PCHC), Prodia Women’s Health Centre (PWHC) dan Prodia Senior Health Centre (PSHC).

Untuk informasi lebih lanjut, dapat mengunjungi www.prodia.co.id atau menghubungi:

Marina Eka Amalia                                                                                           
Legal Head & Corporate Secretary
PT Prodia Widyahusada Tbk.                
Ph.      +62-21 3144182 ext 3816                
E-mail:   corporate.secretary@prodia.co.id

1996 Views