Hasil Pencarian

Hasil pencarian dari ""


  • 14 Desember 2020 artikel

    Penyakit Prostat Mengintai Pria, Kenali Bahayanya

    Saat mendengar kata prostat, apa yang ada di benak kamu? Prostat adalah kelenjar pada sistem reproduksi pria yang membungkus saluran kemih (uretra). Kelenjar ini tepat berada di bawah kandung kemih dan di depan rektum.Kelenjar prostat berfungsi untuk memproduksi dan mengeluarkan cairan yang menjadi komponen dari air mani yang disebut semen. Selain itu, kelenjar ini berperan dalam produksi hormon dan membantu mengatur aliran urine.Prostat rata-rata berukuran sebesar biji kenari atau bola ping-pong. Namun, seiring bertambahnya usia, ukuran prostat bisa menjadi lebih besar. Misalnya, saat berusia 40 tahun, kelenjar ini kemungkinan telah berukuran sebesar aprikot.Sayangnya, ukuran prostat yang terlalu besar bisa menyebabkan gangguan kesehatan yang sering disebut sebagai penyakit prostat. Penyakit ini pun ada banyak macamnya.Kondisi ini bisa berbahaya jika tidak mendapat penanganan yang tepat. Oleh sebab itu, mari kenali lebih jauh berbagai penyakit prostat yang bisa mengintai para pria.Jenis penyakit prostatPenyakit prostat memiliki sejumlah jenis dengan kondisi dan gejala yang berbeda-beda. Berikut adalah jenis-jenis penyakit prostat.Pembesaran prostat jinak (benign prostatic hyperplasia)Penyakit prostat ini terjadi akibat pembesaran kelenjar prostat yang menekan saluran kemih sehingga menyempit. Kondisi ini menyebabkan penderitanya merasa ingin buang air kecil, meski kandung kemih tidak terisi sama sekali.Tekanan prostat juga dapat melemahkan otot kandung kemih sehingga penderitanya sulit mengosongkan urine sepenuhnya. Kondisi ini bisa menyebabkan berbagai masalah, seperti:Lebih sering buang air kecil, terutama pada malam hariButuh waktu lebih lama untuk mengeluarkan urineAliran urine lebih lemah, dan mungkin tersendat-sendatTimbul perasaan belum tuntas setelah buang air kecil. Pembesaran prostat jinak ini biasanya terjadi pada pria berusia di atas 50 tahun. Dalam kasus yang parah, penyakit ini dapat menyebabkan kerusakan ginjal atau kandung kemih.Peradangan prostatProstatitis atau peradangan prostat merupakan penyakit prostat yang sering terjadi pada pria di bawah usia 50 tahun. Penyakit prostat ini dsebabkan oleh infeksi bakteri pada saluran kemih, misalnya Escherichia coli; maupun infeksi menular seksual, seperti gonore dan klamidia.Selain itu, cedera pada kelenjar prostat atau gangguan pada sistem saraf juga bisa menyebabkan prostatitis. Gejala peradangan prostat yang bisa dirasakan, di antaranya:Kesulitan buang air kecilNyeri dan perih saat buang air kecilNyeri saat ejakulasi atau berhubungan seksualMenggigil dan demamNyeri pada perut bagian bawah, punggung bawah, atau rektumKanker prostatKanker prostat adalah salah satu kanker yang paling umum terjadi pada pria. Kanker ini terjadi akibat pertumbuhan sel abnormal pada kelenjar prostat.Kanker prostat dapat menimbulkan tanda dan gejala, di antaranya:Sulit buang air kecilAliran urine melemahDarah dalam air maniArea panggul tidak terasa nyamanNyeri tulangDisfungsi ereksiSel-sel kanker bahkan dapat menyebar ke organ tubuh lain sehingga bisa sangat berbahaya. Namun, jika dideteksi sedini mungkin, peluang kamu untuk sembuh lebih besar.Jika kamu merasa memiliki penyakit prostat, jangan ragu untuk memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat. 

  • 05 Agustus 2020 artikel

    Hipotiroid pada Ibu Hamil, Dapat Berakibat Fatal pada Janin

    Hipotiroid adalah kelainan yang membuat metabolisme tubuh melambat. Hal ini disebabkan karena rendahnya hormon tiroid yang dihasilkan oleh kelenjar tiroid. Kelenjar tiroid adalah kelenjar kecil berbentuk kupu-kupu di bagian depan leher yang menghasilkan hormon tiroid yang berfungsi dalam berbagai metabolisme tubuh. Hipotiroid seringkali tidak terdiagnosis dan menyebabkan berbagai macam masalah. Hipotiroid akan semakin berbahaya, terutama jika terjadi pada ibu hamil karena akan berpengaruh pada janinnya. Peran tiroid pada masa kehamilan dan perkembangan janin Hormon tiroid sangat penting untuk perkembangan normal otak dan sistem saraf bayi. Selama trimester pertama, janin bergantung pada suplai hormon tiroid ibu. Kemudian pada sekitar 12 minggu, kelenjar tiroid janin mulai bekerja sendiri, tetapi kelenjar tiroid belum menghasilkan hormon tiroid yang cukup pada 18 hingga 20 minggu kehamilan.  Gejala dan pengaruh dari hipotiroid selama kehamilan Gejala dari hipotiroid seringkali terabaikan oleh ibu hamil karena gejala dari hipotiroid mirip dengan gejala kehamilan awal seperti sembelit, mual, berat badan meningkat, dan kulit kering. Padahal kurangnya hormon tiroid dapat menyebabkan berbagai komplikasi baik pada janin maupun pada ibu hamil sendiri. Hipotiroidisme yang tidak diobati, atau terlambat diobati, dapat meningkatkan risiko keguguran, dan telah dikaitkan dengan anemia ibu, miopati (nyeri otot, kelemahan), gagal jantung kongestif, pre-eklampsia, kelainan plasenta, dan pendarahan postpartum. Selain itu, hipotiroidisme berat yang tidak diobati pada ibu dapat menyebabkan gangguan perkembangan otak pada bayi. Studi terbaru menunjukkan bahwa kelainan otak perkembangan juga dapat terjadi pada anak-anak yang lahir dari wanita yang memiliki hipotiroidisme ringan yang tidak diobati selama kehamilan. Pencegahan dan deteksi dini hipotiroid pada kehamilan American Thyroid Association (ATA) merekomendasikan untuk melakukan pemeriksaan TSH, FT4 berserta dengan penanda tiroid autoimun seperti anti-TPO pada ibu hamil terutama pada trimester pertama, guna mendeteksi gangguan fungsi tiroid pada ibu sedini mungkin. Terdeteksinya gangguan tiroid yang disertai dengan hasil anti-TPO positif pada ibu hamil  perlu menerima pengobatan salah satunya dengan terapi levothyroxine. Pemeriksaan ini cukup penting dan tidak ada ruginya jika menambahkan pemeriksaan ini demi si kecil yang sehat dan cerdas, selain itu mencegah juga lebih murah dan efisien dibandingkan mengobati.

  • 30 Juli 2020 artikel

    Pastikan PSBB Tidak Merapuhkan Tulangmu

    Kebanyakkan orang lebih menikmati melakukan aktivitas olahraga di luar rumah baik di tempat terbuka maupun di pusat kebugaran. Berolahraga di luar rumah bersama teman dan sahabat memberikan penyegaran kepada pikiran dan dapat menjadi sarana refreshing. Sayangnya, hal ini tidak dapat dilakukan dengan leluasa pada masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), karena pusat kebugaran ditutup dan tempat terbuka yang biasa dipakai berolahraga juga ditutup guna mencegah terjadinya kerumunan. Kondisi ini menyebabkan sebagian besar orang mengalami penurunan aktivitas fisik. Padahal, aktivitas fisik menjadi salah satu cara dalam menjaga kesehatan tulang dan membuat daya tahan tubuh tetap dalam keadaan prima. Kesehatan tulang merupakan hal yang sangat penting dan menentukan kesehatan seseorang. Pola hidup yang sedenter dan kurangnya aktivitas fisik dapat menyebabkan seseorang kehilangan massa tulang, yang jika dibiarkan dapat menyebabkan osteoporosis. Osteoporosis merupakan kondisi ketika tulang kehilangan massa atau kepadatannya, sehingga jadi mudah patah dan retak. Oleh sebab itu, mengubah gaya hidup dan disertai dengan melakukan pemeriksaan yang tepat dapat menjadi salah satu solusi untuk mencegah terjadinya osteoporosis, sehingga pada masa pandemi ini selain terhindar dari COVID-19, kita juga terhindar dari risiko osteoporosis. Memprediksi risiko osteoporosis paska WFH dan PSBB “Apakah osteoporosis dapat dihindari?” atau “dapatkah saya mencegah osteoporosis?” adalah pertanyaan-pertanyaan yang sering muncul terutama di kalangan masyarakat yang memasuki umur 35 tahun ke atas. Osteoporosis dapat dicegah dengan mengubah pola hidup, berolahraga dan juga melakukan pemeriksaan penanda resorpsi tulang C-telopeptide dan N-MID Osteocalcin. Kedua pemeriksaan ini dapat digunakan untuk memprediksi tingkat pembentukan dan pembongkaran tulang, jika nilai pembongkaran lebih besar maka dapat diprediksi individu tersebut berisiko terkena osteoporosis. Nilai dari kedua penanda resorpsi tulang ini dapat berubah seiring dengan perubahan gaya hidup, dan juga terapi. Pemeriksaan C-telopeptide dan N-MID Osteocalcin dapat dilakukan diseluruh cabang Laboratorium klinik Prodia yang sudah tersebar di berbagai bagian di Indonesia. Tips menjaga tulang tetap sehat selama #dirumahaja Tidak mudah untuk memotivasi diri untuk selalu melakukan olah raga apalagi yang terbiasa melakukan olah raga bersama teman dan sahabat atau komunitas. Ada berbagai cara memotivasi diri sendiri antara lain mengetahui akibatnya jika kurang gerak dalam jangka panjang, atau mengetahui kondisi pada saat ini. Apabila mengetahui status risiko osteoporosis sekarang maka dapat mencegah mulai sekarang.

  • 12 Mei 2020 artikel

    Jangan Biarkan Alergi Mengganggu Harimu

    Apakah alergi berbahaya?Ya, terutama jika hasil pemeriksaan menunjukkan konsentrasi IgE yang tinggi. Pada kondisi tersebut, alergi dapat menyebabkan anafilaksis, yaitu reaksi alergi yang dapat mengancam jiwa, misalnya penurunan tekanan darah secara tiba-tiba sehingga menyebabkan hilangnya kesadaran, atau pembengkakan pada saluran pernafasan yang menyebabkan sesak nafas [1].Apakah penyakit alergi diturunkan?Alergi yang diturunkan dikenal dengan istilah atopy. Jika kedua orang tua memiliki alergi, umumnya diturunkan sekitar 60-80%. Jika hanya salah satu orang tua saja, maka risiko alergi menurun hingga 30% [2]. Jenis alergi yang dialami orang tua dan anak mungkin berbeda, misalnya orang tua yang alergi coklat memiliki anak yang alergi udang. Pada kasus alergi, yang diturunkan bukanlah alergi itu sendiri, namun kecenderungan membentuk IgE dalam jumlah banyak dan kerentanan tubuh terhadap gejala alergi. [3]. Alergi tetap dapat terjadi meskipun tidak ada keturunan. Paparan alergen pada saat sistem imun tubuh lemah, misalkan dalam masa pemulihan setelah sakit, dapat memicu alergi [4].Pemeriksaan  IgE Atopy Panel IndonesiaPemicu alergi disebut alergen. Pada individu yang mengalami alergi, suatu alergen dapat memicu tubuh untuk menghasilkan antibodi IgE yang menyebabkan munculnya gejala alergi seperti gatal – gatal, ruam, pembengkakan, dan lain sebagainya [5].Pemeriksaan IgE Atopy Panel Indonesia adalah pemeriksaan untuk mendeteksi IgE terhadap 55 jenis alergen di dalam darah. Pemeriksaan ini bermanfaat untuk menentukan penyebab terjadinya alergi.  

  • 04 Mei 2020 artikel

    7 Tips Jaga Produktivitas Saat Work From Home Di Bulan Puasa

    Dalam upaya membantu menekan penyebaran penyakit infeksi, banyak perusahaan yang memberlakukan work from home (bekerja dari rumah) bagi para karyawannya jika memungkinkan. Selain dapat membantu menekan penyebaran penyakit infeksi, sebetulnya banyak manfaat lainnya seperti memiliki waktu lebih banyak dengan keluarga terutama anak, kenyamanan dan jadwal yang jauh lebih fleksibel.Namun bekerja dari rumah bisa menjadi sangat berbahaya jika Anda mudah tergoda oleh penundaan dan berbagai gangguan di sekitar rumah, sehingga Anda menjadi lebih sulit untuk menyelesaikan pekerjaan dan menghambat produktivitas Anda. Terlebih ketika di bulan puasa, Anda memiliki tantangan ekstra yaitu rasa kantuk dan lapar yang mungkin akan lebih sering datang. Kerja pun menjadi semakin tidak maksimal karena fokus terganggu.Berikut ini beberapa upaya yang dapat Anda lakukan agar tetap fokus dan produktif saat bekerja dari rumah di bulan puasa.1.Tetap lakukan rutinitas seperti biasanya saat Anda bekerja ke kantor.Di bulan puasa, bangunlah sedikit lebih awal agar tidak perlu terburu-buru menyantap sahur. Setelah sahur dan ibadah, sebaiknya jangan tidur kembali tapi lakukan aktivitas lain dan bersiap seolah-olah Anda akan pergi ke kantor. Tentukan juga pengaturan jam kerja, waktu istirahat dan melakukan ibadah seperti ketika Anda bekerja di kantor.2. Jadikan diri Anda di kantor, atur tempat kerja khususBekerja dari rumah berarti Anda harus siap menghadapi berbagai godaan atau gangguan di sekitar rumah. Jika Anda termasuk orang yang mudah terganggu, ada baiknya menyiapkan area khusus yang nyaman untuk Anda bekerja.3. Rencanakan sebelumnya apa yang akan Anda kerjakan.Tulis daftar tugas harian dan mingguan yang harus Anda kerjakan dan selesaikan agar tetap fokus. Pastikan juga Anda tetap rutin berkomunikasi dengan atasan, karyawan atau tim Anda untuk membantu mengidentifikasi prioritas dan potensi kendala kerja.4. Jangan lupa istirahat.Bagi sebagian orang, bekerja dari rumah mungkin lebih nyaman hingga seringkali lupa waktu untuk istirahat. Padahal, istirahat sangat penting untuk menjaga konsentrasi agar tetap fokus dan produktif. Di bulan puasa, Anda bisa memanfatkan waktu istirahat untuk tidur siang selama 15-20 menit.5. Tetap aktif bergerak.Cobalah mengatur waktu di sela-sela Anda bekerja untuk bangun dari tempat duduk dan bergerak atau meregangkan tubuh. Selain menyehatkan tubuh, hal tersebut dapat menjadi cara untuk menghindari rasa kantuk. Rasa kantuk adalah godaan terbesar saat puasa, apalagi ketika Anda harus menghabiskan waktu seharian di rumah.6. Jaga kesehatan mental dengan tetap terhubung dengan orang lain.Bekerja dari rumah terkadang membuat diri merasa terasing. Tidak ada salahnya di waktu istirahat, Anda mengirimkan pesan atau melakukan panggilan telepon atau video untuk menyapa teman atau rekan kerja di luar urusan pekerjaan. Di bulan puasa, Anda mungkin juga bisa melakukan ngabuburit atau buka bersama secara online dengan teman atau rekan kerja.7. Jaga work-life balance.Bekerja dari rumah juga harus memperhatikan waktu yang Anda gunakan. Sama seperti Anda menetapkan pekerjaan rutin Anda, tentukan kapan Anda harus berhenti bekerja seperti Anda meninggalkan kantor. Anda harus lebih memperhatikan keseimbangan pekerjaan dan kehidupan Anda karena saat ini pekerjaan berada bersama Anda sepanjang hari di rumah.Bekerja dari rumah membutuhkan kedisplinan diri sendiri. Bagi sebagian orang yang tidak pernah bekerja dari rumah apalagi saat bulan puasa, mungkin perlu sedikit waktu untuk penyesuaian. Namun dengan beberapa upaya di atas diharapkan dapat membantu Anda lebih mudah untuk bekerja dari rumah dan tetap produktif. Kuncinya adalah menjaga kesehatan diri sendiri, menetapkan batasan dan menjaga work-life balance. 

  • 30 Maret 2020 artikel

    Pastikan Tubuhmu Memiliki Vitamin D yang Cukup untuk Menghalau Penyakit Infeksi Saluran Nafas

    Mengapa harus vitamin D yang kita pastikan statusnya optimal di dalam tubuh? Ya, seperti yang telah diketahui Vitamin D merupakan salah satu vitamin yang berfungsi sangat luas, dahulu mungkin hanya diketahui berfungsi untuk menjaga kesehatan tulang namun semakin maju ilmu pengetahuan, manfaat luas vitamin D semakin banyak diketahui terutama fungsinya sebagai imunomodulator yang mampu meningkatkan kerja dari sistem imun bawaan kita.Peranan Vitamin D ini juga sangat penting pada sistem pernafasan terutama untuk mencegah terjadinya penyakit pneumonia komunitas dapatan atau yang dikenal dengan Community-acquired pneumonia (CAP) seperti yang saat ini sedang pandemik. Status vitamin D yang optimal dapat meningkatkan produksi protein anti mikroba dalam tubuh yang mampu memproteksi diri dari bakteri, jamur dan virus. Selain itu fungsi vitamin D mampu melindungi dari cedera fungsi paru-paru dan meningkatkan pembersihan saluran pernafasan secara alami.Namun sayangnya, status kekurangan vitamin D ini sangat umum terjadi di dunia, bahkan di Indonesia yang terkenal dengan daerah tropis angka kekurangan vitamin D cukup tinggi yaitu lebih dari 95%. Salah satu yang mempengaruhi adalah faktor genetik, variasi genetik orang di Indonesia umumnya menyebabkan gangguan metabolisme dalam mensintesis vitamin D didalam tubuh, sehingga vitamin D dalam tubuh cenderung rendah.Oleh karena itu, pentingnya kita memastikan kecukupan status vitamin D kita dengan memeriksakan status vitamin D yang diukur dengan pemeriksaan Vitamin-25 (OH)D Total yang merupakan bentuk umum dari vitamin D yang bersirkulasi di dalam tubuh yang dengan jelas menggambarkan kecukupan vitamin D kita.Pastikan status vitamin D yang optimal di dalam tubuh, dengan nilai diatas 30 ng/mL untuk mendapatkan daya tahan tubuh yang optimal pula. Daya tahan tubuh yang optimal membantu tubuh dalam melindungi diri dari infeksi virus terutama yang saat ini sedang menjadi pandemik darurat di dunia. 

  • 20 Maret 2020 artikel

    Ketahui Tentang Cuci Tangan dan Penggunaan Hand Sanitizer yang Benar

    Belakangan ini kebiasaan mencuci tangan kerap dikampanyekan di khalayak ramai sebagai dampak pandemi Covid-19. Bahkan washyourlyrics.com mengkampayekan cara cuci tangan yang benar dengan cukup menyanyikan lagu favorit selama 20 detik. Kebisasaan mencuci tangan adalah salah satu langkah paling penting yang dapat dilakukan untuk menghindari sakit dan menyebarkan kuman ke orang-orang di sekitar. Selain mencuci tangan, banyak juga yang menganjurkan penggunaan hand sanitizer sebagai alternatif untuk membersihkan tangan.Namun, tahukah Anda bahwa menurut Center for Disease Control (CDC), ada perbedaan penting antara mencuci tangan dengan sabun dan air dan penggunaan hand sanitizer.Sebagai contoh, hand sanitizer yang berbasis alkohol tidak membunuh semua jenis kuman, seperti stomach bug yang disebut norovirus, beberapa parasit, dan Clostridium difficile yang menyebabkan diare parah. Hand santizier juga mungkin tidak menghilangkan bahan kimia berbahaya, seperti pestisida dan logam berat seperti timah. Sementaran, mencuci tangan mampu mengurangi jumlah semua jenis kuman, pestisida, dan logam berat pada tangan.Mengetahui waktu yang tepat untuk membersihkan tangan dan cara apa yang digunakan akan memberikan Anda peluang yang lebih baik untuk mencegah penyakit.Kapan waktu yang tepat untuk mencuci tangan dengan sabun dan air atau menggunakan hand sanitizer?Mencuci tangan dengan sabun dan airSebelum, selama, dan setelah menyiapkan makananSebelum menyantap makananSebelum dan setelah merawat seseorang yang sedang sakitSebelum dan sesudah mengobati lukaSetelah menggunakan kamar mandi, mengganti popok, atau membersihkan anak yang selesai menggunakan kamar mandiSetelah membersihkan hidung, batuk, atau bersinSetelah menyentuh hewan, makanan atau camilan untuk hewan; atau membuang kotoran hewanSetelah membuang atau menyentuh sampahJika tangan Anda nampak kotor atau berminyak Menggunakan hand sanitizer berbasis alkoholSebelum dan setelah mengunjungi teman, kerabat atau keluarga di rumah sakit atau tempat perawatan lain, kecuali jika orang tersebut terinfeksi Clostridium difficile (jika ya, maka gunakan sabun dan air untuk mencuci tangan)Jika sabun dan air tidak tersedia, gunakan hand sanitizer berbasis alkohol yang setidaknya mengandung 60% alkohol, dan cuci tangan dengan sabun dan air sesegera mungkin.Jangan menggunakan hand sanitizer apabila tangan anda terlihat kotor atau berminyak. Sebagai contoh, setelah berkebun, bermain di luar ruangan, atau setelah pergi memancing atau berkemah (kecuali wastafel atau tempat cuci tangan tidak tersedia). Cucilah tangan Anda dengan sabun dan air.Bagaimana seharusnya mencuci tangan dengan sabun dan air?Basahi tangan Anda dengan air bersih yang mengalir (hangat atau dingin) kemudian tuangkan sabun secukupnya untuk menutupi semua permukaan tangan.Gosok semua permukaan tangan Anda, termasuk telapak, punggung, jari-jari, sela-sela jari, dan bawah kuku Anda. Lakukan selama 20 detik sambil menyanyikan lagu  favorit AndaBilas tangan Anda menggunakan air bersih yang mengalirKeringan tangan anda menggunakan handuk atau tisu sekali pakai hingga Dan, bagaimana seharusnya menggunakan hand sanitizer berbasis alkohol?Gunakan hand sanitizer berbasis alkohol yang mengandung setidaknya 60% alkohol. Awasi penggunaan hand sanitizer pada anak-anak mencegah menelan alkohol, khususnya di sekolah dan fasilitas penitipan anak.Tuangkan hand sanitizer secukupnya untuk menutupi semua permukaan tangan.Gosok tangan Anda secara bersamaan hingga tangan terasa kering. Biasanya akan membutuhkan waktu sekitar 20 detik.Catatan: Jangan membilas atau membersihkan hand sanitizer sebelum tangan terasa kering, karena hal tersebut dapat menjadikan hand sanitizer tidak bekerja dengan baik terhadap kumanDengan mengetahui perbedaan mencuci tangan dengan sabun dan air dan penggunaan hand sanitizer, diharapkan Anda dapat lebih bijak dalam membersihkan kedua tangan Anda. 

  • 19 Maret 2020 artikel

    Social Distancing, Apa Arti di Balik Istilah Ini?

    Sebagai makhluk sosial, manusia sudah sewajarnya bertemu, ngobrol, bahkan berkumpul di satu tempat dalam keramaian. Tetapi baru-baru ini muncul istilah "social distancing". Banyak tempat publik seperti sekolah, kampus, mall, dan bahkan rumah ibadah dihimbau untuk tidak digunakan atau ditutup sementara sebagai salah satu upaya social distancing.Apa sebenarnya arti dari "social distancing"?Secara singkat, social distancing adalah menjaga jarak antara Anda dan orang lain setidaknya 1 (satu) meter. Hal ini dimaksudkan untuk meminimalkan kontak atau sentuhan dengan orang lain. Upayanya bisa berupa menghindari transportasi umum, membatasi berpergian yang tidak penting, bekerja di dari rumah (work from home), menutup sekolah, mengunjungi orang yang dicintai, teman atau keluarga melalui perangkat elektronik, dan menghindari tempat keramaian (social gathering). Social distancing dapat membantu menghentikan atau memperlambat penyebaran penyakit yang memungkinkan fasilitas kesehatan untuk lebih siap dalam merawat pasien dari waktu ke waktu.Masih muda dan tidak memiliki faktor risiko bukan berarti tidak perlu social distancingLaki-laki atau perempuan dengan usia di atas 50 dikatakan lebih rentan terhadap infeksi virus, namun bukan berarti orang muda lebih kebal. Perlu diketahui bahwa orang yang hanya menunjukkan gejala ringan dapat menularkan virus kepada orang banyak, terutama pada awal terjadinya infeksi bahkan sebelum mereka menunjukkan gejala sakit.Social distancing itu mungkin memang sangat sulit dilakukan, terutama untuk orang muda yang cenderung senang bersosialisasi atau berkumpul. Namun dengan social distancing akan sangat membantu meminimalkan bertambahnya angka yang terinfeksi, dan memperlambat berkembangnya pandemi. Dengan mengabaikan himbauan social distancing, Anda akan membawa diri Anda sendiri dan orang lain kepada risiko yang lebih tinggi.Apakah sama sekali tidak boleh keluar rumah?Jika Anda ingin keluar rumah untuk mencari udara segar dan berolahraga, tidak apa-apa, tetapi menghindari kontak dekat dengan orang lain dan lakukan di lingkungan sekitar rumah. Mungkin Anda juga ingin membeli obat atau persediaan bahan makanan perhitungkan durasi bepergian.Selain itu, waspada dengan permukaan tempat berbelanja. Sebagai contoh, Anda dapat menggunakan lap disinfektan untuk membersihkan pegangan pada keranjang belanjaan toko. Letakkan ponsel Anda pada tempat yang sulit dijangkau sehingga mengurangi bolak-balik menggunakan ponsel ketika berbelanja karena hal tersebut dapat menjadi potensi penularan. Tidak lupa, Anda selalu membawa hand sanitizer dan sesampai di rumah, segera cuci tangan.Bagaimana dengan anak-anak yang ingin ke taman bermain?Jika anak Anda sedang sakit, meskipun tidak ada hubungannya dengan virus corona, jaga anak Anda di rumah.Jika anak nampak sehat dan ingin bergerak bebas membakar energi, kegiatan luar rumah seperti bersepeda boleh dilakukan. Tetapi, orang-orang yang berada di tempat berisiko tinggi akan berpikir ulang untuk pergi ke tempat publik seperti taman bermain.Di Jakarta, 312 Ruang Publik Terpadu Ramah Anak atau biasa disebut RPTRA di seluruh wilayah sudah ditutup sementara (https://www.liputan6.com/news/read/4202490/selain-tempat-wisata-312-rptra-di-jakarta-juga-ditutup-sementara). Bahkan Taman Impian Jaya Ancol pun tidak melayani pengunjung. Hal ini diberlakukan untuk menghindari perkumpulan orang banyak dalam satu tempat agar mengurangi angka risiko penyebaran virus corona.Bagaimana jika Anda takut merasa sendiri, apakah ada yang dapat dilakukan?Tetap berkomunikasi dengan keluarga dan teman lebih penting dari apapun, karena secara biologis adalah naluri untuk bertemu satu dengan yang lainnya ketika stres.Kurangnya sentuhan fisik dapat memberikan dampak mendalam pada tingkat stres dan membuat kita merasa di bawah tekanan.Di waktu sekarang, kita beruntung memiliki teknologi dalam genggaman kita untuk menjaga koneksi sosial. Penting untuk dicatat kalau social distancing bukan berarti social isolation.Ia menyarankan untuk orang-orang tetap berkomunikasi lewat media sosial, chat, ataupun video. Hal-hal kreatif dapat dilakukan, seperti menjadwalkan santap malam bersama teman melalui video call, bermain game online bersama-sama, menonton televisi pada jadwal yang bersamaan, atau mengikuti kelas online bersama.Sangat penting untuk menjangkau orang-orang yang sakit atau berisiko tinggi yang sedang melakukan isolasi diri.Berapa lama kita perlu menerapkan social distancing?Hal ini masih belum dapat diketahui. Banyak hal akan tergantung pada seberapa baik upaya social distancing diterapkan dan seberapa besar hal tersebut dapat memperlambat pandemi. 

  • 27 Februari 2020 artikel

    Prodia Berikan Pemeriksaan Gratis Bagi Millenial dalam Acara Lets Check Up

    MAKASSAR, 20 Februari 2020 – Prodia mengajak millenial untuk menerapkan gaya hidup sehat dan memerhatikan kesehatan sejak dini, salah satunya dengan rutin melakukan check-up. Kehidupan generasi millenial yang sangat dinamis dengan segudang aktivitas tak jarang membuat mereka mengabaikan satu hal penting, yaitu kesehatan. Gaya hidup sehat diterapkan oleh millenial dalam beberapa jenis kegiatan kesehatan seperti olahraga yang cukup, work life balance, menjaga pola makan dan mencukupi kebutuhan air putih di dalam tubuh. Akan tetapi yang rutin melakukan check-up mayoritas memang sudah memiliki riwayat penyakit tertentu. Prodia akan menyelenggarakan kegiatan Let’s Check Up di 9 kota besar di Indonesia dan Makassar merupakan kota pertama. Melalui kegiatan Let’s Check Up, Prodia memberikan 2.500 check-up gratis dan menantang millenial membuktikan bahwa mereka benar-benar sehat bersama teman-teman kantornya. Prodia Let’s Check Up mendatangi 5 kantor yang ada di Makassar selama 17 hingga 20 Februari 2020. Dalam acara tersebut Prodia memberikan gratis Check-up bagi karyawan usia 25-35 tahun berupa pemeriksaan glukosa sewaktu, kolesterol total dan pemeriksaan fungsi hati.  “Tahun ini kami kembali menyelenggarakan kegiatan Let’s Check Up di lebih banyak kota agar semakin banyak generasi millenial yang menyadari pentingnya menjaga kesehatan terlebih ditengah kondisi cuaca yang sedang tidak menentu, ditengah berkembangnya virus-virus yang berbahaya, salah satunya dapat dilakukan dengan rutin melakukan check up. Jangan sampai merasa baik-baik saja tetapi ternyata memiliki risiko penyakit tertentu dan tidak terdeteksi” jelas Reskia Dwi Lestari Marketing Communications Manager Prodia. Tidak hanya itu, dengan mengikuti kegiatan Let’s Check Up, peserta telah memberikan donasi sebesar Rp 5.000,-/orang. Kemudian jika diperoleh hasil check-up yang baik (normal), maka donasi yang diberikan secara langsung bertambah Rp 50.000,-. Seluruh donasi tersebut dipersembahkan oleh Prodia dan akan disalurkan bagi komunitas maupun organisasi yang membutuhkan. Regional Marketing Manager Sulampua Area Prodia, Rudy Gondo berharap acara ini dapat menjadi pengingat bagi para pekerja kantoran millenian di Makassar, untuk tidak mengabaikan pentingnya menjaga kesehatan agar bisa semakin produktif. ***** Tentang PT Prodia Widyahusada Tbk Laboratorium klinik Prodia didirikan pertama kali di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan farmasi. Sejak awal, Bapak Andi Widjaja beserta seluruh pendiri lainnya tetap menjaga komitmen untuk mempersembahkan hasil pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati. Sebagai pemimpin pasar, sejak 2012 Prodia merupakan satu-satunya laboratorium dan klinik di Indonesia dengan akreditasi College of American Pathologists (CAP). Sehingga kualitas hasil tes dari laboratorium Prodia sejajar dengan laboratorium internasional. Pada 7 Desember 2016, Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana Prodia sebagai emiten ke-15 di tahun 2016, dengan kode saham “PRDA”. Dalam aksi korporasi itu, Prodia telah menawarkan saham perdana sebanyak 187,5 juta lembar saham. Dengan demikian, dana yang diraih dari penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan mencapai sebesar Rp1,22 triliun. Hingga saat ini, Prodia telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 287 outlet, di 34 provinsi dan 126 kota di seluruh Indonesia, beberapa diantaranya merupakan Prodia Health Care (PHC) yakni layanan wellness clinic yang berbasis personalized medicine serta specialty clinics yang terdiri dari Prodia Children’s Health Centre (PCHC), Prodia Women’s Health Centre (PWHC) dan Prodia Senior Health Centre (PSHC). Sejalan dengan aspirasi Prodia untuk membangun kapabilitas di bidang solusi kesehatan personal melalui teknologi generasi terbaru, Prodia terus berinovasi dengan mengembangkan tes-tes pemeriksaan esoterik yaitu pemeriksaan khusus untuk menganalisis penyakit tertentu dengan menggunakan peralatan yang canggih dan metode modern serta membutuhkan personel khusus untuk menjalankan tes dan analisanya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang semakin meningkat. Agility to Create Values menjadi kekuatan Prodia dalam mengukuhkan posisinya sebagai Next Generation Healthcare Provider dengan jejaring layanan terbesar di Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi: Reskia Dwi Lestari Marketing Communications Manager PT Prodia Widyahusada Tbk Ph. +62-21 3144182 ext 3768 E-mail: marcomm@prodia.co.id

  • 17 Februari 2020 artikel

    4 Tips Sehat Liburan Sambil Wisata Kuliner

    Menjelang liburan yang sudah direncanakan jauh-jauh hari, pastinya Anda sudah membayangkan kegiatan apa saja yang akan dilakukan. Dari wisata ke tempat-tempat yang menarik untuk mengabadikan foto, sampai menikmati makanan khas dari tempat wisata. Tubuh yang fit adalah kunci agar selalu tampil segar dan mood terjaga sehingga liburan menjadi terasa mengasyikan. Salah satu faktor utama untuk menjaga tubuh tetap fit selama liburan yaitu  terkait makanan yang dikonsumsi selama liburan.Bisa dibayangkan, apabila di tengah perjalanan liburan Anda tanpa mengetahui makanan yang dikonsumsi ternyata kurang cocok dengan Anda. Apa yang akan terjadi? Ketidaknyamanan karena timbul sembelit, diare, migrain, pusing, mual atau dampak lainnya bisa terjadi dan liburan menjadi terasa tidak menyenangkan lagi. Nah, supaya bisa menikmati liburan 100% sambil asyik berkulineran, ikuti tips sehatnya di bawah ini:1. Memperhatikan kandungan makanan yang akan dikonsumsi, terutama buat Anda yang punya alergi terhadap makanan tertentu. Misalnya, udang, kacang, dan lain-lain. Jangan karena alergi, untuk foto-foto saat liburan jadi kurang menyenangkan.2. Memperhatikan kebersihan makanan dan tangan Anda. Selalu siap sedia hand sanitizer atau mencuci tangan sebelum makan. Terkadang, karena nampak nikmat makanan dan siap untuk disantap jadi lupa untuk mencuci tangan.3. Stay hydrated! Selalu dipersiapkan minum yang siap Anda teguk sebelum kehausan. Jika nantinya akan sering buang air kecil, jangan cemas. Pasti ada toilet yang disediakan di tempat wisata Anda.4. Hindari makanan yang membuatmu sensitif/intoleranBerbeda dengan alergi makanan, sensitivitas atau intoleransi terhadap makanan tertentu seringkali tidak diketahui penyebabnya secara jelas. Efek samping dari makanan tertentu yang membuat Anda merasa tidak nyaman dapat muncul, seperti sembelit, diare, migrain, pusing, muail, dan lain-lain. Gejala yang disebabkan oleh intoleransi makanan tidak terjadi langsung setelah mengonsumsi makanan tertentu. Bisa jadi, akan terasa setelah beberapa jam atau bahkan beberapa hari setelah mengonsumsi makanan, sehingga rasanya sulit menerka penyebabnya.Lalu, bagaimana cara mengetahui apakah Anda memiliki sensitivitas atau intoleransi terhadap makanan tertentu? Lewat pemeriksaan IgG Food Sensitivity Profile, Anda dapat mengetahuinya. Pemeriksaan ini dapat mendeteksi 222 jenis makanan yang mungkin menyebabkan sensitivitas.Dengan melakukan pemeriksaan IgG Food Sensitivity Profile, Anda dapat mengetahui jenis-jenis makanan apa saja yang harus dihindari, yang dapat dikonsumsi secara terbatas dan makanan yang bebas dikonsumsi tanpa keraguan. 

  • 29 Juli 2026 panel-test

    Acupuncture Essential Program

  • 29 Juli 2026 panel-test

    Acupuncture Optima Program

  • 29 Juli 2026 panel-test

    Advanced Female Fertility Check

  • 29 Juli 2026 panel-test

    Advanced Lipid Profile

    Advanced Lipid Profile adalah pemeriksaan darah untuk menilai kolesterol dan risiko penyakit jantung secara lebih lengkap. Pemeriksaan ini menggabungkan hasil laboratorium, kondisi kesehatan, dan data gaya hidup untuk memberikan gambaran risiko kardiovaskular secara menyeluruh.

  • 29 Juli 2026 panel-test

    Advanced Lipid Profile Essential

    Panel pemeriksaan lipid untuk menilai profil kolesterol dan membantu evaluasi risiko penyakit kardiovaskular secara lebih komprehensif.

  • 29 Juli 2026 panel-test

    Allergy Reveal Panel

  • 29 Juli 2026 panel-test

    Allergy Screening - Starter Panel

  • 29 Juli 2026 panel-test

    ANA ( IF ) & ANA Profile

    Jenis Pemeriksaan : ANA IF dan ANA Profile

  • 29 Juli 2026 panel-test

    Anti-Fatigue Panel

  • 29 Juli 2026 panel-test

    Anti-Stress Panel

  • 29 Juli 2026 lab-test

    1,3-Beta-D-Glucan (Fungitell), Serum

    Tes Fungitell diindikasikan untuk diagnosis dugaan infeksi jamur dan harus digunakan bersama dengan prosedur diagnostik lainnya. Tes ini tidak mendeteksi spesies jamur tertentu seperti Cryptococcus, yang menghasilkan tingkat (1,3) -beta-D-glukan yang sangat rendah.

  • 29 Juli 2026 lab-test

    11-Deoxycortisol, LC/MS/MS, serum

    Merupakan hormon steroid glukokortikoid.

  • 29 Juli 2026 lab-test

    17-Hydroxypregnenolone

    Pengukuran 17α-hydroxypregnenolon berguna dalam diagnosis beberapa bentuk hiperplasia adrenal kongenital. Pada penderita hiperplasia adrenal kongenital akibat defisiensi 3β-hidroksisteroid dehidrogenase, 17α-hidroksipregnenolon meningkat, sedangkan pada penderita hiperplasia adrenal kongenital akiba

  • 29 Juli 2026 lab-test

    17-Ketosteroid

    17-ketosteroid adalah zat yang terbentuk ketika tubuh memecah hormon seks steroid pria yang disebut androgen dan hormon lain yang dilepaskan oleh kelenjar adrenal pada pria dan wanita, dan oleh testis pada pria.

  • 29 Juli 2026 lab-test

    17-OH Kortikosteroid (Urine 24 jam)

    17-OH Kortikosteroid adalah produk yang terbentuk ketika hati dan jaringan tubuh lainnya memecah hormon steroid kortisol.

  • 29 Juli 2026 lab-test

    17-OH Progesterone (LC-MS/MS)

    Pemeriksaan 17-OH Progesteron merupakan pemeriksaan dengan metode liquid chromatography, tandem mass spectrometry (LC-MS/MS) untuk penentuan 17a-hydroxyprogesterone secara kuantitatif dalam serum atau plasma. Pemeriksaan ini terutama ditujukan ketika dicurigai adanya defisiensi 21-hydroxylase.

  • 29 Juli 2026 lab-test

    17-OH Progesterone Neonatus (LC-MS/MS)

    Hiperplasia adrenal kongenital (HAK) merupakan salah satu kelainan autosomal resesif terbanyak akibat defisiensi enzim atau gangguan pada salah satu dari lima tahap biosintesis steroid di kelenjar adrenal. HAK yang disebabkan defek 21-hidroksilasi di korteks adrenal terjadi pada 95% pasien. Secara

  • 29 Juli 2026 lab-test

    2,5-Hexanedione (Urine)

    2,5-Hexanedione adalah metabolit utama n-hexane dan dianggap sebagai penyebab n-hexane polyneuropathy. Oleh karena itu, mengukur 2,5-hexanedione bermanfaat untuk pemantauan biologis paparan n-hexane.

  • 29 Juli 2026 lab-test

    BRCA 1/2 Germline

    Pemeriksaan untuk mendeteksi ada tidak-nya mutasi pada gen BRCA1 (BReast CAncer gene 1) dan BRCA2 (BReast CAncer gene 2) pada seseorang menggunakan sampel darah, bukan sampel jaringan kanker. Apabila ditemukan adanya mutasi pada BRCA1/2 germline maka mutasi ini bersifat diturunkan ( herediter).

  • 29 Juli 2026 lab-test

    CardioPGx

    CardioPGx adalah pemeriksaan farmakogenomik untuk mengetahui kecocokan seseorang terhadap 8 jenis obat sebagai berikut : Acenocoumarol, Atorvastatin, Clopidogrel, Phenprocoumon, Pravastatin, Rosuvastatin, Simvastatin, Warfarin berdasarkan gen : CYP2C19, CYP2C9, VKORC1, CYP4F2, SLCO1B1, APOE yang di

  • 29 Juli 2026 lab-test

    CArisk 2.0

    Pemeriksaan genomik yang menganalisis lebih dari 100 gen dan 200 varian untuk mengidentifikasi risiko 13 jenis kanker yang paling umum yaitu kanker payudara, kanker kolorektal (usus besar dan anus), kanker paru, kanker hati, kanker serviks, kanker pankreas, kanker lambung, kanker limfoma non hodgki

  • 29 Juli 2026 lab-test

    DIArisk

    Pemeriksaan untuk menilai risiko terhadap 8 jenis penyakit yaitu diabetes tipe 1, diabetes tipe 2, gestasional diabetes, komplikasi neuropati, komplikasi nefropati, penyakit ginjal kronis, gangguan metabolisme lipid, dan obesitas berdasarkan profil genetik varian low penetrance SNP setiap individu.

  • 29 Juli 2026 lab-test

    EYEgenomics

    EYEgenomics merupakan pemeriksaan genomik yang digunakan untuk mengidentifikasi kerentanan genetik seseorang terhadap penyakit yang berkaitan dengan 10 gangguan penglihatan cataract, high myopia, keratoconus, primary angle-closure glaucoma, primary open-angle glaucoma, diabetic retinopathy, polypoid

  • 29 Juli 2026 lab-test

    Hereditary Cancer Risk

    Pemeriksaan genomik yang mengidentifikasi varian genetik germ-line high penetrance dari 48 gen terkait risiko 8 jenis kanker herediter.

  • 29 Juli 2026 lab-test

    Hereditary Cancer Risk (add on)

    Pemeriksaan genomik yang mengidentifikasi varian genetik germ-line high penetrance dari 48 gen terkait risiko 8 jenis kanker herediter. Bermanfaat kepada: 1.Pasien kanker Mengetahui mutasi penyebab kanker Menentukan manajemen yang sesuai termasuk pemilihan terapi yang disetujui Mengetahui ris

  • 29 Juli 2026 lab-test

    IMMUNErisk

    IMMUNErisk merupakan pemeriksaan genomik yang digunakan untuk mengidentifikasi risiko berdasarkan profil genomik seseorang terhadap penyakit autoimun (rheumatoid arthritis, SLE, psoriasis, alopecia areata dan vitiligo) serta alergi (allergic rhinitis dan atopic dermatitis). Pemeriksaan ini menganali

  • 29 Juli 2026 lab-test

    Infection PGx

    CardioPGx adalah pemeriksaan farmakogenomik untuk mengetahui kecocokan seseorang terhadap 14 jenis obat sebagai berikut : Efavirenz, Voriconazole, Amikacin, Dibekacin, Gentamicin, Kanamycin, Neomycin, Netilmicin, Paromomycin, Plazomicin, Ribostamycin, Streptomycin, Tobramycin, dan Isoniazid berdasar

  • 29 Juli 2026 lab-test

    Infection PGx (add-on)

    CardioPGx adalah pemeriksaan farmakogenomik untuk mengetahui kecocokan seseorang terhadap 14 jenis obat sebagai berikut : Efavirenz, Voriconazole, Amikacin, Dibekacin, Gentamicin, Kanamycin, Neomycin, Netilmicin, Paromomycin, Plazomicin, Ribostamycin, Streptomycin, Tobramycin, dan Isoniazid berdasar