Cacar Api

Apa Saja yang Perlu Diketahui Tentang Cacar Api

12 November 2024

Ketahui penyebab, infeksi, pencegahan dan penatalaksanaan Cacar Api.

APA ITU CACAR API?

Cacar Api disebabkan oleh reaktivasi virus varisela zoster, yang menjadi penyebab cacar air.1

Setelah seseorang terinfeksi cacar air atau terpapar virus varisela zoster, virus ini kemudian dorman di dalam tubuh seumur hidupnya. Seiring pertambahan usia, sistem kekebalan tubuh melemah secara alami, yang memungkinkan virus dorman ini aktif kembali dan menyebabkan Cacar Api.1,2

Cacar Api biasanya memiliki penampakan berupa ruam melepuh yang sangat menyakitkan, dan hanya muncul di satu sisi tubuh.3,4

 

Apa Saja yang Perlu Diketahui Tentang Cacar Api

Apa penyebab Cacar Api?

Cacar Api disebabkan oleh reaktivasi virus varisela zoster, yang juga menjadi penyebab cacar air. Setelah seseorang terinfeksi cacar air, virusnya akan tetap berada di dalam tubuh dan menjadi inaktif. Bertahun-tahun kemudian, virus tersebut dapat kembali aktif dan menyebabkan Cacar Api.1,2

Penyebab munculnya cacar api tidak begitu jelas, tetapi mungkin terdapat beberapa faktor. Seiring bertambahnya usia, sistem kekebalan tubuh mulai melemah dan kemampuannya untuk mencegah reaktivasi virus berkurang. Itulah sebabnya risiko Cacar Api meningkat seiring pertambahan usia. Umumnya, Cacar Api hanya terjadi satu kali seumur hidup seseorang, meskipun terdapat kemungkinan kecil untuk terinfeksi Cacar Api lebih dari satu kali. Individu dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah juga lebih berisiko terinfeksi Cacar Api.1,2,5

 

Berapa lama ruam Cacar Api berlangsung?

Cacar Api biasanya timbul berupa ruam melepuh yang sangat menyakitkan, ruam ini kemudian mengering dalam waktu 10 hingga 15 hari, dan hilang Dalam jangka waktu 2 hingga 4 minggu. Biasanya ruam muncul di satu sisi tubuh atau wajah. 48-72 jam sebelum ruam muncul, penderita merasakan nyeri, gatal, kesemutan, atau mati rasa di area yang akan muncul ruam.6,7

 

Apa itu herpes zoster opthalmicus?

Herpes zoster opthalmicus adalah infeksi Cacar Api yang menyerang mata dan area di sekitar mata. Gejalanya termasuk ruam di area sekeliling mata dan inflamasi yang sangat menyakitkan pada semua jaringan di sekitarnya.6,8

 

Apa kaitan antara cacar air dan Cacar Api?

Cacar air adalah penyakit yang sangat menular dan menyebabkan ruam melepuh, biasanya muncul di seluruh tubuh, terasa gatal, dan demam.9 Virus cacar air dapat kembali aktif dan menyebabkan Cacar Api.1 Individu yang terinfeksi Cacar Api dapat mengalami rasa nyeri, gatal, kesemutan, dan melepuh di satu area tubuh yang dapat berlangsung selama berminggu-minggu.3,4,10

 

Apakah stres meningkatkan risiko Cacar Api?

Stres dapat meningkatkan risiko Cacar Api, tetapi usia adalah faktor risiko yang paling berpengaruh, karena sebagian besar kasus Cacar Api terjadi pada individu dewasa berusia 50 tahun ke atas.1,2,11

Konsultasikan dengan dokter Anda mengenai langkah pencegahan terhadap Cacar Api.

 

Apakah Cacar Api menular?

Cacar Api muncul ketika virus yang sudah ada di dalam tubuh kembali aktif, sehingga tidak dapat ditularkan antar manusia.

Namun, karena virus yang menyebabkan cacar air sama dengan virus penyebab Cacar Api, jika individu yang belum pernah terinfeksi atau tidak diimunisasi terhadap cacar air kemudian terjadi kontak langsung dengan luka yang terbuka dari Cacar Api, mereka bisa menyebabkan cacar air.1,12

 

Mengapa individu yang berusia di atas 50 tahun berisiko lebih tinggi?

Risiko terinfeksi Cacar Api meningkat seiring pertambahan usia. Hal ini dikarenakan sistem kekebalan tubuh melemah secara alami seiring bertambahnya usia, sehingga memungkinkan reaktivasi virus yang dorman, meskipun Anda merasa sehat. Individu yang pernah terinfeksi cacar air sudah memiliki virus dorman yang dapat menyebabkan Cacar Api.1,2

Individu berusia lanjut juga lebih berisiko mengalami komplikasi seperti neuralgia paska herpes (NPH).4

 

Apakah saya tetap berisiko jika belum pernah terinfeksi cacar air?

Jika Anda belum pernah terinfeksi cacar air, Anda tidak akan terkena Cacar Api, tetapi dapat terinfeksi Cacar Air.13

 

Pencegahan dan Terapi

Bagaimana cara untuk mencegah Cacar Api?

Mengurangi stress, berolahraga dan mengkonsumsi makanan sehat dapat membantu menjaga imunitas alami tubuh.11

Namun seiring bertambah usia, tubuh membutuhkan bantuan untuk melindungi dari penyakit seperti Cacar Api.14

Cacar Api dapat dicegah dengan vaksinasi.13

Vaksinasi membantu melawan virus dan mencegah reaktivasi.12,15

 

Bagaimana pengobatan atau penatalaksanaan Cacar Api?

Pengobatan dapat meringankan derajat keparahan dan durasi penyakit, dan tergantung gejalanya, termasuk meredakan rasa sakit.1,7

Jika Anda merasa terkena Cacar Api, harap segera berkonsultasi dengan profesional kesehatan. Dokter akan meresepkan obat-obatan yang tepat untuk membantu mengurangi derajat keparahan dan durasi gejala.

Saran umum untuk penatalaksanaan gejala7,13:

  • Usahakan ruam tetap bersih dan kering untuk mengurangi risiko infeksi
  • Kenakan pakaian yang longgar
  • Gunakan kompres dingin beberapa kali sehari

Untuk informasi lebih lanjut, konsultasikan dengan Dokter Anda.

NP-ID-HZU-NLTR-240004 • AD: Dec 2024 • ED: Dec 2026

Sumber
  1. Mayo Clinic. Shingles Symptoms and Causes, January 2019. Available at: http://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/shingles/symptoms-causes/syc-20353054?p=1, Accessed December 2024.
  2. Bollaerts, et. al. Epidemiology and Infection, October 2017. Available at http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMCS647669/, Accessed December 2024.
  3. Healthline. What Does Shingles Look Like?, June 2021. Available at https://www.healthline.com/health/shingles-pictures, Accessed December 2024.
  4. DH Green Book Ch 289. Shingles, April 2021. Available at https://assets.publishing.service.gov.uk/government/uploads/system/uploads/attachment_data/file/503773/2905109_Green_Book_Chapter_28a_v3_0W.PDF, Accessed December 2024.
  5. Medical News Today. Can a person get shingles more than once?, May 2021. Available at https://www.medicalnewstoday.com/articles/recurrent-shingles, Accessed December 2024.
  6. Zoster vaccine for Australian adults. National Center for Immunisation Research and Surveillance (NCIRS) Fact Sheet, June 2021. Available at https://ncirs.org.au/ncirs-fact-sheets-faqs/zoster-vaccine-australian-adults, Accessed December 2024.
  7. American Academy of Dermatology. SHINGLES: TIPS FOR MANAGING, April 2019. Available at https://www.aad.org/public/diseases/a-z/shingles-self-care, Accessed December 2024.
  8. AAFP. Evaluation and Management of Herpes Zoster Ophthalmicus, November 2002. Available at https://www.aafp.org/pubs/afp/issues/2002/1101/p1723.html, Accessed December 2024.
  9. Mayo Clinic. Chickenpox, May 2021. Available at https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/chickenpox/symptoms-causes/syc-20351282, Accessed December 2024.
  10. Herpes Zoster: Postherpetic Neuralgia and Other Complications; Drolet M, October 2017, Chapter11, pages 119-140. Accessed December 2024.
  11. Healthline. Can Stress Trigger Shingles? Available at https://www.healthline.com/health/shingles-and-stress, Accessed December 2024.
  12. NHS, Shingles, February 2018. Available at https://www.nhs.uk/conditions/shingles/. Accessed December 2024.
  13. CDC. About Shingles (Herpes Zoster). 2024. Available at https://www.cdc.gov/shingles/about/. Accessed December 2024
  14. American College of Physicians. Aging and Immunity: The Important Role of Vaccines. 2023. Available at https://www.acponline.org/sites/default/files/documents/clinical_information/resources/adult_immunization/aging_and_immunity_guide.pdf, Accessed December 2024.
  15. Mayo Clinic. Shingles. 2019. Available at https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/shingles/symptoms-causes/syc-20353054?p=1. Last Accessed December 2024