PANEL TEST

Age Panel> 12-18 Years (Teenager)

Benefits Inspection:

Sekumpulan pemeriksaan laboratorium yang dirancang dengan tujuan mendeteksi penyakit anemia, infeksi saluran kemih (ISK), infeksi bakteri pada saluran cerna, abnormalitas profil lemak, diabetes melitus, dan hipertensi; serta mengetahui status nutrisi pada anak usia > 12-18 tahun (remaja). Jika diperlukan, dapat ditambahkan pemeriksaan untuk mendeteksi infeksi virus hepatitis B dan C, serta mengetahui fungsi hati dan fungsi ginjal pada anak usia sekolah yang berisiko.

Checking type

Blood Pressure

Description:

Benefit Investigation

Persyaratan & Jenis Sampel :
Stability Samples :
Patient Preparation :
Working Days :
Method : Manual
Reference Values :
Reference Points :
Record :

Waist Circumference

Description:

Benefit Investigation

Persyaratan & Jenis Sampel :
Stability Samples :
Patient Preparation :
Working Days :
Method : Manual
Reference Values :
Reference Points :
Record :

Body Mass Index

Description:

Indeks massa tubuh adalah perbandingan antara berat badan dalam kilo gram dibagi dengan tinggi badan dalam meter kuadrat.

Benefit Investigation

Indek massa tubuh adalah indeks untuk menetukan berat badan sesorang dalam kategori normal, berat badan berlebih, atau obesitas. Kondisi obesitas merupakan faktor risiko berbagai penyakit.

Persyaratan & Jenis Sampel :
Stability Samples :
Patient Preparation :
Working Days :
Method :
Reference Values :
Reference Points :
Record :

HDL Cholesterol

Description:

Pemeriksaan kolesterol HDL merupakan pemeriksaan darah yang mengukur konsentrasi kolesterol HDL dalam darah. High density lipoprotein (HDL) seringkali disebut sebagai "kolesterol baik" karena bertugas untuk membawa kelebihan kolesterol yang tertinggal di pembuluh darah lalu membawanya ke hati untuk diproses lebih lanjut. Konsentrasi HDL yang tinggi dipercaya dapat melindungi individu terhadap kejadian penyakit jantung.

Benefit Investigation

Memprediksi terjadinya aterosklerosis dan risiko penyakit jantung koroner.

Persyaratan & Jenis Sampel : Plasma, Serum
Stability Samples : * 7 hari pada suhu 2-8C,
3 bulan pada suhu (-20C)
* 7 hari pada suhu 2-8C,
3 bulan pada suhu (-20C)
Patient Preparation : Tidak ada persiapan
Working Days :
Method : Homogeneous
Reference Values :
Reference Points :
Record :

LDL Cholesterol Direct

Description:

Pemeriksaan kolesterol LDL direk merupakan pemeriksaan darah yang megukur konsentrasi kolesterol LDL dalam darah menggunakan metode langsung (direk). Low density lipoprotein (LDL) seringkali disebut "kolesterol jahat" karena dapat menempel di dinding pembuluh darah dan mempersempit rongga pembuluh darah. Mengonsumsi makanan kaya lemak jenuh berlebihan dapat meningkatkan konsentrasi LDL. Konsentrasi LDL yang tinggi meningkatkan risiko individu terhadap kejadian penyakit jantung.

Benefit Investigation

Mendeteksi gangguan metabolisme lemak, menentukan faktor risiko penyakit jantung koroner, dan memantau terapi penurun lipid.

Persyaratan & Jenis Sampel : Plasma, Serum
Stability Samples : * 5 hari pada suhu 2-8C,
3 bulan pada suhu -20C
* 5 hari pada suhu 2-8C,
3 bulan pada suhu -20C
Patient Preparation : Tidak ada persiapan
Working Days :
Method : Homogeneous
Reference Values :
Reference Points :
Record :

Total Cholesterol

Description:

Pemeriksaan kolesterol total merupakan pemeriksaan darah yang mengukur konsentrasi kolesterol total yang dibawa dalam darah oleh lipoprotein. Konsentrasi kolesterol yang tinggi dalam darah akan menyebabkan kolesterol menempel di dinding bagian dalam pembuluh darah arteri dan membentuk ateroma atau plak, sehingga pembuluh darah menyempit dan akhirnya menimbulkan serangan jantung jika menghambat pembuluh darah menuju jantung atau strokte jika menghambat pembuluh darah arteri yang menuju otak.

Benefit Investigation

Mendeteksi gangguan metabolisme lemak, dan menentukan faktor risiko penyakit jantung koroner.

Persyaratan & Jenis Sampel : Plasma, Serum
Stability Samples : * 15-25C :7 hari
2-8C : 7 hari
(-15)-(-25)C : 3 bulan
* 15-25C :7 hari
2-8C : 7 hari
(-15)-(-25)C : 3 bulan
Patient Preparation : Tidak ada persiapan
Working Days :
Method : CHOD PAP
Reference Values :
Reference Points :
Record :

Routine Feces examination

Description:

Pemeriksaan untuk uji saring organisme bakteri patogenik pada feses;

Benefit Investigation

diagnosa demam tifoid, demam enterik, disentri basil dan infeksi salmonella

Persyaratan & Jenis Sampel :
Stability Samples :
Patient Preparation : Selama 1-2 hari sebelum pemeriksaan fese, disarankan untuk tidak mengkonsumsi obat-obatan seperti antasida, antidiare, antiparasit, antibiotik, laksan, vitamin C, zat besi dll
Working Days :
Method :
Reference Values :
Reference Points :
Record :

Peripheral Blood Smear

Description:

Pemeriksaan yang menunjukkan adanya proses hemolitik berupa sferositosis, polikromasi maupun poikilositosis, sel eritrosit berinti, retikulositopeni pada awal anemia. Kadar hemoglobin 3 g/dL 9 g/dL, jumlah leukosit bervariasi disertai gambaran sel muda (metamielosit, mielosit dan promielosit), kadang disertai trombositopeni.

Benefit Investigation

Evaluasi dan diagnosis berbagai kondisi medis seperti kelainan sel darah merah, sel darah putih dan trombosit. Evaluasi nilai abnormal yang didapatkan pada hematologi rutin atau hematologi lengkap

Persyaratan & Jenis Sampel :
Stability Samples :
Patient Preparation : tidak ada persiapan
Working Days :
Method :
Reference Values :
Reference Points :
Record :

Total Protein, Albumin, Globulin

Description:

Pemeriksaan dengan sampel darah untuk memeriksa jumlah protein albumin dan globulin. Albumin dibuat oleh hati dan membentuk sekitar 60% dari total protein. Albumin mencegah cairan bocor keluar dari pembuluh darah, memelihara jaringan, dan mengangkut hormon, vitamin, obat-obatan, dan zat-zat seperti kalsium ke seluruh tubuh. Globulin membentuk 40% protein yang tersisa dalam darah. Globulin adalah kelompok protein yang bervariasi, beberapa diproduksi oleh hati dan beberapa oleh sistem kekebalan tubuh. Mereka membantu melawan infeksi dan mengangkut nutrisi.

Benefit Investigation

Untuk mengetahui dan indentifikasi penyakit yang menyebabkan gangguan pada produksi protein Gangguan pada produksi protein dapat disebabkan karena: kekurangan gizi atau penyakit hati yang parah Meningkatkan pemecahan atau kehilangan protein, seperti penyakit ginjal (sindrom nefrotik) Menambah atau memperluas volume plasma, bagian cairan darah (mengencerkan darah), seperti gagal jantung kongestif

Persyaratan & Jenis Sampel :
Stability Samples :
Patient Preparation :
Working Days :
Method :
Reference Values :
Reference Points :
Record :

Full Blood Count

Description:

Pemeriksaan hematologi lengkap terdiri dari: Hematologi rutin, LED dan hitung jenis leukosit (neutrofil, eosinofil, monosit, basofil, limfosit)

Benefit Investigation

Hematologi lengkap merupakan penilaian dasar komponen eritrosit, leukosit, trombosit. Manfaat pemeriksaan ini untuk evaluasi anemia, leukemia, infeksi bakteri, virus parasit dan kemungkinan alergi, polisitemia, kemungkinan kelainan perdarahan dan risiko inflamasi yang dilihat dari nilai LED

Persyaratan & Jenis Sampel :
Stability Samples :
Patient Preparation : tidak ada persiapan
Working Days :
Method :
Reference Values :
Reference Points :
Record :

Reticulocyte

Description:

Retikulosit adalah sel eritrosit yang belum matang, dan kadarnya dalam eritrosit manusia sekitar 1%. Retikulosit berkembang dan matang di sumsum tulang merah dan disirkulasikan dalam pembuluh darah sebelum matang menjadi eritrosit.

Benefit Investigation

Menghitung jumlah retikulosit untuk mengetahui apakah sumsum tulang memberi respon adekuat pada kebutuhan tubuh terhadap sel drah merah dan membantu menggambarkan penyebab dan klasifikasi anemia

Persyaratan & Jenis Sampel : Darah EDTA
Stability Samples : * < 2 jam
Patient Preparation : tidak ada persiapan
Working Days :
Method : Supravital
Reference Values :
Reference Points :
Record :

Triglyceride

Description:

Pemeriksaan trigliserida merupakan pemeriksaan darah yang mengukur konsentrasi trigliserida di dalam darah. Trigliserida adalah salah satu jenis lemak yang ditemukan dalam darah. Saat kita makan, tubuh mengubah kalori yang tidak digunakan dalam bentuk trigliserida yang kemudian disimpan dalam sel lemak. Trigliserida dilepaskan untuk menghasilkan energi saat tubuh membutuhkannya. Jika kalori yang dikonsumsi lebih banyak dibanding kalori yang digunakan (misalnya untuk beraktivitas), maka konsentrasi trigliserida akan meningkat. Peningkatan konsentrasi trigliserida dalam darah dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan menjadi tanda adanya sindrom metabolik.

Benefit Investigation

Menentukan faktor risiko penyakit jantung koroner; mendeteksi sindrom metabolik; memantau efektivitas terapi penurun lipid.

Persyaratan & Jenis Sampel : Plasma, Serum
Stability Samples : * 2 hari pada suhu 20 - 25C (kecuali Randox),
7 hari pada suhu 4-8C,
3 bulan pada suhu (-20)C
* 2 hari pada suhu 20 - 25C (kecuali Randox),
7 hari pada suhu 4-8C,
3 bulan pada suhu (-20)C
Patient Preparation : Puasa 12 - 14 jam
Working Days :
Method : GPO-PAP
Reference Values :
Reference Points :
Record :

Routine Urinalysis

Description:

Pemeriksaan urin rutin meliputi pemeriksaan fisik, kimia, dan mikroskopis untuk mendeteksi dan/atau mengukur beberapa zat dalam urin seperti produk sampingan dari metabolisme yang normal dan abnormal, sel, fragmen sel, dan bakteri. Pemeriksaan urin rutin seringkali menjadi bagian dari pemeriksaan kesehatan berkala (medical check-up), dan direkomendasikan dokter ketika seseorang memiliki gejala seperti sakit perut, nyeri punggung, sering buang air kecil disertai rasa nyeri saat buang air kecil. Pemeriksaan urin rutin membutuhkan sampel berupa urin.

Benefit Investigation

Menyaring, membantu diagnosis, dan/atau memantau beberapa penyakit dan kondisi seperti kelainan ginjal/saluran kemih, gangguan infeksi saluran kemih (ISK), dan penyakit metabolik atau sistemik.

Persyaratan & Jenis Sampel :
Stability Samples :
Patient Preparation : Tidak dalam keadaan menstruasi
Working Days :
Method :
Reference Values :
Reference Points :
Record :