Senin, 25 Juni 2018

Wanita Gemuk Mungkin Akan Sulit Hamil

Kemungkinan hamilnya seorang wanita, bukan hanya dipengaruhi oleh seberapa lamanya dia dalam keadaan tidak subur (infertilitas) dan faktor usia yang menyebabkan menurunnya tingkat kesuburan, namun ternyata dapat dipengaruhi oleh kondisi obesitas (kegemukan).

Anggapan bahwa wanita gemuk adalah lebih subur dibandingkan dengan mereka yang kurus, muncul dari pengalaman wanita dengan kegemukan tipe pear, yang memperlihatkan kegemukan lebih menonjol pada bagian panggul, seperti gambaran wanita seksi zaman dahulu.

Berbeda dengan wanita gemuk atau obesitas-gemuk tipe apel, gemuk di daerah perut (abdominal) yang ditandai dengan lingkar perut (LP) berlebihan (lebih dari 80cm), yang dihubungkan dengan meningkatnya risiko keguguran.

Wanita yang kelebihan berat badan tidak bisa mengalami ovulasi (lepasnya sel telur dari indung telur) secara efisien. "Obesitas secara signifikan menurunkan kesuburan yang kemudian juga akan menyebabkan komplikasi jika mereka hamil" , kata Dr Becky Lang dari Association for the Study of Obesity.

Pada obesitas, kelebihan lemak di dalam tubuh dan distribusi lemak dapat berpengaruh besar terhadap kesuburan, ketidakteraturan siklus haid, jarangnya haid, dan gejala maskulinitas (tumbuhnya bulu kaki dan kumis) pada wanita tersebut.

Obesitas mengakibatkan peningkatan hormon insulin karena terjadinya insulin (hambatan kerja hormon insulin oleh lemak pada reseptornya). Peran insulin adalah sangat kompleks. Selain mengatur distribusi gula di dalam darah ke jaringan tubuh yang memerlukannya, insulin juga merangsang pengeluaran hormon androgen (hormon pria). Bersama androgen, insulin memengaruhi pola penumpukkan lemak pada wanita sebelum masa menopausenya.

Selain itu, jaringan lemak juga menghasilkan hormon leptin, yang diduga berperan pada beberapa fungsi reproduksi wanita. Kadar leptin yang tinggi pada seorang wanita dihubungkan dengan datangnya haid (menarche) yang lebih cepat. Sebaliknya, penurunan kadar leptin pada wanita yang gemuk dengan sindroma ovarium polikistik dihubungkan dengan membaiknya fungsi indung telur.

9058 views