PANEL TEST

Male Premarital Panel

Benefits Inspection:

Memastikan status kesehatan kedua calon mempelai, terutama untuk mendeteksi penyakit menular (sifilis) dan penyakit menahun atau diturunkan (thalassemia) yang dapat mempengaruhi kesuburan pasangan maupun kesehatan anak-anak pasangan tersebut di kemudian hari.

Checking type

Hemoglobin H Inclusion

Description:

Pemeriksaan untuk mendeteksi HbH disease (kehilangan 3 gen globin ?) dan thalasemia ?-1 trait (kehilangan 2 globin ?)

Benefit Investigation

Mendeteksi hemoglobin yang tidak stabil pada eritrosit penderita yang menunjukkan HbH disease dan juga thalassemia alpha dan membentuk gambaran seperti “bola golf” Badan inklusi HbH dijumpai pada eritrosit : - Penderita HbH - Pembawa sifat thalassemia alfa jenis berat

Persyaratan & Jenis Sampel : Darah EDTA, Darah Kapiler
Stability Samples : * <1 jam
* <1 jam
Patient Preparation : tidak ada persiapan
Working Days :
Method : Supravital
Reference Values :
Reference Points :
Record :

Ferritin

Description:

Cadangan besi tubuh

Benefit Investigation

Mengetahui cadangan besi tubuh. Kadar ferritin berkorelasi dengan dan berguna pada evaluasi dari total body storage iron. Pada hemokromatosis, ferritin dan iron saturation meningkat. Kadar ferritin pada hemakromatosis dapat menjadi > 1000 ng/mL (SI: > 1000ng/mL).

Persyaratan & Jenis Sampel : Plasma, Serum
Stability Samples : * 7 hari pada suhu -2-8C;
12 bulan pada suhu -(-10)C atau lebih;

Immulite:
2 minggu pada suhu -(-20)C
* 7 hari pada suhu -2-8C;
12 bulan pada suhu -(-10)C atau lebih;

Immulite:
2 minggu pada suhu -(-20)C
Patient Preparation : tidak ada persiapan
Working Days :
Method : CMIA (Chemiluminescent Microparticle Immunoassay), ECLIA, Immunochemiluminescent
Reference Values :
Reference Points :
Record :

Peripheral Blood Smear

Description:

Pemeriksaan yang menunjukkan adanya proses hemolitik berupa sferositosis, polikromasi maupun poikilositosis, sel eritrosit berinti, retikulositopeni pada awal anemia. Kadar hemoglobin 3 g/dL 9 g/dL, jumlah leukosit bervariasi disertai gambaran sel muda (metamielosit, mielosit dan promielosit), kadang disertai trombositopeni.

Benefit Investigation

Evaluasi dan diagnosis berbagai kondisi medis seperti kelainan sel darah merah, sel darah putih dan trombosit. Evaluasi nilai abnormal yang didapatkan pada hematologi rutin atau hematologi lengkap

Persyaratan & Jenis Sampel :
Stability Samples :
Patient Preparation : tidak ada persiapan
Working Days :
Method :
Reference Values :
Reference Points :
Record :

Blood Group & Rhesus

Description:

Darah manusia dapat digolongkan menjadi ABO serta Rh(+) dan (-), berdasarkan ada tidaknya antigen A & B serta Rh pada permukaan sel darah merah.Fungsi utama pemeriksaan kedua golongan darah tersebut adalah untuk mencegah terjadinya inkompabilitas golongan darah pada saat transfusi yang dapat berakibat fatal.

Benefit Investigation

Menentukan golongan darah pada: 1) individu yang akan melakukan transfusi darah, 2) wanita hamil dan bayi baru lahir. Mendeteksi prognosis penyakit hemolitik pada bayi baru lahir, pemeriksaan awal kehamilan, dan sebagai upaya perlindungan pada individu yang melakukan operasi obstetrik atau pada kasus perdarahan yang lain.

Persyaratan & Jenis Sampel :
Stability Samples :
Patient Preparation : tidak ada persiapan
Working Days :
Method :
Reference Values :
Reference Points :
Record :

HBsAg

Description:

HBsAg adalah produk yang dihasilkan dari gen S virus hepatitis B yang bersirkulasi dengan konsentrasi tinggi dalam serum (sampai 10^13 partikel per mL). Selain itu, HBsAg juga diproduksi dalam jumlah yang banyak dalam bentuk sferis dan tubular berukuran 22 nm dan tidak mengandung DNA virus. HBsAg yang bersirkulasi dapat dideteksi dalam serum 1-10 minggu setelah infeksi dan 2-8 minggu sebelum onset gejala klinis hepatitis. Pada beberapa kasus infeksi akut hepatitis B, HBsAg kemungkinan tidak terdeteksi karena konsentrasi HBsAg yang tidak mencapai batas deteksi pemeriksaan atau sudah menurun di bawah batas deteksi.

Benefit Investigation

HBsAg merupakan penanda serologi yang pertama kali diperiksa untuk diagnosis infeksi hepatitis B. HBsAg dapat menghilang seiring proses penyembuhan dan juga dapat menetap pada infeksi kronis hepatitis. Jika hasilnya “positif” atau “reaktif” menandakan bahwa seseorang sedang terinfeksi hepatitis B dan memiliki kemampuan menularkan infeksi terhadap yang lain.

Persyaratan & Jenis Sampel : Plasma, Serum
Stability Samples : * Suhu ruang : 24 jam
2-8C : 5 hari; <=(-20)C : >6 hari (maks penyimpanan 1 bulan)

* Suhu ruang : 24 jam
2-8C : 5 hari; <=(-20)C : >6 hari (maks penyimpanan 1 bulan)

Patient Preparation : Tidak ada persiapan
Working Days :
Method : CMIA (Chemiluminescent Microparticle Immunoassay), ECLIA, ELFA (Enzyme Linked Fluorrescent Assay)
Reference Values :
Reference Points :
Record :

HBsAg

Description:

HBsAg adalah produk yang dihasilkan dari gen S virus hepatitis B yang bersirkulasi dengan konsentrasi tinggi dalam serum (sampai 10^13 partikel per mL). Selain itu, HBsAg juga diproduksi dalam jumlah yang banyak dalam bentuk sferis dan tubular berukuran 22 nm dan tidak mengandung DNA virus. HBsAg yang bersirkulasi dapat dideteksi dalam serum 1-10 minggu setelah infeksi dan 2-8 minggu sebelum onset gejala klinis hepatitis. Pada beberapa kasus infeksi akut hepatitis B, HBsAg kemungkinan tidak terdeteksi karena konsentrasi HBsAg yang tidak mencapai batas deteksi pemeriksaan atau sudah menurun di bawah batas deteksi.

Benefit Investigation

HBsAg merupakan penanda serologi yang pertama kali diperiksa untuk diagnosis infeksi hepatitis B. HBsAg dapat menghilang seiring proses penyembuhan dan juga dapat menetap pada infeksi kronis hepatitis. Jika hasilnya “positif” atau “reaktif” menandakan bahwa seseorang sedang terinfeksi hepatitis B dan memiliki kemampuan menularkan infeksi terhadap yang lain.

Persyaratan & Jenis Sampel : Plasma, Serum
Stability Samples : * Suhu ruang : 24 jam
2-8C : 5 hari; <=(-20)C : >6 hari (maks penyimpanan 1 bulan)

* Suhu ruang : 24 jam
2-8C : 5 hari; <=(-20)C : >6 hari (maks penyimpanan 1 bulan)

Patient Preparation : Tidak ada persiapan
Working Days :
Method : CMIA (Chemiluminescent Microparticle Immunoassay), ECLIA, ELFA (Enzyme Linked Fluorrescent Assay)
Reference Values :
Reference Points :
Record :

Full Blood Count

Description:

Pemeriksaan hematologi lengkap terdiri dari: Hematologi rutin, LED dan hitung jenis leukosit (neutrofil, eosinofil, monosit, basofil, limfosit)

Benefit Investigation

Hematologi lengkap merupakan penilaian dasar komponen eritrosit, leukosit, trombosit. Manfaat pemeriksaan ini untuk evaluasi anemia, leukemia, infeksi bakteri, virus parasit dan kemungkinan alergi, polisitemia, kemungkinan kelainan perdarahan dan risiko inflamasi yang dilihat dari nilai LED

Persyaratan & Jenis Sampel :
Stability Samples :
Patient Preparation : tidak ada persiapan
Working Days :
Method :
Reference Values :
Reference Points :
Record :

Routine Urinalysis

Description:

Pemeriksaan urin rutin meliputi pemeriksaan fisik, kimia, dan mikroskopis untuk mendeteksi dan/atau mengukur beberapa zat dalam urin seperti produk sampingan dari metabolisme yang normal dan abnormal, sel, fragmen sel, dan bakteri. Pemeriksaan urin rutin seringkali menjadi bagian dari pemeriksaan kesehatan berkala (medical check-up), dan direkomendasikan dokter ketika seseorang memiliki gejala seperti sakit perut, nyeri punggung, sering buang air kecil disertai rasa nyeri saat buang air kecil. Pemeriksaan urin rutin membutuhkan sampel berupa urin.

Benefit Investigation

Menyaring, membantu diagnosis, dan/atau memantau beberapa penyakit dan kondisi seperti kelainan ginjal/saluran kemih, gangguan infeksi saluran kemih (ISK), dan penyakit metabolik atau sistemik.

Persyaratan & Jenis Sampel :
Stability Samples :
Patient Preparation : Tidak dalam keadaan menstruasi
Working Days :
Method :
Reference Values :
Reference Points :
Record :

VDRL/RPR

Description:

Penyakit sifilis disebabkan oleh infeksi bakteri Treponema pallidum yang paling sering ditularkan melalui kontak seksual. Pemeriksaan VDRL/RPR merupakan pemeriksaan yang paling umum untuk mendeteksi munculnya antibodi terhadap bakteri Treponema pallidum. Pemeriksaan VDRL/RPR direkomendasikan dokter bila seseorang memiliki gejala penyakit sifilis atau berisiko tinggi terkena penyakit sifilis. Pemeriksaan VDRL/RPR membutuhkan sampel berupa darah yang diambil dari pembuluh darah vena di lengan.

Benefit Investigation

Menyaring atau mendiagnosis infeksi bakteri Treponema pallidum yang menyebabkan penyakit sifilis.

Persyaratan & Jenis Sampel : Plasma, Serum
Stability Samples : * 48 jam pada suhu 2-8C; 6 minggu pada suhu (-20)C
* 48 jam pada suhu 2-8C; 6 minggu pada suhu (-20)C
Patient Preparation : tidak ada persiapan
Working Days :
Method : Flokulasi
Reference Values :
Reference Points :
Record :

VDRL/RPR

Description:

Penyakit sifilis disebabkan oleh infeksi bakteri Treponema pallidum yang paling sering ditularkan melalui kontak seksual. Pemeriksaan VDRL/RPR merupakan pemeriksaan yang paling umum untuk mendeteksi munculnya antibodi terhadap bakteri Treponema pallidum. Pemeriksaan VDRL/RPR direkomendasikan dokter bila seseorang memiliki gejala penyakit sifilis atau berisiko tinggi terkena penyakit sifilis. Pemeriksaan VDRL/RPR membutuhkan sampel berupa darah yang diambil dari pembuluh darah vena di lengan.

Benefit Investigation

Menyaring atau mendiagnosis infeksi bakteri Treponema pallidum yang menyebabkan penyakit sifilis.

Persyaratan & Jenis Sampel : Plasma, Serum
Stability Samples : * 48 jam pada suhu 2-8C; 6 minggu pada suhu (-20)C
* 48 jam pada suhu 2-8C; 6 minggu pada suhu (-20)C
Patient Preparation : tidak ada persiapan
Working Days :
Method : Flokulasi
Reference Values :
Reference Points :
Record :

Hb Analysis (HPLC)

Description:

Pemeriksaan analisa Hb HPLC dilakukan untuk mengetahui kemungkinan thalassemia bersama dengan pemeriksaan lainnya dalam panel Uji Saring Thalassemia

Benefit Investigation

? Menentukan anemia mikrositik, hemoglobinopati, terutama pembawa sifat thalasemia. ? Analisa kuantitatif HbA2 dan HbF (%). ? Mendeteksi hemoglobin yang abnormal (Hb variant) secara kualitatif (adanya S window, D window, C window).

Persyaratan & Jenis Sampel :
Stability Samples :
Patient Preparation : Tanyakan pada pasien : ? Apakah konsumsi obat-obatan? Nama obat? ? Apakah pasca transfusi? Kapan terakhir transfusi? ? Apakah mendapat terapi besi? Catat pada patient note
Working Days :
Method :
Reference Values :
Reference Points :
Record :

Comment

Description:

Benefit Investigation

Persyaratan & Jenis Sampel :
Stability Samples :
Patient Preparation :
Working Days :
Method : Unknown
Reference Values :
Reference Points :
Record :

Suggestion

Description:

Benefit Investigation

Persyaratan & Jenis Sampel :
Stability Samples :
Patient Preparation :
Working Days :
Method : ELISA
Reference Values :
Reference Points :
Record :