PANEL TEST

Cervix Cancer Screening Panel

Benefits Inspection:

Skrining kanker serviks dengan melihat morfologi sel dan ada tidaknya infeksi HPV risiko tinggi yang merupakan penyebab utama kanker serviks

Checking type

HPV-DNA (High-Risk Type)

Description:

Human Papiloma Virus (HPV) merupakan penyebab utama terjadinya kanker serviks. Pemeriksaan HPV DNA merupakan pemeriksaan molekuler menggunakan metode Hybrid Capture 2 untuk mendeteksi DNA Human Papilloma Virus pada sel sel yang diambil dari serviks

Benefit Investigation

Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya infeksi HPV tipe high risk, hasil positif menunjukkan adanya infeksi HPV tipe high risk dan hasil virus tidak terdeteksi menunjukkan jumlah virus dibawah batasan klinis atau sama sekali tidak ditemukan adanya virus HPV tipe high risk.

Persyaratan & Jenis Sampel : Cervical Biopsi, Cervical Brush
Stability Samples : * Cervical biopsi pada suhu -20C
* Cervical brushes (HC cervical sampler) 2-30C stabil selama 2 minggu atau pada suhu -20C stabil selama 3 bulan (1).
Cervical sample (LC Prep, atau Thin Prep) pada suhu 2-30C stabil selama 3 minggu.
Patient Preparation : 1. Pasien dipastikan dalam keadaan tidak menstruasi, waktu yang terbaik adalah 14 (empat belas) hari setelah hari pertama menstruasi/datang bulan terakhir. Catatlah tanggal terakhir haid. 2. Pasien tidak boleh menggunakan tampon, obat-obatan vaginal, kontrasepsi vaginal, douche vagina (pencucian vagina/ratus) selama 48 jam sebelum pemeriksaan 3. Pasien tidak diperkenankan melakukan hubungan seksual dalam waktu 24 jam sebelum melakukan pemeriksaan 4. Pasien tidak sedang hamil
Working Days :
Method : Hybrid Capture
Reference Values :
Reference Points :
Record :

Liquid Based Cervical Cytology

Description:

Pemeriksaan sitologi berbasis cairan adalah pemeriksaan untuk skrining kanker serviks atau leher rahim, tujuannya untuk melihat bentuk sel sel leher rahim, sampel yang diambil sama dengan Pap smear yaitu diambil dari sel sel leher rahim

Benefit Investigation

Untuk memperbaiki hasil pemeriksaan sitologi konvensional-Pap smear maka dikembangkan metode pemeriksaan sitologi serviks berbasis cairan. Pemeriksaan sitologi berbasis cairan dengan menggunakan slide processor menghasilkan preparat yang tipis merata sehingga meminimalkan penumpukan sel. Selain itu, adanya proses filtrasi memungkinkan untuk meminimalkan adanya interferensi terutama oleh darah dan mucus. Dalam hal ini kualitas slide hasil sitologi serviks berbasis cairan meningkat sehingga menurunkan angka unsatisfactory specimen. Sensitivitas pemeriksaan sitologi serviks berbasis cairan dalam mendeteksi Low-grade Squamous Intraepithelial Lesion (LSIL) dan High-grade Squamous Intraepithelial Lesion (HSIL) lebih tinggi 41.8% daripada Pap smear.

Persyaratan & Jenis Sampel :
Stability Samples :
Patient Preparation :
Working Days :
Method : Unknown
Reference Values :
Reference Points :
Record :