Selasa, 03 Desember 2019

Terus Perluas Jejaring Layanan Kesehatan, Prodia Resmikan Cabang Gianyar

GIANYAR, 30 November 2019 – Next Generation Healthcare Provider dengan jejaring layanan kesehatan terbesar di Indonesia, PT Prodia Widyahusada Tbk (kode saham: PRDA) kembali meresmikan cabang baru yang berlokasi di Jl. Bypass Dharma Giri, Bitera, Gianyar, Bali. Peresmian ini dihadiri oleh Bupati Kabupaten Gianyar I Made Agus Mahayastra, SST.Par., MAP, Kepala Dinas Kesehatan Kota Gianyar dr. I. A. Cahyani Widyawati, M. Kes , Direktur Utama Prodia Dewi Muliaty, Branch Manager Prodia Denpasar Antonius Erbano, serta jajaran manajemen Prodia. Prodia Gianyar merupakan cabang Prodia ke-4 yang berada di provinsi Bali. Sebelumnya, Prodia telah membuka cabang di Denpasar, Tabanan, dan Singaraja. Peresmian cabang baru ini bertujuan untuk melayani kebutuhan masyarakat Gianyar terhadap layanan pemeriksaan kesehatan berkualitas terdepan.

“Sejak hadir di Bali tahun 1982, Prodia berkomitmen untuk melayani masyarakat Bali dengan layanan pemeriksaan kesehatan terbaik. Kami berterima kasih tahun ini bisa membuka cabang di Gianyar dan diberikan kesempatan untuk melayani masyarakat Gianyar. Saat ini, Prodia memiliki sekitar 700 jenis pemeriksaan kesehatan termasuk pemeriksaan risiko penyakit tertentu berdasarkan genetika/DNA pasien. Dengan adanya Prodia disini, kami berharap dapat berkontribusi terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat Gianyar,” tutur Direktur Utama Prodia, Dewi Muliaty, pada acara Grand Opening Prodia Gianyar, 30 November 2019.

Prodia cabang Gianyar menyediakan layanan laboratorium diantaranya pemeriksaan hematologi, kimia, imunologi dan serologi yang meliputi pemeriksaan terkait antigen dan antibodi hepatitis B, fungsi tiroid, serta pemeriksaan kadar glukosa, HbA1c, lemak, fungsi ginjal, fungsi hati dan elektrolit, pemeriksaan petanda tumor, hormon reproduksi, pemeriksaan diagnostik molekular, pemeriksaan osteoporosis, patologi anatomi dan pemeriksaan kesehatan lainnya. 

Branch Manager Prodia cabang Denpasar Antonius Erbano mengatakan, “Melalui kelengkapan tes laboratorium di Prodia, kami berharap dapat melayani masyarakat Gianyar dengan baik dan menjadi mitra bagi pemerintah setempat serta para dokter, dan rumah sakit dalam memberikan layanan pemeriksaan kesehatan yang terbaik,” ujar Anton.

Berdasarkan data dari Kabupaten Gianyar dalam Angka 2019, jumlah penduduk Kabupaten Gianyar pada tahun 2018 berdasarkan hasil proyeksi penduduk adalah sebesar 508.100 orang. Kepadatan penduduk Gianyar adalah 1.381 jiwa/km2. Dari segi fasilitas dan layanan kesehatan, Gianyar memiliki 6 rumah sakit pada tahun 2018.

Anton menambahkan bahwa saat ini, Prodia juga telah memiliki fasilitas e-Prodia yang merupakan sistem pendaftaran dan pembayaran online bagi pelanggan Prodia. “Melalui layanan ini pelanggan dapat dengan mudah mendaftarkan diri, memilih jenis pemeriksaan yang diinginkan, menentukan lokasi pemeriksaan, dan pembayaran dengan cara yang diinginkan. Sistem Pendaftaran dan Pembayaran online ini dapat diakses melalui perangkat komputer, tab, ipad dan telepon genggam,” tambah Anton. 

Sejalan dengan transformasi Prodia sebagai penyedia layanan kesehatan generasi baru, Prodia telah meluncurkan tes-tes pemeriksaan esoterik atau tes pemeriksaan khusus yang dapat mengidentifikasi risiko penyakit tertentu sehingga setiap individu dapat melakukan tindakan preventif atau pencegahan penyakit tertentu.

Tes pemeriksaan khusus tersebut diantaranya Cancer Risk (CArisk) yang merupakan pemeriksaan genomik yang digunakan untuk mengidentifikasi risiko 13 jenis kanker yaitu kanker payudara, usus besar atau kolorektal, serviks, hati, pankreas, paru, lambung, tiroid, uterus, kandung kemih, prostat, nasofaring dan kelenjar getah bening. Adapun pemeriksaan genomic risk lainnya yang akan dikembangkan, dapat digunakan untuk memprediksi risiko penyakit kardiovaskular, hipertensi, diabetes, dan autoimun berdasarkan genetiknya.

Pada awal tahun 2019 ini, Prodia juga memperkenalkan tes pemeriksaan baru bernama DIArisk untuk memprediksi risiko diabetes pada individu. Jenis diabetes yang dapat diketahui risikonya dengan pemeriksaan DIArisk adalah risiko diabetes tipe 1, diabetes tipe 2 dan gestational diabetes (diabetes saat kehamilan). Selain diabetes dan komplikasinya, DIArisk juga dapat mengetahui faktor risiko obesitas, kelainan metabolisme lipid, dan penyakit ginjal kronis.

Selain itu, Prodia telah menyediakan pemeriksaan Nutrigenomik yang mempelajari faktor genetika terhadap kesehatan serta bagaimana tubuh merespons nutrisi dan kebiasaan olahraga. Pemeriksaan Nutrigenomik ini dapat dilakukan dalam kondisi apapun karena tidak bersifat diagnosis. Dengan pemeriksaan Nutrigenomik ini, seseorang dapat mengetahui diet yang tepat dan asupan nutrisi yang dibutuhkan bagi tubuhnya.

Guna melayani pelanggan lebih dekat, Prodia telah meluncurkan Kontak Prodia 1500-830 dan personal assistant virtual berbasis online Tanya Prodia (TANIA). TANIA dapat diakses oleh siapapun khususnya pelanggan Prodia secara langsung kapanpun dan dimanapun secara online diantaranya melalui LINE: @prodia.id, Telegram: @prodia.id, Facebook Messenger: @prodia.id, dan Website Prodia.

******

Tentang PT Prodia Widyahusada Tbk

Laboratorium klinik Prodia didirikan pertama kali di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan farmasi. Sejak awal, Bapak Andi Widjaja beserta seluruh pendiri lainnya tetap menjaga komitmen untuk mempersembahkan hasil pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati.

Sebagai pemimpin pasar, sejak 2012 Prodia merupakan satu-satunya laboratorium dan klinik di Indonesia dengan akreditasi College of American Pathologists (CAP). Sehingga kualitas hasil tes dari laboratorium Prodia sejajar dengan laboratorium internasional.

Pada 7 Desember 2016, Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana Prodia sebagai emiten ke-15 di tahun 2016, dengan kode saham “PRDA”. Dalam aksi korporasi itu, Prodia telah menawarkan saham perdana sebanyak 187,5 juta lembar saham. Dengan demikian, dana yang diraih dari penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan mencapai sebesar Rp1,22 triliun.

Hingga saat ini, Prodia telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 286 outlet di 34 provinsi dan 126 kota di seluruh Indonesia, beberapa diantaranya merupakan Prodia Health Care (PHC) yakni layanan wellness clinic yang berbasis personalized medicine serta specialty clinics yang terdiri dari Prodia Children’s Health Centre (PCHC), Prodia Women’s Health Centre (PWHC) dan Prodia Senior Health Centre (PSHC).

Untuk informasi lebih lanjut, dapat mengunjungi www.prodia.co.id atau menghubungi:

Marina Eka Amalia
Legal Head & Corporate Secretary
PT Prodia Widyahusada Tbk.                
Ph.      +62-21 3144182 ext 3816                
E-mail:   corporate.secretary@prodia.co.id

942 Dilihat