FORUM DIAGNOSTICUM

Forum Diagnosticum No.04/2013

HbA1c dan Biomarker Urin (Gamma Glutamyl Transferase, Albumin, Clusterin dan Kolagen Tipe IV) Sebagai Penanda Kerusakan Ginjal Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2

Kondisi hiperglikemia pada penderita DM dapat menyebabkan terjadinya komplikasi mikrovaskular maupun makrovaskular. Kondisi ini dapat menyebabkan peningkatan morbiditas dan mortalitas penderita DM. Salah satu komplikasi yang sering terjadi pada penderita DM adalah berkembangnya kondisi DM menjadi nefropati diabetik yang pada akhirnya akan menyebabkan terjadinya gagal ginjal terminal atau end stage renal disease (2,4).

Albumin urin digunakan untuk mengetahui adanya kondisi albuminuria (mikroalbuminuria dan makroalbuminuria), di mana adanya peningkatan albumin urin pada nefropati diabetik terutama berasal dari glomerulus (12), dan saat ini albumin urin digunakan sebagai gold standarduntuk mendeteksi dan memprediksikan kejadian nefropati diabetik dan risiko kardiovaskular (5).

Pengukuran aktivitas enzim gamma glutamyl transferase urin digunakan sebagai penanda terjadinya kerusakan membran sel ginjal dan clusterin untuk mengetahui adanya gangguan pada bagian tubulus proksimal nefron (11).

Pada penderita DM tidak terkontrol menyebabkan terjadinya kerusakan ginjal melalui akumulasi protein ECM yang ditandai dengan peningkatan kadar kolagen tipe IV urin dan proses inflamasi derajat rendah yang ditandai dengan peningkatan kadar hsCRP. Mekanisme kerusakan ginjal melalui ECM terbukti berperan terhadap terjadinya kerusakan glomerulus yang ditandai dengan peningkatan albumin urin sebagai penanda kerusakan glomerulus, sedangkan mekanisme inflamasi derajat rendah belum terbukti melalui peningkatan biomarker kerusakan pada glomerulus (albumin urin), membran sel ginjal (GGT urin), maupun tubulus proksimal (clusterin urin).

 

Penulis : Yuliana Sambara (PT. Prodia Widyahusada)

 

Details >>
Page 1
Page sub

2035 Dilihat

FORUM DIAGNOSTICUM