Hasil Pencarian

Hasil pencarian dari ""


  • 13 Februari 2020 artikel

    Prodia Hadirkan Pemeriksaan Imunohistokimia untuk Kanker Limfoma

    Jakarta, 12 Februari 2020 – Angka kejadian kanker diperkirakan akan terus meningkat. Data dari Globocan 2018 memperkirakan angka kejadian kasus baru kanker akan meningkat dari 18,5 juta kasus di 2018 menjadi 29,5 juta kasus di 2040. Limfoma atau kanker kelenjar getah bening merupakan salah satu jenis kanker dengan kasus baru yang tinggi.  Berdasarkan Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI, tercatat ada sekitar 1.000 orang setiap hari di dunia didiagnosis mengidap kanker limfoma. Menurut data Globocan 2018, ada 35.490 orang didiagnosis limfoma non-hodgkin dalam lima tahun terakhir dan 7.565 orang meninggal dunia. Pada tahun 2018, limfoma non-hodgkin juga merupakan jenis kanker dengan jumlah kasus baru sebanyak 14.164 orang atau menempati urutan nomor tujuh untuk jenis kanker penyumbang kasus baru di Indonesia.Tingginya kasus limfoma di Indonesia mendorong PT Prodia Widyahusada Tbk (Kode Saham: PRDA) meluncurkan pemeriksaan imunohistokimia (IHK) untuk kanker limfoma. Pemeriksaan IHK ini merupakan salah satu cara yang tepat dalam mendukung diagnosis untuk menentukan pengobatan yang tepat bagi pasien sekaligus untuk membedakan tipe limfoma.Limfoma sendiri secara garis besar mempunyai dua tipe, yaitu Limfoma Hodgkin dan Limfoma Non-Hodgkin. Pentingnya membedakan tipe limfoma ini baik hodgkin maupun non-Hodgkin agar dapat membantu klinisi menentukan prognosis dan tipe terapi untuk pasien. Masing-masing tipe limfoma memiliki perbedaan terhadap keparahan penyakit dan cara pengobatan. Oleh sebab itu, itu dibutuhkan pemeriksaan yang akurat untuk perawatan pasien.Prodia menyediakan pemeriksaan IHK kanker limfoma mulai minggu kedua Februari 2020. Pemeriksaan ini terdiri dari beberapa marker antibodi, yaitu CD3, CD20, CD79a, CD15, CD30, CD45, Ki67. Pemeriksaan tersebut tersedia secara tunggal maupun secara panel, yaitu CD20,CD3; CD20,CD3,CD79a; CD20,CD79a; CD15,CD30; Panel Hodgkin (CD15,CD30,CD45); Panel Non-Hodgkin (CD20, CD3, CD79a, Ki67).Product Manager Prodia Trilis Yulianti mengatakan, “Saat ini, sudah tersedia pengobatan yang tertarget untuk anti CD-20 dan anti CD-30. Pengobatan yang tepat dengan target tepat terwujud dengan sarana pemeriksaan laboratorium yang memandu pemilihan terapi atau tindakan yang sesuai, saling sinergi satu sama lain demi keselamatan pasien,” tambah Trilis. Saat ini, Laboratorium Patalogi Anatomik milik Prodia merupakan satu-satunya laboratorium swasta di Indonesia yang dapat mengerjakan pemeriksaan IHK untuk kanker limfoma ini. Pemeriksaan IHK dilakukan dengan menggunakan alat otomasi sehingga mengurangi faktor kesalahan manusia (human error), hasil akurat dengan waktu selesai hasil pemeriksaan (WSHP) adalah satu hari. Dengan menggunakan reagen IVD membuat hasil pemeriksaan IHK tersebut terstandar dan stabil. Pemeriksaan IHK ini dikerjakan dua kali dalam seminggu yaitu Selasa dan Kamis, dengan hasil dikeluarkan keesokan harinya yaitu pada hari Rabu dan Jumat pada pukul 18.00 WIB. Lebih lanjut, Laboratorium Patalogi Anatomik Prodia ini menggunakan sistem informasi spesifik patologi anatomik (soft path) yang tersertifikasi College of American Pathologist (CAP) yang dapat memberikan hasil yang akurat, valid dan konsisten.Pada awal tahun 2020 ini, Prodia telah meluncurkan salah satu pemeriksaan berbasis gen dari rangkaian Prodia Genomics, yakni IMMUNErisk. Pemeriksaan IMMUNErisk mampu mendeteksi risiko seseorang terhadap tujuh jenis penyakit terkait sistem imun yang sering terjadi di masyarakat, yakni kelompok penyakit autoimun (Rheumatoid arthritis, Psoriasis, Lupus, Alopecia areata, dan Vitiligo) serta kelompok penyakit alergi (Allergic rhinitis dan Atopic dermatitis).Pada tahun 2019, Prodia telah memperkenalkan pemeriksaan bernama DIArisk untuk memprediksi risiko diabetes pada individu, pemeriksaan Cancer Risk (CArisk) yang merupakan pemeriksaan genomik yang digunakan untuk mengidentifikasi risiko 13 jenis kanker yaitu kanker payudara, usus besar atau kolorektal, serviks, hati, pankreas, paru, lambung, tiroid, uterus, kandung kemih, prostat, nasofaring dan kelenjar getah bening, serta pemeriksaan Nutrigenomik yang mempelajari faktor genetika terhadap kesehatan serta bagaimana tubuh merespons nutrisi dan kebiasaan olahraga.Sejalan dengan aspirasi Prodia untuk membangun kapabilitas di bidang solusi kesehatan personal melalui teknologi generasi terbaru, Prodia senantiasa berinovasi untuk menyediakan layanan kesehatan yang lebih baik (Innovate for Better Health) dengan terus berinovasi mengembangkan pemeriksaan-pemeriksaan genomik yang merupakan pemeriksaan khusus untuk menganalisis penyakit tertentu dengan menggunakan peralatan yang canggih, metode modern, dan membutuhkan personel khusus untuk menjalankan tes dan analisisnya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang semakin meningkat.*****Tentang PT Prodia Widyahusada Tbk.Laboratorium klinik Prodia didirikan pertama kali di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan farmasi. Sejak awal, Bapak Andi Widjaja beserta seluruh pendiri lainnya tetap menjaga komitmen untuk mempersembahkan hasil pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati.Sebagai pemimpin pasar, sejak 2012 Prodia merupakan satu-satunya laboratorium dan klinik di Indonesia dengan akreditasi College of American Pathologists (CAP). Sehingga kualitas hasil tes dari laboratorium Prodia sejajar dengan laboratorium internasional.Pada 7 Desember 2016, Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana Prodia sebagai emiten ke-15 di tahun 2016, dengan kode saham “PRDA”. Dalam aksi korporasi itu, Prodia telah menawarkan saham perdana sebanyak 187,5 juta lembar saham. Dengan demikian, dana yang diraih dari penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan mencapai sebesar Rp1,22 triliun.Hingga per 31 Desember 2019, Prodia telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 287 outlet di 34 provinsi dan 126 kota di seluruh Indonesia, beberapa diantaranya merupakan Prodia Health Care (PHC) yakni layanan wellness clinic yang berbasis personalized medicine serta specialty clinics yang terdiri dari Prodia Children’s Health Centre (PCHC), Prodia Women’s Health Centre (PWHC) dan Prodia Senior Health Centre (PSHC).   Untuk informasi lebih lanjut, dapat mengunjungi www.prodia.co.id atau menghubungi:Marina Eka Amalia              Legal Head & Corporate SecretaryPT Prodia Widyahusada Tbk.Ph.  +62-21-3144182 ext 3816Email: corporate.secretary@prodia.co.id                                                           Magdalena VandryInvestor Relation HeadPT Prodia Widyahusada Tbk.Ph.  +62-21 3144182 ext 3775E-mail:  investor.relation@prodia.co.id 

  • 28 Januari 2020 artikel

    Waspada 2019 Novel Coronavirus (2019-nCoV), Wuhan, China

    Pada tanggal 31 Desember 2019, World Health Organization (WHO) mendapatkan informasi mengenai kasus pneumonia yang terjadi di kota Wuhan, Provinsi Hubei, Cina. Kemudian tanggal 7 Januari 2020, otoritas Cina mengkonfirmasi bahwa mereka telah mengidentifikasi virus baru, yaitu coronavirus, yang merupakan famili virus flu, seperti virus SARS dan MERS. Virus baru ini untuk sementara bernama "2019-nCoV", di mana dilaporkan lebih dari 2.000 infeksi 2019-nCoV terjadi di Cina, termasuk di luar Provinsi Hubei. (1,2)Infeksi 2019-nCoV juga dilaporkan telah terjadi di semakin banyak negara di dunia, termasuk Amerika Serikat, di mana 5 kasus terjadi setelah perjalanan dari Wuhan, telah dikonfirmasi di 4 negara (Arizona, California, Illinois, Washington) pada 26 Januari 2020. Infeksi 2019-nCoV juga ditemukan di Asia, dan pada tanggal 26 Januari 2020 dikonfirmasi 2 kasus yang terjadi di Perancis, yang merupakan kasus pertama yang terjadi di Eropa. (1,2)Gambar 1. Penyebaran infeksi 2019-nCoV (3)DefinisiCoronavirus (CoV) merupakan famili virus yang menyebabkan penyakit mulai dari flu biasa hingga penyakit yang lebih berat seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS-CoV) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS-CoV). Novel coronavirus (2019-nCoV) merupakan varian baru coronavirus yang menyerang manusia. Notasi 'n' di depan coronavirus, maknanya ialah 'novel' atau 'baru'. Artinya, 2019-nCoV ialah virus yang baru muncul, yang menyerang manusia. (1,2)Penyebab dan PenularanCoronavirus merupakan zoonosis, yaitu penyakit atau infeksi yang ditularkan secara alamiah dari hewan vertebrata kepada manusia yang disebabkan oleh patogen seperti bakteri, virus, fungi, serta parasit seperti protozoa dan cacing. Penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa coronavirus yang pernah terjadi, seperti SARS-CoV ditularkan dari musang ke manusia dan MERS-CoV dari unta dromedaris ke manusia. Masa inkubasi belum diketahui dengan pasti, namun CDC menunjukkan saat ini gejala infeksi 2019-nCoV terlihat 2-14 hari setelah terpapar virus. Hal ini berdasarkan periode inkubasi yang ditunjukkan sebelumnya pada virus MERS. Coronavirus dapat ditularkan dari manusia ke manusia lainnya, umumnya setelah kontak dengan pasien yang terinfeksi, seperti orang yang tinggal 1 rumah atau di pusat kesehatan. (1,2)GejalaTanda-tanda umum infeksi termasuk gejala penyakit pernapasan, seperti demam, batuk, kesulitan bernafas dan sesak nafas, flu, sakit kepala, sakit tenggorokan, perasaan tidak sehat secara umum. Pada kasus yang lebih berat, infeksi dapat menyebabkan pneumonia, sindrom pernapasan akut, gagal ginjal, dan bahkan kematian. (1,2)DiagnosisPasien suspek 2019-nCoV harus diskrining dengan metode PCR dengan sampel usap nasofaring /orofaring dan dahak (jika diproduksi) dan / atau aspirasi endotrakeal atau lavage bronchoalveolar pada pasien dengan penyakit pernapasan yang lebih berat. Pemeriksaan skrining lainnya yang umum dilakukan pada kasus penyakit pernapasan juga dapat dilakukan. Jika pemeriksaan tidak tersedia di lokasi ditemukan suspek infeksi 2019-nCoV, maka disarankan untuk mengirim pasien ke Pusat kesehatan regional untuk dilakukan pemeriksaan. (1,2,4)Standar oprasional prosedur (SOP), staf yang terlatih untuk pengumpulan, penyimpanan spesimen, pengemasan, dan transportasi harus sesuai. Informasi yang ada mengenai risiko yang ditimbulkan oleh jenis coronavirus ini masih terbatas, namun sampel untuk pemeriksaan molekuler ditangani seperti halnya sampel yang diduga influenza manusia. Upaya membiakkan virus dapat memerlukan biosafety control yang lebih tinggi. (2,4)Nucleic Acid Amplification Test (NAAT) untuk 2019-nCoVPemeriksaan dengan metode PCR menggunakan sampel usap nasofaring dan orofaring atau sputum (jika diproduksi) dan / atau aspirasi endotrakeal atau lavage bronchoalveolar pada pasien dengan penyakit pernapasan yang lebih berat.Laboratorium dapat menggunakan pemeriksaan pan-coronavirus untuk amplifikasi diikuti dengan sekuensing amplikon dari non-conserved region untuk karakterisasi dan konfirmasi. Konfirmasi penting dilakukan pada hasil pengujian dengan primer pan-coronavirus dikarenakan 4 coronavirus manusia (HcoVs) endemik secara global: HCoV-229E, HCoV-NL63, HCoV-HKU1 serta HCoV-OC43, 2 yang terakhir adalah betacoronavirus. Dua betacoronavirus lain menyebabkan infeksi zoonosis pada manusia adalah MERS-CoV, diperoleh melalui kontak dengan unta dromedaris dan SARS yang timbul dari musang dan kelelawar tapal kuda yang tinggal di gua. Amplifikasi dan deteksi 2019-nCoV sekuensing spesifik dapat mendiagnostik tanpa memerlukan sekuensing selanjutnya. (2,4)Setelah NAAT spesifik dikembangkan dan divalidasi, konfirmasi kasus-kasus infeksi virus baru akan didasarkan pada deteksi sekuens spesifik asam nukleat virus dengan reverse-transcriptase polymerase chain reaction (RT-PCR). Mikroskop elektron menunjukkan virus dengan morfologi yang khas: coronavirus. (2,4)Data urutan genom virus yang lengkap telah diinformasikan secara resmi oleh WHO pada platform GISAID (https://www.gisaid.org/) dan menginformasikan pengembangan tes diagnostik spesifik untuk coronavirus ini. Diharapkan tes PCR yang tervalidasi akan segera tersedia. Sampai saat itu, tujuan pemeriksaan diagnostik adalah untuk mendeteksi penyebab pneumonia konvensional awal, untuk mendukung pengendalian penyakit, dan untuk laboratorium rujukan yang dapat melakukan deteksi pan coronavirus dan sekuencing yang tepat. (4)Pemeriksaan SerologiPemeriksaan serologi dengan sampel serum dapat berguna untuk konfirmasi respon imunologik terhadap patogen dari kelompok virus spesifik, seperti coronavirus. Hasil pemeriksaan serologi terbaik memerlukan sepasang sampel serum (pada fase akut dan konvalesen). (4)PencegahanCoronavirus (2019-nCoV) merupakan virus yang baru ditemukan, sehingga membutuhkan waktu beberapa tahun mengembangkan vaksin untuk mencegah virus berkembang. (1,2)Rekomendasi pencegahan penyebaran infeksi : (1,2)Menjaga kebersihan secara rutin, termasuk mencuci tangan dengan air dan sabun selama 20 detik/ alcohol 70-80% pada seluruh permukaan tangan, terutama setelah memegang benda di fasilitas umumMenutupi mulut dan hidung ketika batuk dan bersin dengan menggunakan tissue atau siku tertekuk - segera buang tissue dan cuci tangan dengan bersihHindari konsumsi produk dari hewan yang masih mentah atau belum matang, daging mentah, susu atau bagian tubuh hewan diolah dengan hati-hati, untuk menghindari kontaminasiMemasak daging dan telur dengan saksama.Hindari kontak dekat dengan siapa pun yang menunjukkan gejala penyakit pernapasan seperti batuk dan bersin.Menggunakan masker di tempat umumKetika merasakan gejala penyakit pernafasan seperti demam, batuk atau kesulitan bernafas segera berobat ke fasilitas kesehatan dan beritahukan informasi perjalanan yang telah dilakukanKetika mengunjungi pasar di mana terdapat kasus novel coronavirus, hindari kontak dengan hewan dan permukaan yangbersentuhan dengan hewan Perawatan yang dapat dilakukan bagi pasien yang terinfeksi corona virus (1,2)Saat ini belum ada pengobatan khusus untuk pasien yang terinfeksi coronavirus. Namun gejalanya dapat diterapi berdasarkan kondisi klinis pasien. Selain itu perawatan suportif bagi pasien yang terinfeksi penting untuk dilakukan.Situasi Infeksi 2019-nCoV di indonesiaPada tanggal 7 Januari 2020, Kementerian Kesehatan mengaktifkan kembali 100 rumah sakit rujukan Flu Burung sesuai SK Menkes nomor 414 tahun 2007, melalui surat dari Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan, untuk mengupdate kemampuan, logistik, Standar Operasional Prosedur yang ada dalam upaya mengantisipasi hal-hal yang berkaitan dengan kasus nCoV. (5)Daftar Rujukan Rumah Sakit untuk Infeksi 2019-nCoV : (5)RSU Dr. Zainoel Abidin Banda AcehRSU Cut Meutia LhokseumaweRSU H. Adam Malik MedanRSU KabanjaheRSU Pematang SiantarRSU TarutungRSU Padang SidempuanRSU Dr. M. Jamil PadangRSU Dr. Achmad MochtarRSU Arifin Ahmad Pekan BaruRSU Kab. KarimunRSU Tanjung PinangRSU Puri Husada YogyakartaRS Otorita BatamRSU Raden Mattaher JambiRSU DumaiRSU Dr. M. Hoesin PalembangRSU Lubuk LinggauRSU Kayu Agung, Sumatera SelatanRSD Kab. LahatRSU Tanjung PandanRSU Pangkal PinangRSU Dr.M. Yunus BengkuluRSU Arga Makmur Bengkulu UtaraRSU Manna bengkulu SelatanRSU Abdul Moeloek LampungRSU Kalianda LampungRSU Mayjend HM Ryacudu LampungRSU Ahmad Yani LampungRSPI Dr. Sulianti Saroso JakartaRSU Persahabatan JakartaRSPAD Gatot Sobroto JakartaRSU Dr. Hasan Sadikin BandungRSU Dr. Slamet GarutRSU Gunung Jati CirebonRSTP Dr. H.A. Rotinsulu BandungRSU R.Syamsudin, SH SukabumiRSU IndramayuRSU SubangRSU SerangRSU TangerangRSU Dr. Kariadi SemarangRSU Dr. H. Soewondo KendalRSU Dr. Moewardi SurakartaRSU BanyumasRSU KudusRSU Dr. H RM Soeselo W, TegalRSU PekalonganRSU Tidar MagelangRSU Prof. Dr. Margono Soekarji BanyumasRSU Dr Suraji Tirtonegoro KlatenRSU Dr. Sardjito YogyakartaRSU Panembahan Senopati BantulRSU Dr. Soetomo SurabayaRSU Dr. Saiful Anwar MalangRSU Dr. Soebandi JemberRS Dr R Koesma TubanRS Dr S Djatikoesoemo BojonegoroRS PareRS Blambangan BanyuwangiRS Dr Soedono MadiunRSU Sanglah BaliRSU TabananRSU Sanjiwani GianyarRSU MataramRSU Raba BimaRSU Dr R Sudjono LombokRSU Praya Lombok TengahRSU Prof. Dr. WZ Johanes KupangRSU Dr TC Hillers MaumereRSU Dr. Sudarso PontianakRSU Dr Abdul Aziz SingkawangRSU Sintang, KalbarRSU Dr. Doris Sylvanus, PalangkarayaRSU Dr Murjani SampitRSU Ulin BanjarmasinRSU H Boejasin PelaihariRSU TarakanRSU Dr. Kanujoso Djatiwibowo BalikpapanRSU H A Wahab Sjahranie SamarindaRSU Kota BontangRSU Panglima Sebaya, PaserRSU Tanjung SelorRSU Prof.DR. RD Kandou ManadoRSU Dr Sam Ratulangi ManadoRSU Prof.Dr.H.Aloei Saboe GorontaloRSU Undata PaluRSU Luwuk banggaiRS MokopidoToli-ToliRSU Kolonedale MorowaliRSU Dr. Wahidin Sudirohusodo MakassarRSU Andi Makassar ParepareRSU Lakipadada Tana TorajaRS Islam Faisal MakassarRS Akademis Jaury MakassarRSU SinjaiRSU Dr. M Haulussy AmbonRSU KendariRSU Chasan Basoeri TernateRSU JayapuraSelain itu, Kemenkes melalui Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat bersama Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat menyediakan media komunikasi baik secara substantif gejala atau tanda yang perlu diketahui oleh masyarakat. (5)Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi nomor hotline  Kementerian Kesehatan : Halo Kemkes melalui nomor hotline 1500-567, SMS 081281562620, faksimili (021) 5223002, 52921669, dan alamat email kontak@kemkes.go.id. (5) 

  • 21 Januari 2020 artikel

    Cari Tahu Tentang 6 Mineral Utama yang Penting untuk Kesehatan!

    Sama seperti vitamin, mineral juga penting untuk fungsi tubuh yang sehat mulai dari mengatur kontraksi otot (termasuk otot jantung), menjaga keseimbangan cairan tubuh, hingga menjaga fungsi sistem saraf agar bekerja sebagaimana mestinya.Mineral utama atau mineral makro adalah salah satu dari dua jenis mineral yang dibutuhkan untuk kesehatan. Jenis mineral yang lain adalah trace mineral atau mineral mikro. Sesuai dengan sebutannya, mineral utama merupakan mineral yang dibutuhkan tubuh dalam jumlah yang lebih besar dibandingkan trace mineral.Berikut 6 mineral utama yang dibutuhkan untuk kesehatan:KalsiumKalsium lebih sering dikenal untuk menjaga kesehatan tulang dan pertumbuhan gigi. Lebih dari itu, ternyata tubuh juga membutuhkan kalsium dalam proses pembekuan darah, menjaga sistem saraf dan otot agar berfungsi sebagaimana mestinya. Beberapa kondisi dapat menyebabkan seseorang mengalami kekurangan kalsium, seperti penyakit radang usus dan alergi susu atau intoleransi laktosa.Kalsium banyak ditemukan dalam produk susu, seperti susu, keju dan yogurt. Namun bagi sebagian orang yang tidak dapat mengonsumsi produksi susu, terdapat banyak makanan lain yang mengandung kalsium seperti kacang-kacangan, sayuran hijau seperti brokoli dan kangkung, serta makanan olahan yang diperkaya mineral seperti sereal sarapan. Asupan kalsium juga dapat diperoleh dari suplemen kalsium yang biasanya direkomendasikan terutama untuk wanita pasca-menopause. Sebelum mengonsumsi suplemen kalsium, penting untuk berkonsultasi dengan dokter karena kelebihan kalsium dapat menyebabkan masalah kesehatan seperti batu ginjal.KloridaKlorida bekerja bersama dengan natrium untuk membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh. Klorida banyak ditemukan dalam garam meja (natrium klorida) dan sayuran seperti seledri serta tomat. Jarang ada alasan untuk mengonsumsi suplemen klorida.MagnesiumMagnesium diperlukan tubuh untuk mengendalikan kontraksi otot dan impuls saraf, serta mengontrol gula darah, mengatur tekanan darah, dan menjaga kesehatan tulang. Kekurangan magnesium kerap dikaitkan dengan beberapa kondisi gastrointestinal seperti penyakit Crohn dan celiac disease, serta penyalahgunaan alkohol dan diabetes. Selain itu, beberapa obat tertentu seperti antibiotik dan diuretik juga dapat menyebabkan kekurangan magnesium.Magnesium dapat ditemukan dalam kacang-kacangan, biji-bijian, sayuran hijau seperti bayam dan brokoli, yogurt, salmon, pisang, kentang, dan sereal sarapan yang diperkaya mineral. Asupan magnesium juga dapat diperoleh dari suplemen magnesium yang kerap dikombinasikan dengan suplemen kalsium. Suplemen magnesium biasanya direkomendasikan untuk pencegahan migrain atau menghilangkan kecemasan. Namun sama seperti suplemen mineral lainnya, untuk mengonsumsinya perlu konsultasi dengan dokter terlebih dahulu karena magnesium yang terlalu berlebihan dapat menyebabkan masalah kesehatan seperti mual, diare, dan perubahan status mental.FosforFosfor diperlukan untuk pertumbuhan tulang, serta bekerjasama dengan vitamin B komplek untuk mengubah makanan yang dikonsumsi menjadi energi yang dibutuhkan tubuh. Kekurangan fosfor relatif jarang terjadi dan biasanya dikaitkan dengan obat-obatan tertentu seperti suplemen kalsium karbonat atau antasida.Fosfor banyak ditemukan dalam makanan tinggi protein seperti daging, kacang-kacangan, dan biji-bijian. Suplemen fosfor jarang direkomendasikan untuk dikonsumsi. Kendati demikian, kelebihan fosfor mungkin terjadi dengan kondisi seperti penyakit ginjal yang parah.KaliumKalium diperlukan untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh dan fungsi sistem saraf, serta mengendalikan kontraksi otot dan tekanan darah. Kadar kalium yang memadai sangat penting untuk menjaga irama jantung normal. Kelebihan atau kekurangan kalium dapat menyebabkan aritmia (gangguan irama jantung) yang mengancam jiwa atau gagal nafas.Kalium dapat ditemukan dalam buah-buahan dan sayuran seperti pisang, kentang, tomat, serta kacang-kacangan, susu, dan daging. Asupan kalium juga dapat diperoleh dari suplemen kalium, namun penggunaannya perlu konsultasi dengan dokter terlebih dahulu.NatriumNatrium bekerja bersama klorida untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh. Asupan natrium penting untuk mengatur tekanan darah. Kelebihan natrium cenderung lebih banyak terjadi dibandingkan kekurangan natrium. Mengonsumsi terlalu banyak natrium dapat meningkatkan tekanan darah pada sebagian orang.Natrium banyak ditemukan bersama dengan klorida dalam garam meja dan secara alami dalam jumlah kecil pada berbagai makanan. Natrium kebanyakan berasal dari makanan olahan yang mengandung garam dan pengawet yang dibuat dengan natrium.Pola makan yang sehat umumnya akan menyediakan cukup mineral bagi kesehatan tubuh, namun kondisi atau obat-obatan tertentu dapat menyebabkan kekurangan atau kelebihan mineral. Jika memiliki kondisi tertentu yang cenderung menyebabkan kekurangan atau kelebihan salah satu mineral utama, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter. Dokter biasanya akan merekomendasikan pemeriksaan darah berkala dan penggunaan suplemen atau perawatan lainnya. 

  • 17 Januari 2020 artikel

    Mengenal Pemeriksaan Laboratorium Fungsi Tiroid

    Kelenjar tiroid memiliki peranan yang sangat penting dalam mengendalikan metabolisme tubuh dengan memproduksi hormon tiroid, terutama triiodothyronine (T3) dan thyroxine (T4).Kelenjar tiroid juga menghasilkan hormon calcitonin untuk membantu pengaturan kadar kalsium dalam darah dengan menghambat reabsorpsi tulang dan meningkatkan eliminasi kalsium dari ginjal.Kerja kelenjar tiroid dikontrol oleh kelenjar pituitari (hipofisis). Ketika kadar hormon tiroid dalam tubuh terlalu rendah, kelenjar pituitari melepaskan thyroid stimulating hormone (TSH) untuk merangsang produksi lebih banyak hormon tiroid. Jika kadar hormon tiroid dalam tubuh sudah memadai, kelenjar pituitari mengurangi produksi TSH.Keseimbangan hormon tiroid merupakan kunci dari kondisi kelenjar tiroid yang sehat. Terlalu berlebihan atau kekurangan produksi hormon tiroid dapat menimbulkan berbagai gangguan. Wanita lebih cenderung mengalami gangguan tiroid dibandingkan pria. Menurut American Thyroid Association, 1 dari 8 wanita pernah mengalami gangguan tiroid selama hidupnya.Gangguan tiroid yang umum terjadi, antara lain:1. HipotiroidHipotiroid adalah kondisi kelenjar tiroid tidak menghasilkan cukup hormon tiroid. Hipotiroid mungkin tidak menyebabkan gejala nyata di tahap awal, namun seiring waktu dan jika tidak dirawat dapat menyebabkan sejumlah masalah kesehatan seperti obesitas, infertilitas, nyeri sendi, dan penyakit jantung. Pada anak-anak, hipotiroid dapat menghambat pertumbuhan dan menunda perkembangan seksual.Beberapa jenis penyakit tiroid yang spesifik dari hipotiroid, antara lain:- Hipotiroid bawaan (congenital hypothyroidism)Beberapa bayi dilahirkan dengan kelenjar tiroid yang tidak berkembang secara normal atau bahkan tidak memiliki kelenjar tiroid karena alasan yang tidak diketahui, sehingga tidak dapat menghasilkan hormon yang cukup. Bayi dengan hipotiroid kongenital seringkali tampak normal saat lahir, namun jika tidak ditangani dapat menyebabkan keterlambatan pertumbuhan fisik dan perkembangan intelektual. Inilah yang menjadi salah satu alasan pentingnya skrining (uji saring) hipotiroid pada bayi baru lahir agar dapat meminimalkan masalah kesehatan jangka panjang.- Hashimoto’s thyroiditisPenyebab paling umum hipotiroid adalah autoimun yang dikenal sebagai Hashimoto’s thyroiditis. Autoimun terjadi ketika sistem kekabalan tubuh menghasilkan antibodi yang menyerang jaringan tubuh sendiri, disebut sebagai autoantibodi. Pada kondisi ini, autoantibodi menyerang komponen kelenjar tiroid sehingga mempengaruhi kemampuan kelenjar tiroid untuk memproduksi hormon tiroid.- Kekurangan yodiumYodium sangat penting untuk memproduksi hormon tiroid. Terlalu sedikit yodium menyebabkan hipotiroid, dan terlalu banyak yodium dapat memperburuk hipotiroid pada orang yang sudah memiliki kondisi tersebut.2. HipertiroidHipertiroid terjadi ketika kelenjar tiroid menghasilkan terlalu banyak hormon thyroxin. Hipertiroid dapat mempercepat metabolisme tubuh, menyebabkan penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan, dan peningkatan detak jantung atau detak jantung tidak teratur.Beberapa jenis penyakit tiroid yang spesifik dari hipertiroid, antara lain:- Penyakit GravesPenyakit Graves adalah autoimun di mana sistem kekebalan tubuh menghasilkan autoantibodi yang merangsang kelenjar tiroid untuk menghasilkan hormon thyroxin dalam jumlah yang berlebihan. Kondisi ini merupakan penyebab paling umum hipertiroid.- TiroiditisTiroiditis adalah peradangan kelenjar tiroid yang mungkin dapat disebabkan oleh kondisi pasca-kehamilan, autoimun, infeksi, atau karena alasan yang tidak ketahui. Peradangan ini dapat menyebabkan bocornya kelebihan hormon tiroid yang tersimpan dalam kelenjar tiroid ke aliran darah. Beberapa jenis tiroiditis dapat menimbulkan rasa sakit seperti sakit tenggorokan dan yang lain mungkin tidak menimbulkan rasa sakit.Gangguan tiroid kerap sulit diidentifikasi karena tidak menimbulkan gejala nyata di tahap awal. Meski beberapa ada yang menimbulkan gejala namun tidak spesifik atau dapat menjadi gejala dari masalah kesehatan yang lain. Di sinilah salah satu alasan diperlukan pemeriksaan laboratorium untuk mengetahui seberapa baik atau buruknya fungsi kelenjar tiroid.Jenis pemeriksaan laboratorium yang terkait dengan tiroid, antara lain:1. Tyhroid Stimulating Hormone (TSH)Thyroid stimulating hormone (TSH) adalah hormon yang dihasilkan oleh kelenjar pituitari dan berfungsi merangsang kelenjar tiroid untuk memproduksi hormon thyroxine (T4) dan triiodothyronine (T3). Pemeriksaan TSH mengukur kadar TSH dalam darah sebagai skrining (uji saring) dan membantu diagnosis gangguan tiroid, serta bermanfaat untuk memantau pengobatan hipotiroid dan hipertiroid. Pemeriksaan TSH bersama dengan free T4 (FT4) biasanya dianjurkan sebagai pemeriksaan awal untuk skrining fungsi tiroid.2. Thyroxine (T4)Thyroxine (T4) adalah salah satu dari dua hormon utama yang dihasilkan oleh kelenjar tiroid. Hormon tiroid utama lainnya, yaitu triiodothyronine (T3). T4 dan T3 secara bersama-sama mempunyai fungsi untuk mengatur metabolisme tubuh. Hampir sebagian besar T4 ditemukan dalam bentuk terikat dengan protein dalam darah. Sisanya dalam jumlah kecil tidak terikat dengan protein yang disebut sebagai free T4 (FT4) dan merupakan bentuk aktif biologis dari hormon.Pemeriksaan T4 mencakup T4 Total dan FT4. Pemeriksaan T4 Total mengukur kadar T4 dalam bentuk bebas (tidak terikat dengan protein) dan terikat dengan protein dalam darah. Pemeriksaan FT4 mengukur kadar T4 dalam bentuk bebas (tidak terikat dengan protein) dalam darah. Pemeriksaan T4 Total dan FT4 bermanfaat untuk membantu evaluasi fungsi kelenjar tiroid, membantu diagnosis gangguan tiroid, sebagai uji saring hipotiroid pada bayi baru lahir, memantau efektivitas pengobatan gangguan tiroid.3. Triiodothyronine (T3)Triiodothyronine (T3) adalah salah satu dari dua hormon utama yang dihasilkan oleh kelenjar tiroid. Hormon tiroid utama lainnya, yaitu thyroxin (T4). T3 dan T4 secara bersama-sama mempunyai fungsi untuk mengatur metabolisme tubuh. Hampir sebagian besar T3 ditemukan dalam bentuk terikat dengan protein dalam darah. Sisanya dalam jumlah kecil tidak terikat dengan protein yang disebut sebagai free T3 (FT3) dan merupakan bentuk aktif biologis dari hormon.Pemeriksaan T3 mencakup T3 Total dan FT3. Pemeriksaan T3 Total mengukur kadar T3 dalam bentuk bebas (tidak terikat dengan protein) dan terikat dengan protein dalam darah. Pemeriksaan FT3 mengukur kadar T3 dalam bentuk bebas (tidak terikat dengan protein) dalam darah. Pemeriksaan T3 Total dan FT3 bermanfaat untuk membantu evaluasi fungsi kelenjar tiroid, mendiagnosis gangguan tiroid (terutama hipertiroid) dan menentukan penyebabnya, serta memantau efektivitas pengobatan gangguan tiroid.4. TiroglobulinTiroglobulin adalah protein yang diproduksi oleh kelenjar tiroid yang sehat, namun protein ini juga dapat diproduksi oleh sel-sel kanker. Pemeriksaan tiroglobulin mengukur kadar tiroglobulin dalam darah untuk memantau pengobatan kanker tiroid dan mendeteksi kekambuhan, serta terkadang untuk membantu penentuan penyebab hipertiroid dan hipotiroid.5. Autoantibodi TiroidAutoantibodi tiroid merupakan antibodi yang berkembang ketika sistem kekebalan tubuh seseorang keliru menargetkan komponen dari kelenjar tiroid, sehingga dapat menyebabkan peradangan kronis pada tiroid, kerusakan jaringan tiroid dan/atau gangguan fungsi tiroid.Pemeriksaan autoantibodi tiroid bermanfaat untuk membantu diagnosis dan memantau penyakit tiroid autoimun, serta membedakan dengan penyakit tiroid lainnya; membantu dalam penentuan pengobatan. Terdapat tiga jenis pemeriksaan autoantibodi tiroid yang paling umum, yaitu thyroid peroxidase antibodies (Anti-TPO), thyroid-stimulating hormone receptor antibodies (TRAb), dan antibodi triglobulin (Anti-Triglobulin). 

  • 15 Januari 2020 artikel

    Yuk, Ketahui 8 Gejala Umum Gangguan Tiroid

    Tiroid adalah kelenjar berbentuk kupu-kupu yang terletak di bagian depan bawah leher. Fungsi utamanya menghasilkan hormon tiroid yang penting untuk metabolisme dan dapat mempengaruhi setiap fungsi organ tubuh.Jadi tidak mengherankan jika beberapa gejala dapat muncul ketika kelenjar ini mengalami gangguan sehingga tiba-tiba tidak menghasilkan cukup hormon tiroid (hipotiroid) atau ketika menghasilkan terlalu banyak hormon tiroid (hipetiroid).Namun sayangnya, gejala gangguan tiroid tidak spesifik dan dapat menjadi gejala dari penyakit lain sehingga banyak kasus gangguan tiroid yang tidak terdiagnosis dalam jangka waktu yang lama. Gejala gangguan tiroid juga bervariasi dari orang ke orang dan dapat datang secara tiba-tiba atau bertahap, sehingga sulit terdeteksi.Meski demikian, terdapat 8 gejala umum gangguan tiroid yang kerap muncul dan sebaiknya diketahui.1. Perubahan berat badanPerubahan berat badan yang tidak dapat dijelaskan adalah salah satu gejala yang paling umum dari gangguan tiroid. Hipotiroid dapat menyebabkan peningkatan berat badan yang tidak dapat dijelaskan dan sulit untuk menurunkan berat badan meski melakukan upaya diet serta olahraga. Sebaliknya, hipertiroid dapat menyebabkan penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan meski mendapatkan asupan kalori yang cukup atau bahkan ketika asupan kalori ditingkatkan.2. Kepekaan terhadap suhuGangguan tiroid dapat mempengaruhi kepekaan tubuh terhadap suhu. Orang dengan hipotiroid dapat merasa tidak toleran terhadap suhu dingin. Efek berlawanan terjadi pada orang dengan hipertiroid yang dapat sangat peka terhadap suhu panas dan lebih banyak berkeringat meski berada di suhu normal.3. Perubahan energi dan moodGangguan tiroid dapat mempengaruhi keseimbangan dan kontrol energi, serta suasana hati yang menyebabkan kehidupan sehari-hari menjadi terganggu. Hipotiroid cenderung membuat keseimbangan dan kontrol energi kurang efektif sehingga menyebabkan kelelahan, dan mempengaruhi fungsi otak yang dapat menyebabkan depresi. Hipertiroid dapat merubah suasana hati dengan cara yang berlawanan dan menyebabkan kecemasan, mudah tersinggung dan gemetaran, hingga menimbulkan gangguan tidur.4. Pembengkakan atau pembesaran di leherPembengkakan atau pembesaran di leher (gondok) bisa menjadi tanda adanya gangguan tiroid, baik hipotiroid atau hipertiroid. Pembengkakan di leher juga dapat menunjukkan kondisi yang lebih serius, termasuk beberapa jenis kanker, infeksi atau penyakit neurologis tertentu.5. Kerontokan rambutRambut rontok dapat menunjukkan adanya ketidakseimbangan hormon tiroid dalam tubuh, baik hipotiroid atau hipertiroid. Pada sebagain besar kasus, rambut akan kembali tumbuh ketika gangguan tiroid telah diobati dengan tepat.6. Perubahan denyut jantung Tekanan darah tidak normalHormon tiroid mempengaruhi hampir setiap organ dalam tubuh, termasuk jantung. Pada organ jantung, hormon tiroid dapat mempengaruhi seberapa cepat atau lambatnya detak jantung. Orang dengan hipotiroid mungkin akan merasakan detak jantung yang lebih lambat dari biasanya, sedangkan hipertiroid dapat menyebabkan detak jantung menjadi cepat dan memicu peningkatan tekanan darah serta jantung berdebar.7. Gangguan pencernaanHipotirodisme dapat menyebabkan konstipasi parah dalam jangka waktu panjang dan tidak merespon terhadap pengobatan. Sebaliknya, hipertiroid dapat menyebabkan diare atau irritable bowel syndrome.8. Ketidakaturan menstruasi dan/atau masalah kesuburanSalah satu fungsi hormon tiroid adalah membantu mengendalikan siklus menstruasi wanita. Terlalu banyak atau terlalu sedikit hormon tiroid dapat menyebabkan menstruasi menjadi sedikit, terlalu banyak atau bahkan siklusnya menjadi tidak teratur. Gangguan tiroid juga dapat menyebabkan menstruasi berhenti selama beberapa bulan atau berhenti sama sekali. Di sisi lain, penyakit tiroid yang tidak terdiagnosis dapat menjadi penyebab infertilitas dan keguguran berulang.Jika mengalami gejala-gejala di atas atau memiliki kekhawatiran terhadap gangguan tiroid, tidak ada salahnya untuk berkonsultasi dan melakukan pemeriksaan lebih awal. Mendapatkan perawatan atau pengobatan yang tepat sangat penting untuk menghindari terjadi masalah kesehatan yang lebih serius dari gangguan tiroid. 

  • 14 Januari 2020 artikel

    Penyakit Tiroid Kerap Disalahartikan dan Diabaikan

    Tiroid adalah kelenjar berbentuk kupu-kupu yang terletak di bagian depan bawah leher. Fungsi utamanya menghasilkan dua hormon penting, yaitu triiodothyronine (T3) dan thyroxine (T4). Kedua hormon tersebut disekresikan ke dalam tubuh, kemudian dibawa ke setiap jaringan dalam tubuh untuk membantu mengatur metabolisme, menjaga otak, jantung, otot, pencernaan dan organ lain bekerja sebagaimana mestinya, serta menjaga keseimbangan energi dan mood.Kerja tiroid dalam menghasilkan hormon dikendalikan oleh kelenjar pituitari (hipofisis) yang menghasilkan, menyimpan dan melepaskan Thyroid Stimulating Hormone (TSH) untuk menjaga keseimbangan hormon tiroid dalam tubuh. Ketika TSH dilepaskan, tugasnya merangsang tiroid untuk menghasilkan lebih banyak hormon. Ketika kadar TSH yang dilepaskan menurun, maka akan memberikan pesan kepada tiroid untuk memperlambat produksi hormon.Penyakit tiroid terjadi ketika terdapat gangguan pada tiroid dalam menghasilkan hormon yang ditandai dengan adanya ketidakseimbangan hormon tiroid dalam tubuh karena dihasilkan terlalu berlebihan atau tidak mencukupi. Dua jenis penyakit tiroid yang paling umum adalah hipotiroid dan hipertiroid. Hipotiroid merujuk pada kondisi tubuh tidak memiliki cukup hormon tiroid, sedangkan hipertiroid mengacu pada kondisi tiroid menghasilkan hormon secara berlebihan.Penyakit tiroid kerap sulit dikenali karena gejalanya bervariasi tergantung faktor penyebab dan jenis penyakit serta tidak spesifik, sehingga sangat sering disalahartikan dan diabaikan. Misalnya pada kondisi hipotiroid dan hipertiroid, kedua jenis penyakit tiroid yang paling umum tersebut dapat mempengaruhi sistem atau bagian tubuh yang sama namun dengan cara berbeda sehingga menimbulkan gejala yang berlawanan. Kendati demikan, penyakit tiroid secara umum dapat menimbulkan gejala diantaranya perubahan berat badan yang tidak dapat dijelaskan, sensitivitas terhadap suhu, merasa kelelahan dan mengalami gangguan tidur, gangguan pencernaan, pembengkakan atau pembesaran di leher, dan pada wanita dapat menimbulkan ketidakaturan menstruasi serta masalah kesuburan.Penyakit tiroid dapat disebabkan dan dipicu oleh beberapa kondisi, antara lain kekurangan yodium, peradangan pada kelenjar tiroid (tiroiditis), faktor genetik, pasca-melahirkan, autoimun, dan gangguan pada kelenjar pituitari. Selain itu, beberapa faktor risiko dapat meningkatkan terjadinya penyakit tiroid seperti jenis kelamin wanita, usia di atas 60 tahun, memiliki keluarga dengan riwayat penyakit tiroid, memiliki riwayat penyakit kronis seperti diabetes atau autoimun, pernah menjalani operasi tiroid atau pembedahan pada area leher, kebiasaan merokok, dan kondisi stres.Masalah kesehatan yang lebih serius dan menurunkan kualitas hidup dapat terjadi jika penyakit tiroid tidak segera diketahui dan memperoleh perawatan atau pengobatan yang tepat. Di sinilah pentingnya kesadaran masyarakat terhadap gejala penyakit tiroid dan melakukan pemeriksaan agar dapat didiagnosis lebih awal. Diperlukan beberapa tahap pemeriksaan untuk mendiagnosis penyakit tiroid yang biasanya mencakup pemeriksaan klinis oleh dokter dan pemeriksaan darah, serta (jika diperlukan) pemeriksaan radiologi dan biopsi. 

  • 15 November 2019 artikel

    Benarkah Brown Sugar Milk Lebih Sehat Dari Bubble Tea Yang Lain?

    Akhir-akhir ini, banyak orang tengah menggandrungi brown sugar milk tea. Minuman kekinian ini memang seringkali disajikan dengan tambahan topping boba atau pearl yang juga lezat.Para boba lovers pun rela mengantre berjam-jam untuk mendapatkan milk tea dengan boba favoritnya. Tak hanya nikmat, selama ini teh juga dikenal memberi banyak manfaat untuk kesehatan karena kandungan antioksidannya yang tinggi.Akan tetapi, jika dicampur dengan bahan lainnya, seperti susu dan gula, apakah teh masih memberikan manfaat yang sama?Beberapa studi menemukan bahwa susu yang dicampur ke dalam teh (milk tea) dapat mengurangi kandungan antioksidan teh atau keefektifannya dalam mencegah oksidasi tubuh. Namun, hingga saat ini pendapat tersebut masih diperdebatkan.Untuk menyanggah hal ini, terdapat penelitian lain yang menyatakan bahwa susu yang dicampur ke dalam teh tidak akan menghambat fungsi antioksidan teh. Akan tetapi, diduga ini tergantung pada faktor-faktor tertentu, seperti jenis teh dan susu, kadar susu yang ditambahkan, cara menyeduh, dan lainnya.Berbagai kandungan dalam segelas boba milk teaBoba milk tea merupakan minuman yang pada umumnya terdiri dari teh yang sudah diseduh atau terbuat dari konsentrat, susu, topping boba, dan berbagai tambahan lainnya, seperti krim atau pemanis buatan. Hampir di semua tempat, komposisi dari boba milk tea ini sama.Minuman manis ini tidak berkarbonasi, bersoda, ataupun beralkohol. Jenis teh yang paling banyak digunakan dalam pembuatan bubble tea, yaitu teh melati, teh hitam, dan teh hijau. Selain teh-teh klasik tersebut, teh rasa buah seperti mangga, strawberry, kiwi, markisa, dan melon juga banyak disenangi.Jumlah kalori dalam satu gelas milk tea tergantung pada bagaimana minuman ini disesuaikan dengan keinginan Anda. Berikut beberapa komposisi yang dapat memengaruhi jumlah kalori dan gula dari segelas milk tea:SusuSebagian besar penjual bubble tea menggunakan produk susu yang banyak dijual di pasaran, umumnya susu sapi untuk membuat rasa yang creamy. Bahkan ada pula yang hanya menggunakan kental manis. Ini tentu saja dapat menambah kalori yang cukup besar dalam tubuh Anda. Penggunaan susu gandum organik atau susu almond dapat menjadi alternatif untuk mendapat kalori yang lebih rendah. Namun, penjual boba milk tea yang menggunakannya sangat jarang dan hampir tidak ada.GulaSelain kalori, kandungan gula juga penting untuk diperhatikan. Segelas boba milk tea yang berukuran 500 ml dengan takaran normal kira-kira mengandung gula sebanyak 8 sdt. Takaran tersebut sangatlah besar, bahkan telah memenuhi batas kadar gula orang dewasa yang hanya boleh mengonsumsi 8-11 sdt gula dalam sehari, serta melebihi batas kadar gula bagi anak-anak dan remaja yang memiliki batasan konsumsi gula sebanyak 5 sdt per hari. Jika Anda mengonsumsi boba milk tea dengan ukuran yang lebih besar, tentu saja kandungan gulanya pun jauh lebih besar.Perasa buah-buahanPara penjual juga seringkali menambahkan perasa buah pada minuman milk tea. Perasa buah dari sirup mengandung lebih banyak kalori. selain itu, dibandingkan dengan sari buah alami tentu kurang menyehatkan.ToppingMinum milk tea tanpa topping, mungkin membuatnya terasa kurang lengkap dan tak menarik. Padahal beragam topping tersebut dapat menambah kalori dalam tubuh Anda.Milk foam menjadi topping dengan kalori tertinggi yang mengandung sekitar 203 kalori. Selanjutnya, ada cheese foam dan boba (bola-bola tapioka) yang masing-masing mengandung sekitar 180 kalori dan 156 kalori.Boba yang begitu digemari juga ternyata tinggi karbohidrat. Mungkin sulit bagi Anda jika membeli milk tea tanpa topping. Namun, Anda dapat memilih topping yang rendah kalori, seperti lidah buaya atau kacang merah. Dibanding dengan topping yang lain, keduanya memiliki kalori yang sangat rendah.Lebih baik brown sugar atau gula biasa?Selama ini, banyak yang mengira bahwa brown sugar merupakan gula merah. Namun, hal ini ternyata keliru. Sama seperti gula pasir berwarna putih, brown sugar juga berasal dari tebu. Namun, warna coklat yang didapat berasal dari tambahan molase atau produk sampingan dari proses pengolahan tebu (gula tetes tebu).Terdapat anggapan yang berkembang bahwa brown sugar lebih sehat daripada gula biasa. Brown sugar memang mengandung mineral sedikit lebih banyak dan kalori yang lebih sedikit rendah daripada gula putih. Namun, perlu Anda ketahui bahwa perbedaannya tidaklah signifikan.Ternyata kadar gula brown sugar milk tea yang paling tinggi!Saat ini, para penjual milk tea ramai-ramai membuat minumannya menggunakan brown sugar. Mengganti gula biasa dengan brown sugar membuat para boba lovers pun beranggapan minuman ini menjadi lebih sehat. Padahal brown sugar milk tea dinobatkan menjadi varian milk tea yang paling tidak menyehatkan.Di lansir dari situs Mount Alvernia Hospital di Singapura, segelas brown sugar milk tea dengan tambahan boba memiliki kadar gula yang paling tinggi bahkan mencapai 18,5 sdt. Tentu saja kadar gula tersebut jauh dengan batas maksimal konsumsi harian gula. Jika dikonsumsi dalam jangka panjang, maka akan berbahaya bagi kesehatan Anda.Tips aman minum milk teaJika Anda sudah terlanjur menjadikan milk tea sebagai minuman favorit dan tak bisa berhenti mengonsumsinya, ikuti tips aman mengonsumsi milk tea berikut ini:Belilah milk tea dengan gelas berukuran kecil.Minta agar kandungan gula dikurangi menjadi 30 persen lebih rendah atau tidak memakai gula sama sekali.Tidak menambahkan topping atau pilih topping yang rendah kalori saja.Pilih susu yang rendah lemak atau susu skim.Jangan terlalu sering mengosumsi milk tea, sebaiknya batasi satu atau dua gelas dalam seminggu.Rutin cek kadar gula darah untuk memastikannya tidak melonjak naik. Sebenarnya boleh-boleh saja jika Anda ingin minum milk tea, namun jangan terlalu sering mengonsumsinya. Pertimbangkan pula kadar gula maupun toppingnya untuk menjaga tubuh tetap sehat.Artikel ini adalah kerjasama dengan SehatQ .

  • 12 November 2019 artikel

    Ketahui Risiko Penyakit dengan Pemeriksaan Genomik

    Pemeriksaan genomik adalah jenis pemeriksaan yang melihat lebih dari sekadar gen, tapi juga bagaimana gen Anda berinteraksi dan apa arti interaksi tersebut jika dikaitkan dengan kondisi kesehatan Anda. Pemeriksaan genomik dan genetik keduanya terkait dengan gen, namun memiliki tujuan dan aplikasi yang sama sekali berbeda. Pemeriksaan genetik dirancang hanya untuk mendeteksi mutasi gen tunggal, sedangkan pemeriksaan genomik dapat melihat interaksi dari semua gen Anda.Dengan melihat susunan genetik Anda secara lebih luas, termasuk bagaimana gen Anda tersusun dan saling memengaruhi, pemeriksaan genomik dapat memberikan informasi bagaimana tubuh Anda bekerja pada tingkat molekuler dan keterkaitannya dengan risiko, perkembangan, atau kekambuhan suatu penyakit. Saat ini pemeriksaan genomik sudah sering dimanfaatkan dalam pengobatan kanker untuk melihat prognosis kanker dan seberapa agresif sel kanker dalam tubuh, serta kemungkinan penyebarannya ke bagian tubuh yang lain (metastasis).Peran Pemeriksaan GenomikPemeriksaan genetik dapat mengkonfirmasi atau mengesampingkan kondisi genetik yang dicurigai, sementara pemeriksaan genomik memberikan manfaat yang lebih banyak diantaranya sebagai:Penanda risiko untuk mencegah penyakit,Penanda prognostik untuk memprediksi seberapa cepat penyakit akan berkembang, seberapa besar kemungkinannya akan kambuh, dan kemungkinan akibat yang akan timbul dari penyakit tersebut,Penanda prediktif untuk menentukan pengobatan dan menghindari toksisitas,Penanda respon untuk menentukan keberhasilan pengobatan.Pergeseran dunia kesehatan ke arah personalized medicine telah mengubah cara pandang dalam melakukan pendekatan terhadap penyakit secara umum. Dibandingkan menerapkan solusi one-size-fits-all, personalized medicine memperhitungkan variabilitas tinggi pada faktor genetik, lingkungan, dan gaya hidup untuk menawarkan solusi yang lebih sesuai untuk setiap individu.Cara Kerja Pemeriksaan GenomikSebagian besar pemeriksaan genomik membutuhkan sampel darah atau air liur, atau seusap bagian dari pipi (buccal smear). Bergantung pada tujuan pemeriksan ini, sampel yang dibutuhkan mungkin hanya beberapa tetes darah atau beberapa tabung. Biopsi tumor atau sumsum tulang mungkin diperlukan untuk penderita kanker.Setelah sampel diperoleh, biasanya dibutuhkan waktu antara 1-4 minggu untuk mengetahui hasil pemeriksaannya dan konselor genetik akan siap membantu Anda dalam memahami hasil tersebut.Pemeriksaan Genomik pada KankerSaat ini pemeriksaan genomik telah menjadi bagian secara keseluruhan dari pengelolaan berbagai jenis kanker, termasuk kanker payudara dan kanker paru-paru. Pemeriksaan genomik tidak hanya dapat membantu identifikasi risiko seseorang terkena kanker, namun juga merupakan penanda genetik terkait dengan karakteristik suatu sehingga memungkinkan untuk memprediksi kemungkinan bagaimana tumor akan berkembang dan seberapa besar kemungkinannya untuk menyebar atau bermetastasis. Dengan demikian, pemeriksaan genomik dapat bermanfaat sebagai salah satu cara yang paling efektif dalam penetuan pengobatan. 

  • 11 November 2019 artikel

    5 Cara Sederhana Menjaga Kebugaran Mental

    Kebugaran fisik sudah tentu mendapatkan perhatian untuk alasan menjaga kesehatan tubuh dan mencegah penyakit, serta menjaga kualitas hidup seiring bertambahnya usia. Bagaimana halnya dengan kebugaran mental? Kebugaran mental ternyata sama pentingnya dengan kebugaran fisik dan tidak boleh diabaikan. Kebugaran mental berarti menjaga kesehatan otak dan emosi dalam kondisi prima yang dapat bermanfaat untuk mendapatkan pikiran yang lebih tajam dan tubuh yang lebih sehat hingga masa mendatang.Selama ini sudah banyak pemahaman bahwa apa yang kita pikirkan akan mempengaruhi tubuh fisik kita, begitu juga apa yang kita alami di tubuh fisik akan mempengaruhi kualitas pemikiran kita. Terganggunya kesehatan pikiran oleh pemikiran dan perasaan negatif akan memicu keluarnya hormon dan reaksi kimia dalam tubuh yang mempengaruhi kondisi fisik secara negaif, ketika hal ini berlangsung berkepanjangan fenomena ini akan memicu munculnya masalah fisik yang sebenarnya bermula dari pikiran.Menjaga kebugaran mental sebenarnya tidaklah sulit dilakukan dan tidak harus menghabiskan banyak waktu. Hanya butuh beberapa menit setiap hari sudah dapat membantu Anda merasa lebih baik dan berpikir lebih jernih. Anda juga bisa memulainya dengan beberapa kebiasaan sederhana seperti di bawah ini.Hindari multitaskingMultitasking merupakan kemampuan untuk mengerjakan beberapa hal sekaligus pada saat yang bersamaan. Banyak orang melakukan multitasking dengan harapan mempermudah dan mempersingkat waktu dalam mengerjakan sesuatu. Kenyataannya, dalam banyak kasus multitasking malah cenderung tidak membuat lebih produktif bahkan menciptakan lebih banyak masalah daripada menyelesaikannya.Otak kita sebenarnya hanya dapat fokus pada satu tugas dalam satu waktu, dan tidak didesain untuk menampung beberapa tugas berat dalam waktu bersamaan. Mungkin kita tidak merasa bahwa tugas tersebut berat, namun melakukan pergantian tugas secara terus menerus dalam waktu yang cepat dan bersamaan adalah hal yang berat untuk dilakukan oleh otak kita. Oleh karena itu, multitasking dapat menganggu kinerja otak dan menyebabkan otak kehilangan kemampuan untuk bepikir tajam, serta dapat menganggu memori jangka panjang.Berpikir positifMeski terkadang sulit, berpikir positif sangat baik untuk menjaga kebugaran mental. Berpikir positif sebaiknya dimulai dengan berbicara pada diri sendiri (self-talk). Jika self-talk Anda kebanyakan negatif, maka pandangan hidup Anda kemungkinan pesimis. Sebaliknya, jika self-talk Anda sebagian besar positif, maka Anda kemungkinan orang yang optimis dan memiliki kepercayaan diri. Pemikir positif memiliki keterampilan mengelola stres yang lebih baik dan bermanfaat bagi kesehatan mental secara keseluruhan.Mencoba sesuatu yang berbedaKeluar sejenak dari rutinitas dan mencoba pengalaman baru dapat membantu menjaga otak tetap sehat dengan membiarkan otak tetap aktif dan meningkatkan vitalitasnya. Pengalaman baru dapat dilakukan secara sederhana ke dalam kehidupan sehari-hari seperti mencoba makanan baru, traveling, mencoba cara baru untuk menyelesaikan tugas rutin, dan menggunakan rute yang berbeda untuk pergi bekerja atau supermarket.Bermain gameBermain game merupakan salah satu cara yang menyenangkan untuk menjaga kebugaran mental dengan melatih otot otak dan ketajaman pikiran. Jenis game yang dianjurkan adalah permainan logika seperti teka-teki silang, sudoku, dan board games. Selain itu, permainan aksi cepat (action game) juga dianjurkan karena dapat meningkatkan kemampuan dan reaksi cepat terhadap hal-hal baru.MembacaMembaca merupakan kegiatan yang sangat baik untuk menjaga kebugaran mental, karena dapat melatih daya ingat, menumbuhkan daya imajinasi dan visualisasi, serta dapat menjadi salah satu cara relaksasi. Orang yang membaca buku secara teratur biasanya akan memiliki tingkat stres dan depresi yang jauh lebih rendah serta rasa relaksasi yang lebih kuat dibandingkan mereka yang lebih sering menonton televisi atau memainkan ponsel pintar.Dengan menjaga kebugaran mental, Anda dapat merasakan beberapa efek seperti suasana hati yang membaik, membantu mengatasi kesulitan hidup secara efektif dan menikmati hidup secara keseluruhan. 

  • 29 Juli 2026 panel-test

    Acupuncture Essential Program

  • 29 Juli 2026 panel-test

    Acupuncture Optima Program

  • 29 Juli 2026 panel-test

    Advanced Female Fertility Check

  • 29 Juli 2026 panel-test

    Advanced Lipid Profile

    Advanced Lipid Profile adalah pemeriksaan darah untuk menilai kolesterol dan risiko penyakit jantung secara lebih lengkap. Pemeriksaan ini menggabungkan hasil laboratorium, kondisi kesehatan, dan data gaya hidup untuk memberikan gambaran risiko kardiovaskular secara menyeluruh.

  • 29 Juli 2026 panel-test

    Advanced Lipid Profile Essential

    Panel pemeriksaan lipid untuk menilai profil kolesterol dan membantu evaluasi risiko penyakit kardiovaskular secara lebih komprehensif.

  • 29 Juli 2026 panel-test

    Allergy Reveal Panel

  • 29 Juli 2026 panel-test

    Allergy Screening - Starter Panel

  • 29 Juli 2026 panel-test

    ANA ( IF ) & ANA Profile

    Jenis Pemeriksaan : ANA IF dan ANA Profile

  • 29 Juli 2026 panel-test

    Anti-Fatigue Panel

  • 29 Juli 2026 panel-test

    Anti-Stress Panel

  • 29 Juli 2026 lab-test

    1,3-Beta-D-Glucan (Fungitell), Serum

    Tes Fungitell diindikasikan untuk diagnosis dugaan infeksi jamur dan harus digunakan bersama dengan prosedur diagnostik lainnya. Tes ini tidak mendeteksi spesies jamur tertentu seperti Cryptococcus, yang menghasilkan tingkat (1,3) -beta-D-glukan yang sangat rendah.

  • 29 Juli 2026 lab-test

    11-Deoxycortisol, LC/MS/MS, serum

    Merupakan hormon steroid glukokortikoid.

  • 29 Juli 2026 lab-test

    17-Hydroxypregnenolone

    Pengukuran 17α-hydroxypregnenolon berguna dalam diagnosis beberapa bentuk hiperplasia adrenal kongenital. Pada penderita hiperplasia adrenal kongenital akibat defisiensi 3β-hidroksisteroid dehidrogenase, 17α-hidroksipregnenolon meningkat, sedangkan pada penderita hiperplasia adrenal kongenital akiba

  • 29 Juli 2026 lab-test

    17-Ketosteroid

    17-ketosteroid adalah zat yang terbentuk ketika tubuh memecah hormon seks steroid pria yang disebut androgen dan hormon lain yang dilepaskan oleh kelenjar adrenal pada pria dan wanita, dan oleh testis pada pria.

  • 29 Juli 2026 lab-test

    17-OH Kortikosteroid (Urine 24 jam)

    17-OH Kortikosteroid adalah produk yang terbentuk ketika hati dan jaringan tubuh lainnya memecah hormon steroid kortisol.

  • 29 Juli 2026 lab-test

    17-OH Progesterone (LC-MS/MS)

    Pemeriksaan 17-OH Progesteron merupakan pemeriksaan dengan metode liquid chromatography, tandem mass spectrometry (LC-MS/MS) untuk penentuan 17a-hydroxyprogesterone secara kuantitatif dalam serum atau plasma. Pemeriksaan ini terutama ditujukan ketika dicurigai adanya defisiensi 21-hydroxylase.

  • 29 Juli 2026 lab-test

    17-OH Progesterone Neonatus (LC-MS/MS)

    Hiperplasia adrenal kongenital (HAK) merupakan salah satu kelainan autosomal resesif terbanyak akibat defisiensi enzim atau gangguan pada salah satu dari lima tahap biosintesis steroid di kelenjar adrenal. HAK yang disebabkan defek 21-hidroksilasi di korteks adrenal terjadi pada 95% pasien. Secara

  • 29 Juli 2026 lab-test

    2,5-Hexanedione (Urine)

    2,5-Hexanedione adalah metabolit utama n-hexane dan dianggap sebagai penyebab n-hexane polyneuropathy. Oleh karena itu, mengukur 2,5-hexanedione bermanfaat untuk pemantauan biologis paparan n-hexane.

  • 29 Juli 2026 lab-test

    BRCA 1/2 Germline

    Pemeriksaan untuk mendeteksi ada tidak-nya mutasi pada gen BRCA1 (BReast CAncer gene 1) dan BRCA2 (BReast CAncer gene 2) pada seseorang menggunakan sampel darah, bukan sampel jaringan kanker. Apabila ditemukan adanya mutasi pada BRCA1/2 germline maka mutasi ini bersifat diturunkan ( herediter).

  • 29 Juli 2026 lab-test

    CardioPGx

    CardioPGx adalah pemeriksaan farmakogenomik untuk mengetahui kecocokan seseorang terhadap 8 jenis obat sebagai berikut : Acenocoumarol, Atorvastatin, Clopidogrel, Phenprocoumon, Pravastatin, Rosuvastatin, Simvastatin, Warfarin berdasarkan gen : CYP2C19, CYP2C9, VKORC1, CYP4F2, SLCO1B1, APOE yang di

  • 29 Juli 2026 lab-test

    CArisk 2.0

    Pemeriksaan genomik yang menganalisis lebih dari 100 gen dan 200 varian untuk mengidentifikasi risiko 13 jenis kanker yang paling umum yaitu kanker payudara, kanker kolorektal (usus besar dan anus), kanker paru, kanker hati, kanker serviks, kanker pankreas, kanker lambung, kanker limfoma non hodgki

  • 29 Juli 2026 lab-test

    DIArisk

    Pemeriksaan untuk menilai risiko terhadap 8 jenis penyakit yaitu diabetes tipe 1, diabetes tipe 2, gestasional diabetes, komplikasi neuropati, komplikasi nefropati, penyakit ginjal kronis, gangguan metabolisme lipid, dan obesitas berdasarkan profil genetik varian low penetrance SNP setiap individu.

  • 29 Juli 2026 lab-test

    EYEgenomics

    EYEgenomics merupakan pemeriksaan genomik yang digunakan untuk mengidentifikasi kerentanan genetik seseorang terhadap penyakit yang berkaitan dengan 10 gangguan penglihatan cataract, high myopia, keratoconus, primary angle-closure glaucoma, primary open-angle glaucoma, diabetic retinopathy, polypoid

  • 29 Juli 2026 lab-test

    Hereditary Cancer Risk

    Pemeriksaan genomik yang mengidentifikasi varian genetik germ-line high penetrance dari 48 gen terkait risiko 8 jenis kanker herediter.

  • 29 Juli 2026 lab-test

    Hereditary Cancer Risk (add on)

    Pemeriksaan genomik yang mengidentifikasi varian genetik germ-line high penetrance dari 48 gen terkait risiko 8 jenis kanker herediter. Bermanfaat kepada: 1.Pasien kanker Mengetahui mutasi penyebab kanker Menentukan manajemen yang sesuai termasuk pemilihan terapi yang disetujui Mengetahui ris

  • 29 Juli 2026 lab-test

    IMMUNErisk

    IMMUNErisk merupakan pemeriksaan genomik yang digunakan untuk mengidentifikasi risiko berdasarkan profil genomik seseorang terhadap penyakit autoimun (rheumatoid arthritis, SLE, psoriasis, alopecia areata dan vitiligo) serta alergi (allergic rhinitis dan atopic dermatitis). Pemeriksaan ini menganali

  • 29 Juli 2026 lab-test

    Infection PGx

    CardioPGx adalah pemeriksaan farmakogenomik untuk mengetahui kecocokan seseorang terhadap 14 jenis obat sebagai berikut : Efavirenz, Voriconazole, Amikacin, Dibekacin, Gentamicin, Kanamycin, Neomycin, Netilmicin, Paromomycin, Plazomicin, Ribostamycin, Streptomycin, Tobramycin, dan Isoniazid berdasar

  • 29 Juli 2026 lab-test

    Infection PGx (add-on)

    CardioPGx adalah pemeriksaan farmakogenomik untuk mengetahui kecocokan seseorang terhadap 14 jenis obat sebagai berikut : Efavirenz, Voriconazole, Amikacin, Dibekacin, Gentamicin, Kanamycin, Neomycin, Netilmicin, Paromomycin, Plazomicin, Ribostamycin, Streptomycin, Tobramycin, dan Isoniazid berdasar