PANEL TEST

Hormone Examination Panel for Anti Aging

Benefits Inspection:

Panel ini terdiri dari sekumpulan pemeriksaan hormon yang bermanfaat untuk mengevaluasi proses penuaan, sehingga dapat dilakukan pengobatan untuk memperlambat proses penuaan yang terjadi sehingga kualitas hidup menjadi lebih baik.

Checking type

FT4

Description:

Pemeriksaan free T4 (FT4) merupakan pemeriksaan menggunakan sampel darah yang diambil dari pembuluh darah vena di lengan untuk mengukur konsentrasi thyroxine (T4) dalam bentuk bebas (tidak terikat dengan protein) dalam darah. Thyroxine (T4) adalah salah satu dari dua hormon utama yang dihasilkan oleh kelenjar tiroid. Hormon tiroid utama lainnya disebut triiodothyronine (T3). T4 dan T3 secara bersama-sama mempunyai fungsi untuk mengatur metabolisme tubuh. Hampir sebagian besar T4 ditemukan dalam bentuk terikat dengan protein di dalam darah. Sisanya dalam jumlah kecil tidak terikat dengan protein yang disebut sebagai free T4, dan merupakan bentuk aktif biologis dari hormon.

Benefit Investigation

Membantu evaluasi fungsi kelenjar tiroid; membantu diagnosis gangguan tiroid; sebagai uji saring hipotiroidisme pada bayi baru lahir; memantau efektivitas pengobatan gangguan tiroid.

Persyaratan & Jenis Sampel : Plasma, Serum
Stability Samples : * Stabil 2 hari pada suhu 2-8C.;
Stabil > 6 hari (maksimal 1 bulan) pada suhu <=(-10)C. (4);
Plasma maksimal 4 bulan pada suhu <=(-25)C.. (3).
* Stabil 2 hari pada suhu 2-8C.;
Stabil > 6 hari (maksimal 1 bulan) pada suhu <=(-10)C. (4);
Plasma maksimal 4 bulan pada suhu <=(-25)C. (3).
Patient Preparation : Tidak ada persiapan
Working Days :
Method : CMIA (Chemiluminescent Microparticle Immunoassay), Chemiluminescent, ECLIA, ELFA (Enzyme Linked Fluorrescent Assay), Immunochemiluminescent
Reference Values :
Reference Points :
Record :

IGF-1

Description:

IGF-I disekresi oleh hati dan sel somatomal.Kadar serum IGF-I relatif stabil sepanjang hari, hal ini menyebabkan pengukuran IGF1 secara umum dipakai sebagai alat diagnosis dalam evaluasi perkiraan kelainan GH.

Benefit Investigation

Kadar plasma IGF1 yang rendah abnormal telah digunakan sebagai indikator diagnostik untuk defisiensi GH, walaupun sejumlah anak dengan defisiensi GH dapat mempunyai IGF1 normal.

Persyaratan & Jenis Sampel : Plasma, Serum
Stability Samples : * 2 – 8 °C : 24 jam
(-25) °C : 12 bulan
* 2 – 8 °C : 24 jam
(-25) °C : 12 bulan
Patient Preparation : Tidak ada persiapan
Working Days :
Method : Chemiluminescent, Immunochemiluminescent
Reference Values :
Reference Points :
Record :

Progesterone

Description:

Hormon yang diproduksi pada adrenal korteks, ovarium dan unit fetoplasenta

Benefit Investigation

- untuk menegaskan ovulasi untuk memperkirakan kerusakan fase luteal dan mengontrol keefektifan prosedur induksi ovulasi. - memantau terapi pengganti dan untuk mengevaluasi pasien2 yang berisiko abortus spontan pada kehamilan dini.

Persyaratan & Jenis Sampel : Plasma, Serum
Stability Samples : * 7 hari pada suhu 2-8C;
6 bulan pada suhu (-10)C atau lebih dingin

Vidas :
48 jam pada suhu 2-8C
* 7 hari pada suhu 2-8C;
6 bulan pada suhu (-10)C atau lebih dingin

Vidas :
48 jam pada suhu 2-8C
Patient Preparation : Mohon menginformasikan hari pertama haid terakhir
Working Days :
Method : CMIA (Chemiluminescent Microparticle Immunoassay), Chemiluminescent, ECLIA, ELFA (Enzyme Linked Fluorrescent Assay), Immunochemiluminescent
Reference Values :
Reference Points :
Record :

SHBG

Description:

Pemeriksaan sex hormone binding globulin (SHBG) merupakan pemeriksaan menggunakan sampel darah yang diambil dari pembuluh darah vena di lengan untuk mengukur konsentrasi SHBG dalam darah dan paling sering digunakan untuk membantu evaluasi kekurangan atau kelebihan testosterone. Sex hormone binding globulin (SHBG) adalah protein yang diproduksi oleh hati dan terikat erat dengan hormon testosterone, dihydrotestosterone (DHT), dan estradiol.Dalam keadaan terikat ini, SHBG mengangkut hormon-hormon tersebut dalam darah sebagai bentuk biologis aktif.

Benefit Investigation

Evaluasi kondisi defisiensi androgen (konsentrasi testosterone rendah) pada pria: evaluasi tanda-tanda dan gejala kelebihan hormon pria (androgen) pada wanita.

Persyaratan & Jenis Sampel : Plasma, Serum
Stability Samples : * 2-8C 3 hari, (-20) C/lebih dingin 1 bulan
* 2-8C 3 hari, (-20) C/lebih dingin 1 bulan
Patient Preparation : Jika pasien menggunakan Biotin, maka pengambilan sampel dilakukan maksimal 8 jam setelah pemberian Biotin terakhir
Working Days :
Method : ECLIA
Reference Values :
Reference Points :
Record :

SHBG

Description:

Pemeriksaan sex hormone binding globulin (SHBG) merupakan pemeriksaan menggunakan sampel darah yang diambil dari pembuluh darah vena di lengan untuk mengukur konsentrasi SHBG dalam darah dan paling sering digunakan untuk membantu evaluasi kekurangan atau kelebihan testosterone. Sex hormone binding globulin (SHBG) adalah protein yang diproduksi oleh hati dan terikat erat dengan hormon testosterone, dihydrotestosterone (DHT), dan estradiol.Dalam keadaan terikat ini, SHBG mengangkut hormon-hormon tersebut dalam darah sebagai bentuk biologis aktif.

Benefit Investigation

Evaluasi kondisi defisiensi androgen (konsentrasi testosterone rendah) pada pria: evaluasi tanda-tanda dan gejala kelebihan hormon pria (androgen) pada wanita.

Persyaratan & Jenis Sampel : Plasma, Serum
Stability Samples : * 2-8C 3 hari, (-20) C/lebih dingin 1 bulan
* 2-8C 3 hari, (-20) C/lebih dingin 1 bulan
Patient Preparation : Jika pasien menggunakan Biotin, maka pengambilan sampel dilakukan maksimal 8 jam setelah pemberian Biotin terakhir
Working Days :
Method : ECLIA
Reference Values :
Reference Points :
Record :

Testosteron

Description:

Pemeriksaan testosterone merupakan pemeriksaan menggunakan sampel darah yang diambil dari pembuluh darah vena di lengan untuk mengukur konsentrasi testosterone dalam darah. Testosterone adalah hormon seks utama (androgen) pada pria yang bertanggung jawab terhadap karakteristik fisik pria. Meskipun dianggap sebagai hormon seks pria, namun hormon ini ditemukan dalam darah pria dan wanita.

Benefit Investigation

1. Evaluasi wanita dengan hirsutisme 2. Indikator fungsi sekresi LH dan sel Leydig 3. Evaluasi fungsi gonad dan adrenal 4. Diagnosis hipogonadisme, hipopituarisme, sindrom Klinifelter dan impoten 5. Mengetahui penyebab pubertas dini pada pria

Persyaratan & Jenis Sampel : Plasma, Serum
Stability Samples : * 7 hari pada suhu 2-8C; 2 bulan pada suhu (-20)C
* 7 hari pada suhu 2-8C; 2 bulan pada suhu (-20)C
Patient Preparation : Pengambilan sampel dilakukan pada pagi hari (7.00 -10.00) karena kadar tertinggi Testosteron pada pagi hari. Pada pasien yang diterapi Biotin dosis tinggi (>5 mg/hari), pengambilan sampel dilakukan 8 jam setelah konsumsi Biotin terakhir
Working Days :
Method : CMIA (Chemiluminescent Microparticle Immunoassay), ECLIA, Immunochemiluminescent
Reference Values :
Reference Points :
Record :

TSHs

Description:

Pemeriksaan TSHs merupakan pemeriksaan menggunakan sampel darah yang diambil dari pembuluh darah vena di lengan untuk mengukur konsentrasi thyroid-stimulating hormone (TSH) dalam darah. Thyroid-stimulating hormone (TSH) adalah hormon yang berfungsi merangsang kelenjar tiroid untuk memproduksi hormon thyroxine (T4) dan triiodothyronine (T3). Fungsi TSH dipengaruhi oleh thyrotropin releasing hormone (TRH) yang dihasilkan oleh hipotalamus untuk mempertahankan konsentrasi yang stabil dari hormon tiroid dalam darah.

Benefit Investigation

Sebagai uji saring dan membantu diagnosis gangguan tiroid; memantau pengobatan hipotiroidisme dan hipertiroidisme.

Persyaratan & Jenis Sampel : Plasma, Serum
Stability Samples : * 5 hari pada suhu 2-8C; 1 bulan pada suhu <(-10) C;

48 jam pada suhu 2-8 C (khusus vidas)
* 5 hari pada suhu 2-8C; 1 bulan pada suhu <(-10) C;
48 jam pada suhu 2-8 C (khusus vidas)
Patient Preparation : Tidak ada persiapan
Working Days :
Method : CMIA (Chemiluminescent Microparticle Immunoassay), Chemiluminescent, ECLIA, ELFA (Enzyme Linked Fluorrescent Assay), Immunochemiluminescent
Reference Values :
Reference Points :
Record :

DHEA-S

Description:

Pada wanita dengan infertilitas, amenorea atau hirsutisme digunakan untuk mengidentifikasi penyebab kelebihan androgen

Benefit Investigation

Membantu evaluasi hiper androgen, termasuk sindrom Stein-Leventhal dan penyakit adrenokortikal, kongenital adrenal hiperplasia dan tumor adrenal.

Persyaratan & Jenis Sampel : Plasma, Serum
Stability Samples : * 2 bulan pada suhu (-20)C atau lebih dingin; 2 hari pada suhu 2 - 8C (Cobas);
< 8 hari pada suhu 2 - 8 C (Arc)
* 2 bulan pada suhu (-20)C atau lebih dingin; 2 hari pada suhu 2 - 8C (Cobas);
< 8 hari pada suhu 2 - 8 C (Arc)
Patient Preparation : Tidak ada persiapan
Working Days :
Method : CMIA (Chemiluminescent Microparticle Immunoassay), ECLIA
Reference Values :
Reference Points :
Record :

Estradiol

Description:

Pemeriksaan estradiol merupakan pemeriksaan menggunakan sampel darah yang diambil dari pembuluh darah vena di lengan untuk mengukur konsentrasi estradiol dalam darah. Estradiol terutama diproduksi di ovarium pada wanita pra-menopause dan di testis pada pria. Estradiol dikonversi dari estrone pada wanita pasca-menopause. Estradiol ditemukan dalam konsentrasi tertinggi pada wanita yang tidak hamil dan pra-menopause. Konsentrasi estradiol bervariasi pada wanita tergantung pada usia dan status reproduksi.

Benefit Investigation

Mengevaluasi variasi disfungsi menstrual seperti halnya pubertas dini atau pubertas terlambat, ammenorhea primer dan sekunder, serta menopause; pada kondisi infertilitas untuk memantau induksi ovulasi setelah pengobatan; dan pada in vitro fertilitation (IVF), dilakukan setiap hari untuk menentukan waktu yang optimal dalam pemberian GnRH dan pengumpulan oosit.

Persyaratan & Jenis Sampel : Serum
Stability Samples : * 2-8C : sampai dengan 2 hari,
(-20)C : 2 bulan
Patient Preparation : Tidak ada persiapan
Working Days :
Method : CMIA (Chemiluminescent Microparticle Immunoassay), Immunochemiluminescent
Reference Values :
Reference Points :
Record :

Cortisol, morning collection

Description:

Cortisol tinggi biasanya terjadi pada penyakit adrenocortical hypersecretion, adrenal cortical hyperplasia,adenoma, primary pigmented nodular adrenocortical disease, sindrom cushing dan tingggiya ACTH.

Benefit Investigation

Pemeriksaan cortisol bermanfaat untuk menunjang diagnosis Cushing's syndrome atau Addison's disease.

Persyaratan & Jenis Sampel : Serum
Stability Samples : * 7 hari pada suhu
2-8C;
30 hari pada suhu (≤ -10C )
Patient Preparation : ? Untuk spesimen pagi hari antara pukul 06.00-10.00 (variasi diurnal, dimana kadar tertinggi Cortisol dicapai pada jam 06.00 – 10.00 pagi dan menurun hingga kadar terendah pada tengah malam) ? Untuk spesimen sore hari antara pukul 15.00-17.00
Working Days :
Method : CMIA (Chemiluminescent Microparticle Immunoassay), Chemiluminescent, Immunochemiluminescent
Reference Values :
Reference Points :
Record :