Kamis, 23 Oktober 2014

Polio

Polio adalah penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi virus polio. Pada kondisi yang buruk, Polio dapat menyebabkan kelumpuhan, kesulitan bernafas, hingga kematian.

Penyebab
Virus polio dapat ditularkan melalui air dan makanan yang terkontaminasi atau melalui kontak langsung dengan orang yang terinfeksi virus, terutama di di daerah sanitasi yang buruk.

Gejala/Tanda
Meskipun polio dapat menyebabkan kelumpuhan dan kematian, kebanyakan orang yang terinfeksi virus polio tidak merasakan sakit dan tidak menyadari bahwa dirinya telah terinfeksi polio. Bila muncul gejala, biasanya di tahap awal gejala polio mirip flu atau infeksi virus lainnya, namun berlangsung selama 1-10 hari seperti: demam, sakit tenggorokan, sakit kepala, muntah, kelelahan, nyeri punggung atau kekakuan, nyeri atau kekakuan pada leher, lengan atau kaki, nyeri atau kejang otot, dan radang selaput.

Diagnosis
Pada awal pemeriksaan, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dengan mengenali gejala polio yang muncul, kemudian akan dikonfirmasi dengan pemeriksaan laboratorium yang biasanya menggunakan sampel sekresi tenggorokan, tinja atau cairan serebrospinal.

Pengobatan
Pengobatan polio saat ini ditujukan untuk meningkatkan kenyamanan, mempercepat pemulihan dan mencegah komplikasi yang biasanya meliputi: antibiotik untuk infeksi sekunder, analgesik untuk nyeri, ventilator portabel untuk membantu pernafasan, dan pola hidup sehat (diet bergizi, istirahat cukup dan olahraga ringan untuk mencegah perubahan bentuk dan hilangnya fungsi otot).

Pencegahan
Cara yang paling efektif untuk mencegah polio adalah dengan melakukan vaksinasi polio.

Komplikasi
Polio dapat menyebabkan kelumpuhan dan kematian. Anak-anak yang bertahan hidup dengan polio dapat menghabiskan hidup mereka dengan kecacatan.

2101 Dilihat