Jumat, 29 Juni 2018

Program jangka panjang mengelola berat badan ideal

Ingin langsing dengan berbagai cara cepat seperti yang ditawarkan oleh program diet melalui iklan di berbagai media massa, ternyata hanya berhasil sementara, turun sesaat untuk kembali menjadi gendut. Fenomena "yo-yo" ini lebih berbahaya dibandingkan berat badan tetap berlebih yang stabil.

Berat badan ideal bukanlah mode yang sedang top, tapi mengikuti ukuran kesehatan yang ditentukan dengan indeks massa tubuh (IMT). Mengelola berat badan yang berjangka panjang efeknya, adalah mengikuti perubahan alami tubuh secara bertahap.

  1. Perubahan gaya hidup yang sehat

Kontrol berat badan dimulai dari pikiran, niat untuk mendapatkan penampilan tubuh yang menarik dan sehat. Hiduplah dengan lebih bijak (membuat rencana kegiatan dengan teratur), terkendali (tidak terburu-buru) dan menghindari stres (tidak mudah panik). Lakukan perubahaan pada kebiasaan, misalnya, berhenti makan setelah timbul rasa kenyang.

  1. Diet yang bijak

Tidak berarti harus mengurangi jumlah asupan makanan secara drastis, seperti berpantang makan tertentu, tidak makan malam, atau mengikuti program diet ketat yang sedang populer yang sangat berbeda dengan kebiasaan sehari-sehari.

Diet yang baik adalah pola makan lengkap yang seimbang (sesuai dengan kebutuhan kalori untuk mendukung kegiatan hari-hari), usahakan memilih diet rendah kalori (terutama rendah lemak) yang disesuaikan dengan pola makan sendiri yang selama ini dijalani. Lakukan penyesuaian (koreksi) secara bertahap sampai ditemukan pola baru yang dapat mempertahankan berat badan yang ideal.

  1. Peningkatan aktivitas fisik yang terprogram

Tetaplah aktif secara fisik, lakukan olahraga secara teratur yang akan meningkatkan penggunaan kalori oleh tubuh, yang dengan sendirinya membantu upaya penurunan berat badan. Olahraga yang dianjurkan adalah yang sesuai dengan kemampuan fisik individual yang bersifat aerobik, seperti jalan kaki, jogging, berenang, dan senam. Bila berat badan meningkat, tingkatkan pula porsi olahraganya.

  1. Pertolongan obat yang terkontrol oleh dokter

Bila berat badan masih tetap berlebih, konsultasilah ke dokter untuk membantu menurunkan dengan obat. Obat yang biasa digunakan dengan pengawasan dokter agar efektif dan aman adalah obat yang dapat menghambat penyerapan lemak (misalnya orlistat), atau menurunkan nafsu makan (misalnya mazidol, sibutramin). Sebaiknya, jangan menggunakan sendiri obat-obatan yang bersifat diuretika (memperbanyak produksi urine dan memperlancar buang air kecil) dan laksatif (mempersering buang air besar) karena dapat membahayakan jiwa pemakaninya.

5107 Dilihat