PANEL TEST

Hemolytic Anemia Panel

Benefits Inspection:

Mendeteksi dan membantu diagnosis penyakit anemia yang disebabkan oleh adanya hemolisis (penghancuran sel darah merah), sehingga sel-sel darah merah mati lebih cepat daripada kecepatan sumsum tulang menghasilkan sel darah merah.

Checking type

Coomb's Test

Description:

Tes Coombs untuk mengetahui antibodi yang menyerang sel darah merah. Ini dapat membantu mencegah dan mendiagnosis hemolitik

Benefit Investigation

Mendeteksi antibodi yang berhubungan dengan destruksi eritrosit (autoimun hemolitik anemia)

Persyaratan & Jenis Sampel : Darah
Stability Samples : * 24 hari pada 2-8C
Patient Preparation : tidak ada persiapan
Working Days :
Method : Unknown
Reference Values :
Reference Points :
Record :

Coomb's Test

Description:

Tes Coombs untuk mengetahui antibodi yang menyerang sel darah merah. Ini dapat membantu mencegah dan mendiagnosis hemolitik

Benefit Investigation

Mendeteksi antibodi yang berhubungan dengan destruksi eritrosit (autoimun hemolitik anemia)

Persyaratan & Jenis Sampel : Darah
Stability Samples : * 24 hari pada 2-8C
Patient Preparation : tidak ada persiapan
Working Days :
Method : Unknown
Reference Values :
Reference Points :
Record :

G6PD

Description:

G6PD merupakan enzim yang berperan dalam proses pembentukan dan perombakan sel darah merah. G6PD dapat mencegah hemolisis pada eritrosit. Kelainan enzim G6PD menyebabkan proses pembentukan dan perombakan sel darah merah menjadi tidak normal dan sel darah mudah pecah (hemolitik).

Benefit Investigation

Pemeriksaan ini digunakan mengevaluasi defisiensi G6PD; menentukan penyebab dari obat yang menginduksi hemolisis. Hemolisis yang disebabkan defisiensi G6PD dapat terulang menjadi infeksi virus atau bakteri akut dan kelainan metabolik seperti asidosis. Defisiensi G6PD dapat mengakibatkan destruksi berlebihan

Persyaratan & Jenis Sampel :
Stability Samples : * Carolus
2-8 C 7 hari

RKZ
Segera
Patient Preparation : tidak ada persiapan
Working Days :
Method : Enzimatik kolorimetri
Reference Values :
Reference Points :
Record :

G6PD

Description:

G6PD merupakan enzim yang berperan dalam proses pembentukan dan perombakan sel darah merah. G6PD dapat mencegah hemolisis pada eritrosit. Kelainan enzim G6PD menyebabkan proses pembentukan dan perombakan sel darah merah menjadi tidak normal dan sel darah mudah pecah (hemolitik).

Benefit Investigation

Pemeriksaan ini digunakan mengevaluasi defisiensi G6PD; menentukan penyebab dari obat yang menginduksi hemolisis. Hemolisis yang disebabkan defisiensi G6PD dapat terulang menjadi infeksi virus atau bakteri akut dan kelainan metabolik seperti asidosis. Defisiensi G6PD dapat mengakibatkan destruksi berlebihan

Persyaratan & Jenis Sampel :
Stability Samples : * Carolus
2-8 C 7 hari

RKZ
Segera
Patient Preparation : tidak ada persiapan
Working Days :
Method : Enzimatik kolorimetri
Reference Values :
Reference Points :
Record :

Peripheral Blood Smear

Description:

Pemeriksaan yang menunjukkan adanya proses hemolitik berupa sferositosis, polikromasi maupun poikilositosis, sel eritrosit berinti, retikulositopeni pada awal anemia. Kadar hemoglobin 3 g/dL 9 g/dL, jumlah leukosit bervariasi disertai gambaran sel muda (metamielosit, mielosit dan promielosit), kadang disertai trombositopeni.

Benefit Investigation

Evaluasi dan diagnosis berbagai kondisi medis seperti kelainan sel darah merah, sel darah putih dan trombosit. Evaluasi nilai abnormal yang didapatkan pada hematologi rutin atau hematologi lengkap

Persyaratan & Jenis Sampel :
Stability Samples :
Patient Preparation : tidak ada persiapan
Working Days :
Method :
Reference Values :
Reference Points :
Record :

Haptoglobin

Description:

Haptoglobin. Dalam serum darah, haptoglobin, Hp adalah protein dari golongan globulin-?2 yang mengusung hemoglobin yang terlepas dari sel darah merah yang telah rusak, dan membawanya menuju sistem retikuloendotelial, umumnya adalah limpa.

Benefit Investigation

Pengukuran haptoglobin bebas merupakan pemeriksaan yang bermanfaat pada hemolisis.

Persyaratan & Jenis Sampel : Serum
Stability Samples : * Quest
15-25 C : 2 hari,
2-8 C : 7 hari,
-20 C : 3 bulan
Patient Preparation : -
Working Days :
Method : Nephelometri
Reference Values :
Reference Points :
Record :

Haptoglobin

Description:

Haptoglobin. Dalam serum darah, haptoglobin, Hp adalah protein dari golongan globulin-?2 yang mengusung hemoglobin yang terlepas dari sel darah merah yang telah rusak, dan membawanya menuju sistem retikuloendotelial, umumnya adalah limpa.

Benefit Investigation

Pengukuran haptoglobin bebas merupakan pemeriksaan yang bermanfaat pada hemolisis.

Persyaratan & Jenis Sampel : Serum
Stability Samples : * Quest
15-25 C : 2 hari,
2-8 C : 7 hari,
-20 C : 3 bulan
Patient Preparation : -
Working Days :
Method : Nephelometri
Reference Values :
Reference Points :
Record :

Full Blood Count

Description:

Pemeriksaan hematologi lengkap terdiri dari: Hematologi rutin, LED dan hitung jenis leukosit (neutrofil, eosinofil, monosit, basofil, limfosit)

Benefit Investigation

Hematologi lengkap merupakan penilaian dasar komponen eritrosit, leukosit, trombosit. Manfaat pemeriksaan ini untuk evaluasi anemia, leukemia, infeksi bakteri, virus parasit dan kemungkinan alergi, polisitemia, kemungkinan kelainan perdarahan dan risiko inflamasi yang dilihat dari nilai LED

Persyaratan & Jenis Sampel :
Stability Samples :
Patient Preparation : tidak ada persiapan
Working Days :
Method :
Reference Values :
Reference Points :
Record :

Reticulocyte

Description:

Retikulosit adalah sel eritrosit yang belum matang, dan kadarnya dalam eritrosit manusia sekitar 1%. Retikulosit berkembang dan matang di sumsum tulang merah dan disirkulasikan dalam pembuluh darah sebelum matang menjadi eritrosit.

Benefit Investigation

Menghitung jumlah retikulosit untuk mengetahui apakah sumsum tulang memberi respon adekuat pada kebutuhan tubuh terhadap sel drah merah dan membantu menggambarkan penyebab dan klasifikasi anemia

Persyaratan & Jenis Sampel : Darah EDTA
Stability Samples : * < 2 jam
Patient Preparation : tidak ada persiapan
Working Days :
Method : Supravital
Reference Values :
Reference Points :
Record :

Hb Analysis (HPLC)

Description:

Pemeriksaan analisa Hb HPLC dilakukan untuk mengetahui kemungkinan thalassemia bersama dengan pemeriksaan lainnya dalam panel Uji Saring Thalassemia

Benefit Investigation

? Menentukan anemia mikrositik, hemoglobinopati, terutama pembawa sifat thalasemia. ? Analisa kuantitatif HbA2 dan HbF (%). ? Mendeteksi hemoglobin yang abnormal (Hb variant) secara kualitatif (adanya S window, D window, C window).

Persyaratan & Jenis Sampel :
Stability Samples :
Patient Preparation : Tanyakan pada pasien : ? Apakah konsumsi obat-obatan? Nama obat? ? Apakah pasca transfusi? Kapan terakhir transfusi? ? Apakah mendapat terapi besi? Catat pada patient note
Working Days :
Method :
Reference Values :
Reference Points :
Record :

Bilirubin (Total/Direct/Indirect)

Description:

Bilirubin adalah zat kuning oranye yang dibuat selama penguraian sel darah merah. Bilirubin melewati hati dan akhirnya dikeluarkan dari tubuh. Kadar bilirubin yang lebih tinggi dari normal dapat mengindikasikan berbagai jenis masalah hati. Kadang-kadang, kadar bilirubin yang lebih tinggi dapat mengindikasikan peningkatan laju kerusakan sel darah merah (hemolisis). Bilirubin yang tinggi terdiri dari bilirubin direk dan indirek. Bilirubin indirek artinya bilirubin yang harus berikatan dengan protein (albumin) agar dari darah bisa masuk ke dalam hari. Sedangkan bilirubin direk adalah bilirubin yang tidak perlu bantuan ikatan dengan protein. Bilirubin ini keluar dari hati menuju saluran pencernaan, yang menyebabkan feses berwarna kuning

Benefit Investigation

Mengukur konsentrasi bilirubin total/direk/indirek dalam darah

Persyaratan & Jenis Sampel :
Stability Samples :
Patient Preparation :
Working Days :
Method :
Reference Values :
Reference Points :
Record :