Kamis, 23 Oktober 2014

Sjogren's Syndrome

Apakah Sjogren's syndrome?
Sjogren's syndrome adalah gangguan sistem imun yang ditandai kerusakan kelenjar penghasil cairan oleh sistem imun, yang menyebabkan gejala seperti mata dan mulut kering.
Sjogren's syndrome merupakan penyakit yang bersifat kronis, yang dapat berkembang menjadi gangguan kompleks dan meluas. Akibatnya dapat mempengaruhi jaringan dan orang lain dalam tubuh, contohnya seni, ginjal dan saluran pencernaan.

Penyebab
Sjogren's syndrome merupakan gangguan autoimun dimana sistem kekebalan tubuh justru menyerang sel dan jaringan tubuh sendiri. Penyebab dari penyakit sistem imun ini masih belum diketahui secara pasti, namun hasil penelitian mengungkapkan kemungkinan Sjogren’s syndrome dipicu oleh faktor genetik, lingkungan dan hormon.

Gejala
Gejala - gejala yang terjadi bisa bervariasi antar individu, seperti :
- mata kering dan seperti berpasir
- penurunan indera rasa dan penciuman
- batuk kering
- mulut kering dengan kesulitan menelan atau berbicara
- nyeri pada lidah atau tenggorokan
- pembengkakan kelenjar air liur
- kulit kering dan kasar
- kekeringan pada vagina
- mati rasa / kebas atau geli pada tangan atau kaki
- nyeri sendi
- nyeri otot
- kelelahan

Diagnosis
Berbagai pemeriksaan dilakukan untuk membantu diagnosis Sjogren’s syndrome mencakup :
- Pemeriksaan fisik, diantaranya pemeriksaan mata dan mulut
- Pemeriksaan laboratorium, diantaranya: pemeriksaan autoantibodi (meliputi pemeriksaan ANA IF, RF, anti-SSA, antiSSB) dan pemeriksaan laboratorium lain (meliputi pemeriksaan Laju Endap Darah, pemeriksaan darah rutin, pemeriksaan ginjal, pemeriksaan hati, fungsi tiroid, serum protein elektroforesis, analisis urin)
- Pemeriksaan invasif , yakni biopsi kelenjar saliva

Pengobatan
Tidak ada obat untuk menyembuhkan Sjogren’s syndrome. Akan tetapi, jika diagnosis ditegakkan lebih awal, dapat dilakukan penanganan yang tepat sebelum muncul komplikasi yang lebih serius. Konsultasikan dengan dokter ahli untuk mendapat penanganan yang tepat.

Dampak yang ditimbulkan
Hal yang membahayakan, yaitu sebagian besar orang yang terkena Sjogren’s syndrome nampak sangat sehat tanpa adanya komplikasi serius. Namun, jika tidak ada tindak lanjut mereka akan menghadapi peningkatan risiko kesehatan lainnya, di antaranya di dalam dan sekitar mata juga masalah gigi karena penurunan air mata dan saliva dalam jangka waktu lama.

2381 Dilihat