Kanker

Pemeriksaan Laboratorium Bidang Onkologi

17 February 2021

Mulai dari prediksi risiko kanker berdasarkan gen hingga untuk menentukan terapi yang tepat.

Kanker merupakan penyebab kematian kedua tertinggi secara global, dan diperkirakan sekitar 9,6 juta orang meninggal karena kanker pada tahun 2018. Secara umum satu dari enam kematian disebabkan kanker. Angka tersebut akan meningkat di 2040 menjadi 29,5 juta orang, jika kita tidak bertindak.

Pada umumnya kanker tidak menunjukkan gejala saat di awal, sehingga penderitanya tidak menyadari hal tersebut. Sebagai contoh kanker serviks, di mana umumnya gejala baru akan muncul ketika stadium II, itulah pentingnya skrining tanpa menunggu keluhan. Tujuannya menemukan kanker sedini mungkin agar keberhasilan pengobatan tinggi.

Perkembangan ilmu laboratorium terus maju dan dilakukan upaya dalam mencari marker yang dapat lebih dini lagi memberi peringatan bahkan jauh sebelum kanker itu muncul. Inilah yang disebut prediktif marker. Selesainya Human Genome Project pada tahun 2003 berdampak positif terhadap kemajuan dalam bidang kanker. Dari studi Genome Wide Association Studies (GWAS) teridentifikasi varian-varian gen yang berhubungan dengan kerentanan seseorang untuk mengalami kanker. Faktor genetik merupakan salah satu faktor risiko kanker, yang saat ini telah dapat diidentifikasi. Secara genetika ada dua kelompok sifat gen yang mempengaruhi kerentanan terhadap kanker yaitu low-moderate penetrance dan high penetrance.

Sebagai Next Generation Laboratory, Prodia mempunyai berbagai penanda kanker mulai dari prediksi risiko kanker berdasarkan gen hingga untuk menentukan terapi yang tepat untuk pasien kanker.

Klik di sini untuk download e-Book Kumpulan Pemeriksaan Laboratorium Bidang Onkologi.