Senin, 07 Mei 2018

5 Penyakit Akibat Gaya Hidup yang Buruk

Menurut data Kementrian Kesehatan (2013), penyakit akibat gangguan metabolik menempati urutan teratas sebagai penyebab kematian di Indonesia. Penyakit-penyakit tersebut diantaranya:

  1. Kanker. Penyebab kematian ketujuh di Indonesia. Berdasar Riset Kesehatan Dasar 2007, sebanyak 4,3 orang dari 1.000 penduduk meninggal akibat kanker.
  2. Gagal ginjal. Berkorelasi langsung dengan angka kematian, karena hanya 70% dari pasien ginjal yang menjalani cuci darah dalam setahun yang masih bertahan.
  3. Penyakit jantung. Menurut Survei Kesehatan Rumah Tangga Nasional (SKRTN), angka kematian diperkirakan mencapai 53,5 per 100.000 populasi. Data sepuluh tahun lalu menyebutkan setiap tahun sedikitnya 53 orang dari setiap 1.000 populasi di Indonesia meninggal akibat serangan jantung.
  4. Stroke. Berdasarkan fakta pada tahun 2011, 8 dari setiap 1.000 orang di Indonesia, terkena stroke. Selain itu, stroke juga penyebab utama kematian pada semua umur dengan proporsi 15,4%. Setiap tujuh orang yang meninggal di Indonesia, satu diantaranya karena stroke. Penyebab utama dari stroke adalah hipertensi.
  5. Hipertensi. Di Indonesia, data Kemenkes menunjukkan hipertensi adalah salah satu penyakit dengan prevalensi tertinggi, yaitu diderita oleh 31,7% populasi, yang berarti 1 dari 3 orang Indonesia menderita penyakit ini. Selain itu, menurut WHO hipertensi menyumbang 51% kematian melalui stroke dan 45% lainnya melalui serangan jantung koroner.

Walaupun subsidi untuk pengobatan penyakit-penyakit berat ini terbatas, tetapi jumlah dana negara yang dikeluarkan untuk perawatannya dari tahun ke tahun jumlahnya terus melonjak. Pada tahun 2012 lalu, untuk skema Jamkesmas anggaran perawatan lima penyakit berat itu mencapai lebih dari 83% dari total dana yang disediakan.

5768 Dilihat