Sorot Mutu

Pengambilan Darah yang Aman dan Nyaman, tanpa Rasa Takut

02 May 2018

Prodia menempatkan proses flebotomi sebagai proses yang sangat penting dan kritis.

Praktek pengambilan darah atau disebut juga dengan istilah flebotomi telah dilakukan berabad-abad dan masih merupakan prosedur invasive (tindakan medis yang melibatkan memasukkan alat ke bagian tubuh dengan cara merusak jaringan seperti ditusuk) yang paling umum dilakukan.

Memahami kekhawatiran dan keengganan kebanyakan pasien untuk diambil darah, dan menyadari bahwa tahap pengambilan darah merupakan tahap kritis yang menentukan kualitas sampel, maka setiap laboratorium klinik harus menyusun prosedur flebotomi.

Selain ketakutan terhadap jarum suntik, ada beberapa hal yang umumnya membuat seseorang enggan untuk diambil darah, seperti:

  • ketakutan terinfeksi penyakit akibat penggunaan jarum bekas
  • ketakutan akan rasa sakit
  • ketakutan melihat darah
  • kecurigaan bahwa sampelnya mungkin tertukar dengan yang lain

 

Sesuai dengan misi Prodia “Untuk Diagnosa Lebih Baik” dan komitmen untuk melayani dengan sepenuh hati maka Prodia menempatkan proses flebotomi sebagai proses yang sangat penting dan kritis, yang harus mendapatkan perhatian serius. Apalagi data dari berbagai penelitian menunjukkan bahwa kesalahan/error yang terjadi di labratorium, penyebab terbesarnya (68%) terjadi pada tahap preanalitik, diantaranya pada proses flebotomi. Oleh karena itu, Prodia menyusun prosedur flebototomi sesuai ketentuan CLSI (Clinical Laboratory Standard Institute) dan melakukan sejumlah evaluasi yang dibuat khusus untuk memantau dan memastikan agar tahapan tersebut berjalan dengan baik dan aman, baik bagi pasien maupun petugas.