Hasil Pencarian

Hasil pencarian dari ""


  • 19 Agustus 2026 artikel

    Kinerja 1H2026 Menguat, Prodia Siapkan Buyback Saham hingga Rp150 Miliar Terus Ciptakan Nilai Jangka Panjang bagi Pemegang Saham

    JAKARTA, 19 Agustus 2026 – PT Prodia Widyahusada Tbk (“Prodia” atau “Perseroan”; BEI: PRDA) kembali merencanakan pelaksanaan pembelian kembali (buyback) saham Perseroan yang telah dikeluarkan dan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). Langkah ini merupakan kelanjutan dari program buyback yang telah dilaksanakan pada tahun 2025 sebagai bagian dari komitmen Perseroan dalam menjaga stabilitas harga saham di tengah kondisi pasar yang masih berfluktuasi signifikan serta memperkuat kepercayaan pemegang saham terhadap fundamental dan prospek jangka panjang Perseroan. Perseroan menyiapkan dana sebesar-besarnya Rp150 miliar untuk pelaksanaan buyback, termasuk biaya transaksi, yang seluruhnya bersumber dari kas internal Perseroan. Buyback akan dilaksanakan secara bertahap maupun sekaligus melalui BEI sesuai dengan kondisi pasar dan ketentuan yang berlaku. Rencana buyback tersebut dilaksanakan sesuai dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), yaitu POJK Nomor 13 Tahun 2023, POJK Nomor 29 Tahun 2023, serta Surat OJK Nomor S-10/D.04/2026 tanggal 13 Maret 2026. Sesuai ketentuan tersebut, Perseroan dapat melaksanakan buyback tanpa memperoleh persetujuan terlebih dahulu dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Perseroan telah menyampaikan rencana tersebut melalui Keterbukaan Informasi kepada pemegang saham, dan buyback akan dilaksanakan melalui BEI selama paling lama 3 (tiga) bulan, yaitu sejak tanggal 20 Agustus 2026 hingga 19 November 2026.Direktur Utama Perseroan, Liana Kuswandi, mengatakan bahwa buyback merupakan bagian dari strategi Perseroan dalam menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemegang saham. "Sebagai perusahaan dengan fundamental yang kuat, kami memandang buyback sebagai langkah strategis untuk menunjukkan keyakinan Perseroan terhadap prospek bisnis jangka panjang Prodia. Di tengah dinamika pasar, kami ingin terus memperkuat kepercayaan investor sekaligus mengoptimalkan nilai bagi para pemegang saham. Perseroan akan melaksanakan buyback secara prudent dengan tetap mengedepankan prinsip Good Corporate Governance (GCG) dan mematuhi seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku." Finance & Sustainability Director yang juga merupakan Corporate Secretary Perseroan, Marina Eka Amalia, menambahkan bahwa pelaksanaan buyback dilakukan secara terukur dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan keuangan Perseroan. "Buyback ini didukung oleh kondisi likuiditas, arus kas, dan fundamental Perseroan yang sehat. Langkah ini juga mencerminkan keyakinan manajemen terhadap kinerja Perseroan yang terus membaik serta prospek pertumbuhan bisnis ke depan. Kami melihat harga saham Perseroan saat ini belum sepenuhnya mencerminkan fundamental Perseroan, sehingga buyback merupakan satu bentuk alokasi modal yang kami nilai tepat untuk menciptakan nilai jangka panjang bagi pemegang saham”. Adapun pendanaan buyback yang dilakukan Prodia seluruhnya berasal dari kas internal sehingga tidak mengganggu kegiatan operasional, rencana ekspansi, maupun kemampuan Perseroan dalam memenuhi seluruh kewajiban keuangannya. Perseroan tetap berkomitmen menjaga disiplin keuangan sekaligus mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.Sebagaimana dijelaskan dalam Keterbukaan Informasi Perseroan, buyback merupakan langkah strategis untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang, menjaga stabilitas harga saham, memperkuat kepercayaan pasar, serta mengoptimalkan struktur permodalan sehingga dapat memberikan nilai yang berkelanjutan bagi pemegang saham. Perseroan juga meyakini bahwa pelaksanaan buyback tidak akan memberikan dampak material terhadap kegiatan operasional maupun kinerja keuangan karena didukung oleh modal kerja dan arus kas yang memadai.Perseroan menyampaikan apresiasi atas kepercayaan seluruh pemegang saham dan akan terus berfokus pada penguatan fundamental bisnis, penerapan tata kelola perusahaan yang baik, serta penciptaan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan. #Prodia #PRDA #Buyback #CapitalMarket #SustainableGrowth  ****** Tentang PT Prodia Widyahusada TbkLaboratorium Klinik Prodia didirikan pertama kali di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan farmasi. Sejak awal, Dr. Andi Widjaja, MBA beserta seluruh pendiri lainnya tetap menjaga komitmen untuk mempersembahkan hasil pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati. Seluruh cabang Prodia telah mendapatkan akreditasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Salah satunya dari College of American Pathologist (CAP), sebuah Lembaga profesi bidang laboratorium kesehatan di Amerika Serikat yang mendapatkan pengakuan internasional – selama 10 tahun berturut-turut. Dengan Akreditasi CAP ini, kualitas standar suatu Laboratorium klinik dinilai berdasarkan acuan Internasional, karenanya hasil Prodia dapat dipergunakan tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di mancanegara. Sehingga kualitas hasil tes dari laboratorium Prodia sejajar dengan laboratorium internasional. Pada 7 Desember 2016, Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana Prodia sebagai emiten ke-15 di tahun 2016, dengan kode saham “PRDA”. Dalam aksi korporasi itu, Prodia telah menawarkan saham perdana sebanyak 187,5 juta lembar saham. Dengan demikian, dana yang diraih dari penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan mencapai sebesar Rp1,22 triliun.Hingga 30 Juni 2026, Prodia telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 392 outlet, di 82 Kota, 111 Kabupaten, dan 34 Provinsi di seluruh Indonesia, beberapa di antaranya merupakan Prodia Health Care (PHC) yakni layanan wellness clinic yang berbasis personalized medicine serta specialty clinics yang terdiri dari Prodia Children’s Health Centre (PCHC), Prodia Women’s Health Centre (PWHC) dan Prodia Senior Health Centre (PSHC).Prodia telah meluncurkan Kontak Prodia, di antaranya call centre 1500-830 dan personal assistant virtual berbasis online Tanya Prodia (TANIA) yang dapat diakses melalui Whatsapp 08551500830, Telegram: @prodia.id, Facebook Messenger: @prodia.id dan Web Widget Prodia: www.prodia.co.id. Layanan Prodia juga dapat dijangkau melalui Aplikasi U by Prodia yang dapat diunduh melalui App Store & PlayStore. Untuk informasi lebih lanjut, dapat mengunjungi www.prodia.co.id atau menghubungi:Fenty Diah  P.   Corporate Secretary ManagerPT Prodia Widyahusada Tbk.Ph: +62-21-3144182 Email: corporate.secretary@prodia.co.id Mella MeliaInvestor Relation ManagerPT Prodia Widyahusada TbkPh: +62-21-3144182Email: investor.relation@prodia.co.id

  • 18 Agustus 2026 document

    Pengumuman Dividen Tunai Tahun Buku 2025

  • 10 Agustus 2026 artikel

    Prodia Raih Dua Penghargaan Indonesia Public Relations Awards 2026, Perkuat Reputasi Perusahaan melalui Komunikasi Korporat yang Kredibel

    Jakarta, 6 Agustus 2026 - PT Prodia Widyahusada Tbk (“Prodia”, IDX: “PRDA”) kembali meraih apresiasi melalui dua penghargaan dalam ajang Indonesia Public Relations Awards 2026 yang diselenggarakan oleh The Iconomics melalui acara  7th Indonesia Public Relations Summit 2026. . Pada ajang ini, Prodia  meraih penghargaan Indonesia Public Relations Awards (Popular Companies) kategori Clinical Laboratory, sementara Marina Eka Amalia, Corporate Secretary Prodia, meraih penghargaan Popular PR Person Awards 2026. Penghargaan yang diselenggarakan di Auditorium Gedung Dhanapala Kementerian Keuangan RI, Jakarta ini diterima secara simbolis oleh perwakilan tim Corporate Secretary Prodia. Indonesia Public Relations Awards 2026 merupakan ajang apresiasi yang diselenggarakan oleh The Iconomics bersama Axia Research. Penilaian penghargaan Popular Companies dilakukan berdasarkan riset reputasi perusahaan melalui tiga parameter, yaitu Business & Commercial Reputation, People & Leadership Reputation, serta Social & Citizenship Reputation. Adapun penghargaan Popular PR Person Awards diberikan kepada praktisi public relations berdasarkan tiga kriteria utama, yaitu Exposure, Influence, dan Creativity.Kedua penghargaan ini menjadi apresiasi atas konsistensi Prodia dalam membangun reputasi perusahaan sekaligus menghadirkan komunikasi korporat yang kredibel.. Terima kasih atas kepercayaan pelanggan, tenaga kesehatan, dan mitra, serta dedikasi seluruh Insan Prodia. Kepercayaan ini semakin memperkuat komitmen Prodia untuk terus membangun kepercayaan publik melalui komunikasi yang transparan serta menghadirkan layanan kesehatan yang berkualitas dan berkelanjutan.#IndonesiaPublicRelationsAwards2026 #PublicRelations #CorporateCommunications #CorporateReputation #TrustedHealthcare

  • 31 Juli 2026 artikel

    Melesat 8,5% Pendapatan Prodia Semester I Tahun 2026 Tumbuh Hingga Rp1,11 Triliun, Ditopang oleh Pertumbuhan Pendapatan Seluruh Segmen Pelanggan

    Jakarta, 30 Juli 2026 — PT Prodia Widyahusada Tbk (“Perseroan” atau “Prodia”, IDX: “PRDA”), jaringan laboratorium klinik swasta terbesar di Indonesia, mencatatkan pendapatan sebesar Rp1,11 triliun pada Semester I tahun 2026, menjadikan pendapatan Semester I tertinggi selama empat tahun terakhir atau tumbuh sebesar 8,5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan pendapatan tersebut ditopang oleh peningkatan jumlah kunjungan (visit) sebesar 9,7% YoY, yang didukung oleh penjualan tes esoterik sebagai kontributor pendapatan terbesar pada periode ini. Kinerja tersebut juga didukung oleh pertumbuhan pendapatan yang positif di seluruh segmen pelanggan, baik pelanggan individu, referensi dokter, referensi pihak ketiga, maupun klien korporasi. Perseroan telah melayani hampir 10 juta tes hingga Juni 2026, dengan pertumbuhan penjualan tes esoterik yang lebih tinggi, mencerminkan meningkatnya kebutuhan dan kesadaran pelanggan terhadap tes yang lebih presisi dan advanced. Di sisi lain, pertumbuhan tes medis, termasuk tes rutin serta layanan non-laboratorium seperti vaksinasi dan konsultasi dokter, mencerminkan kepercayaan pelanggan yang terus meningkat terhadap kualitas dan kelengkapan layanan kesehatan Prodia. Sejalan dengan pertumbuhan pendapatan, EBITDA Perseroan mencapai Rp216,3 miliar, meningkat 7,1% YoY, mencerminkan efektivitas strategi operasional dan efisiensi bisnis yang terus dijalankan. Peningkatan pendapatan yang diiringi pengelolaan biaya secara disiplin turut mendorong peningkatan laba bersih Perseroan menjadi Rp77,6 miliar atau tumbuh 11,4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Perseroan mempertahankan posisi keuangan yang sehat dengan total aset terkoreksi tipis sebesar 2,0% YoY menjadi Rp2,64 triliun, didukung oleh aset lancar yang relatif stabil sebesar Rp994,8 miliar serta aset tidak lancar sebesar Rp1,64 triliun, sejalan dengan investasi Perseroan dalam pengembangan aset dan kapasitas operasional.Total liabilitas Perseroan tercatat sebesar Rp301,0 miliar, sejalan dengan pertumbuhan bisnis dan aktivitas operasional Perseroan selama Semester I tahun 2026. Di sisi lain, total ekuitas Perseroan menjadi Rp2,34 triliun, mencerminkan struktur permodalan yang tetap sehat dan didukung oleh likuiditas yang terjaga. Dari sisi arus kas, Perseroan membukukan arus kas bersih dari aktivitas operasi sebesar Rp199,9 miliar. Sementara itu, arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi sebesar Rp86,2 miliar dialokasikan untuk pengembangan aset dan penguatan ekosistem operasional guna memperkuat kapabilitas layanan diagnostik serta mendukung inovasi layanan Perseroan. Perseroan juga secara konsisten menerapkan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan struktur keuangan guna menjaga fleksibilitas pendanaan serta memperkuat ketahanan finansial di tengah dinamika bisnis.President Director Prodia, Liana Kuswandi, menyampaikan bahwa Semester I tahun 2026 menjadi momentum penting bagi Prodia untuk memperkuat fondasi bagi pertumbuhan jangka panjang. “Di tengah kebutuhan masyarakat akan layanan kesehatan yang semakin berkembang, kami terus bertransformasi dengan menghadirkan inovasi yang relevan, memperluas akses layanan, serta membangun ekosistem kesehatan yang semakin terintegrasi. Memasuki Semester II tahun 2026, kami akan terus memperkuat Value-Driven Growth Strategy, yaitu memastikan setiap pertumbuhan dapat menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan sekaligus memperkuat daya saing Perseroan dalam jangka panjang. Untuk itu, kami terus menghadirkan sumber pertumbuhan baru melalui inovasi layanan, antara lain Prodia Clinical Multiomics Centre (PCMC), Integrative Autoimmune & Allergy Clinics, dan Stemcell Clinic by Prodia, yang semakin memperkuat kapabilitas kami di bidang precision health. Di saat yang sama, kami terus memperkuat bisnis inti melalui peningkatan kualitas layanan dan pengalaman pelanggan, mendorong efisiensi operasional, serta memperluas kemitraan strategis termasuk dengan mitra internasional. Kami yakin langkah-langkah tersebut akan memperluas pangsa pasar Prodia, memperkuat posisi kami sebagai pemimpin layanan diagnostik di Indonesia, serta menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan,” papar Liana.Dari sisi pengelolaan keuangan, Finance & Sustainability Director Prodia, Marina Eka Amalia, mengungkapkan, “Kinerja Semester I tahun 2026 mencerminkan pertumbuhan yang berkualitas, ditandai oleh peningkatan pendapatan, EBITDA, laba bersih, dan arus kas operasi. Memasuki Semester II, kami akan terus memperkuat product mix, menjaga disiplin biaya, serta meningkatkan produktivitas aset untuk mempertahankan momentum profitabilitas. Setiap keputusan investasi dan alokasi modal akan dilakukan secara selektif berdasarkan nilai strategis, potensi pertumbuhan, serta kontribusinya terhadap arus kas dan penciptaan nilai jangka panjang. Dengan struktur permodalan yang sehat, likuiditas yang terjaga, dan arus kas operasi yang positif, Perseroan memiliki fleksibilitas keuangan yang memadai untuk mendukung ekspansi bisnis sekaligus menjaga ketahanan keuangan di tengah dinamika industri. Kami optimistis pendekatan tersebut akan memperkuat profitabilitas, meningkatkan kualitas imbal hasil bagi pemegang saham, dan menciptakan nilai yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan,” ungkap Marina.Sepanjang Kuartal II tahun 2026, Prodia terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan kesehatan berkualitas sekaligus menciptakan nilai berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan melalui implementasi empat pilar keberlanjutan PRO-D-I-A. Komitmen tersebut diwujudkan melalui konsistensi dalam menjaga standar mutu laboratorium bertaraf internasional dengan mempertahankan akreditasi College of American Pathologists (CAP) sejak 2012. Di bidang tata kelola perusahaan, komitmen tersebut juga tercermin melalui berbagai penghargaan yang diraih Prodia, di antaranya Most Strategic Enterprise in Regulatory Compliance pada ajang Indonesia Regulatory Compliance Awards (IRCA) 2026 serta Top CSR Awards 2026.Dalam mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan, Prodia melanjutkan kerjasama strategis dengan Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako dan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Mataram dalam bidang pendidikan dan penelitian laboratorium klinik. Sejalan dengan komitmen untuk memperluas akses layanan kesehatan yang inovatif, Prodia meresmikan lokasi baru Prodia Women's Health Centre dan Premium Service Prodia Health Care Jakarta, serta meresmikan Stemcell Clinic by Prodia yang berlokasi di Prodia Senior Health Centre Jakarta. Prodia juga menghadirkan My HPV-Test bersama Roche Diagnostics sebagai layanan skrining HPV dengan metode self-collection yang lebih praktis, nyaman, dan privat. Transformasi digital juga terus diperkuat melalui peluncuran fitur pembayaran digital U-aang U by Prodia powered by blu yang semakin memudahkan pelanggan dalam mengakses layanan kesehatan secara terintegrasi.#Prodia #LaporanKeuangan #Kinerja #PRDA #Sustainability #InovasiTeknologi ****** Tentang PT Prodia Widyahusada TbkLaboratorium Klinik Prodia didirikan pertama kali di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan farmasi. Sejak awal, Dr. Andi Widjaja, MBA, beserta seluruh pendiri lainnya tetap menjaga komitmen untuk mempersembahkan hasil pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati. Seluruh cabang Prodia telah mendapatkan akreditasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Salah satunya dari College of American Pathologist (CAP), sebuah lembaga profesi bidang laboratorium kesehatan di Amerika Serikat yang mendapatkan pengakuan internasional – selama 10 tahun berturut-turut. Dengan akreditasi CAP ini, kualitas standar suatu laboratorium klinik dinilai berdasarkan acuan internasional. Karenanya, hasil Prodia dapat dipergunakan tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di mancanegara. Sehingga kualitas hasil tes dari laboratorium Prodia sejajar dengan laboratorium internasional. Pada 7 Desember 2016, Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana Prodia sebagai emiten ke-15 pada tahun 2016, dengan kode saham “PRDA”. Dalam aksi korporasi itu, Prodia telah menawarkan saham perdana sebanyak 187,5 juta lembar saham. Dengan demikian, dana yang diraih dari penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan mencapai Rp1,22 triliun. Hingga 30 Juni 2026, Prodia telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 392 outlet, di 82 kota, 111 kabupaten, dan 34 provinsi di seluruh Indonesia, beberapa diantaranya merupakan Prodia Health Care (PHC) yakni layanan wellness clinic yang berbasis personalized medicine serta specialty clinics yang terdiri dari Prodia Children’s Health Centre (PCHC), Prodia Women’s Health Centre (PWHC) dan Prodia Senior Health Centre (PSHC).Prodia telah meluncurkan Kontak Prodia, di antaranya call centre 1500-830 dan personal assistant virtual berbasis online Tanya Prodia (TANIA) yang dapat diakses melalui Whatsapp 08551500830, Telegram: @prodia.id, Facebook Messenger: @prodia.id dan Web Widget Prodia: www.prodia.co.id. Layanan Prodia juga dapat dijangkau melalui Aplikasi U by Prodia yang dapat diunduh melalui App Store & PlayStore. Untuk informasi lebih lanjut, dapat mengunjungi www.prodia.co.id atau menghubungi:Fenty Diah     Corporate Secretary ManagerPT Prodia Widyahusada Tbk.Ph.       +62-21-3144182 Email: corporate.secretary@prodia.co.id Mella MeliaInvestor Relation ManagerPT Prodia Widyahusada TbkPh: +62-21-3144182Email: investor.relation@prodia.co.id

  • 31 Juli 2026 artikel

    Prodia Raih TOP Brand Awards 2026, Perkuat Posisi sebagai Laboratorium Klinik Pilihan Masyarakat

    Jakarta, 29 Juli 2026 – PT Prodia Widyahusada Tbk (Kode saham: PRDA/"Prodia") kembali menorehkan pencapaian dengan meraih TOP Brand Awards 2026 pada kategori Laboratorium Klinik. Dalam hasil Top Brand Index (TBI) 2026, Prodia mencatatkan nilai 47,21%, tertinggi di kategorinya, yang mencerminkan kuatnya posisi merek serta tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan laboratorium klinik Prodia. Penghargaan ini diterima secara simbolis oleh Saskia Yusliana Kusumah selaku AVP Customer Solutions PT Prodia Widyahusada Tbk. TOP Brand Awards 2026 merupakan penghargaan yang diselenggarakan oleh Frontier Research bersama Majalah MARKETING untuk mengapresiasi merek-merek yang memiliki kinerja terbaik berdasarkan pilihan konsumen. Penilaian dilakukan melalui survei independen terhadap sekitar 12.000 responden di 15 kota besar di Indonesia dengan mengukur tiga indikator utama, yaitu Top of Mind Share, Top of Market Share, dan Top of Commitment Share. Merek yang berhasil memperoleh Top Brand Index (TBI) minimal 10% serta berada di peringkat tiga besar pada kategorinya berhak menyandang predikat TOP Brand.Penghargaan ini mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas layanan Prodia sebagai laboratorium klinik pilihan di Indonesia. Terima kasih kepada seluruh pelanggan, mitra, dan masyarakat yang telah mempercayakan kebutuhan layanan kesehatannya kepada Prodia. Pencapaian ini menjadi motivasi bagi Prodia untuk terus menghadirkan inovasi serta memberikan layanan diagnostik yang berkualitas, tepercaya, dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan.#TOPBrandAwards2026 #TopBrand #ClinicalLaboratory #TrustedHealthcare #HealthcareInnovation

  • 31 Juli 2026 promo

    Kenali Variasi Genetikmu melalui Pemeriksaan Genomik di Prodia

    Promo Tes Genomik Agustus 2026! Kenali variasi genetikmu dan manfaatkan berbagai penawaran spesial.

  • 28 Juli 2026 artikel

    Prodia Raih Best Brand SBBI Awards 2026, Bukti Komitmen pada Inovasi dan Transformasi Digital

    Karanganyar, 17 Juli 2026 – PT Prodia Widyahusada Tbk (Prodia) kembali meraih penghargaan Best Brand SBBI Awards 2026 kategori Laboratorium Klinis pada ajang Solopos Best Brand and Innovation (SBBI) Awards 2026 yang diselenggarakan oleh Solopos Media Group. Penghargaan ini diterima secara simbolis oleh Rambu Beppy Hamuaty, Area Commercial Manager Central Java, East Java, Bali & Nusa Tenggara Area Prodia, pada 17 Juli 2026 di The Alana Hotel Colomadu, Karanganyar.SBBI Awards merupakan ajang apresiasi bagi brand dan perusahaan yang berhasil membangun nilai, inovasi, serta dampak positif bagi masyarakat. Mengusung tema "Winning Value, Driving Impact", penghargaan ini didasarkan pada hasil riset performa digital melalui lima indikator utama, yaitu Website Market Share, AI Visibility, Instagram Performance, TikTok Performance, dan Google Search Performance. Prodia meraih skor total 48,70, tertinggi pada kategori Laboratorium Klinis, yang mencerminkan kepemimpinan digital, ekosistem digital yang kuat, serta reputasi positif yang konsisten di berbagai kanal digital.Penghargaan ini menjadi apresiasi atas komitmen Prodia dalam menghadirkan inovasi layanan kesehatan berbasis transformasi digital sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat. Terima kasih atas kepercayaan seluruh pelanggan, mitra, dan masyarakat. Pencapaian ini semakin memperkuat motivasi bagi Prodia untuk terus menghadirkan inovasi dan memberikan layanan kesehatan terbaik bagi pelanggan.#Prodia #BestBrandSBBI2026 #TransformasiDigital #HealthcareInnovation #DigitalLeadership #TrustedHealthcare 

  • 22 Juli 2026 artikel

    Prodia Raih Penghargaan Indonesia Original Brand 2026, Wujud Kepercayaan Pelanggan terhadap Layanan Diagnostik Asli Indonesia Berkualitas

    Jakarta, 21 Juli 2026 – PT Prodia Widyahusada Tbk (“Prodia”/IDX: PRDA) kembali memperoleh apresiasi dengan meraih penghargaan Indonesia Original Brand 2026 pada kategori Clinical Laboratory dengan predikat Excellent. Penghargaan yang diselenggarakan di Hotel Shangri-La, Jakarta ini diterima secara simbolis oleh Indriyanti Rafi Sukmawati selaku Commercial & Partnership Director PT Prodia Widyahusada Tbk.Indonesia Original Brand (IOB) 2026 merupakan ajang apresiasi yang diselenggarakan oleh Majalah SWA bersama Business Digest bagi merek-merek asli Indonesia yang dinilai unggul berdasarkan persepsi dan pengalaman pelanggan. Penilaian dilakukan melalui survei independen terhadap lebih dari 5.000 responden di enam kota besar di Indonesia dengan mengukur empat parameter utama, yaitu satisfaction, loyalty, advocacy, serta komparasi dengan merek asing.Predikat Excellent yang diraih Prodia mencerminkan tingginya tingkat kepuasan, loyalitas, dan kepercayaan pelanggan terhadap layanan yang diberikan. Penghargaan ini sekaligus menjadi pengakuan atas konsistensi Prodia sebagai merek asli Indonesia dalam menghadirkan layanan diagnostik yang berkualitas, terus berinovasi, dan memberikan nilai tambah bagi pelanggan. Terima kasih atas kepercayaan seluruh pelanggan, tenaga kesehatan, dan mitra, serta dedikasi seluruh Insan Prodia. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi Prodia untuk terus meningkatkan kualitas layanan serta menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia.#IndonesiaOriginalBrand2026 #Penghargaan #LayananBerkualitas #KepercayaanPelanggan

  • 15 Juli 2026 artikel

    Era Baru Diagnostik Penyakit Metabolik yang Lebih Personal Dikupas di Prodia Scientific Day 2026

    Jakarta, 4 Juli 2026 – Penyakit metabolik kini berkembang menjadi tantangan kesehatan yang semakin kompleks dan saling berkaitan. Kondisi seperti obesitas, resistensi insulin, perlemakan hati, hingga penyakit kardiovaskular kini tidak lagi dipandang sebagai penyakit yang berdiri sendiri, melainkan saling berkaitan melalui mekanisme biologis antara organ dan sistem tubuh. Kompleksitas tersebut mendorong dunia medis untuk mengembangkan pendekatan diagnostik yang lebih tepat dan bersifat individual sesuai kondisi masing-masing individu.Melihat perkembangan tersebut, PT Prodia Widyahusada Tbk (Kode Saham: PRDA) kembali menghadirkan forum ilmiah yang dilakukan secara tahunan Prodia Scientific Day 2026 yang mengangkat tema “Systemic Metabolic Disease: From Molecular Mechanism to Precision Diagnostics”. Kegiatan yang berlangsung di Prodia Tower, Jakarta Pusat, ini menjadi wadah kolaborasi ilmiah bagi klinisi, akademisi, peneliti, dan praktisi kesehatan dalam membahas perkembangan terbaru penyakit metabolik sistemik serta implementasi precision diagnostics di Indonesia.Perkembangan ilmu biomedis dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan transformasi besar dalam pendekatan diagnostik, termasuk pemanfaatan biomarker molekuler dan teknologi omics untuk mendukung deteksi dini, stratifikasi risiko yang lebih akurat, hingga tata laksana pasien yang lebih personal. Melalui forum ini, Prodia berupaya menjembatani perkembangan ilmu dasar dengan aplikasi klinis guna mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia.Penyakit metabolik saat ini tidak lagi dapat dilihat sebagai kondisi yang berdiri sendiri. Dibutuhkan pendekatan yang lebih komprehensif dan personal agar pasien memperoleh penanganan yang tepat sejak dini. Melalui Prodia Scientific Day, kami ingin menjembatani perkembangan ilmu pengetahuan dengan kebutuhan klinis di lapangan," ujar Liana Kuswandi, Direktur PT Prodia Widyahusada Tbk. Sebagai perusahaan layanan laboratorium dan diagnostik kesehatan, Prodia terus mendorong pengembangan pemeriksaan laboratorium berbasis evidence-based medicine guna mendukung pengambilan keputusan klinis yang lebih presisi dan terintegrasi.Prodia Scientific Day 2026 menghadirkan sejumlah pembicara ahli dari berbagai bidang, di antaranya Prof. Dr. dr. Sidartawan Soegondo, Sp.PD-KEMD, FINASIM, FACE, Dr. Miftakh Nur Rahman, M.Farm, Dr. Adhi Pasha Dwitama, MKK, Drg. Ferry Sandra, PhD, serta Dr. dr. Stevent Sumantri, Sp.PD, KAI. Beragam topik ilmiah dibahas mulai dari clinical staging systemic metabolic disease, advanced metabolomics profiling, interpretasi biomarker metabolik, regenerative medicine, hingga autoimunitas pada penyakit metabolik sistemik.Forum ilmiah ini diikuti oleh dokter umum dan dokter spesialis, akademisi Fakultas Kedokteran, peneliti, tenaga kesehatan, mitra industri, hingga karyawan internal Prodia sebagai bagian dari upaya memperkuat kolaborasi multidisiplin dalam pengembangan ilmu kedokteran laboratorium di Indonesia. Selain menjadi sarana pertukaran ilmu pengetahuan, kegiatan ini juga diharapkan dapat mendorong adopsi teknologi diagnostik yang lebih inovatif dalam praktik klinis di Indonesia.Melalui semangat inovasi dan kolaborasi, Prodia Scientific Day 2026 menjadi salah satu bentuk komitmen Prodia dalam mendukung transformasi layanan kesehatan menuju era precision medicine. Prodia meyakini bahwa masa depan layanan kesehatan akan bergerak menuju precision medicine, dimana keputusan klinis didukung oleh data biologis yang lebih spesifik dan personal. Melalui Prodia Scientific Day 2026, Prodia berharap dapat mempercepat adopsi inovasi diagnostik yang memberikan manfaat nyata bagi tenaga medis dan masyarakat Indonesia.#Prodia #InovasiKesehatan #TenangKarenaTau****** Tentang PT Prodia Widyahusada Tbk.Laboratorium klinik Prodia didirikan pertama kali di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan farmasi. Sejak awal, Dr. Andi Widjaja, MBA beserta seluruh pendiri lainnya tetap menjaga komitmen untuk mempersembahkan hasil pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati.Seluruh cabang Prodia telah mendapatkan akreditasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Salah satunya dari College of American Pathologist (CAP), sebuah Lembaga profesi bidang laboratorium kesehatan di Amerika Serikat yang mendapatkan pengakuan internasional – selama 10 tahun berturut-turut. Dengan Akreditasi CAP ini, kualitas standar suatu Laboratorium klinik dinilai berdasarkan acuan Internasional, karenanya hasil Prodia dapat dipergunakan tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di mancanegara. Sehingga kualitas hasil tes dari laboratorium Prodia sejajar dengan laboratorium internasional.Pada 7 Desember 2016, Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana Prodia sebagai emiten ke-15 di tahun 2016, dengan kode saham “PRDA”. Dalam aksi korporasi itu, Prodia telah menawarkan saham perdana sebanyak 187,5 juta lembar saham. Dengan demikian, dana yang diraih dari penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan mencapai sebesar Rp1,22 triliun.Hingga 31 Maret 2026, Prodia telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 395 outlet, di 82 kota, 112 kabupaten, dan 34 provinsi di seluruh Indonesia, beberapa diantaranya merupakan Prodia Health Care yakni layanan wellness clinic yang berbasis personalized medicine serta specialty clinics yang terdiri dari Prodia Children’s Health Centre,, Prodia Women’s Health Centre, dan Prodia Senior Health Centre. .Prodia telah meluncurkan Kontak Prodia diantaranya call centre 1500-830 dan personal assistant virtual berbasis online Tanya Prodia (TANIA) yang dapat diakses melalui Whatsapp 08551500830, Telegram: @prodia.id, Facebook Messenger: @prodia.id dan Web Widget Prodia: www.prodia.co.id. Layanan Prodia juga dapat dijangkau melalui Aplikasi U by Prodia yang dapat diunduh melalui App Store & PlayStore.Untuk informasi lebih lanjut, dapat mengunjungi www.prodia.co.id atau menghubungi:Reskia Dwi LestariMarketing Communication ManagerPT Prodia Widyahusada Tbk Ph.        +62-21-3144182 ext 3762Email    reskia.dwi@prodia.co.id    

  • Hasil tidak ditemukan.
  • Hasil tidak ditemukan.