Keberlanjutan
Sebagai perusahaan yang bergerak di industri kesehatan, Prodia berkomitmen untuk berkontribusi dalam peningkatan kualitas kesehatan masyarakat melalui kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) yang konsisten dan berkesinambungan.
Prodia melaksanakan kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan, salah satunya bertujuan untuk memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan antara lain pemegang saham, pelanggan, karyawan, dan lingkungan sehingga bisnis Prodia dapat tumbuh secara berkelanjutan.
Fokus pelaksanaan kegiatan tanggung jawab sosial Prodia bertumpu pada 4 (empat) bidang di antaranya: lingkungan; ketenagakerjaan, kesehatan, dan keselamatan kerja; sosial kemasyarakatan; dan pelanggan. Pelaksanaan kegiatan tanggung jawab sosial pada keempat bidang tersebut memberikan dampak positif bagi keberlanjutan bisnis Prodia serta meningkatkan kepercayaan pemangku kepentingan kepada Prodia.
-
2025 - Laporan Keberlanjutan PT Prodia Widyahusada Tbk
-
2024 - Laporan Keberlanjutan PT Prodia Widyahusada Tbk
-
2023 - Laporan Keberlanjutan PT Prodia Widyahusada Tbk
-
2022 - Laporan Keberlanjutan PT Prodia Widyahusada Tbk
-
2021 - Laporan Keberlanjutan PT Prodia Widyahusada Tbk
-
2020 - Laporan Keberlanjutan PT Prodia Widyahusada Tbk
-
2019 - Laporan Keberlanjutan PT Prodia Widyahusada Tbk
Prodia berkomitmen menjalankan operasional yang ramah lingkungan sesuai regulasi dan prinsip keberlanjutan. Seluruh limbah, baik medis maupun non-medis dikelola secara bertanggung jawab dengan standar yang ketat. Limbah cair diolah melalui Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), sementara limbah B3 serta medis infeksius seperti jarum suntik, perban, bahan biologi, sampah terkontaminasi patogen, dan kemasan bekas bahan kimia atau reagen diserahkan kepada pihak ketiga berizin resmi untuk dimusnahkan sesuai ketentuan dan diawasi oleh otoritas berwenang. Untuk limbah non-medis, seperti kertas, plastik, dan sampah domestik, Prodia menerapkan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) sebelum dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir.
Selain pengelolaan limbah, Prodia juga mengurangi dampak lingkungan dari kegiatan operasional sehari-hari melalui penggunaan perangkat elektronik hemat energi, pengaturan pemakaian air bersih, pengurangan penggunaan kertas, serta pemanfaatan material biodegradable. Sejumlah cabang telah mengadopsi prinsip dasar green building dengan menekankan efisiensi energi, konservasi air, serta penerapan praktik 3R secara konsisten.
Upaya ini tidak hanya berfokus pada limbah, tetapi juga diarahkan untuk menekan jejak karbon, mengurangi konsumsi energi, serta menurunkan emisi gas rumah kaca (GRK). Seluruh inisiatif dilaksanakan dengan melibatkan partisipasi aktif seluruh karyawan, yang berperan dalam menciptakan budaya kerja ramah lingkungan. Lebih jauh, komitmen ini dituangkan dalam Sustainability Blueprint Prodia 2024–2030, yang menjadi panduan strategis dengan target pengelolaan limbah berkelanjutan, efisiensi energi, penurunan GRK, serta pengembangan inovasi hijau di masa depan.
Melalui langkah-langkah tersebut, Prodia bertekad menciptakan operasional yang lebih bertanggung jawab dan berkontribusi nyata dalam mendukung keberlanjutan lingkungan serta mitigasi perubahan iklim.
Prodia menerapkan praktik ketenagakerjaan sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku, sekaligus berupaya menghadirkan praktik terbaik dalam pengelolaan SDM, karena karyawan merupakan aset penting yang menentukan keberhasilan bisnis.
Di bidang Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), Prodia berkomitmen menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan nyaman bagi seluruh karyawan. Untuk itu, Prodia memiliki kebijakan K3 yang dirumuskan, dilaksanakan, serta diawasi secara konsisten guna memenuhi standar ketenagakerjaan dan regulasi terkait. Kebijakan ini mendapatkan dukungan penuh dari Direksi dan disosialisasikan kepada seluruh pemangku kepentingan, terutama karyawan.
Kesadaran akan pentingnya keselamatan kerja terus ditingkatkan melalui berbagai program internal yang mengacu pada regulasi K3, termasuk pelatihan untuk memperkuat safety awareness. Prodia juga menjalankan Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (SMK3) yang dievaluasi secara berkala oleh pihak eksternal untuk memastikan efektivitas penerapannya.
Prodia berkomitmen untuk terus berkontribusi di bidang sosial dan kemasyarakatan, terutama dalam aspek kesehatan dan pendidikan. Wujud nyata komitmen ini dilakukan melalui berbagai program skrining kesehatan, dukungan terhadap penelitian ilmiah, serta inisiatif pengembangan pendidikan di bidang kedokteran dan biomedik.
Skrining Thalassemia
Program skrining thalassemia merupakan salah satu inisiatif sosial Prodia yang berfokus pada kesehatan masyarakat. Thalassemia, sebagai salah satu penyakit katastropik akibat kelainan darah, perlu dideteksi sejak dini agar dapat ditangani dengan tepat. Melalui program ini, Prodia membantu masyarakat di berbagai daerah di Indonesia untuk mengetahui indikasi thalassemia, sekaligus meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya pemeriksaan dini. Hingga kini, program skrining thalassemia masih berjalan aktif dan menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata Prodia di bidang kesehatan.
Skrining Demensia
Pada tahun 2026, Prodia kembali melaksanan program skrining demensia gratis bagi 20.000 peserta berusia di atas 50 tahun, sebagai respons atas tingginya partisipasi dan antusiasme masyarakat pada pelaksanaan program ini di tahun 2024-2025, yang telah berhasil menjangkau hampir 40.000 peserta di seluruh Indonesia. Setiap peserta akan menjalani tes dengan kuesioner AD-8-INA dan dilanjutkan dengan pemeriksaan MOCA-INA oleh dokter Prodia bagi peserta yang terindikasi. Jika hasil menunjukkan skor “berisiko”, maka peserta akan diarahkan untuk pemeriksaan lanjutan dan konsultasi dengan dokter spesialis saraf atau internis geriatri di Prodia Senior Health Centre yang tersedia di Jakarta, Surabaya, dan Makassar.
Prodia Education and Research Institute (PERI)
Didirikan pada 14 Juli 2006, PERI hadir sebagai pusat pendidikan dan penelitian terkemuka di bidang kedokteran dan kesehatan. Di bawah arahan Advisory Committee dan Executive Committee, PERI menjalankan berbagai program unggulan, di antaranya:
- Publikasi Ilmiah Internasional: sejak 2009, PERI menerbitkan The Indonesian Biomedical Journal yang berfokus pada penelitian biomedik seluler dan molekuler dengan rata-rata 10 artikel per edisi, dan jurnal ini telah terindeks Scopus.
- Program Beasiswa Pascasarjana: sejak 2017, PERI memberikan dukungan kepada 10 mahasiswa pascasarjana bidang kesehatan setiap tahun.
- Dana Penelitian untuk Kesehatan: sejak 2017, PERI mendanai tiga proyek penelitian setiap tahunnya.
- Forum Masyarakat Ilmiah Prodia (MIP): forum rutin dua bulanan yang menjadi wadah berbagi pengetahuan dan perkembangan sains bagi karyawan dan sister companies, dengan narasumber dari berbagai bidang keilmuan.
Melalui berbagai inisiatif ini, Prodia menegaskan komitmennya untuk mendukung kesehatan masyarakat, mendorong kemajuan pendidikan, serta memperkuat penelitian di bidang kedokteran dan biomedik demi terwujudnya sistem kesehatan yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Selengkapnya mengenai PERI dapat diakses pada https://prodia.institute/
Kegiatan Sosial dan Kemasyarakatan Lainnya
Prodia aktif dalam menjalankan berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan lainnya, melalui bantuan donasi maupun bentuk dukungan lain yang disesuaikan dengan karakteristik serta kebutuhan masyarakat di setiap daerah. Pelaksanaannya melibatkan cabang-cabang Prodia di seluruh Indonesia, sehingga kontribusi sosial dapat lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat setempat.
Pelanggan merupakan prioritas utama bagi Prodia. Prodia berkomitmen untuk selalu memastikan setiap produk dan layanannya menghasilkan kepuasan maksimal pelanggan, untuk membentuk basis pelanggan yang loyal dan dapat mendukung keberlanjutan usahanya.
-
Layanan Telekonsultasi
Dengan memanfaatkan teknologi medis secara daring atau telemedicine, Prodia menyediakan layanan telekonsultasi yang bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi pelanggan dalam melakukan konsultasi mengenai kondisi kesehatan tanpa harus datang ke Prodia. Apabila diperlukan tindakan lanjutan maka dokter akan memberikan rujukan sesuai dengan kondisi pelanggan, seperti memberikan pengantar untuk pemeriksaan di Prodia, vaksinasi, dan pemberian resep. Layanan telekonsultasi ini berlaku di cabang Prodia yang berizin klinik, dan tersedia bagi pelanggan awam di klinik Prodia.
-
Layanan Home Service
Melalui layanan Home Service, Prodia memudahkan pelanggan melakukan pengambilan sampel di lokasi pilihan mereka (Anywhere Services). Proses pengambilan dilakukan sesuai protokol kesehatan yang berlaku. Pelanggan dapat melakukan pemesanan melalui aplikasi U by Prodia, Kontak Prodia, atau cabang terdekat.
-
Kontak Prodia 1500 830
Prodia memiliki Kontak Prodia 1500 830 guna meningkatkan layanan kepada pelanggan setia dan masyarakat. Kontak Prodia dapat melayani pelanggan dan masyarakat yang memerlukan informasi terkini seputar Prodia. Selain itu, pelanggan juga dapat menyampaikan keluhan, saran, dan masukan bagi Prodia melalui Kontak Prodia 1500 830. Keberadaan Kontak Prodia ini memperkuat layanan komunikasi yang telah ada sebelumnya. Dengan Kontak Prodia, pelanggan dapat dengan cepat mendapatkan jawaban atas informasi yang dibutuhkan.
-
Tanya Prodia (TANIA)
Prodia juga meluncurkan chatbot Tanya Prodia (TANIA) yang beroperasi selama 24 jam setiap hari dan dapat diakses secara daring melalui WhatsApp 08551500830, Telegram, Facebook Messenger dan situs web Prodia. TANIA merupakan virtual personal assistant Prodia berbasis daring. Dengan adanya TANIA, pelanggan dapat dengan mudah memperoleh informasi terkini seputar Prodia di mana pun dan kapan pun.
-
Pendaftaran dan Pembayaran Daring melalui U by Prodia
Melalui aplikasi U by Prodia, pelanggan dapat dengan mudah melakukan pendaftaran dan pembayaran pemeriksaan kesehatan secara daring tanpa perlu antre di cabang. Selain itu, aplikasi ini dilengkapi berbagai fitur kesehatan terintegrasi, seperti Health Plan untuk membantu mencapai gaya hidup lebih sehat dengan bimbingan personal, Met-U untuk mengukur dan memantau risiko gangguan metabolik, serta Tes Lab yang memungkinkan pemesanan pemeriksaan laboratorium dan medical check up, termasuk layanan Home Service, dengan hasil yang langsung tersedia pada AppStore & PlayStore.
-
Prodia Customer Club
Prodia Customer Club (PCC) adalah tanda keanggotaan yang diberikan kepada pelanggan setia Prodia sebagai bentuk apresiasi dari pihak manajemen. Pelanggan ini terpilih karena loyalitas dan kontribusinya terhadap perkembangan Laboratorium Klinik Prodia. Anggota PCC dapat menikmati berbagai fasilitas istimewa yang dapat dimanfaatkan mulai dari keringanan biaya pemeriksaan laboratorium, informasi kesehatan secara rutin melalui brosur seri edukasi dan majalah Smartliving, voucher diskon yang dapat dimanfaatkan oleh kerabat, dan lain sebagainya.
-
Prodia Poin (P-Poin)
Sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan setia, Prodia menghadirkan Prodia Poin (P-Poin), program loyalitas yang memberikan berbagai keuntungan setiap kali melakukan pemeriksaan di Prodia. Selain itu, Prodia juga menawarkan Layanan Premium yang dirancang untuk memberikan pengalaman lebih eksklusif, personal, dan nyaman, sehingga setiap kunjungan ke Prodia menjadi lebih menyenangkan sekaligus meningkatkan kepuasan pelanggan dalam menjaga kesehatan.
-
Mekanisme Pengaduan Pelanggan
Prodia menyadari bahwa kepercayaan pelanggan merupakan syarat utama agar dapat meraih kesuksesan bisnis dan menjaga keberlangsungan usaha. Oleh karenanya, untuk menjaga kepercayaan pelanggan, Perseroan selalu terbuka untuk berkomunikasi dengan para pelanggannya. Pelanggan dapat menyampaikan keluhan ataupun memberikan masukan, kritik, maupun saran melalui saluran komunikasi resmi yang telah disediakan bagi pelanggan dan masyarakat umum.
Prodia telah menyusun Cetak Biru Keberlanjutan 2024- 2030 (selanjutnya disebut “Sustainability Blueprint”) sebagai panduan untuk mengelola dan merespons isu-isu keberlanjutan sesuai bisnis Perseroan. Penyusunan Sustainability Blueprint mengedepankan kepatuhan pada peraturan, perundang-undangan, serta mempertimbangkan prinsip-prinsip Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL), berdasarkan ISO 26000 Guidance on Social Responsibility untuk mendukung tercapainya Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB).
Di dalam Sustainability Blueprint, Prodia menjalankan Kebijakan Keberlanjutan dan Strategi Keberlanjutan untuk memastikan pelayanan kesehatan terbaik kepada seluruh pelanggan. Kebijakan Keberlanjutan dan Strategi Keberlanjutan ini terbagi ke dalam 4 pilar PRO-D-I-A. Pilar Keberlanjutan disusun berdasarkan hasil analisis risiko, strategi, kesempatan usaha, dan inisiatif-inisiatif Perseroan.
-
PROMOTING HEALTHCARE SERVICES FOR ALL
Memberikan yang terbaik dan terpercaya kepada pelanggan melalui layanan yang berorientasi pada mutu serta sejalan dengan semangat perkembangan ilmu pengetahuan. Melalui pilar ini, Prodia memastikan adanya layanan yang mendukung kesehatan dan kesejahteraan bersama.
-
DEVELOPING GOOD CORPORATE GOVERNANCE
Membangun tata kelola yang berintegritas dan berkelanjutan dengan mengedepankan kepatuhan pada peraturan perundang-undangan yang berlaku. Melalui pilar ini, Prodia menerapkan prinsip tata kelola dan standar etika bisnis bagi karyawan.
-
INVOLVING PEOPLE
Meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan karyawan serta masyarakat melalui program-program pengembangan dan edukasi karyawan, serta pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan. Melalui pilar ini, Prodia memastikan lingkungan kerja yang sehat, nyaman, inklusif, adil dan melibatkan pemangku kepentingan untuk memastikan keberlanjutan.
-
ACTUALIZING SUSTAINABLE ENVIRONMENT
Meningkatkan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan dan bertanggung jawab sesuai dengan standar dan regulasi yang relevan dengan proses bisnis kesehatan. Melalui pilar ini, Prodia berupaya meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan.