PANEL TEST

Metabolic Syndrome Panel

Benefits Inspection:

Membantu diagnosis sindrom metabolik, dan mendeteksi dini risiko komplikasi di masa mendatang akibat sindrom metabolik seperti penyakit jantung koroner, stroke, diabetes melitus, perlemakan hati, serta gangguan ginjal.

Checking type

Blood Pressure

Description:

Benefit Investigation

Persyaratan & Jenis Sampel :
Stability Samples :
Patient Preparation :
Working Days :
Method : Manual
Reference Values :
Reference Points :
Record :

Waist Circumference

Description:

Benefit Investigation

Persyaratan & Jenis Sampel :
Stability Samples :
Patient Preparation :
Working Days :
Method : Manual
Reference Values :
Reference Points :
Record :

Adiponectin

Description:

merupakan suatu protein yang spesifik disekresikan oleh adiposit dengan peran pada homeostasis glukosa dan lemak.

Benefit Investigation

Kadar adiponektin dalam darah berbanding terbalik dengan risiko terjadinya komplikasi pada orang dengan berat badan berlebih atau obesitas. Kadar Adiponektin yang tinggi berkaitan dengan efek proteksi terhadap kondisi insulin resisten, inflamasi, aterosklerosis, dan metabolisme energi yang baik. Sebaliknya kadar adiponektin yang rendah berhubungan dengan kondisi penyakit-penyakit komplikasi yang terjadi pada obesitas seperti diabetes, penyakit kardiovaskular, penyakit ginjal, dan gangguan pernafasan.

Persyaratan & Jenis Sampel : Serum
Stability Samples : * 36 Jam pada suhu 2 - 8 °C
1 tahun pada suhu (-20)°C
Patient Preparation : Tidak ada persiapan
Working Days :
Method : ELISA
Reference Values :
Reference Points :
Record :

Apolipoprotein B

Description:

Apo B-100 merupakan konstituen dari VLDL, IDL, LDL, dan Lp(a). Apo B-100 disintesa dalam hati dan disekresikan ke dalam plasma sebagai bagian dari partikel VLDL. Apo B-100 berpartisipasi dalam penghantaran kolesterol ke dalam jaringan dan berinteraksi langsung dengan reseptor LDL.

Benefit Investigation

Menentukan risiko kejadian PJK; menilai keberhasilan terapi obat penurun lemak (untuk golongan obat statin); dan mendiagnosis abetalipoproteinemia, hipobetalipoproteinemia dan hiperbetalipoproteinemia.

Persyaratan & Jenis Sampel : Plasma, Serum
Stability Samples : * 2-10C : 2 minggu
* 2-10C : 2 minggu
Patient Preparation : Tidak ada persiapan
Working Days :
Method : Imunoturbidimetri
Reference Values :
Reference Points :
Record :

HDL Cholesterol

Description:

Pemeriksaan kolesterol HDL merupakan pemeriksaan darah yang mengukur konsentrasi kolesterol HDL dalam darah. High density lipoprotein (HDL) seringkali disebut sebagai "kolesterol baik" karena bertugas untuk membawa kelebihan kolesterol yang tertinggal di pembuluh darah lalu membawanya ke hati untuk diproses lebih lanjut. Konsentrasi HDL yang tinggi dipercaya dapat melindungi individu terhadap kejadian penyakit jantung.

Benefit Investigation

Memprediksi terjadinya aterosklerosis dan risiko penyakit jantung koroner.

Persyaratan & Jenis Sampel : Plasma, Serum
Stability Samples : * 7 hari pada suhu 2-8C,
3 bulan pada suhu (-20C)
* 7 hari pada suhu 2-8C,
3 bulan pada suhu (-20C)
Patient Preparation : Tidak ada persiapan
Working Days :
Method : Homogeneous
Reference Values :
Reference Points :
Record :

LDL Cholesterol Direct

Description:

Pemeriksaan kolesterol LDL direk merupakan pemeriksaan darah yang megukur konsentrasi kolesterol LDL dalam darah menggunakan metode langsung (direk). Low density lipoprotein (LDL) seringkali disebut "kolesterol jahat" karena dapat menempel di dinding pembuluh darah dan mempersempit rongga pembuluh darah. Mengonsumsi makanan kaya lemak jenuh berlebihan dapat meningkatkan konsentrasi LDL. Konsentrasi LDL yang tinggi meningkatkan risiko individu terhadap kejadian penyakit jantung.

Benefit Investigation

Mendeteksi gangguan metabolisme lemak, menentukan faktor risiko penyakit jantung koroner, dan memantau terapi penurun lipid.

Persyaratan & Jenis Sampel : Plasma, Serum
Stability Samples : * 5 hari pada suhu 2-8C,
3 bulan pada suhu -20C
* 5 hari pada suhu 2-8C,
3 bulan pada suhu -20C
Patient Preparation : Tidak ada persiapan
Working Days :
Method : Homogeneous
Reference Values :
Reference Points :
Record :

Cystatin C

Description:

Cystatin C merupakan protein kecil dengan BM 13 kDa yang diproduksi tubuh. Cystatin C berfungsi sebagai Cystein protease inhibitor. Sejak Tahun 1985 Cystatin C diketahui dapat digunakan sehingga pemeriksaan ini juga telah mendapat approval dari FDA sebagai alternatif penanda (LFG).

Benefit Investigation

Deteksi dini kerusakan ginjal; pemantauan terhadap progresi penyakit ke arah gagal ginjal terminal, kecukupan ginjal pengganti, dan terapi.

Persyaratan & Jenis Sampel : Plasma, Serum
Stability Samples : * 2-8C 1 minggu, -20C 3 bulan sampel segera dibekukan dalam waktu 24 jam setelah pengambilan darah
* 2-8C 1 minggu, -20C 3 bulan sampel segera dibekukan dalam waktu 24 jam setelah pengambilan darah
Patient Preparation : Tidak ada persiapan
Working Days :
Method : Imunoturbidimetri, Nephelometri
Reference Values :
Reference Points :
Record :

ALT (SGPT)

Description:

SGPT (Serum pyruvic transaminase) = ALT (Alanine aminotransferase) Alanine aminotransferase (ALT) dihasilkan terutama oleh sel hati. ALT adalah enzim spesifik hati. Peningkatan ALT jarang ditemukan pada kondisi lain selain penyakit hati. Obat yang dapat meningkatkan konsentrasi ALT : Asetaminofen, allopurinol, asam aminosalisilat, ampisilin, azathioprine, carbamazepine, cephalosporin, chlordiazepoxide, chlorpropamide, clofibrate, cloxacillin, kodein, dicumarol, indometasin, isoniasid, methotrexate, metildopa, nafcilin, asam nalidiksat, nitrofurantoin, kontrasepsi oral, oxacillin, phenothiazine, fenilbutazone, fenitoin, prokainamid, propoxyphene, propranolol, kuinidin, salisilat, tetrasiklin dan verapamil

Benefit Investigation

Diagnosis dan pemantauan penyakit hati yang berkaitan dengan nekrosis hati Peningkatan konsentrasi ALT dapat ditemukan pada : - Hepatitis - Sirosis - Kolestasis - Tumor hati - Keracunan obat - Obstructive jaundice - Cedera otot - Miositis - Pankreatitis - Infark miokardium - Infeksi mononukleosis - Shock

Persyaratan & Jenis Sampel : Plasma, Serum
Stability Samples : * 3 hari pada suhu 20-25C,
7 hari pada suhu 4-8C,
7 hari pada suhu -20C
* 3 hari pada suhu 20-25C,
7 hari pada suhu 4-8C,
7 hari pada suhu -20C
Patient Preparation : tidak ada persiapan
Working Days :
Method : IFCC
Reference Values :
Reference Points :
Record :

HbA1C

Description:

Benefit Investigation

Persyaratan & Jenis Sampel :
Stability Samples :
Patient Preparation :
Working Days :
Method :
Reference Values :
Reference Points :
Record :

HbA1C

Description:

Benefit Investigation

Persyaratan & Jenis Sampel :
Stability Samples :
Patient Preparation :
Working Days :
Method :
Reference Values :
Reference Points :
Record :

hs-CRP

Description:

C-Reactive Protein (CRP) adalah suatu protein yang dikeluarkan oleh hati serta dihasilkan dalam jumlah besar saat terjadi infeksi. Sebaliknya, pada peradangan yang terjadi dalam proses perkembangan aterosklerosis, peningkatan konsentrasi CRP jauh lebih kecil. Meskipun demikian, peningkatannya cukup bermakna bila dibandingkan dengan kondisi normal. Tes CRP mengukur jumlah CRP dalam darah untuk mendeteksi peradangan karena kondisi akut atau untuk memantau tingkat keparahan penyakit dalam kondisi kronis. Pemeriksaan high sensitivity CRP (hs-CRP) dapat mendeteksi konsentrasi CRP yang sangat kecil.

Benefit Investigation

mengidentifikasi adanya peradangan dan memonitor respons terhadap pengobatan peradangan Pada kadar dibawah 10 ng/ml , CRP dapat digunakan untuk menilai risiko terkena penyakit kardiovaskular.

Persyaratan & Jenis Sampel : Plasma, Serum
Stability Samples : * Pada suhu 4ºC : <3 hari (6),
Pada suhu (-20)ºC : 6 bulan (6)
* Pada suhu 4ºC : <3 hari (6),
Pada suhu (-20)ºC : 6 bulan (6)
Patient Preparation : Tidak ada persiapan
Working Days :
Method : Imunoturbidimetri
Reference Values :
Reference Points :
Record :

hs-CRP

Description:

C-Reactive Protein (CRP) adalah suatu protein yang dikeluarkan oleh hati serta dihasilkan dalam jumlah besar saat terjadi infeksi. Sebaliknya, pada peradangan yang terjadi dalam proses perkembangan aterosklerosis, peningkatan konsentrasi CRP jauh lebih kecil. Meskipun demikian, peningkatannya cukup bermakna bila dibandingkan dengan kondisi normal. Tes CRP mengukur jumlah CRP dalam darah untuk mendeteksi peradangan karena kondisi akut atau untuk memantau tingkat keparahan penyakit dalam kondisi kronis. Pemeriksaan high sensitivity CRP (hs-CRP) dapat mendeteksi konsentrasi CRP yang sangat kecil.

Benefit Investigation

mengidentifikasi adanya peradangan dan memonitor respons terhadap pengobatan peradangan Pada kadar dibawah 10 ng/ml , CRP dapat digunakan untuk menilai risiko terkena penyakit kardiovaskular.

Persyaratan & Jenis Sampel : Plasma, Serum
Stability Samples : * Pada suhu 4ºC : <3 hari (6),
Pada suhu (-20)ºC : 6 bulan (6)
* Pada suhu 4ºC : <3 hari (6),
Pada suhu (-20)ºC : 6 bulan (6)
Patient Preparation : Tidak ada persiapan
Working Days :
Method : Imunoturbidimetri
Reference Values :
Reference Points :
Record :

NT-Pro BNP

Description:

B-type Natriuretic Peptide (BNP) adalah hormon yang dihasilkan oleh otot jantung ketika otot ventrikel jantung meregang atau mengalami tekanan. BNP berfungsi mengatur keseimbangan pengeluaran garam dan air, termasuk mengatur tekanan darah. BNP diproduksi sebagai pre-hormon yang disebut proBNP. Pada saat terjadi peregangan otot jantung, proBNP akan dipecah menjadi 2 bagian yaitu bagian yang aktif (BNP) dan bagian yang lebih stabil yaitu NT-ProBNP, dan keduanya akan dibebaskan masuk ke dalam aliran darah/sirkulasi. Jika jantung, khususnya otot bilik jantung sebelah kiri (ventrikel kiri) fungsinya terganggu, kadar NT-ProBNP di dalam darah akan meningkat

Benefit Investigation

NT-proBNP digunakan sebagai penanda untuk deteksi gagal jantung. Pada orang tanpa gejala pemeriksaan NT-proBNP juga dapat digunakan untuk mendeteksi kondisi subklinis yang berisiko terhadap terjadinya gagal jantung dikemudian hari.

Persyaratan & Jenis Sampel : Plasma, Serum
Stability Samples : * 20-25C 3 hari, 2-8C 6 hari, -20C 24 bulan
* 20-25C 3 hari, 2-8C 6 hari, -20C 24 bulan
Patient Preparation : Tidak ada persiapan
Working Days :
Method : ECLIA
Reference Values :
Reference Points :
Record :

NT-Pro BNP

Description:

B-type Natriuretic Peptide (BNP) adalah hormon yang dihasilkan oleh otot jantung ketika otot ventrikel jantung meregang atau mengalami tekanan. BNP berfungsi mengatur keseimbangan pengeluaran garam dan air, termasuk mengatur tekanan darah. BNP diproduksi sebagai pre-hormon yang disebut proBNP. Pada saat terjadi peregangan otot jantung, proBNP akan dipecah menjadi 2 bagian yaitu bagian yang aktif (BNP) dan bagian yang lebih stabil yaitu NT-ProBNP, dan keduanya akan dibebaskan masuk ke dalam aliran darah/sirkulasi. Jika jantung, khususnya otot bilik jantung sebelah kiri (ventrikel kiri) fungsinya terganggu, kadar NT-ProBNP di dalam darah akan meningkat

Benefit Investigation

NT-proBNP digunakan sebagai penanda untuk deteksi gagal jantung. Pada orang tanpa gejala pemeriksaan NT-proBNP juga dapat digunakan untuk mendeteksi kondisi subklinis yang berisiko terhadap terjadinya gagal jantung dikemudian hari.

Persyaratan & Jenis Sampel : Plasma, Serum
Stability Samples : * 20-25C 3 hari, 2-8C 6 hari, -20C 24 bulan
* 20-25C 3 hari, 2-8C 6 hari, -20C 24 bulan
Patient Preparation : Tidak ada persiapan
Working Days :
Method : ECLIA
Reference Values :
Reference Points :
Record :

Triglyceride

Description:

Pemeriksaan trigliserida merupakan pemeriksaan darah yang mengukur konsentrasi trigliserida di dalam darah. Trigliserida adalah salah satu jenis lemak yang ditemukan dalam darah. Saat kita makan, tubuh mengubah kalori yang tidak digunakan dalam bentuk trigliserida yang kemudian disimpan dalam sel lemak. Trigliserida dilepaskan untuk menghasilkan energi saat tubuh membutuhkannya. Jika kalori yang dikonsumsi lebih banyak dibanding kalori yang digunakan (misalnya untuk beraktivitas), maka konsentrasi trigliserida akan meningkat. Peningkatan konsentrasi trigliserida dalam darah dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan menjadi tanda adanya sindrom metabolik.

Benefit Investigation

Menentukan faktor risiko penyakit jantung koroner; mendeteksi sindrom metabolik; memantau efektivitas terapi penurun lipid.

Persyaratan & Jenis Sampel : Plasma, Serum
Stability Samples : * 2 hari pada suhu 20 - 25C (kecuali Randox),
7 hari pada suhu 4-8C,
3 bulan pada suhu (-20)C
* 2 hari pada suhu 20 - 25C (kecuali Randox),
7 hari pada suhu 4-8C,
3 bulan pada suhu (-20)C
Patient Preparation : Puasa 12 - 14 jam
Working Days :
Method : GPO-PAP
Reference Values :
Reference Points :
Record :

eGFR Cys-C (CKD-EPI)

Description:

Estimasi laju filtrasi glomerolus (eLFG) adalah perkiraan fungsi ginjal dalam menyering darah yaitu berupa laju kecepatan penyaringan tiap ml darah dalam waktu 1 menit per luas permukaan tubuh 1.73 m2. eLFG (Cystatin C) diketahui dari kadar Cystatin C darah dihitung menggunakan persamaan CKD-EPI.

Benefit Investigation

Laju Filtrasi Glomurolus sangat penting untuk menentukan fungsi ginjal dalam menyaring darah, Ginjal dikatakan mempunyai fungsi normal jika laju filtrasi glomerolusnya lebih dari atau sama dengan 90 ml/menit/ 1,73m2. Cystatin C sangat bermanfaat untuk menetukan penuruna fungsi ginjal meskipun masih dalah tahap yang sangat ringan.

Persyaratan & Jenis Sampel :
Stability Samples :
Patient Preparation :
Working Days :
Method : Perhitungan
Reference Values :
Reference Points :
Record :

Albumin - Creatinin Ratio Urine

Description:

Albumin adalah protein plasma yang terdapat di dalam darah dengan konsentrasi tinggi, dan ketika ginjal berfungsi dengan baik, hampir tidak ada albumin yang ada di dalam urin. Pemeriksaan albumin urin kuantitatif mengukur kadar albumin dalam sampel urin sewaktu ataupun urin yang dikumpulkan dalam waktu tertentu sebagai penanda kerusakan ginjal. Pemeriksaan albumin urin kuantitatif sewaktu menggunakan sampel urin sewaktu (random sample urin).

Benefit Investigation

skrining untuk mendetekasi dini penyakit ginjal pada orang dengan diabetes, atau faktor risiko penyakit ginjal yang lain seperti hipertensi.

Persyaratan & Jenis Sampel :
Stability Samples :
Patient Preparation :
Working Days :
Method :
Reference Values :
Reference Points :
Record :