Hasil Pencarian

Hasil pencarian dari ""


  • 13 Februari 2026 promo

    Love Language-mu Bisa Dimulai dari Pemeriksaan Medis

    Promo PACUAN (Paket Cinta & Cuan) diskon hingga 25%. Berlaku 12–20 Februari 2026

  • 11 Februari 2026 artikel

    Permudah Akses Produk Kesehatan Resmi dan Terpercaya, U by Prodia Hadirkan Fitur Marketplace Health Shop Terbaru

    Jakarta, 6 Februari 2026 — PT Prodia Digital Indonesia, anak perusahaan PT Prodia Widyahusada Tbk (Kode Saham: PRDA), terus memperkuat transformasi layanan kesehatan digital dengan menghadirkan fitur marketplace kesehatan Health Shop versi terbaru yang kini dapat diakses langsung melalui aplikasi U by Prodia. Sebagai one stop health solution app, peluncuran fitur ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Prodia dalam menjawab kebutuhan masyarakat akan layanan kesehatan yang semakin praktis, fleksibel, dan relevan dengan gaya hidup modern.Dalam konteks tersebut, Health Shop hadir sebagai penguatan layanan yang tidak hanya memperluas akses terhadap produk kesehatan, tetapi juga menjawab tantangan utama yang dihadapi masyarakat, khususnya keraguan terhadap keaslian dan keamanan produk kesehatan di pasaran bebas. Seluruh produk yang tersedia telah melalui proses kurasi oleh tenaga medis dan berkolaborasi dengan mitra terpercaya, termasuk GoApotik yang memiliki lebih dari 6.000 mitra apotek di seluruh Indonesia untuk memastikan keaslian produk, ketersediaan layanan, dan pengalaman berbelanja yang aman dan terpercaya. Melalui Health Shop, pengguna dapat memenuhi berbagai kebutuhan kesehatan—mulai dari obat, vitamin, suplemen, hingga produk dan alat kesehatan—termasuk kemudahan tebus resep obat secara praktis, aman, dan terintegrasi hanya dalam satu aplikasi, U by Prodia. Selain itu, integrasi fitur konsultasi dokter melalui chat gratis membantu pengguna mendapatkan saran medis yang tepat, termasuk resep sesuai rekomendasi dokter sehingga menjadikan Health Shop lebih lengkap dalam memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat secara terjangkau dan berkualitas.Sejalan dengan pengembangan fitur ini, manajemen PT Prodia Digital Indonesia menegaskan komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan kesehatan digital yang berorientasi pada kemudahan, keamanan, dan kepercayaan pengguna. Direktur Utama PT Prodia Digital Indonesia, Liana Kuswandi, menyampaikan bahwa kehadiran Health Shop merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk mendampingi pengguna dalam pengelolaan kesehatan sehari-hari. “Melalui Health Shop, kami ingin menghadirkan kemudahan dan kenyamanan pengguna dalam memenuhi kebutuhan kesehatan sehari-hari secara terintegrasi dalam satu platform yang aman dan terpercaya. Health Shop merupakan wujud dedikasi U by Prodia dalam menjadi mitra kesehatan masyarakat Indonesia dalam memenuhi kebutuhan kesehatan secara menyeluruh. U by Prodia tidak hanya menjadi aplikasi layanan kesehatan, tetapi juga wellness partner yang mendampingi pengguna dalam setiap tahap perjalanan kesehatannya, sejalan dengan visi Prodia dalam mewujudkan Personalized and Precise Medicine,” ujar Liana.Prodia terus memperkuat ekosistem kesehatan digital dengan mengintegrasikan Health Shop ke dalam fitur Met-U. Sebagai bagian dari Personalized Health Risk Assessment, Health Score memberikan gambaran awal tentang kondisi kesehatan pengguna, diikuti dengan rekomendasi tindakan kesehatan (action plan) yang lebih personal dan komprehensif melalui Met-U. Selain itu, Met-U membantu pengguna untuk melakukan measuring, managing, dan monitoring kesehatan metabolik secara berkelanjutan berbasis data dan analisis medis, sehingga pengguna dapat mengambil langkah yang lebih tepat dalam menjaga kesehatan dan mencegah potensi masalah kesehatan di masa depan.Pengembangan ekosistem digital ini juga mendapat dukungan penuh dari induk usaha, PT Prodia Widyahusada Tbk, sebagai bagian dari transformasi digital Prodia secara menyeluruh. Digital Service Transformation & IT Director, Andri Hidayat, menyampaikan bahwa inovasi yang dikembangkan melalui U by Prodia mencerminkan arah strategis perusahaan dalam memperluas akses layanan kesehatan berbasis teknologi. “Kami mendukung penuh pengembangan U by Prodia sebagai bagian dari transformasi digital Prodia. Inovasi seperti Health Shop dan penguatan fitur Met-U mencerminkan komitmen Prodia untuk terus menghadirkan layanan kesehatan yang relevan, terintegrasi, dan berfokus pada kebutuhan individu, tanpa meninggalkan standar kualitas dan kepercayaan yang selama ini menjadi kekuatan Prodia,” ujar Andri.Dengan dukungan ekosistem dan kolaborasi strategis yang terus diperkuat, peluncuran fitur Health Shop versi terbaru menegaskan komitmen U by Prodia dalam memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan digital yang aman, terpercaya,dan terintegrasi. Kehadiran fitur ini melengkapi ekosistem U by Prodia sebagai platform kesehatan digital yang tidak hanya mendukung pemeriksaan dan pemantauan kesehatan, tetapi juga pemenuhan kebutuhan kesehatan sehari-hari secara praktis. Ke depan, PT Prodia Digital Indonesia bersama PT Prodia Widyahusada Tbk akan terus mengembangkan inovasi berbasis teknologi dan data medis untuk menghadirkan layanan kesehatan yang semakin personal, relevan, dan adaptif terhadap gaya hidup masyarakat modern.#UbyProdia #HealthShop #DigitalHealth #OneStopHealthSolution #PersonalizedHealth ****** Tentang U by ProdiaU by Prodia adalah platform digital yang dikembangkan oleh PT Prodia Digital Indonesia, anak usaha dari PT Prodia Widyahusada Tbk. Aplikasi ini hadir untuk mendampingi masyarakat dalam menjalani perjalanan kesehatan personal yang berkelanjutan, dengan pendekatan berbasis teknologi, genetik, dan gaya hidup terkini.Untuk informasi lebih lanjut, dapat mengunjungi www.prodia.co.id; www.prodiadigital.com atau hubungi:Marina Eka Amalia   Corporate SecretaryPT Prodia Widyahusada Tbk.Ph.       +62-21-3144182 Email   corporate.secretary@prodia.co.id Reskia Dwi Lestari    Marketing Communication ManagerPT Prodia Widyahusada Tbk.Ph.       +62-21-3144182 Email   reskia.dwi@prodia.co.idAgnes Sartika HusinAVP Sales Marketing & PartnershipPT Prodia Digital IndonesiaPh.         +62-21-29803800 ext 6969Email    agnes.sartika@prodiadigital.com    

  • 10 Februari 2026 artikel

    Berhasil Jangkau 40.000 Peserta Skrining Demensia Gratis, Prodia Tambah Target 20.000 Peserta di 2026

    Jakarta, 9 Februari 2026 – PT Prodia Widyahusada Tbk (Kode Saham: PRDA) kembali menyelenggarakan Program Skrining Demensia Gratis pada tahun 2026, sebagai respons atas tingginya partisipasi dan antusiasme masyarakat pada pelaksanaan program ini di tahun 2024–2025 yang berhasil menjangkau 40.000 peserta di seluruh Indonesia. Program ini ditujukan bagi masyarakat usia lanjut dan menargetkan 20.000 peserta di berbagai wilayah Indonesia. Melalui keberlanjutan inisiatif ini, Prodia menegaskan komitmennya dalam mendorong deteksi dini gangguan kognitif, sekaligus mengimplementasikan pilar keberlanjutan Environmental, Social, and Governance (ESG), khususnya aspek sosial melalui Promoting Healthcare Services for All, yang sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) nomor 3, Good Health and Well-Being.Demensia merupakan kondisi penurunan fungsi kognitif, termasuk daya ingat, kemampuan berpikir, dan pemahaman bahasa, yang dapat memengaruhi kemandirian serta kualitas hidup seseorang. Oleh karena itu, deteksi dini menjadi krusial untuk mendukung langkah pencegahan yang lebih optimal dan penanganan yang tepat sejak awal. Berdasarkan data Alzheimer’s Disease International, sekitar 55 juta orang di dunia saat ini hidup dengan demensia dan jumlah tersebut diperkirakan meningkat hingga tiga kali lipat pada tahun 2050. Di Indonesia sendiri, jumlah pengidap demensia diperkirakan telah mencapai lebih dari 1,2 juta orang, sehingga diperlukan peningkatan kesadaran dan akses terhadap deteksi dini demensia di masyarakat.Direktur Business & Marketing Prodia, Indriyanti Rafi Sukmawati menyampaikan “Keberhasilan Program Skrining Demensia ini tidak terlepas dari tingginya keinginan dan antusiasme masyarakat sejak pertama kali program ini kami laksanakan. Hal ini menandakan semakin tingginya tingkat kesadaran masyarakat, khususnya kelompok usia lanjut, terhadap risiko demensia serta kesadaran akan pentingnya deteksi dini sebagai langkah pencegahan untuk menjaga kualitas hidup di usia lanjut,” ujar Indriyanti.Pada 2026, Prodia kembali menyelenggarakan Program Skrining Demensia Gratis bagi masyarakat berusia 50 tahun ke atas di cabang Klinik Prodia. Skrining dilakukan secara bertahap, diawali dengan Kuesioner AD-8 INA dan dilanjutkan dengan pemeriksaan MOCA-INA oleh dokter Prodia bagi peserta yang terindikasi. Peserta yang terindikasi mengalami penurunan fungsi kognitif akan diarahkan untuk pemeriksaan lanjutan dan konsultasi dengan dokter spesialis saraf atau internis geriatri di Prodia Senior Health Centre yang tersedia di Jakarta, Surabaya, dan Makassar. Sepanjang 2025, program ini menjangkau hampir 30.000 peserta atau mencapai lebih dari 140% dari jumlah peserta yang ditargetkan yaitu sebanyak 20.000 orang. Hal ini mengalami peningkatan jumlah peserta yang cukup signifikan dari tahun sebelumnya yang menjangkau sekitar 10.000 peserta. Capaian ini diperkuat melalui berbagai kegiatan edukasi publik untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya deteksi dini demensia.Dalam kesempatan yang sama, AVP Business Prodia, Indri Marya Wulandari, menambahkan bahwa melalui program ini, peserta tidak hanya memperoleh layanan pemeriksaan, tetapi juga edukasi lanjutan serta rujukan untuk konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut sesuai kebutuhan. “Kami berharap inisiatif ini dapat mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan otak dan mengambil langkah preventif guna menurunkan risiko demensia,” ujarnya.Prodia terus memperkuat berbagai program keberlanjutan yang berorientasi pada peningkatan literasi kesehatan dan pemerataan akses layanan medis bagi masyarakat. Upaya ini diwujudkan melalui pengembangan layanan kesehatan berbasis personalized medicine, termasuk melalui Prodia Senior Health Centre, yang mengedepankan pendekatan perawatan terpadu sesuai kebutuhan masing-masing individu. Melalui keberlanjutan dan perluasan cakupan inisiatif tersebut, Prodia berharap dapat mendorong masyarakat untuk lebih proaktif menjaga fungsi kognitif otak, memanfaatkan deteksi dini, serta menerapkan langkah-langkah pencegahan demi menurunkan risiko demensia dan mendukung kualitas hidup yang lebih optimal.#Prodia #SkriningDemensia #KesehatanOtak #DeteksiDini ****** Tentang PT Prodia Widyahusada Tbk.Laboratorium klinik Prodia didirikan pertama kali di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan farmasi. Sejak awal, Dr. Andi Widjaja, MBA beserta seluruh pendiri lainnya tetap menjaga komitmen untuk mempersembahkan hasil pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati. Seluruh cabang Prodia telah mendapatkan akreditasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Salah satunya dari College of American Pathologist (CAP), sebuah Lembaga profesi bidang laboratorium kesehatan di Amerika Serikat yang mendapatkan pengakuan internasional – selama 10 tahun berturut-turut. Dengan Akreditasi CAP ini, kualitas standar suatu Laboratorium klinik dinilai berdasarkan acuan Internasional, karenanya hasil Prodia dapat dipergunakan tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di mancanegara. Sehingga kualitas hasil tes dari laboratorium Prodia sejajar dengan laboratorium internasional. Pada 7 Desember 2016, Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana Prodia sebagai emiten ke-15 di tahun 2016, dengan kode saham “PRDA”. Dalam aksi korporasi itu, Prodia telah menawarkan saham perdana sebanyak 187,5 juta lembar saham. Dengan demikian, dana yang diraih dari penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan mencapai sebesar Rp1,22 triliun.Hingga 31 Desember 2025, Prodia telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 402 outlet, di 81 kota, 113 kabupaten, dan 34 provinsi di seluruh Indonesia, beberapa diantaranya merupakan Prodia Health Care (PHC) yakni layanan wellness clinic yang berbasis personalized medicine serta specialty clinics yang terdiri dari Prodia Children’s Health Centre (PCHC), Prodia Women’s Health Centre (PWHC) dan Prodia Senior Health Centre (PSHC).     Prodia telah meluncurkan Kontak Prodia diantaranya call centre 1500-830 dan personal assistant virtual berbasis online Tanya Prodia (TANIA) yang dapat diakses melalui Whatsapp 08551500830, Telegram: @prodia.id, Facebook Messenger: @prodia.id dan Web Widget Prodia: www.prodia.co.id. Layanan Prodia juga dapat dijangkau melalui Aplikasi U by Prodia yang dapat diunduh melalui App Store & PlayStore. Untuk informasi lebih lanjut, dapat mengunjungi www.prodia.co.id atau menghubungi:Marina Eka Amalia   Corporate SecretaryPT Prodia Widyahusada Tbk.Ph.       +62-21-3144182 Email   corporate.secretary@prodia.co.id                      

  • 05 Februari 2026 artikel

    Prodia Bersama Indonesia Rare Disorders Perkuat Kesetaraan Akses Layanan Genetika bagi Orang dengan Penyakit Langka melalui Program Pemeriksaan Whole Exome Sequencing

    Jakarta, 5 Februari 2026 — Dalam rangka memperingati Hari Penyakit Langka Sedunia pada 28 Februari mendatang, PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA/Prodia) bekerja sama dengan Indonesia Rare Disorder (IRD) menyelenggarakan kegiatan CSR berkelanjutan bertema “Kesetaraan Akses melalui Inovasi Tes Terbaru untuk Komunitas Penyandang Penyakit Langka”, sebagai penutup rangkaian program pemeriksaan Whole Exome Sequencing (WES) gratis bagi Orang dengan Penyakit Langka (Odalangka) yang telah dilaksanakan sejak Februari 2025. Kegiatan ini mencerminkan komitmen Prodia melalui pilar Promoting Healthcare Services for All dan Involving People, mendukung pencapaian SDGs 3 (Good Health and Well-being) dan SDGs 9 (Industry, Innovation, and Infrastructure), dalam upaya membangun layanan kesehatan yang inovatif, inklusif, dan berkelanjutan bagi Odalangka. Kegiatan CSR ini dihadiri oleh dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid., selaku Direktur Direktorat Penyakit Tidak Menular (PTM) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Prof. dr. Gunadi, Ph.D., Sp.BA., Subsp.DA(K) selaku ketua InaSHG (The Indonesian Society of Human Genetics), Andi Widjaja selaku Founder & Komisaris Utama Prodia, Dewi Muliaty selaku Direktur Utama Prodia, segenap jajaran Direksi dan Komisaris Prodia, dr. Iffa Mutmainah, M.Si., Med selaku konselor genetik Prodia, Yola Tsagia selaku Ketua komunitas IRD, serta para tamu undangan serta masyarakat umum yang hadir secara online maupun tatap muka.Dalam sambutannya, dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid., menyampaikan apresiasi kepada Prodia atas kontribusinya dalam memberikan pemeriksaan WES serta edukasi kepada masyarakat dan komunitas mengenai pencegahan dan penanganan penyakit, khususnya penyakit langka. Inisiatif ini dinilai sejalan dengan upaya membangun paradigma kesehatan yang lebih promotif dan preventif. Sementara itu, Prof. dr. Gunadi, Ph.D., Sp.BA., Subsp.D.A.(K) melalui sambutannya menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan komunitas guna memperluas akses terhadap diagnosis dini, konseling genetik, serta informasi bagi pasien penyakit langka secara lebih merata dan efektif di seluruh Indonesia.Direktur Utama Prodia, Dewi Muliaty, menyampaikan, “Melalui kegiatan CSR pemeriksaan Whole Exome Sequencing (WES) ini, Prodia berupaya memperluas akses terhadap diagnosis yang akurat bagi Odalangka serta mendorong pemahaman akan pentingnya deteksi dini dan pendampingan yang tepat. Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang kami untuk terus memperkuat layanan diagnostik dan pengembangan pemeriksaan genetika berbasis sains, guna menghadirkan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat,” ujar Dewi dalam sambutannya.Program pemeriksaan WES ini ini telah memberikan manfaat penegakkan diagnosis bagi 36 anak-anak Odalangka yang tersebar di seluruh Indonesia. Sebagai bentuk pertanggungjawaban program CSR kepada para peserta, kegiatan penutupan CSR ini diisi dengan pemaparan hasil akhir dari pelaksanaan program CSR pemeriksaan WES, diikuti dengan talkshow edukasi yang menghadirkan dr. Iffa Mutmainah, M.Si., Med.  selaku konselor genetik Prodia, dan Winny, M.Sc. selaku Molecular Predictive & Diagnostic Lab Head Prodia, membahas peran pemeriksaan genetik dan kehadiran WES dalam diagnosis akurat serta pentingnya konseling sebagai bagian dari tata laksana penanganan penyakit langka. Ketua komunitas IRD, Yola Tsagia, menilai program ini memberikan manfaat signifikan dalam mendukung diagnosis yang lebih akurat sekaligus meningkatkan pemahaman orang tua dan pendamping terkait pemeriksaan genetik, konseling, dan tata laksana berkelanjutan. “Kami sangat mengapresiasi inisiatif dan komitmen Prodia melalui program CSR ini, karena membantu memperluas akses pemeriksaan genetik serta memberikan pemahaman bagi keluarga terkait proses diagnosis dan perawatan ke depan,” ujar Yola.Program ini merupakan bagian dari rangkaian inisiatif CSR Prodia yang telah berjalan secara berkesinambungan sejak 2019 dan 2023 untuk meningkatkan kesetaraan akses pemeriksaan genetika bagi Odalangka di Indonesia, melalui pemeriksaan Chromosomal Microarray Analysis (CMA) dan dilanjutkan dengan WES pada 2025. Atas konsistensi dan dampak sosial yang dihasilkan, program ini memperoleh penghargaan ESGNow Awards 2025 kategori Pilar Sosial – Health & Well-Being Champion dari Republika melalui program “Skrining Penyakit Langka bersama Indonesia Rare Disorders”.#Diagnostik #Genetika #CSR #PenyakitLangka #WES ****** Tentang PT Prodia Widyahusada Tbk.Laboratorium klinik Prodia didirikan pertama kali di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan farmasi. Sejak awal, Dr. Andi Widjaja, MBA beserta seluruh pendiri lainnya tetap menjaga komitmen untuk mempersembahkan hasil pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati. Seluruh cabang Prodia telah mendapatkan akreditasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Salah satunya dari College of American Pathologist (CAP), sebuah Lembaga profesi bidang laboratorium kesehatan di Amerika Serikat yang mendapatkan pengakuan internasional – selama 10 tahun berturut-turut. Dengan Akreditasi CAP ini, kualitas standar suatu Laboratorium klinik dinilai berdasarkan acuan Internasional, karenanya hasil Prodia dapat dipergunakan tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di mancanegara. Sehingga kualitas hasil tes dari laboratorium Prodia sejajar dengan laboratorium internasional. Pada 7 Desember 2016, Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana Prodia sebagai emiten ke-15 di tahun 2016, dengan kode saham “PRDA”. Dalam aksi korporasi itu, Prodia telah menawarkan saham perdana sebanyak 187,5 juta lembar saham. Dengan demikian, dana yang diraih dari penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan mencapai sebesar Rp1,22 triliun.Hingga 31 Desember 2025, Prodia telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 402 outlet, di 81 kota, 113 kabupaten, dan 34 provinsi di seluruh Indonesia, beberapa diantaranya merupakan Prodia Health Care (PHC) yakni layanan wellness clinic yang berbasis personalized medicine serta specialty clinics yang terdiri dari Prodia Children’s Health Centre (PCHC), Prodia Women’s Health Centre (PWHC) dan Prodia Senior Health Centre (PSHC).     Prodia telah meluncurkan Kontak Prodia diantaranya call centre 1500-830 dan personal assistant virtual berbasis online Tanya Prodia (TANIA) yang dapat diakses melalui Whatsapp 08551500830, Telegram: @prodia.id, Facebook Messenger: @prodia.id dan Web Widget Prodia: www.prodia.co.id. Layanan Prodia juga dapat dijangkau melalui Aplikasi U by Prodia yang dapat diunduh melalui App Store & PlayStore. Untuk informasi lebih lanjut, dapat mengunjungi www.prodia.co.id atau menghubungi:Marina Eka Amalia   Corporate SecretaryPT Prodia Widyahusada Tbk.Ph.       +62-21-3144182 Email   corporate.secretary@prodia.co.id                     

  • 01 Februari 2026 promo

    Risiko Kanker Bisa Ada, Meski Tak Terasa

    Menjaga diri dimulai dari tahu kondisi tubuh sendiri. Promo skrining kanker selama Februari 2026

  • 27 Januari 2026 artikel

    Dorong Pemulihan Layanan Kesehatan Pascabencana Banjir Sumatra, Prodia Salurkan Bantuan Alat-Alat Kesehatan untuk RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang

    Aceh, 23 Januari 2026 - PT Prodia Widyahusada Tbk (Kode saham: PRDA) menyalurkan bantuan alat-alat kesehatan senilai Rp250 Juta berupa peralatan dan perlengkapan laboratorium kepada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muda Sedia, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh. Bantuan ini merupakan wujud kontribusi Prodia dalam mendukung program pemulihan layanan kesehatan yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor di pulau Sumatra, khususnya di Kabupaten Aceh Tamiang. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Prodia yang diwakili oleh Marissa Arifin, M.Kes. selaku Head Region Sumatra PT Prodia Widyahusada Tbk, dan diterima oleh dr. Andika Putra, Sp.PD selaku Direktur RSUD Muda Sedia Kabupaten Aceh Tamiang, bersama dr. Sukma, M.Kes., Sp.PK(K) selaku Kepala Departemen Laboratorium Medis RSUD Muda Sedia Kabupaten Aceh Tamiang.Bantuan yang disalurkan mencakup peralatan operasional laboratorium, perangkat penyimpanan dan pengendalian mutu, perangkat sistem teknologi informasi, perlengkapan keselamatan & kesehatan kerja (K3), hingga sarana pendukung dan pengelolaan limbah medis. Penyaluran bantuan tersebut diharapkan mampu memperkuat keberlanjutan operasional serta mengoptimalkan proses pemulihan laboratorium RSUD Muda Sedia Kabupaten Aceh Tamiang pascabencana banjir Sumatra, sebagai pusat rujukan layanan laboratorium bagi wilayah Aceh Tamiang dan sekitarnya. #Prodia #CSR #BanjirSumatra #Aceh #SustainabilityForHealthyCommunity

  • 31 Desember 2025 promo

    Gampang Lelah? Mungkin Tiroidmu Bermasalah

    Gangguan tiroid efeknya bisa fatal, tapi gejalanya mirip penyakit sepele. Jangan tunda, segera manfaatkan Harga Spesial* Pemeriksaan Tiroid!

  • 17 Desember 2025 artikel

    Cara Efektif Memanfaatkan Fitur Chatbot di Kontak Prodia

    Di era layanan digital yang serba cepat, Prodia menghadirkan fitur Chatbot sebagai solusi praktis untuk membantu pelanggan mendapatkan informasi dengan mudah, kapan saja, tanpa harus menunggu antrean. Agar pengalaman Anda semakin optimal, berikut panduan cara memanfaatkan Chatbot Prodia secara efektif. 1. Kenali Layanan yang Bisa Dibantu oleh ChatbotChatbot Prodia dirancang untuk memberikan jawaban cepat terkait berbagai kebutuhan pelanggan. Beberapa layanan yang dapat Anda akses melalui Chatbot antara lain:Informasi harga pemeriksaanLokasi dan jam operasional cabangInformasi promo terbaruStatus hasil pemeriksaan Informasi seputar aplikasi U by ProdiaPertanyaan umum seputar pemeriksaan laboratorium dan masih banyak lagi!Dengan mengenali cakupan layanan, pelanggan bisa memanfaatkan Chatbot sebagai jalur cepat untuk mendapatkan informasi umum. 2. Gunakan Pertanyaan yang SpesifikAgar Chatbot dapat memberikan respons yang tepat, gunakan pertanyaan yang spesifik, misalnya:“Harga cek kolesterol di Prodia Cibubur”“Lokasi Prodia Kramat”“Jam operasional Prodia Tangerang Kota”Kata kunci yang jelas membantu sistem memahami kebutuhan Anda dan mempercepat proses pemberian informasi. 3. Hubungkan ke Live Agent Jika Butuh Bantuan LanjutanMeskipun Chatbot bisa menjawab banyak kebutuhan, ada kondisi tertentu yang memerlukan penanganan lebih detail. Jika Anda membutuhkan klarifikasi lebih dalam atau ingin konsultasi mengenai masalah spesifik, Anda dapat infokan ingin berbicara dengan petugas misalnya dengan mengetik seperti “Hubungi CS” maka Chatbot akan meneruskan Anda ke live agent sesuai antrian. Dengan Chatbot Prodia, Semua Informasi Ada dalam Genggaman Anda! Fitur Chatbot di Kontak Prodia hadir untuk memberikan pengalaman pelayanan yang lebih cepat, mudah, dan efisien. Dengan memanfaatkan fitur ini secara optimal, Anda dapat menghemat waktu sekaligus mendapatkan informasi yang akurat langsung dari sumber resmi Prodia ****** Kami Bangga!Prodia resmi meraih CCSE Award 2025 (Contact Centre Service Excellence) sebagai bentuk komitmen kami dalam memberikan layanan terbaik untuk Anda.Butuh info pemeriksaan kesehatan?Tim Kontak Prodia siap membantu kapan saja!

  • 10 Desember 2025 artikel

    Hadirkan Layanan Lebih Komprehensif dan Tingkatkan Pengalaman Pelanggan, Prodia Resmikan Gedung Baru Prodia Madiun

    Madiun, 10 Desember 2025 — PT Prodia Widyahusada Tbk (Kode saham: PRDA) meresmikan gedung baru di kota Madiun yang berlokasi di Jl. Dr. Soetomo No. 76 A–B, Kartoharjo, Kota Madiun, Jawa Timur. Peresmian gedung baru ini sekaligus menandai titik lokasi baru cabang Prodia yang sebelumnya berada di Jl. Sulawesi No.9 Kartoharjo, Kota Madiun, Jawa Timur.  Lokasi dan gedung baru ini hadirkan kenyamanan serta keleluasaan bagi pelanggan dan masyarakat Kota Madiun dalam mengakses layanan diagnostik Prodia. Peresmian ini  dilakukan secara simbolis oleh F. Bagus Panuntun selaku Wakil Walikota Madiun, bersama Indri Marya Wulandari selaku AVP Business Prodia, dihadiri oleh Maria Diah Fibriani selaku Regional Head Central Java Region Prodia beserta jajaran,  pejabat pemerintah setempat, serta pelanggan Prodia baik dari dokter, rumah sakit, perusahaan, masyarakat umum, dan perwakilan komunitas.Dijumpai saat acara peresmian, F. Bagus Panuntun selaku Wakil Walikota Madiun menyampaikan apresiasinya atas lokasi dan gedung baru Prodia Madiun yang dinilai turut memperkuat layanan kesehatan diagnostik di Kota Madiun. Beliau menilai Prodia telah memberikan banyak kontribusi dan berperan penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kota Madiun dengan layanan yang bermutu. Kedepannya, diharapkan kehadiran Prodia Madiun di lokasi dan bangunan yang baru dapat semakin memperluas akses layanan, meningkatkan kenyamanan dan pengalaman pelanggan, serta dapat menghadirkan layanan kesehatan diagnostik yang lebih komprehensif.AVP Business Prodia, Indri Marya Wulandari, mengungkapkan “Prodia Madiun telah berdiri sejak 25 September 1990, 30 tahun berkontribusi dalam membangun dan meningkatkan taraf kualitas kesehatan masyarakat Kota Madiun. Tentunya kami dapat terus bertahan secara berkelanjutan hingga hari ini, serta bertumbuh dan berinovasi berkat loyalitas dan kepercayaan pelanggan kepada Prodia. Hari ini, melalui gedung dan lokasi baru, kami menegaskan komitmen untuk meningkatkan kualitas layanan dan menghadirkan layanan kesehatan yang lebih advanced dan presisi bagi masyarakat,” ujar Indri dalam acara peresmian gedung baru pada Rabu, 10 Desember 2025.Prodia Madiun merupakan cabang Klinik Utama yang menyediakan berbagai layanan pemeriksaan kesehatan diagnostik, mencakup layanan laboratorium maupun non-laboratorium, layanan klinik, serta layanan vaksinasi. Layanan laboratorium yang tersedia meliputi pemeriksaan rutin hingga pemeriksaan esoterik atau khusus. Di luar itu, Prodia Madiun juga dilengkapi dengan layanan non-laboratorium seperti rontgen, elektrokardiologi, ultrasonografi (USG), fasilitas treadmill, spirometri, audiometri. Prodia Madiun juga didukung dengan layanan klinik poli spesialis, poli umum, yang memungkinkan pelanggan dapat berkonsultasi sesuai dengan kebutuhan medisnya, layanan vaksinasi, serta layanan infus booster. Prodia Madiun  beroperasi setiap Senin hingga Sabtu, dengan jam operasional pukul 06.00–21.00 WIB pada hari Senin hingga Jumat, serta pukul 06.00–17.00 WIB pada hari Sabtu, dan tidak beroperasi pada hari Minggu maupun Libur Nasional.Dalam kesempatan yang sama, Partini selaku Branch Manager Prodia Madiun menyampaikan “Selain pemeriksaan individu, kami menyediakan medical check-up kolektif untuk berbagai kebutuhan, mulai dari seleksi karyawan, pemeriksaan rutin bagi perusahaan, organisasi, instansi pemerintah, hingga calon siswa atau mahasiswa. Kami juga menghadirkan layanan Home Service untuk pengambilan sampel darah di rumah atau tempat kerja, serta aplikasi U by Prodia yang memudahkan pemesanan, pembayaran, dan akses hasil. Dengan tampilan dan fasilitas baru, Prodia Madiun diharapkan semakin mendorong kepedulian masyarakat terhadap kesehatan dan menjadi mitra layanan kesehatan yang berkelanjutan,” tambah Partini.#Prodia #Madiun #LayananKesehatan #MedicalCheckUp ****** Tentang PT Prodia Widyahusada Tbk.Laboratorium klinik Prodia didirikan pertama kali di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan farmasi. Sejak awal, Dr. Andi Widjaja, MBA beserta seluruh pendiri lainnya tetap menjaga komitmen untuk mempersembahkan hasil pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati. Seluruh cabang Prodia telah mendapatkan akreditasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Salah satunya dari College of American Pathologist (CAP), sebuah Lembaga profesi bidang laboratorium kesehatan di Amerika Serikat yang mendapatkan pengakuan internasional – selama 10 tahun berturut-turut. Dengan Akreditasi CAP ini, kualitas standar suatu Laboratorium klinik dinilai berdasarkan acuan Internasional, karenanya hasil Prodia dapat dipergunakan tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di mancanegara. Sehingga kualitas hasil tes dari laboratorium Prodia sejajar dengan laboratorium internasional. Pada 7 Desember 2016, Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana Prodia sebagai emiten ke-15 di tahun 2016, dengan kode saham “PRDA”. Dalam aksi korporasi itu, Prodia telah menawarkan saham perdana sebanyak 187,5 juta lembar saham. Dengan demikian, dana yang diraih dari penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan mencapai sebesar Rp1,22 triliun.Hingga 30 September 2025, Prodia telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 384 outlet, di 80 kota, 112 kabupaten, dan 34 provinsi di seluruh Indonesia, beberapa diantaranya merupakan Prodia Health Care (PHC) yakni layanan wellness clinic yang berbasis personalized medicine serta specialty clinics yang terdiri dari Prodia Children’s Health Centre (PCHC), Prodia Women’s Health Centre (PWHC) dan Prodia Senior Health Centre (PSHC).    Prodia telah meluncurkan Kontak Prodia diantaranya call centre 1500-830 dan personal assistant virtual berbasis online Tanya Prodia (TANIA) yang dapat diakses melalui Whatsapp 08551500830, Telegram: @prodia.id, Facebook Messenger: @prodia.id dan Web Widget Prodia: www.prodia.co.id. Layanan Prodia juga dapat dijangkau melalui Aplikasi U by Prodia yang dapat diunduh melalui App Store & PlayStore.Untuk informasi lebih lanjut, dapat mengunjungi www.prodia.co.id atau menghubungi:  Marina Eka Amalia   Corporate SecretaryPT Prodia Widyahusada Tbk.Ph.       +62-21-3144182 Email   corporate.secretary@prodia.co.id                     

  • 09 Desember 2025 artikel

    Berita Duka Cita - Ibu Hetty Lestari Sri Wahjuni, Istri Bapak Gunawan Prawiro Soeharto

    JAKARTA, 9 DESEMBER 2025 — Segenap jajaran Dewan Komisaris, Direksi, dan Keluarga Besar PT Prodia Widyahusada Tbk (Kode saham: PRDA) turut berduka cita atas meninggalnya Ibu Hetty Lestari Sri Wahjuni, istri Bapak Gunawan Prawiro Soeharto, Co-Founder sekaligus Komisaris PT Prodia Widyahusada Tbk.Ibu Hetty Lestari Sri Wahjuni meninggal dunia di usia 85 tahun pada hari Selasa, 9 Desember 2025. ”Mewakili segenap Direksi dan Dewan Komisaris PT Prodia Widyahusada Tbk, kami mengucapkan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya Ibu Hetty Lestari Sri Wahjuni. Kami mendoakan pula agar keluarga yang ditinggalkan kiranya diberikan kelapangan hati, ketabahan, dan kekuatan" tulis Manajemen, Selasa (09/12/2025).

  • Hasil tidak ditemukan.
  • Hasil tidak ditemukan.