Hasil Pencarian
Hasil pencarian dari ""
-
23 Oktober 2026 promo
Punya Healthy Habit, Masa Nggak Flexing? Hemat hingga 30% di Prodia!
Promo Prodia Nov 2026: hemat hingga 30%, Pay 1 for 2 Genomics, vaksinasi & infus booster.
-
22 Oktober 2026 artikel
Inovasi Digital Prodia Diakui di Tingkat Asia, Raih Dua Penghargaan Asian Innovation Excellence Awards 2026
Singapura, 20 Oktober 2026 — PT Prodia Widyahusada Tbk (“Prodia”; “Perseroan”; IDX: “PRDA”) bersama anak usahanya, PT Prodia Digital Indonesia (“PRDI”), menorehkan prestasi di tingkat Asia dengan meraih dua penghargaan dalam ajang bergengsi di kancah internasional, Asian Innovation Excellence Awards 2026 yang diselenggarakan oleh Asian Business Review. Prodia memperoleh penghargaan Indonesia Customer-Centric Innovation of the Year pada kategori Healthcare melalui Prodia Referral Portal, yaitu sebuah Portal yang dikembangkan oleh PRDA untuk pelanggan korporat seperti rumah sakit dan klinik yang merujuk pemeriksaan laboratorium ke Prodia, serta Indonesia Technology Innovation of the Year pada kategori yang sama melalui aplikasi digital U by Prodia yang dikembangkan oleh PRDI. Kedua penghargaan tersebut diterima oleh Cinde Warno selaku AVP IT Solutions & Digital Transformation dan Saskia Yusliana Kusumah selaku AVP Customer Solutions Prodia serta Christian Christopher selaku AVP Product bersama Agnes Sartika Husin selaku AVP Sales, Marketing & Partnership PRDI. Pencapaian ini menjadi bentuk pengakuan atas konsistensi Prodia dalam mengembangkan inovasi teknologi untuk meningkatkan kualitas, aksesibilitas, dan pengalaman layanan kesehatan.Menanggapi pencapaian tersebut, Andri Hidayat, Integrated Solution & Diagnostic Director PT Prodia Widyahusada Tbk sekaligus Business & Product Director PT Prodia Digital Indonesia, mengatakan, “Perolehan dua penghargaan prestisius level Asia dalam ajang Asian Innovation Excellence Awards menjadi pengakuan atas konsistensi Prodia dalam mengembangkan inovasi digital yang menjawab kebutuhan pelanggan dan mitra layanan kesehatan. Melalui U by Prodia dan Prodia Referral Portal, kami terus memperkuat implementasi teknologi sebagai bagian dari strategi transformasi digital Perseroan, baik dalam meningkatkan keterlibatan pelanggan secara berkelanjutan melalui ekosistem health-tech maupun dalam meningkatkan kapabilitas layanan diagnostik. Ke depan, kami akan terus mendorong pengembangan inovasi yang terukur, relevan, dan berkelanjutan guna memperkuat kualitas layanan serta mendukung terwujudnya ekosistem kesehatan yang semakin terintegrasi,” ujarnya.Asian Innovation Excellence Awards 2026 merupakan ajang penghargaan internasional yang diselenggarakan oleh Asian Business Review untuk mengapresiasi perusahaan di berbagai industri atas keberhasilannya menghadirkan inovasi yang mampu menjawab tantangan bisnis, meningkatkan pengalaman pelanggan, serta menghasilkan dampak nyata. Proses penilaian mencakup empat indikator utama, yakni Innovation and Uniqueness, Effectiveness, Challenges & Solution, serta Future Impact, yang menitikberatkan pada kebaruan inovasi, efektivitas implementasi, kemampuan mengatasi tantangan, dan potensi dampaknya pada masa mendatang.Sebagai bagian dari penguatan transformasi digital, Prodia terus mengembangkan inovasi yang berorientasi pada kebutuhan pelanggan dan mitra layanan kesehatan. Melalui aplikasi U by Prodia, Perseroan menghadirkan kemudahan akses bagi personal terhadap preventif kesehatan, layanan pemeriksaan, hasil laboratorium, serta fitur pemantauan kesehatan dalam satu platform digital terintegrasi. Sementara itu, Prodia Referral Portal dikembangkan untuk memfasilitasi proses rujukan sampel pemeriksaan laboratorium dari rumah sakit dan klinik ke Prodia. Kedua inovasi tersebut mendukung upaya Perseroan dalam meningkatkan pengalaman pelanggan, memperkuat kolaborasi dengan fasilitas pelayanan kesehatan, serta menghadirkan proses layanan diagnostik yang lebih efektif dan terintegrasi.Pengembangan inovasi digital tersebut merupakan bagian dari komitmen keberlanjutan Prodia melalui pilar Promoting Healthcare Services for All, yang berfokus pada peningkatan akses dan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat. Prodia meyakini bahwa pemanfaatan teknologi secara berkelanjutan memiliki peran penting dalam membangun ekosistem kesehatan yang semakin terhubung, inklusif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Melalui penguatan inovasi dan kolaborasi, Perseroan berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan diagnostik berkualitas serta menciptakan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan.#Prodia #AsianInnovationExcellenceAwards #TransformasiDigital #HealthcareInnovation #UbyProdia #ReferralPortal #PromotingHealthcareServicesForAll ****** Tentang PT Prodia Widyahusada TbkLaboratorium klinik Prodia didirikan pertama kali di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan farmasi. Sejak awal, Dr. Andi Widjaja, MBA beserta seluruh pendiri lainnya tetap menjaga komitmen untuk mempersembahkan hasil pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati. Seluruh cabang Prodia telah mendapatkan akreditasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Salah satunya dari College of American Pathologist (CAP), sebuah Lembaga profesi bidang laboratorium kesehatan di Amerika Serikat yang mendapatkan pengakuan internasional – selama 10 tahun berturut-turut. Dengan Akreditasi CAP ini, kualitas standar suatu Laboratorium klinik dinilai berdasarkan acuan Internasional, karenanya hasil Prodia dapat dipergunakan tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di mancanegara. Pada 7 Desember 2016, Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana Prodia sebagai emiten ke-15 di tahun 2016, dengan kode saham “PRDA”. Dalam aksi korporasi itu, Prodia telah menawarkan saham perdana sebanyak 187,5 juta lembar saham. Dengan demikian, dana yang diraih dari penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan mencapai sebesar Rp1,22 triliun.Hingga 30 September 2026, Prodia telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 395 outlet, di 82 kota, 114 kabupaten, dan 34 provinsi di seluruh Indonesia, serta menjangkau Timor Leste, beberapa di antaranya merupakan Prodia Health Care (PHC) yakni layanan wellness clinic yang berbasis personalized medicine serta specialty clinics yang terdiri dari Prodia Children’s Health Centre (PCHC), Prodia Women’s Health Centre (PWHC), Prodia Senior Health Centre (PSHC), Autoimmune & Allergy Clinics, serta Stemcell Clinic by Prodia .Prodia telah meluncurkan Kontak Prodia diantaranya call centre 1500-830 dan personal assistant virtual berbasis online Tanya Prodia (TANIA) yang dapat diakses melalui Whatsapp 08551500830, Telegram: @prodia.id, Facebook Messenger: @prodia.id dan Web Widget Prodia: www.prodia.co.id. Layanan Prodia juga dapat dijangkau melalui Aplikasi U by Prodia yang dapat diunduh melalui App Store & PlayStore. Untuk informasi lebih lanjut, dapat mengunjungi www.prodia.co.id atau menghubungi:Fenty Diah P. Corporate Secretary ManagerPT Prodia Widyahusada Tbk.Ph: +62-21-3144182 Email: corporate.secretary@prodia.co.id
-
16 Oktober 2026 artikel
Prodia Raih Dua Penghargaan Nasional 2026 Atas Inovasi Keuangan dan Kepuasan Pelanggan
Jakarta, 15 Oktober 2026 – PT Prodia Widyahusada Tbk (“Prodia”; “Perseroan”; IDX: “PRDA”) kembali meraih prestasi melalui dua penghargaan, yakni 4th Indonesia Most Innovative CFO Awards 2026 dan Indonesia Customer Satisfaction Champions Awards 2026 untuk kategori Clinical Laboratory Service. Kedua penghargaan tersebut diselenggarakan oleh The Iconomics Media bersama Axia Research, yang berlangsung di Auditorium Margono Djojohadikoesoemo Kementerian Koperasi RI pada 15 Oktober 2026, dan diterima secara simbolis oleh Iman W. Wiratama selaku AVP Corporate Finance PT Prodia Widyahusada Tbk.4th Indonesia Most Innovative CFO Awards 2026 merupakan apresiasi atas kepemimpinan dan inovasi pengelolaan keuangan, dengan penilaian berdasarkan pemantauan pemberitaan CFO dan perusahaan sepanjang 2025 hingga Kuartal II 2026, serta kinerja arus kas operasional, investasi, dan pendanaan. Sementara itu, Indonesia Customer Satisfaction Champions Awards 2026 menjadi pengakuan atas pencapaian Prodia dalam kepuasan pelanggan pada kategori Clinical Laboratory Service.Prodia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pelanggan, mitra, pemegang saham, serta Insan Prodia atas kepercayaan, dukungan, dan kontribusi yang telah diberikan. Kepercayaan tersebut menjadi motivasi bagi Perseroan untuk terus meningkatkan kualitas layanan, menghadirkan inovasi yang relevan, serta memberikan kontribusi positif bagi kesehatan masyarakat Indonesia.#Prodia #Penghargaan #FinancialInnovation #CustomerSatisfaction #CorporateExcellence #HealthcareExcellence
-
16 Oktober 2026 document
PRDA Keterbukaan Informasi Rencana Stock Split 2026
-
14 Oktober 2026 dokter
Prof. dr. Sultana Muhammad Hussein Faradz, PAK, Ph.D
Spesialis Genetik Konselor
-
13 Oktober 2026 artikel
Prodia Raih Tiga Penghargaan dalam In-House Counsel Summit & Awards 2026, Perkuat Komitmen terhadap Tata Kelola dan Kepatuhan Hukum
Nusa Dua, Bali, 10 Oktober 2026 – PT Prodia Widyahusada Tbk (“Prodia”/ IDX: “PRDA”) kembali memperoleh apresiasi atas kepemimpinan dan kontribusinya di bidang hukum dan tata kelola perusahaan melalui ajang In-House Counsel Summit & Awards (IHCSA) 2026 yang diselenggarakan oleh Hukumonline bekerjasama dengan Indonesian Corporate Counsel Association (ICCA). Marina Eka Amalia, Finance, Legal & Sustainability Director Prodia, meraih Dua (2) Penghargaan sekaligus, yakni Indonesia’s Most Respected In-House Counsel 2026 pada industri Healthcare dan menjadi satu-satunya yang meraih penghargaan In-House Counsel Leader of the Year 2026. Penghargaan ini diberikan atas kemampuannya memadukan perspektif hukum dan bisnis untuk mendukung pertumbuhan perusahaan yang berkelanjutan. Sementara itu, Hamdi Fuad, Legal Manager Prodia, menerima penghargaan In-House Counsel Elite 2026 atas kepemimpinan dan dampak inspiratifnya.Penghargaan yang diberikan IHCSA tersebut merupakan ajang apresiasi bagi para in-house counsel, baik individu maupun tim, yang menilai kepemimpinan, inovasi, implementasi, serta kontribusi nyata dalam memperkuat kepatuhan hukum korporasi dalam mendukung pertumbuhan bisnis serta penerapan prinsip environmental, social, and governance (ESG). Penilaian dilakukan oleh dewan juri profesional yang terdiri atas Ketua Koalisi Anti Korupsi Indonesia (KAKI), Erry Riyana Hardjapamekas; Rektor Universitas Harkat Negeri, Sudirman Said; dan Senior Lawyer, Sri Indrastuti Hadiputranto. Finance, Legal & Sustainability Director Prodia, Marina Eka Amalia, menyampaikan, “Kami mengucapkan terima kasih kepada dewan juri atas apresiasi yang diberikan, serta kepada seluruh tim Prodia atas kolaborasi dan komitmennya dalam memastikan aspek hukum dan kepatuhan menjadi bagian integral dari strategi bisnis perusahaan. Penghargaan tersebut juga membuktikan bahwa seorang In-House Counsel dapat mengambil bagian yang lebih luas dalam berkontribusi aktif untuk menjalankan bisnis perusahaan. Kami akan terus memperkuat tata kelola perusahaan yang baik, mengedepankan integritas, serta memastikan setiap keputusan bisnis dijalankan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.”Ke depannya, Prodia berkomitmen untuk terus memperkuat fungsi hukum dan tata kelola perusahaan guna mendukung pengembangan layanan laboratorium medis dan klinik serta inovasi layanan kesehatan berbasis sains dan teknologi yang berkelanjutan.
-
08 Oktober 2026 artikel
U by Prodia Luncurkan Fitur U-Buddy, Hadirkan Pemantauan Gaya Hidup yang Lebih Personal dan Terintegrasi dengan Wearable Device
Jakarta, 7 Oktober 2026 — PT Prodia Digital Indonesia (“PRDI”), anak perusahaan PT Prodia Widyahusada Tbk (IDX: PRDA), terus memperkuat pengembangan ekosistem kesehatan digital nasional dengan resmi meluncurkan U-Buddy, fitur terbaru dalam aplikasi U by Prodia yang dirancang untuk membantu pengguna memantau langkah kaki dan aktivitas fisik harian secara lebih praktis, personal, dan terintegrasi. Peluncuran U-Buddy berlangsung di Prodia Tower, Jakarta, serta turut dihadiri oleh jajaran manajemen PT Prodia Digital Indonesia, PT Prodia Widyahusada Tbk, rekan media, dan para pemangku kepentingan. Kehadiran U-Buddy menjadi langkah nyata Prodia dalam memanfaatkan teknologi digital guna mendorong masyarakat membangun gaya hidup sehat secara konsisten.President Director PT Prodia Digital Indonesia, Liana Kuswandi, mengatakan, “Melalui U-Buddy, kami ingin membawa U by Prodia selangkah lebih dekat dengan pengguna dengan mengintegrasikan data aktivitas sehari-hari ke dalam ekosistem kesehatan digital. Kehadiran U-Buddy tidak hanya ditujukan untuk membantu pengguna memantau aktivitas, tetapi juga memahami perkembangan aktivitasnya secara lebih personal dan terukur, membangun awareness, serta mendorong kebiasaan hidup sehat secara lebih konsisten. Melalui ekosistem U by Prodia, kami ingin menjadikan teknologi sebagai bagian yang relevan dan bermakna dalam perjalanan kesehatan pengguna,” ujar Liana.Saat ini, U-Buddy dapat terhubung dengan berbagai merek wearable device terkemuka melalui Apple Health dan Google Health Connect. Fitur ini memungkinkan pengguna mencatat langkah harian, jenis lahraga, durasi aktivitas, hingga estimasi kalori yang terbakar secara otomatis. Untuk memberikan pengalaman pemantauan yang optimal, U-Buddy dibekali sejumlah keunggulan utama:Personalized Step Recommendation & Weekly Progress: Rekomendasi target langkah yang disesuaikan dengan profil pengguna beserta ringkasan analisis mingguan.Fitur Motivasional & Gamifikasi: Sistem penghargaan berupa badge dan streak pencapaian mingguan, dilengkapi Weekly Reminder untuk menjaga konsistensi latihan.Integrasi Ekosistem Terpadu: Terhubung langsung dengan fitur Catatan Makanan pada Met-U, sehingga pengguna dapat memantau keseimbangan asupan kalori dan aktivitas fisik dalam satu aplikasi.Dengan pendekatan tersebut, U-Buddy hadir sebagai “teman” sekaligus menghadirkan pengalaman pemantauan gaya hidup yang terintegrasi, personal, dan berorientasi pada progres pengguna. Business & Product Director PT Prodia Digital Indonesia, Andri Hidayat, menambahkan bahwa pengembangan U-Buddy berfokus pada pengolahan data aktivitas menjadi insight kesehatan yang bernilai. “Kami ingin membawa data dari wearable device ke tingkat yang lebih tinggi, dari sekadar angka menjadi informasi yang menarik. U-Buddy dirancang agar pengguna dapat mengetahui progres dirinya secara terukur dan tetap termotivasi. Ke depan, pengembangan U-Buddy akan terus diarahkan untuk memperkua konektivitas antar-layanan dan health touchpoints di dalam ekosistem U by Prodia” ujar Andri.Melalui peluncuran U-Buddy, PT Prodia Digital Indonesia menegaskan komitmen berkelanjutan (sustainability) dalam menghadirkan platform digital yang intuitif dan relevan. Inisiatif ini semakin memperkuat peran U by Prodia sebagai Your Personal Health & Wellness Companion yang siap mendampingi masyarakat menjaga kesehatannya secara proaktif di setiap tahap kehidupan. ****** Tentang PT Prodia Widyahusada TbkU by Prodia adalah platform digital yang dikembangkan oleh PT Prodia Digital Indonesia, anak usaha dari PT Prodia Widyahusada Tbk. Aplikasi ini hadir untuk mendampingi masyarakat dalam menjalani perjalanan kesehatan personal yang berkelanjutan, dengan pendekatan berbasis teknologi, genetik, dan gaya hidup terkini.Untuk informasi lebih lanjut, dapat mengunjungi www.prodia.co.id; www.prodiadigital.com atau hubungi:Agnes Sartika HusinAVP Sales Marketing & Partnership PT Prodia Digital IndonesiaPh. +62-21-29803800 ext 6969Email agnes.sartika@prodiadigital.com Fenty Diah Pusparini Corporate Secretary Team PT Prodia Widyahusada TbkPh. +62-21-3144182 ext 3762Email: corporate.secretary@prodia.co.id
-
25 September 2026 artikel
Konsisten Dorong Transformasi Digital, Direktur Prodia Kembali Raih Global Champion di The World CIO 200 Awards 2026
COLOMBO, 24 SEPTEMBER 2026 – PT Prodia Widyahusada Tbk (“Prodia”; IDX: “PRDA”) kembali mengukuhkan kepemimpinannya di bidang inovasi teknologi kesehatan skala internasional. Andri Hidayat, Integrated Solution & Diagnostic Director Prodia, berhasil meraih penghargaan prestisius Global Champion dalam ajang The World CIO 200 Awards 2026. Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian The World CIO 200 Grand Finale 2026 yang berlangsung pada 22–24 September 2026 di Colombo, Sri Lanka. Pencapaian ini memperkuat rekam jejak Prodia di panggung global, setelah secara konsisten meraih pengakuan pada Indonesia Edition sejak 2023, serta menyabet gelar Global Champion 2025 di Kairo, Mesir. Raihan berturut-turut ini menguatkan komitmen Prodia dalam memimpin transformasi digital demi menghadirkan layanan kesehatan yang presisi, terintegrasi, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Andri Hidayat, Integrated Solution & Diagnostic Director PT Prodia Widyahusada Tbk, menyampaikan bahwa digitalisasi di sektor kesehatan bukan sekadar adaptasi teknologi, melainkan upaya berkelanjutan untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan layanan yang lebih personal, fleksibel, dan terhubung. "Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi sekaligus pendorong semangat bagi seluruh insan Prodia untuk terus menghadirkan inovasi bernilai tambah. Transformasi digital kami fokuskan pada pembangunan ekosistem layanan yang terintegrasi, mudah diakses, dan relevan. Ke depan, Prodia akan terus memperkuat kolaborasi strategis agar pemanfaatan teknologi senantiasa membawa dampak positif bagi pelanggan serta mendukung kemajuan ekosistem kesehatan nasional secara inklusif," ujar Andri. Ajang The World CIO 200 Awards tahun ini menjangkau lebih dari 60 negara dan menjadi wadah strategis bagi para pemimpin teknologi dunia untuk membahas berbagai isu global terkini, seperti Sri Lanka tech corridor, cross-border tech partnerships, government without border, women in technology, cybersecurity, cyber resilience, cyber drill, hingga healthcare without border. Dalam wujud nyata transformasi digital tersebut, Prodia telah menghadirkan beragam solusi digital bagi para pemangku kepentingan dan pelanggan, seperti portal rujukan, Prodia for Doctor, serta platform klinikdigitalku.com. Selain itu, Prodia secara konsisten melakukan modernisasi proses internal melalui digitalisasi sistem kerja guna meningkatkan efisiensi dan keandalan operasional. Sejalan dengan dinamika tersebut, Prodia bersama PT Prodia Digital Indonesia terus mengakselerasi pengembangan aplikasi U by Prodia sebagai ekosistem kesehatan digital berbasis pelanggan. Aplikasi ini mengintegrasikan berbagai jalur layanan mulai dari pemeriksaan laboratorium, Home Service, Health Plan, pemantauan kesehatan terpadu, hingga layanan Health Shop.Sebagai bentuk inovasi berkelanjutan, Prodia meluncurkan fitur U-aang Powered by blu pada Agustus 2026 melalui kolaborasi strategis dengan blu by BCA Digital untuk menghadirkan opsi pembayaran digital yang aman dan praktis di dalam aplikasi. Langkah ini kemudian dilanjutkan dengan peluncuran fitur U-buddy pada awal September 2026. Fitur U-buddy menghubungkan aplikasi U by Prodia dengan berbagai perangkat wearable yang ada di pasaran, sehingga mampu mengonsolidasikan data kesehatan penggunanya secara komprehensif serta memberikan insight kesehatan yang lebih mendalam dan akurat. Inisiatif-inisiatif ini melengkapi deretan fitur personalisasi Prodia sebelumnya, seperti Prodia Link, Smart Report 2.0, Health Plan, Online Brain Function Screening, dan Met-U.Raihan penghargaan Global Champion 2026 ini makin memantapkan langkah Prodia dalam mengimplementasikan komitmen keberlanjutan (Sustainability) melalui pilar Promoting Healthcare Services for All. Prodia optimistis inovasi digital yang terarah akan terus memperluas aksesibilitas, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan.#Prodia #WorldCIO200 #GlobalChampion #TransformasiDigital #HealthcareInnovation #TechnologyLeadership ****** Tentang PT Prodia Widyahusada TbkLaboratorium klinik Prodia didirikan pertama kali di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan farmasi. Sejak awal, Dr. Andi Widjaja, MBA beserta seluruh pendiri lainnya tetap menjaga komitmen untuk mempersembahkan hasil pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati. Seluruh cabang Prodia telah mendapatkan akreditasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Salah satunya dari College of American Pathologist (CAP), sebuah Lembaga profesi bidang laboratorium kesehatan di Amerika Serikat yang mendapatkan pengakuan internasional – selama 10 tahun berturut-turut. Dengan Akreditasi CAP ini, kualitas standar suatu Laboratorium klinik dinilai berdasarkan acuan Internasional, karenanya hasil Prodia dapat dipergunakan tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di mancanegara. Pada 7 Desember 2016, Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana Prodia sebagai emiten ke-15 di tahun 2016, dengan kode saham “PRDA”. Dalam aksi korporasi itu, Prodia telah menawarkan saham perdana sebanyak 187,5 juta lembar saham. Dengan demikian, dana yang diraih dari penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan mencapai sebesar Rp1,22 triliun.Hingga 30 Juni 2026, Prodia telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 392 outlet, di 82 Kota, 111 Kabupaten, dan 34 Provinsi di seluruh Indonesia, beberapa di antaranya merupakan Prodia Health Care (PHC) yakni layanan wellness clinic yang berbasis personalized medicine serta specialty clinics yang terdiri dari Prodia Children’s Health Centre (PCHC), Prodia Women’s Health Centre (PWHC) dan Prodia Senior Health Centre (PSHC).Prodia telah meluncurkan Kontak Prodia diantaranya call centre 1500-830 dan personal assistant virtual berbasis online Tanya Prodia (TANIA) yang dapat diakses melalui Whatsapp 08551500830, Telegram: @prodia.id, Facebook Messenger: @prodia.id dan Web Widget Prodia: www.prodia.co.id. Layanan Prodia juga dapat dijangkau melalui Aplikasi U by Prodia yang dapat diunduh melalui App Store & PlayStore. Untuk informasi lebih lanjut, dapat mengunjungi www.prodia.co.id atau menghubungi: Fenty Diah P. Corporate Secretary ManagerPT Prodia Widyahusada Tbk.Ph: +62-21-3144182 Email: corporate.secretary@prodia.co.id
-
24 September 2026 artikel
Cerminkan Kinerja Unggul dan Kepercayaan di Pasar Modal, Prodia Raih Best Healthcare Sector di EmitenNews Capital Market Excellence Awards 2026
Jakarta, 23 September 2026 – PT Prodia Widyahusada Tbk (“Prodia”; “Perseroan”; IDX: “PRDA”) meraih EmitenNews Capital Market Excellence Awards 2026 untuk kategori “Best Healthcare Sector – IDX Main Board.” Prodia memperoleh predikat “Terbaik” berdasarkan penilaian terhadap emiten sektor kesehatan yang tercatat di Papan Utama Bursa Efek Indonesia. Penghargaan tersebut diterima oleh Marina Eka Amalia selaku Finance & Sustainability Director PT Prodia Widyahusada Tbk, pada 23 September 2026 di Thamrin Nine Ballroom, Jakarta. EmitenNews Capital Market Excellence Awards 2026 merupakan ajang apresiasi bagi emiten di pasar modal Indonesia, dengan kriteria penilaian berdasarkan kinerja satu tahun penuh 2025 yang mencakup aspek public shares, minat investor, kontribusi dividen, reputasi, dan kinerja keuangan. Capaian ini mencerminkan konsistensi Prodia dalam menjaga kinerja dan fundamental perusahaan, sekaligus kepercayaan yang terbangun di pasar modal. Sebagai perusahaan terbuka yang tercatat di Bursa Efek Indonesia sejak 2016, Prodia berkomitmen untuk terus menjaga kinerja, tata kelola perusahaan, dan kepercayaan investor, sekaligus menciptakan nilai jangka panjang bagi pemegang saham dan seluruh pemangku kepentingan. Komitmen tersebut tercermin melalui pembagian dividen secara konsisten dari tahun ke tahun sebagai bentuk apresiasi kepada para pemegang saham, dengan tetap memperhatikan kinerja dan kondisi keuangan Perseroan.Terima kasih atas kepercayaan para pemegang saham dan pemangku kepentingan, serta dedikasi seluruh Insan Prodia yang terus mendukung pertumbuhan Prodia secara berkelanjutan dan memperkuat kepercayaan terhadap perusahaan di pasar modal.#Prodia #PRDA #EmitenNewsAwards2026 #CapitalMarket #HealthcareSector #CorporatePerformance #SustainableGrowth
-
17 September 2026 artikel
Prodia Kembali Gelar CSR Skrining Thalassemia bagi 1.000 Peserta di Banyumas, Gandeng Universitas Muhammadiyah Purwokerto
Purwokerto, 17 September 2026 — PT Prodia Widyahusada Tbk (Kode saham: “PRDA”; “Prodia”) kembali memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini thalassemia melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Tahun ini, Prodia memperluas edukasi dan skrining thalassemia ke wilayah Banyumas dengan berkolaborasi bersama Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) menggelar Seminar dan Skrining Thalassemia di Auditorium Ukhuwah Islamiyah UMP. Program yang melibatkan 1.000 mahasiswa UMP tersebut merupakan bagian dari implementasi pilar keberlanjutan Prodia, Promoting Healthcare Services for All dan Involving People, serta turut mendukung pencapaian SDGs 3: Good Health and Well-being melalui perluasan akses pemeriksaan kesehatan, edukasi, dan keterlibatan generasi muda dalam menjaga kesehatan. Kegiatan tersebut turut diresmikan oleh Bupati Banyumas, Drs. H. Sadewo Tri Lastiono, M.M., yang diwakilkan Kepala Dinas Kesehatan Banyumas, dr. Dani Esti Novia, Rektor Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Prof. Dr. Jebul Suroso, S.Kp., Ns., M.Kep.; Finance & Sustainability Director PT Prodia Widyahusada Tbk, Marina Eka Amalia, S.H., M.H.; Ketua III Yayasan Thalassemia Indonesia (YTI) Kabupaten Banyumas, Wahyono, S.IP.; serta Ketua Perhimpunan Orang Tua Penderita Thalassemia Indonesia (POPTI) Kabupaten Banyumas, Siti Aminah, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutan yang dibacakan Kepala Dinas Kesehatan Banyumas, dr. Dani Esti Novia, Bupati Banyumas, Drs. H. Sadewo Tri Lastiono, M.M., mengapresiasi pelaksanaan program edukasi dan skrining thalassemia yang melibatkan generasi muda di Banyumas. Ia menilai kolaborasi antara pemerintah daerah, institusi pendidikan, layanan kesehatan, dan berbagai pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam memperluas edukasi kesehatan serta mendorong kesadaran masyarakat terhadap pentingnya langkah preventif.Bupati berpesan kepada 1.000-an mahasiswa yang hadir agar pengetahuan yang diperoleh dalam kegiatan Edukasi & Skrining Talasemia bisa sampaikan kepada keluarga dan teman, mengingat tanggung jawab kesehatan ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah saja, tetapi tanggung jawab bersama.Bupati menyebut persoalan thalassemia bukan sesuatu yang jauh dari kita. Saat ini di Banyumas, ada sekitar 657 pasien thalasemia yang sedang dalam perawatan di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo dan RSUD Banyumas.“Kalau berbicara soal Thalassemia, ada pasien yang butuh perawatan dan pengobatan berkelanjutan, ada keluarga yang terus menerus mendampingi, ada biaya dan perhatian yang harus diberikan berkelanjutan,” kata Bupati. Jadi, untuk memutus mata rantai thalassemia ini, seluruh stakeholder tidak hanya fokus pada pengobatan pasien, tetapi juga fokus pada pencegahan.Bupati berharap agenda Skrining dan Edukasi Thalassemia dapat memberikan manfaat yang nyata dan generasi muda semakin peduli dengan kondisi kesehatan sehingga bisa menjadi bagian dari ikhtiar memutus mata rantai thalassemia.Sejalan dengan pandangan Bupati Banyumas, Rektor Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Prof. Dr. Jebul Suroso, S.Kp., Ns., M.Kep., menilai kolaborasi bersama Prodia memberikan nilai positif bagi mahasiswa, khususnya dalam memperluas pemahaman mengenai thalassemia. Menurutnya, pengetahuan yang diperoleh melalui kegiatan ini dapat menjadi bekal bagi mahasiswa untuk memahami manfaat skrining dan menjaga kesehatan di masa mendatang.Finance & Sustainability Director PT Prodia Widyahusada Tbk, Marina Eka Amalia, mengatakan bahwa kolaborasi menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kesadaran kesehatan masyarakat, termasuk di kalangan generasi muda. “Bagi Prodia, mendukung kesehatan masyarakat berarti hadir tidak hanya ketika seseorang membutuhkan pemeriksaan, tetapi juga sejak langkah awal untuk lebih mengenal dan menjaga kesehatannya. Melalui program ini, kami ingin mendampingi generasi muda membangun kesadaran bahwa menjaga kesehatan dapat dimulai sejak dini, melalui edukasi, langkah preventif, dan pemahaman yang lebih baik terhadap kondisi diri,” ujar Marina.Thalassemia merupakan kelainan darah yang berkaitan dengan pembentukan hemoglobin dan dapat diturunkan secara genetik (hereditary). Seseorang yang membawa sifat (carrier) thalassemia dapat terlihat sehat dan tidak selalu menunjukkan gejala. Karena itu, edukasi dan skrining menjadi langkah penting untuk membantu masyarakat mengetahui kondisi dirinya lebih awal. Mahasiswa menjadi salah satu kelompok penting untuk mendapatkan pemahaman mengenai thalassemia sejak dini, termasuk pentingnya mengenali kondisi kesehatan diri sebagai bekal dalam mempersiapkan masa depan. Pelaksanaan skrining dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kapasitas pemeriksaan dan stabilitas sampel. Dengan target 1.000 peserta, pengambilan sampel dilakukan pada 17 September hingga 24 September 2026 di kawasan Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Rangkaian kegiatan juga menghadirkan seminar bersama Klinisi Patologi Klinik/Dokter Spesialis Imunologi, Prof. Tonang Dwi Ardyanto, dr., SpPK, Subsp. IK(K), PhD, FISQua, CHAE, serta Dosen FK UMP, Dr. dr. Dewi Karita, M.Sc dan sesi berbagi bersama Dinar Faiza, Ketua PPTI dan Siti Aminah, Ketua POPTI Banyumas. Prof. Tonang menjelaskan bahwa Indonesia termasuk wilayah dengan prevalensi thalassemia yang cukup tinggi, dengan sekitar 3–10% populasi merupakan pembawa sifat thalassemia. "Indonesia berada di kawasan thalassemia belt dan menjadi salah satu wilayah dengan angka hemoglobinopati yang cukup tinggi," ujar dr. Tonang.Selain seminar dan skrining, rangkaian kegiatan juga dilengkapi dengan sesi berbagi bersama YTI dan POPTI Banyumas serta berbagai aktivitas edukatif yang melibatkan mahasiswa, termasuk kompetisi konten mengenai thalassemia dan video blogging (vlog) selama kegiatan CSR berlangsung. Melalui pendekatan tersebut, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman dan akses pemeriksaan, tetapi juga didorong untuk turut menyebarkan informasi mengenai thalassemia kepada kerabat, keluarga, dan lingkungan sekitarnya.Program CSR edukasi dan skrining thalassemia telah dijalankan secara berkelanjutan oleh Prodia sejak 2010 sebagai bentuk kepedulian Prodia terhadap edukasi dan deteksi dini, khususnya di kalangan generasi muda. Ke depan, Prodia berkomitmen untuk terus memperluas kolaborasi dengan perguruan tinggi dan berbagai pemangku kepentingan guna memperluas manfaat program serta mendorong semakin banyak masyarakat memahami pentingnya edukasi dan skrining thalassemia.#CSR #Sustainability #CSRThalassemiaProdia #PutusMataRantaiThalassemiaMayor ****** Tentang PT Prodia Widyahusada TbkLaboratorium Klinik Prodia didirikan pertama kali di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan farmasi. Sejak awal, Dr. Andi Widjaja, MBA beserta seluruh pendiri lainnya tetap menjaga komitmen untuk mempersembahkan hasil pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati.Seluruh cabang Prodia telah mendapatkan akreditasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Salah satunya dari College of American Pathologist (CAP), sebuah Lembaga profesi bidang laboratorium kesehatan di Amerika Serikat yang mendapatkan pengakuan internasional – selama 10 tahun berturut-turut. Dengan Akreditasi CAP ini, kualitas standar suatu Laboratorium klinik dinilai berdasarkan acuan Internasional, karenanya hasil Prodia dapat dipergunakan tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di mancanegara. Sehingga kualitas hasil tes dari laboratorium Prodia sejajar dengan laboratorium internasional. Pada 7 Desember 2016, Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana Prodia sebagai emiten ke-15 di tahun 2016, dengan kode saham “PRDA”. Dalam aksi korporasi itu, Prodia telah menawarkan saham perdana sebanyak 187,5 juta lembar saham. Dengan demikian, dana yang diraih dari penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan mencapai sebesar Rp1,22 triliun.Hingga 30 Juni 2026, Prodia telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 392 outlet, di 82 Kota, 111 Kabupaten, dan 34 Provinsi di seluruh Indonesia, beberapa di antaranya merupakan Prodia Health Care (PHC) yakni layanan wellness clinic yang berbasis personalized medicine serta specialty clinics yang terdiri dari Prodia Children’s Health Centre (PCHC), Prodia Women’s Health Centre (PWHC) dan Prodia Senior Health Centre (PSHC).Prodia telah meluncurkan Kontak Prodia, di antaranya call centre 1500-830 dan personal assistant virtual berbasis online Tanya Prodia (TANIA) yang dapat diakses melalui Whatsapp 08551500830, Telegram: @prodia.id, Facebook Messenger: @prodia.id dan Web Widget Prodia: www.prodia.co.id. Layanan Prodia juga dapat dijangkau melalui Aplikasi U by Prodia yang dapat diunduh melalui App Store & PlayStore. Untuk informasi lebih lanjut, dapat mengunjungi www.prodia.co.id atau menghubungi:Fenty Diah P. Corporate Secretary ManagerPT Prodia Widyahusada Tbk.Ph: +62-21-3144182 Email: corporate.secretary@prodia.co.id
- Hasil tidak ditemukan.
- Hasil tidak ditemukan.