Hasil Pencarian
Hasil pencarian dari ""
-
12 Mei 2020 artikel
Jangan Biarkan Alergi Mengganggu Harimu
Apakah alergi berbahaya?Ya, terutama jika hasil pemeriksaan menunjukkan konsentrasi IgE yang tinggi. Pada kondisi tersebut, alergi dapat menyebabkan anafilaksis, yaitu reaksi alergi yang dapat mengancam jiwa, misalnya penurunan tekanan darah secara tiba-tiba sehingga menyebabkan hilangnya kesadaran, atau pembengkakan pada saluran pernafasan yang menyebabkan sesak nafas [1].Apakah penyakit alergi diturunkan?Alergi yang diturunkan dikenal dengan istilah atopy. Jika kedua orang tua memiliki alergi, umumnya diturunkan sekitar 60-80%. Jika hanya salah satu orang tua saja, maka risiko alergi menurun hingga 30% [2]. Jenis alergi yang dialami orang tua dan anak mungkin berbeda, misalnya orang tua yang alergi coklat memiliki anak yang alergi udang. Pada kasus alergi, yang diturunkan bukanlah alergi itu sendiri, namun kecenderungan membentuk IgE dalam jumlah banyak dan kerentanan tubuh terhadap gejala alergi. [3]. Alergi tetap dapat terjadi meskipun tidak ada keturunan. Paparan alergen pada saat sistem imun tubuh lemah, misalkan dalam masa pemulihan setelah sakit, dapat memicu alergi [4].Pemeriksaan IgE Atopy Panel IndonesiaPemicu alergi disebut alergen. Pada individu yang mengalami alergi, suatu alergen dapat memicu tubuh untuk menghasilkan antibodi IgE yang menyebabkan munculnya gejala alergi seperti gatal – gatal, ruam, pembengkakan, dan lain sebagainya [5].Pemeriksaan IgE Atopy Panel Indonesia adalah pemeriksaan untuk mendeteksi IgE terhadap 55 jenis alergen di dalam darah. Pemeriksaan ini bermanfaat untuk menentukan penyebab terjadinya alergi.
-
04 Mei 2020 artikel
7 Tips Jaga Produktivitas Saat Work From Home Di Bulan Puasa
Dalam upaya membantu menekan penyebaran penyakit infeksi, banyak perusahaan yang memberlakukan work from home (bekerja dari rumah) bagi para karyawannya jika memungkinkan. Selain dapat membantu menekan penyebaran penyakit infeksi, sebetulnya banyak manfaat lainnya seperti memiliki waktu lebih banyak dengan keluarga terutama anak, kenyamanan dan jadwal yang jauh lebih fleksibel.Namun bekerja dari rumah bisa menjadi sangat berbahaya jika Anda mudah tergoda oleh penundaan dan berbagai gangguan di sekitar rumah, sehingga Anda menjadi lebih sulit untuk menyelesaikan pekerjaan dan menghambat produktivitas Anda. Terlebih ketika di bulan puasa, Anda memiliki tantangan ekstra yaitu rasa kantuk dan lapar yang mungkin akan lebih sering datang. Kerja pun menjadi semakin tidak maksimal karena fokus terganggu.Berikut ini beberapa upaya yang dapat Anda lakukan agar tetap fokus dan produktif saat bekerja dari rumah di bulan puasa.1.Tetap lakukan rutinitas seperti biasanya saat Anda bekerja ke kantor.Di bulan puasa, bangunlah sedikit lebih awal agar tidak perlu terburu-buru menyantap sahur. Setelah sahur dan ibadah, sebaiknya jangan tidur kembali tapi lakukan aktivitas lain dan bersiap seolah-olah Anda akan pergi ke kantor. Tentukan juga pengaturan jam kerja, waktu istirahat dan melakukan ibadah seperti ketika Anda bekerja di kantor.2. Jadikan diri Anda di kantor, atur tempat kerja khususBekerja dari rumah berarti Anda harus siap menghadapi berbagai godaan atau gangguan di sekitar rumah. Jika Anda termasuk orang yang mudah terganggu, ada baiknya menyiapkan area khusus yang nyaman untuk Anda bekerja.3. Rencanakan sebelumnya apa yang akan Anda kerjakan.Tulis daftar tugas harian dan mingguan yang harus Anda kerjakan dan selesaikan agar tetap fokus. Pastikan juga Anda tetap rutin berkomunikasi dengan atasan, karyawan atau tim Anda untuk membantu mengidentifikasi prioritas dan potensi kendala kerja.4. Jangan lupa istirahat.Bagi sebagian orang, bekerja dari rumah mungkin lebih nyaman hingga seringkali lupa waktu untuk istirahat. Padahal, istirahat sangat penting untuk menjaga konsentrasi agar tetap fokus dan produktif. Di bulan puasa, Anda bisa memanfatkan waktu istirahat untuk tidur siang selama 15-20 menit.5. Tetap aktif bergerak.Cobalah mengatur waktu di sela-sela Anda bekerja untuk bangun dari tempat duduk dan bergerak atau meregangkan tubuh. Selain menyehatkan tubuh, hal tersebut dapat menjadi cara untuk menghindari rasa kantuk. Rasa kantuk adalah godaan terbesar saat puasa, apalagi ketika Anda harus menghabiskan waktu seharian di rumah.6. Jaga kesehatan mental dengan tetap terhubung dengan orang lain.Bekerja dari rumah terkadang membuat diri merasa terasing. Tidak ada salahnya di waktu istirahat, Anda mengirimkan pesan atau melakukan panggilan telepon atau video untuk menyapa teman atau rekan kerja di luar urusan pekerjaan. Di bulan puasa, Anda mungkin juga bisa melakukan ngabuburit atau buka bersama secara online dengan teman atau rekan kerja.7. Jaga work-life balance.Bekerja dari rumah juga harus memperhatikan waktu yang Anda gunakan. Sama seperti Anda menetapkan pekerjaan rutin Anda, tentukan kapan Anda harus berhenti bekerja seperti Anda meninggalkan kantor. Anda harus lebih memperhatikan keseimbangan pekerjaan dan kehidupan Anda karena saat ini pekerjaan berada bersama Anda sepanjang hari di rumah.Bekerja dari rumah membutuhkan kedisplinan diri sendiri. Bagi sebagian orang yang tidak pernah bekerja dari rumah apalagi saat bulan puasa, mungkin perlu sedikit waktu untuk penyesuaian. Namun dengan beberapa upaya di atas diharapkan dapat membantu Anda lebih mudah untuk bekerja dari rumah dan tetap produktif. Kuncinya adalah menjaga kesehatan diri sendiri, menetapkan batasan dan menjaga work-life balance.
-
30 Maret 2020 artikel
Pastikan Tubuhmu Memiliki Vitamin D yang Cukup untuk Menghalau Penyakit Infeksi Saluran Nafas
Mengapa harus vitamin D yang kita pastikan statusnya optimal di dalam tubuh? Ya, seperti yang telah diketahui Vitamin D merupakan salah satu vitamin yang berfungsi sangat luas, dahulu mungkin hanya diketahui berfungsi untuk menjaga kesehatan tulang namun semakin maju ilmu pengetahuan, manfaat luas vitamin D semakin banyak diketahui terutama fungsinya sebagai imunomodulator yang mampu meningkatkan kerja dari sistem imun bawaan kita.Peranan Vitamin D ini juga sangat penting pada sistem pernafasan terutama untuk mencegah terjadinya penyakit pneumonia komunitas dapatan atau yang dikenal dengan Community-acquired pneumonia (CAP) seperti yang saat ini sedang pandemik. Status vitamin D yang optimal dapat meningkatkan produksi protein anti mikroba dalam tubuh yang mampu memproteksi diri dari bakteri, jamur dan virus. Selain itu fungsi vitamin D mampu melindungi dari cedera fungsi paru-paru dan meningkatkan pembersihan saluran pernafasan secara alami.Namun sayangnya, status kekurangan vitamin D ini sangat umum terjadi di dunia, bahkan di Indonesia yang terkenal dengan daerah tropis angka kekurangan vitamin D cukup tinggi yaitu lebih dari 95%. Salah satu yang mempengaruhi adalah faktor genetik, variasi genetik orang di Indonesia umumnya menyebabkan gangguan metabolisme dalam mensintesis vitamin D didalam tubuh, sehingga vitamin D dalam tubuh cenderung rendah.Oleh karena itu, pentingnya kita memastikan kecukupan status vitamin D kita dengan memeriksakan status vitamin D yang diukur dengan pemeriksaan Vitamin-25 (OH)D Total yang merupakan bentuk umum dari vitamin D yang bersirkulasi di dalam tubuh yang dengan jelas menggambarkan kecukupan vitamin D kita.Pastikan status vitamin D yang optimal di dalam tubuh, dengan nilai diatas 30 ng/mL untuk mendapatkan daya tahan tubuh yang optimal pula. Daya tahan tubuh yang optimal membantu tubuh dalam melindungi diri dari infeksi virus terutama yang saat ini sedang menjadi pandemik darurat di dunia.
-
20 Maret 2020 artikel
Ketahui Tentang Cuci Tangan dan Penggunaan Hand Sanitizer yang Benar
Belakangan ini kebiasaan mencuci tangan kerap dikampanyekan di khalayak ramai sebagai dampak pandemi Covid-19. Bahkan washyourlyrics.com mengkampayekan cara cuci tangan yang benar dengan cukup menyanyikan lagu favorit selama 20 detik. Kebisasaan mencuci tangan adalah salah satu langkah paling penting yang dapat dilakukan untuk menghindari sakit dan menyebarkan kuman ke orang-orang di sekitar. Selain mencuci tangan, banyak juga yang menganjurkan penggunaan hand sanitizer sebagai alternatif untuk membersihkan tangan.Namun, tahukah Anda bahwa menurut Center for Disease Control (CDC), ada perbedaan penting antara mencuci tangan dengan sabun dan air dan penggunaan hand sanitizer.Sebagai contoh, hand sanitizer yang berbasis alkohol tidak membunuh semua jenis kuman, seperti stomach bug yang disebut norovirus, beberapa parasit, dan Clostridium difficile yang menyebabkan diare parah. Hand santizier juga mungkin tidak menghilangkan bahan kimia berbahaya, seperti pestisida dan logam berat seperti timah. Sementaran, mencuci tangan mampu mengurangi jumlah semua jenis kuman, pestisida, dan logam berat pada tangan.Mengetahui waktu yang tepat untuk membersihkan tangan dan cara apa yang digunakan akan memberikan Anda peluang yang lebih baik untuk mencegah penyakit.Kapan waktu yang tepat untuk mencuci tangan dengan sabun dan air atau menggunakan hand sanitizer?Mencuci tangan dengan sabun dan airSebelum, selama, dan setelah menyiapkan makananSebelum menyantap makananSebelum dan setelah merawat seseorang yang sedang sakitSebelum dan sesudah mengobati lukaSetelah menggunakan kamar mandi, mengganti popok, atau membersihkan anak yang selesai menggunakan kamar mandiSetelah membersihkan hidung, batuk, atau bersinSetelah menyentuh hewan, makanan atau camilan untuk hewan; atau membuang kotoran hewanSetelah membuang atau menyentuh sampahJika tangan Anda nampak kotor atau berminyak Menggunakan hand sanitizer berbasis alkoholSebelum dan setelah mengunjungi teman, kerabat atau keluarga di rumah sakit atau tempat perawatan lain, kecuali jika orang tersebut terinfeksi Clostridium difficile (jika ya, maka gunakan sabun dan air untuk mencuci tangan)Jika sabun dan air tidak tersedia, gunakan hand sanitizer berbasis alkohol yang setidaknya mengandung 60% alkohol, dan cuci tangan dengan sabun dan air sesegera mungkin.Jangan menggunakan hand sanitizer apabila tangan anda terlihat kotor atau berminyak. Sebagai contoh, setelah berkebun, bermain di luar ruangan, atau setelah pergi memancing atau berkemah (kecuali wastafel atau tempat cuci tangan tidak tersedia). Cucilah tangan Anda dengan sabun dan air.Bagaimana seharusnya mencuci tangan dengan sabun dan air?Basahi tangan Anda dengan air bersih yang mengalir (hangat atau dingin) kemudian tuangkan sabun secukupnya untuk menutupi semua permukaan tangan.Gosok semua permukaan tangan Anda, termasuk telapak, punggung, jari-jari, sela-sela jari, dan bawah kuku Anda. Lakukan selama 20 detik sambil menyanyikan lagu favorit AndaBilas tangan Anda menggunakan air bersih yang mengalirKeringan tangan anda menggunakan handuk atau tisu sekali pakai hingga Dan, bagaimana seharusnya menggunakan hand sanitizer berbasis alkohol?Gunakan hand sanitizer berbasis alkohol yang mengandung setidaknya 60% alkohol. Awasi penggunaan hand sanitizer pada anak-anak mencegah menelan alkohol, khususnya di sekolah dan fasilitas penitipan anak.Tuangkan hand sanitizer secukupnya untuk menutupi semua permukaan tangan.Gosok tangan Anda secara bersamaan hingga tangan terasa kering. Biasanya akan membutuhkan waktu sekitar 20 detik.Catatan: Jangan membilas atau membersihkan hand sanitizer sebelum tangan terasa kering, karena hal tersebut dapat menjadikan hand sanitizer tidak bekerja dengan baik terhadap kumanDengan mengetahui perbedaan mencuci tangan dengan sabun dan air dan penggunaan hand sanitizer, diharapkan Anda dapat lebih bijak dalam membersihkan kedua tangan Anda.
-
19 Maret 2020 artikel
Social Distancing, Apa Arti di Balik Istilah Ini?
Sebagai makhluk sosial, manusia sudah sewajarnya bertemu, ngobrol, bahkan berkumpul di satu tempat dalam keramaian. Tetapi baru-baru ini muncul istilah "social distancing". Banyak tempat publik seperti sekolah, kampus, mall, dan bahkan rumah ibadah dihimbau untuk tidak digunakan atau ditutup sementara sebagai salah satu upaya social distancing.Apa sebenarnya arti dari "social distancing"?Secara singkat, social distancing adalah menjaga jarak antara Anda dan orang lain setidaknya 1 (satu) meter. Hal ini dimaksudkan untuk meminimalkan kontak atau sentuhan dengan orang lain. Upayanya bisa berupa menghindari transportasi umum, membatasi berpergian yang tidak penting, bekerja di dari rumah (work from home), menutup sekolah, mengunjungi orang yang dicintai, teman atau keluarga melalui perangkat elektronik, dan menghindari tempat keramaian (social gathering). Social distancing dapat membantu menghentikan atau memperlambat penyebaran penyakit yang memungkinkan fasilitas kesehatan untuk lebih siap dalam merawat pasien dari waktu ke waktu.Masih muda dan tidak memiliki faktor risiko bukan berarti tidak perlu social distancingLaki-laki atau perempuan dengan usia di atas 50 dikatakan lebih rentan terhadap infeksi virus, namun bukan berarti orang muda lebih kebal. Perlu diketahui bahwa orang yang hanya menunjukkan gejala ringan dapat menularkan virus kepada orang banyak, terutama pada awal terjadinya infeksi bahkan sebelum mereka menunjukkan gejala sakit.Social distancing itu mungkin memang sangat sulit dilakukan, terutama untuk orang muda yang cenderung senang bersosialisasi atau berkumpul. Namun dengan social distancing akan sangat membantu meminimalkan bertambahnya angka yang terinfeksi, dan memperlambat berkembangnya pandemi. Dengan mengabaikan himbauan social distancing, Anda akan membawa diri Anda sendiri dan orang lain kepada risiko yang lebih tinggi.Apakah sama sekali tidak boleh keluar rumah?Jika Anda ingin keluar rumah untuk mencari udara segar dan berolahraga, tidak apa-apa, tetapi menghindari kontak dekat dengan orang lain dan lakukan di lingkungan sekitar rumah. Mungkin Anda juga ingin membeli obat atau persediaan bahan makanan perhitungkan durasi bepergian.Selain itu, waspada dengan permukaan tempat berbelanja. Sebagai contoh, Anda dapat menggunakan lap disinfektan untuk membersihkan pegangan pada keranjang belanjaan toko. Letakkan ponsel Anda pada tempat yang sulit dijangkau sehingga mengurangi bolak-balik menggunakan ponsel ketika berbelanja karena hal tersebut dapat menjadi potensi penularan. Tidak lupa, Anda selalu membawa hand sanitizer dan sesampai di rumah, segera cuci tangan.Bagaimana dengan anak-anak yang ingin ke taman bermain?Jika anak Anda sedang sakit, meskipun tidak ada hubungannya dengan virus corona, jaga anak Anda di rumah.Jika anak nampak sehat dan ingin bergerak bebas membakar energi, kegiatan luar rumah seperti bersepeda boleh dilakukan. Tetapi, orang-orang yang berada di tempat berisiko tinggi akan berpikir ulang untuk pergi ke tempat publik seperti taman bermain.Di Jakarta, 312 Ruang Publik Terpadu Ramah Anak atau biasa disebut RPTRA di seluruh wilayah sudah ditutup sementara (https://www.liputan6.com/news/read/4202490/selain-tempat-wisata-312-rptra-di-jakarta-juga-ditutup-sementara). Bahkan Taman Impian Jaya Ancol pun tidak melayani pengunjung. Hal ini diberlakukan untuk menghindari perkumpulan orang banyak dalam satu tempat agar mengurangi angka risiko penyebaran virus corona.Bagaimana jika Anda takut merasa sendiri, apakah ada yang dapat dilakukan?Tetap berkomunikasi dengan keluarga dan teman lebih penting dari apapun, karena secara biologis adalah naluri untuk bertemu satu dengan yang lainnya ketika stres.Kurangnya sentuhan fisik dapat memberikan dampak mendalam pada tingkat stres dan membuat kita merasa di bawah tekanan.Di waktu sekarang, kita beruntung memiliki teknologi dalam genggaman kita untuk menjaga koneksi sosial. Penting untuk dicatat kalau social distancing bukan berarti social isolation.Ia menyarankan untuk orang-orang tetap berkomunikasi lewat media sosial, chat, ataupun video. Hal-hal kreatif dapat dilakukan, seperti menjadwalkan santap malam bersama teman melalui video call, bermain game online bersama-sama, menonton televisi pada jadwal yang bersamaan, atau mengikuti kelas online bersama.Sangat penting untuk menjangkau orang-orang yang sakit atau berisiko tinggi yang sedang melakukan isolasi diri.Berapa lama kita perlu menerapkan social distancing?Hal ini masih belum dapat diketahui. Banyak hal akan tergantung pada seberapa baik upaya social distancing diterapkan dan seberapa besar hal tersebut dapat memperlambat pandemi.
-
27 Februari 2020 artikel
Prodia Berikan Pemeriksaan Gratis Bagi Millenial dalam Acara Lets Check Up
MAKASSAR, 20 Februari 2020 – Prodia mengajak millenial untuk menerapkan gaya hidup sehat dan memerhatikan kesehatan sejak dini, salah satunya dengan rutin melakukan check-up. Kehidupan generasi millenial yang sangat dinamis dengan segudang aktivitas tak jarang membuat mereka mengabaikan satu hal penting, yaitu kesehatan. Gaya hidup sehat diterapkan oleh millenial dalam beberapa jenis kegiatan kesehatan seperti olahraga yang cukup, work life balance, menjaga pola makan dan mencukupi kebutuhan air putih di dalam tubuh. Akan tetapi yang rutin melakukan check-up mayoritas memang sudah memiliki riwayat penyakit tertentu. Prodia akan menyelenggarakan kegiatan Let’s Check Up di 9 kota besar di Indonesia dan Makassar merupakan kota pertama. Melalui kegiatan Let’s Check Up, Prodia memberikan 2.500 check-up gratis dan menantang millenial membuktikan bahwa mereka benar-benar sehat bersama teman-teman kantornya. Prodia Let’s Check Up mendatangi 5 kantor yang ada di Makassar selama 17 hingga 20 Februari 2020. Dalam acara tersebut Prodia memberikan gratis Check-up bagi karyawan usia 25-35 tahun berupa pemeriksaan glukosa sewaktu, kolesterol total dan pemeriksaan fungsi hati. “Tahun ini kami kembali menyelenggarakan kegiatan Let’s Check Up di lebih banyak kota agar semakin banyak generasi millenial yang menyadari pentingnya menjaga kesehatan terlebih ditengah kondisi cuaca yang sedang tidak menentu, ditengah berkembangnya virus-virus yang berbahaya, salah satunya dapat dilakukan dengan rutin melakukan check up. Jangan sampai merasa baik-baik saja tetapi ternyata memiliki risiko penyakit tertentu dan tidak terdeteksi” jelas Reskia Dwi Lestari Marketing Communications Manager Prodia. Tidak hanya itu, dengan mengikuti kegiatan Let’s Check Up, peserta telah memberikan donasi sebesar Rp 5.000,-/orang. Kemudian jika diperoleh hasil check-up yang baik (normal), maka donasi yang diberikan secara langsung bertambah Rp 50.000,-. Seluruh donasi tersebut dipersembahkan oleh Prodia dan akan disalurkan bagi komunitas maupun organisasi yang membutuhkan. Regional Marketing Manager Sulampua Area Prodia, Rudy Gondo berharap acara ini dapat menjadi pengingat bagi para pekerja kantoran millenian di Makassar, untuk tidak mengabaikan pentingnya menjaga kesehatan agar bisa semakin produktif. ***** Tentang PT Prodia Widyahusada Tbk Laboratorium klinik Prodia didirikan pertama kali di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan farmasi. Sejak awal, Bapak Andi Widjaja beserta seluruh pendiri lainnya tetap menjaga komitmen untuk mempersembahkan hasil pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati. Sebagai pemimpin pasar, sejak 2012 Prodia merupakan satu-satunya laboratorium dan klinik di Indonesia dengan akreditasi College of American Pathologists (CAP). Sehingga kualitas hasil tes dari laboratorium Prodia sejajar dengan laboratorium internasional. Pada 7 Desember 2016, Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana Prodia sebagai emiten ke-15 di tahun 2016, dengan kode saham “PRDA”. Dalam aksi korporasi itu, Prodia telah menawarkan saham perdana sebanyak 187,5 juta lembar saham. Dengan demikian, dana yang diraih dari penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan mencapai sebesar Rp1,22 triliun. Hingga saat ini, Prodia telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 287 outlet, di 34 provinsi dan 126 kota di seluruh Indonesia, beberapa diantaranya merupakan Prodia Health Care (PHC) yakni layanan wellness clinic yang berbasis personalized medicine serta specialty clinics yang terdiri dari Prodia Children’s Health Centre (PCHC), Prodia Women’s Health Centre (PWHC) dan Prodia Senior Health Centre (PSHC). Sejalan dengan aspirasi Prodia untuk membangun kapabilitas di bidang solusi kesehatan personal melalui teknologi generasi terbaru, Prodia terus berinovasi dengan mengembangkan tes-tes pemeriksaan esoterik yaitu pemeriksaan khusus untuk menganalisis penyakit tertentu dengan menggunakan peralatan yang canggih dan metode modern serta membutuhkan personel khusus untuk menjalankan tes dan analisanya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang semakin meningkat. Agility to Create Values menjadi kekuatan Prodia dalam mengukuhkan posisinya sebagai Next Generation Healthcare Provider dengan jejaring layanan terbesar di Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi: Reskia Dwi Lestari Marketing Communications Manager PT Prodia Widyahusada Tbk Ph. +62-21 3144182 ext 3768 E-mail: marcomm@prodia.co.id
-
17 Februari 2020 artikel
4 Tips Sehat Liburan Sambil Wisata Kuliner
Menjelang liburan yang sudah direncanakan jauh-jauh hari, pastinya Anda sudah membayangkan kegiatan apa saja yang akan dilakukan. Dari wisata ke tempat-tempat yang menarik untuk mengabadikan foto, sampai menikmati makanan khas dari tempat wisata. Tubuh yang fit adalah kunci agar selalu tampil segar dan mood terjaga sehingga liburan menjadi terasa mengasyikan. Salah satu faktor utama untuk menjaga tubuh tetap fit selama liburan yaitu terkait makanan yang dikonsumsi selama liburan.Bisa dibayangkan, apabila di tengah perjalanan liburan Anda tanpa mengetahui makanan yang dikonsumsi ternyata kurang cocok dengan Anda. Apa yang akan terjadi? Ketidaknyamanan karena timbul sembelit, diare, migrain, pusing, mual atau dampak lainnya bisa terjadi dan liburan menjadi terasa tidak menyenangkan lagi. Nah, supaya bisa menikmati liburan 100% sambil asyik berkulineran, ikuti tips sehatnya di bawah ini:1. Memperhatikan kandungan makanan yang akan dikonsumsi, terutama buat Anda yang punya alergi terhadap makanan tertentu. Misalnya, udang, kacang, dan lain-lain. Jangan karena alergi, untuk foto-foto saat liburan jadi kurang menyenangkan.2. Memperhatikan kebersihan makanan dan tangan Anda. Selalu siap sedia hand sanitizer atau mencuci tangan sebelum makan. Terkadang, karena nampak nikmat makanan dan siap untuk disantap jadi lupa untuk mencuci tangan.3. Stay hydrated! Selalu dipersiapkan minum yang siap Anda teguk sebelum kehausan. Jika nantinya akan sering buang air kecil, jangan cemas. Pasti ada toilet yang disediakan di tempat wisata Anda.4. Hindari makanan yang membuatmu sensitif/intoleranBerbeda dengan alergi makanan, sensitivitas atau intoleransi terhadap makanan tertentu seringkali tidak diketahui penyebabnya secara jelas. Efek samping dari makanan tertentu yang membuat Anda merasa tidak nyaman dapat muncul, seperti sembelit, diare, migrain, pusing, muail, dan lain-lain. Gejala yang disebabkan oleh intoleransi makanan tidak terjadi langsung setelah mengonsumsi makanan tertentu. Bisa jadi, akan terasa setelah beberapa jam atau bahkan beberapa hari setelah mengonsumsi makanan, sehingga rasanya sulit menerka penyebabnya.Lalu, bagaimana cara mengetahui apakah Anda memiliki sensitivitas atau intoleransi terhadap makanan tertentu? Lewat pemeriksaan IgG Food Sensitivity Profile, Anda dapat mengetahuinya. Pemeriksaan ini dapat mendeteksi 222 jenis makanan yang mungkin menyebabkan sensitivitas.Dengan melakukan pemeriksaan IgG Food Sensitivity Profile, Anda dapat mengetahui jenis-jenis makanan apa saja yang harus dihindari, yang dapat dikonsumsi secara terbatas dan makanan yang bebas dikonsumsi tanpa keraguan.
-
13 Februari 2020 artikel
Prodia Hadirkan Pemeriksaan Imunohistokimia untuk Kanker Limfoma
Jakarta, 12 Februari 2020 – Angka kejadian kanker diperkirakan akan terus meningkat. Data dari Globocan 2018 memperkirakan angka kejadian kasus baru kanker akan meningkat dari 18,5 juta kasus di 2018 menjadi 29,5 juta kasus di 2040. Limfoma atau kanker kelenjar getah bening merupakan salah satu jenis kanker dengan kasus baru yang tinggi. Berdasarkan Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI, tercatat ada sekitar 1.000 orang setiap hari di dunia didiagnosis mengidap kanker limfoma. Menurut data Globocan 2018, ada 35.490 orang didiagnosis limfoma non-hodgkin dalam lima tahun terakhir dan 7.565 orang meninggal dunia. Pada tahun 2018, limfoma non-hodgkin juga merupakan jenis kanker dengan jumlah kasus baru sebanyak 14.164 orang atau menempati urutan nomor tujuh untuk jenis kanker penyumbang kasus baru di Indonesia.Tingginya kasus limfoma di Indonesia mendorong PT Prodia Widyahusada Tbk (Kode Saham: PRDA) meluncurkan pemeriksaan imunohistokimia (IHK) untuk kanker limfoma. Pemeriksaan IHK ini merupakan salah satu cara yang tepat dalam mendukung diagnosis untuk menentukan pengobatan yang tepat bagi pasien sekaligus untuk membedakan tipe limfoma.Limfoma sendiri secara garis besar mempunyai dua tipe, yaitu Limfoma Hodgkin dan Limfoma Non-Hodgkin. Pentingnya membedakan tipe limfoma ini baik hodgkin maupun non-Hodgkin agar dapat membantu klinisi menentukan prognosis dan tipe terapi untuk pasien. Masing-masing tipe limfoma memiliki perbedaan terhadap keparahan penyakit dan cara pengobatan. Oleh sebab itu, itu dibutuhkan pemeriksaan yang akurat untuk perawatan pasien.Prodia menyediakan pemeriksaan IHK kanker limfoma mulai minggu kedua Februari 2020. Pemeriksaan ini terdiri dari beberapa marker antibodi, yaitu CD3, CD20, CD79a, CD15, CD30, CD45, Ki67. Pemeriksaan tersebut tersedia secara tunggal maupun secara panel, yaitu CD20,CD3; CD20,CD3,CD79a; CD20,CD79a; CD15,CD30; Panel Hodgkin (CD15,CD30,CD45); Panel Non-Hodgkin (CD20, CD3, CD79a, Ki67).Product Manager Prodia Trilis Yulianti mengatakan, “Saat ini, sudah tersedia pengobatan yang tertarget untuk anti CD-20 dan anti CD-30. Pengobatan yang tepat dengan target tepat terwujud dengan sarana pemeriksaan laboratorium yang memandu pemilihan terapi atau tindakan yang sesuai, saling sinergi satu sama lain demi keselamatan pasien,” tambah Trilis. Saat ini, Laboratorium Patalogi Anatomik milik Prodia merupakan satu-satunya laboratorium swasta di Indonesia yang dapat mengerjakan pemeriksaan IHK untuk kanker limfoma ini. Pemeriksaan IHK dilakukan dengan menggunakan alat otomasi sehingga mengurangi faktor kesalahan manusia (human error), hasil akurat dengan waktu selesai hasil pemeriksaan (WSHP) adalah satu hari. Dengan menggunakan reagen IVD membuat hasil pemeriksaan IHK tersebut terstandar dan stabil. Pemeriksaan IHK ini dikerjakan dua kali dalam seminggu yaitu Selasa dan Kamis, dengan hasil dikeluarkan keesokan harinya yaitu pada hari Rabu dan Jumat pada pukul 18.00 WIB. Lebih lanjut, Laboratorium Patalogi Anatomik Prodia ini menggunakan sistem informasi spesifik patologi anatomik (soft path) yang tersertifikasi College of American Pathologist (CAP) yang dapat memberikan hasil yang akurat, valid dan konsisten.Pada awal tahun 2020 ini, Prodia telah meluncurkan salah satu pemeriksaan berbasis gen dari rangkaian Prodia Genomics, yakni IMMUNErisk. Pemeriksaan IMMUNErisk mampu mendeteksi risiko seseorang terhadap tujuh jenis penyakit terkait sistem imun yang sering terjadi di masyarakat, yakni kelompok penyakit autoimun (Rheumatoid arthritis, Psoriasis, Lupus, Alopecia areata, dan Vitiligo) serta kelompok penyakit alergi (Allergic rhinitis dan Atopic dermatitis).Pada tahun 2019, Prodia telah memperkenalkan pemeriksaan bernama DIArisk untuk memprediksi risiko diabetes pada individu, pemeriksaan Cancer Risk (CArisk) yang merupakan pemeriksaan genomik yang digunakan untuk mengidentifikasi risiko 13 jenis kanker yaitu kanker payudara, usus besar atau kolorektal, serviks, hati, pankreas, paru, lambung, tiroid, uterus, kandung kemih, prostat, nasofaring dan kelenjar getah bening, serta pemeriksaan Nutrigenomik yang mempelajari faktor genetika terhadap kesehatan serta bagaimana tubuh merespons nutrisi dan kebiasaan olahraga.Sejalan dengan aspirasi Prodia untuk membangun kapabilitas di bidang solusi kesehatan personal melalui teknologi generasi terbaru, Prodia senantiasa berinovasi untuk menyediakan layanan kesehatan yang lebih baik (Innovate for Better Health) dengan terus berinovasi mengembangkan pemeriksaan-pemeriksaan genomik yang merupakan pemeriksaan khusus untuk menganalisis penyakit tertentu dengan menggunakan peralatan yang canggih, metode modern, dan membutuhkan personel khusus untuk menjalankan tes dan analisisnya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang semakin meningkat.*****Tentang PT Prodia Widyahusada Tbk.Laboratorium klinik Prodia didirikan pertama kali di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan farmasi. Sejak awal, Bapak Andi Widjaja beserta seluruh pendiri lainnya tetap menjaga komitmen untuk mempersembahkan hasil pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati.Sebagai pemimpin pasar, sejak 2012 Prodia merupakan satu-satunya laboratorium dan klinik di Indonesia dengan akreditasi College of American Pathologists (CAP). Sehingga kualitas hasil tes dari laboratorium Prodia sejajar dengan laboratorium internasional.Pada 7 Desember 2016, Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana Prodia sebagai emiten ke-15 di tahun 2016, dengan kode saham “PRDA”. Dalam aksi korporasi itu, Prodia telah menawarkan saham perdana sebanyak 187,5 juta lembar saham. Dengan demikian, dana yang diraih dari penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan mencapai sebesar Rp1,22 triliun.Hingga per 31 Desember 2019, Prodia telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 287 outlet di 34 provinsi dan 126 kota di seluruh Indonesia, beberapa diantaranya merupakan Prodia Health Care (PHC) yakni layanan wellness clinic yang berbasis personalized medicine serta specialty clinics yang terdiri dari Prodia Children’s Health Centre (PCHC), Prodia Women’s Health Centre (PWHC) dan Prodia Senior Health Centre (PSHC). Untuk informasi lebih lanjut, dapat mengunjungi www.prodia.co.id atau menghubungi:Marina Eka Amalia Legal Head & Corporate SecretaryPT Prodia Widyahusada Tbk.Ph. +62-21-3144182 ext 3816Email: corporate.secretary@prodia.co.id Magdalena VandryInvestor Relation HeadPT Prodia Widyahusada Tbk.Ph. +62-21 3144182 ext 3775E-mail: investor.relation@prodia.co.id
-
28 Januari 2020 artikel
Waspada 2019 Novel Coronavirus (2019-nCoV), Wuhan, China
Pada tanggal 31 Desember 2019, World Health Organization (WHO) mendapatkan informasi mengenai kasus pneumonia yang terjadi di kota Wuhan, Provinsi Hubei, Cina. Kemudian tanggal 7 Januari 2020, otoritas Cina mengkonfirmasi bahwa mereka telah mengidentifikasi virus baru, yaitu coronavirus, yang merupakan famili virus flu, seperti virus SARS dan MERS. Virus baru ini untuk sementara bernama "2019-nCoV", di mana dilaporkan lebih dari 2.000 infeksi 2019-nCoV terjadi di Cina, termasuk di luar Provinsi Hubei. (1,2)Infeksi 2019-nCoV juga dilaporkan telah terjadi di semakin banyak negara di dunia, termasuk Amerika Serikat, di mana 5 kasus terjadi setelah perjalanan dari Wuhan, telah dikonfirmasi di 4 negara (Arizona, California, Illinois, Washington) pada 26 Januari 2020. Infeksi 2019-nCoV juga ditemukan di Asia, dan pada tanggal 26 Januari 2020 dikonfirmasi 2 kasus yang terjadi di Perancis, yang merupakan kasus pertama yang terjadi di Eropa. (1,2)Gambar 1. Penyebaran infeksi 2019-nCoV (3)DefinisiCoronavirus (CoV) merupakan famili virus yang menyebabkan penyakit mulai dari flu biasa hingga penyakit yang lebih berat seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS-CoV) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS-CoV). Novel coronavirus (2019-nCoV) merupakan varian baru coronavirus yang menyerang manusia. Notasi 'n' di depan coronavirus, maknanya ialah 'novel' atau 'baru'. Artinya, 2019-nCoV ialah virus yang baru muncul, yang menyerang manusia. (1,2)Penyebab dan PenularanCoronavirus merupakan zoonosis, yaitu penyakit atau infeksi yang ditularkan secara alamiah dari hewan vertebrata kepada manusia yang disebabkan oleh patogen seperti bakteri, virus, fungi, serta parasit seperti protozoa dan cacing. Penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa coronavirus yang pernah terjadi, seperti SARS-CoV ditularkan dari musang ke manusia dan MERS-CoV dari unta dromedaris ke manusia. Masa inkubasi belum diketahui dengan pasti, namun CDC menunjukkan saat ini gejala infeksi 2019-nCoV terlihat 2-14 hari setelah terpapar virus. Hal ini berdasarkan periode inkubasi yang ditunjukkan sebelumnya pada virus MERS. Coronavirus dapat ditularkan dari manusia ke manusia lainnya, umumnya setelah kontak dengan pasien yang terinfeksi, seperti orang yang tinggal 1 rumah atau di pusat kesehatan. (1,2)GejalaTanda-tanda umum infeksi termasuk gejala penyakit pernapasan, seperti demam, batuk, kesulitan bernafas dan sesak nafas, flu, sakit kepala, sakit tenggorokan, perasaan tidak sehat secara umum. Pada kasus yang lebih berat, infeksi dapat menyebabkan pneumonia, sindrom pernapasan akut, gagal ginjal, dan bahkan kematian. (1,2)DiagnosisPasien suspek 2019-nCoV harus diskrining dengan metode PCR dengan sampel usap nasofaring /orofaring dan dahak (jika diproduksi) dan / atau aspirasi endotrakeal atau lavage bronchoalveolar pada pasien dengan penyakit pernapasan yang lebih berat. Pemeriksaan skrining lainnya yang umum dilakukan pada kasus penyakit pernapasan juga dapat dilakukan. Jika pemeriksaan tidak tersedia di lokasi ditemukan suspek infeksi 2019-nCoV, maka disarankan untuk mengirim pasien ke Pusat kesehatan regional untuk dilakukan pemeriksaan. (1,2,4)Standar oprasional prosedur (SOP), staf yang terlatih untuk pengumpulan, penyimpanan spesimen, pengemasan, dan transportasi harus sesuai. Informasi yang ada mengenai risiko yang ditimbulkan oleh jenis coronavirus ini masih terbatas, namun sampel untuk pemeriksaan molekuler ditangani seperti halnya sampel yang diduga influenza manusia. Upaya membiakkan virus dapat memerlukan biosafety control yang lebih tinggi. (2,4)Nucleic Acid Amplification Test (NAAT) untuk 2019-nCoVPemeriksaan dengan metode PCR menggunakan sampel usap nasofaring dan orofaring atau sputum (jika diproduksi) dan / atau aspirasi endotrakeal atau lavage bronchoalveolar pada pasien dengan penyakit pernapasan yang lebih berat.Laboratorium dapat menggunakan pemeriksaan pan-coronavirus untuk amplifikasi diikuti dengan sekuensing amplikon dari non-conserved region untuk karakterisasi dan konfirmasi. Konfirmasi penting dilakukan pada hasil pengujian dengan primer pan-coronavirus dikarenakan 4 coronavirus manusia (HcoVs) endemik secara global: HCoV-229E, HCoV-NL63, HCoV-HKU1 serta HCoV-OC43, 2 yang terakhir adalah betacoronavirus. Dua betacoronavirus lain menyebabkan infeksi zoonosis pada manusia adalah MERS-CoV, diperoleh melalui kontak dengan unta dromedaris dan SARS yang timbul dari musang dan kelelawar tapal kuda yang tinggal di gua. Amplifikasi dan deteksi 2019-nCoV sekuensing spesifik dapat mendiagnostik tanpa memerlukan sekuensing selanjutnya. (2,4)Setelah NAAT spesifik dikembangkan dan divalidasi, konfirmasi kasus-kasus infeksi virus baru akan didasarkan pada deteksi sekuens spesifik asam nukleat virus dengan reverse-transcriptase polymerase chain reaction (RT-PCR). Mikroskop elektron menunjukkan virus dengan morfologi yang khas: coronavirus. (2,4)Data urutan genom virus yang lengkap telah diinformasikan secara resmi oleh WHO pada platform GISAID (https://www.gisaid.org/) dan menginformasikan pengembangan tes diagnostik spesifik untuk coronavirus ini. Diharapkan tes PCR yang tervalidasi akan segera tersedia. Sampai saat itu, tujuan pemeriksaan diagnostik adalah untuk mendeteksi penyebab pneumonia konvensional awal, untuk mendukung pengendalian penyakit, dan untuk laboratorium rujukan yang dapat melakukan deteksi pan coronavirus dan sekuencing yang tepat. (4)Pemeriksaan SerologiPemeriksaan serologi dengan sampel serum dapat berguna untuk konfirmasi respon imunologik terhadap patogen dari kelompok virus spesifik, seperti coronavirus. Hasil pemeriksaan serologi terbaik memerlukan sepasang sampel serum (pada fase akut dan konvalesen). (4)PencegahanCoronavirus (2019-nCoV) merupakan virus yang baru ditemukan, sehingga membutuhkan waktu beberapa tahun mengembangkan vaksin untuk mencegah virus berkembang. (1,2)Rekomendasi pencegahan penyebaran infeksi : (1,2)Menjaga kebersihan secara rutin, termasuk mencuci tangan dengan air dan sabun selama 20 detik/ alcohol 70-80% pada seluruh permukaan tangan, terutama setelah memegang benda di fasilitas umumMenutupi mulut dan hidung ketika batuk dan bersin dengan menggunakan tissue atau siku tertekuk - segera buang tissue dan cuci tangan dengan bersihHindari konsumsi produk dari hewan yang masih mentah atau belum matang, daging mentah, susu atau bagian tubuh hewan diolah dengan hati-hati, untuk menghindari kontaminasiMemasak daging dan telur dengan saksama.Hindari kontak dekat dengan siapa pun yang menunjukkan gejala penyakit pernapasan seperti batuk dan bersin.Menggunakan masker di tempat umumKetika merasakan gejala penyakit pernafasan seperti demam, batuk atau kesulitan bernafas segera berobat ke fasilitas kesehatan dan beritahukan informasi perjalanan yang telah dilakukanKetika mengunjungi pasar di mana terdapat kasus novel coronavirus, hindari kontak dengan hewan dan permukaan yangbersentuhan dengan hewan Perawatan yang dapat dilakukan bagi pasien yang terinfeksi corona virus (1,2)Saat ini belum ada pengobatan khusus untuk pasien yang terinfeksi coronavirus. Namun gejalanya dapat diterapi berdasarkan kondisi klinis pasien. Selain itu perawatan suportif bagi pasien yang terinfeksi penting untuk dilakukan.Situasi Infeksi 2019-nCoV di indonesiaPada tanggal 7 Januari 2020, Kementerian Kesehatan mengaktifkan kembali 100 rumah sakit rujukan Flu Burung sesuai SK Menkes nomor 414 tahun 2007, melalui surat dari Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan, untuk mengupdate kemampuan, logistik, Standar Operasional Prosedur yang ada dalam upaya mengantisipasi hal-hal yang berkaitan dengan kasus nCoV. (5)Daftar Rujukan Rumah Sakit untuk Infeksi 2019-nCoV : (5)RSU Dr. Zainoel Abidin Banda AcehRSU Cut Meutia LhokseumaweRSU H. Adam Malik MedanRSU KabanjaheRSU Pematang SiantarRSU TarutungRSU Padang SidempuanRSU Dr. M. Jamil PadangRSU Dr. Achmad MochtarRSU Arifin Ahmad Pekan BaruRSU Kab. KarimunRSU Tanjung PinangRSU Puri Husada YogyakartaRS Otorita BatamRSU Raden Mattaher JambiRSU DumaiRSU Dr. M. Hoesin PalembangRSU Lubuk LinggauRSU Kayu Agung, Sumatera SelatanRSD Kab. LahatRSU Tanjung PandanRSU Pangkal PinangRSU Dr.M. Yunus BengkuluRSU Arga Makmur Bengkulu UtaraRSU Manna bengkulu SelatanRSU Abdul Moeloek LampungRSU Kalianda LampungRSU Mayjend HM Ryacudu LampungRSU Ahmad Yani LampungRSPI Dr. Sulianti Saroso JakartaRSU Persahabatan JakartaRSPAD Gatot Sobroto JakartaRSU Dr. Hasan Sadikin BandungRSU Dr. Slamet GarutRSU Gunung Jati CirebonRSTP Dr. H.A. Rotinsulu BandungRSU R.Syamsudin, SH SukabumiRSU IndramayuRSU SubangRSU SerangRSU TangerangRSU Dr. Kariadi SemarangRSU Dr. H. Soewondo KendalRSU Dr. Moewardi SurakartaRSU BanyumasRSU KudusRSU Dr. H RM Soeselo W, TegalRSU PekalonganRSU Tidar MagelangRSU Prof. Dr. Margono Soekarji BanyumasRSU Dr Suraji Tirtonegoro KlatenRSU Dr. Sardjito YogyakartaRSU Panembahan Senopati BantulRSU Dr. Soetomo SurabayaRSU Dr. Saiful Anwar MalangRSU Dr. Soebandi JemberRS Dr R Koesma TubanRS Dr S Djatikoesoemo BojonegoroRS PareRS Blambangan BanyuwangiRS Dr Soedono MadiunRSU Sanglah BaliRSU TabananRSU Sanjiwani GianyarRSU MataramRSU Raba BimaRSU Dr R Sudjono LombokRSU Praya Lombok TengahRSU Prof. Dr. WZ Johanes KupangRSU Dr TC Hillers MaumereRSU Dr. Sudarso PontianakRSU Dr Abdul Aziz SingkawangRSU Sintang, KalbarRSU Dr. Doris Sylvanus, PalangkarayaRSU Dr Murjani SampitRSU Ulin BanjarmasinRSU H Boejasin PelaihariRSU TarakanRSU Dr. Kanujoso Djatiwibowo BalikpapanRSU H A Wahab Sjahranie SamarindaRSU Kota BontangRSU Panglima Sebaya, PaserRSU Tanjung SelorRSU Prof.DR. RD Kandou ManadoRSU Dr Sam Ratulangi ManadoRSU Prof.Dr.H.Aloei Saboe GorontaloRSU Undata PaluRSU Luwuk banggaiRS MokopidoToli-ToliRSU Kolonedale MorowaliRSU Dr. Wahidin Sudirohusodo MakassarRSU Andi Makassar ParepareRSU Lakipadada Tana TorajaRS Islam Faisal MakassarRS Akademis Jaury MakassarRSU SinjaiRSU Dr. M Haulussy AmbonRSU KendariRSU Chasan Basoeri TernateRSU JayapuraSelain itu, Kemenkes melalui Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat bersama Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat menyediakan media komunikasi baik secara substantif gejala atau tanda yang perlu diketahui oleh masyarakat. (5)Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi nomor hotline Kementerian Kesehatan : Halo Kemkes melalui nomor hotline 1500-567, SMS 081281562620, faksimili (021) 5223002, 52921669, dan alamat email kontak@kemkes.go.id. (5)
-
21 Januari 2020 artikel
Cari Tahu Tentang 6 Mineral Utama yang Penting untuk Kesehatan!
Sama seperti vitamin, mineral juga penting untuk fungsi tubuh yang sehat mulai dari mengatur kontraksi otot (termasuk otot jantung), menjaga keseimbangan cairan tubuh, hingga menjaga fungsi sistem saraf agar bekerja sebagaimana mestinya.Mineral utama atau mineral makro adalah salah satu dari dua jenis mineral yang dibutuhkan untuk kesehatan. Jenis mineral yang lain adalah trace mineral atau mineral mikro. Sesuai dengan sebutannya, mineral utama merupakan mineral yang dibutuhkan tubuh dalam jumlah yang lebih besar dibandingkan trace mineral.Berikut 6 mineral utama yang dibutuhkan untuk kesehatan:KalsiumKalsium lebih sering dikenal untuk menjaga kesehatan tulang dan pertumbuhan gigi. Lebih dari itu, ternyata tubuh juga membutuhkan kalsium dalam proses pembekuan darah, menjaga sistem saraf dan otot agar berfungsi sebagaimana mestinya. Beberapa kondisi dapat menyebabkan seseorang mengalami kekurangan kalsium, seperti penyakit radang usus dan alergi susu atau intoleransi laktosa.Kalsium banyak ditemukan dalam produk susu, seperti susu, keju dan yogurt. Namun bagi sebagian orang yang tidak dapat mengonsumsi produksi susu, terdapat banyak makanan lain yang mengandung kalsium seperti kacang-kacangan, sayuran hijau seperti brokoli dan kangkung, serta makanan olahan yang diperkaya mineral seperti sereal sarapan. Asupan kalsium juga dapat diperoleh dari suplemen kalsium yang biasanya direkomendasikan terutama untuk wanita pasca-menopause. Sebelum mengonsumsi suplemen kalsium, penting untuk berkonsultasi dengan dokter karena kelebihan kalsium dapat menyebabkan masalah kesehatan seperti batu ginjal.KloridaKlorida bekerja bersama dengan natrium untuk membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh. Klorida banyak ditemukan dalam garam meja (natrium klorida) dan sayuran seperti seledri serta tomat. Jarang ada alasan untuk mengonsumsi suplemen klorida.MagnesiumMagnesium diperlukan tubuh untuk mengendalikan kontraksi otot dan impuls saraf, serta mengontrol gula darah, mengatur tekanan darah, dan menjaga kesehatan tulang. Kekurangan magnesium kerap dikaitkan dengan beberapa kondisi gastrointestinal seperti penyakit Crohn dan celiac disease, serta penyalahgunaan alkohol dan diabetes. Selain itu, beberapa obat tertentu seperti antibiotik dan diuretik juga dapat menyebabkan kekurangan magnesium.Magnesium dapat ditemukan dalam kacang-kacangan, biji-bijian, sayuran hijau seperti bayam dan brokoli, yogurt, salmon, pisang, kentang, dan sereal sarapan yang diperkaya mineral. Asupan magnesium juga dapat diperoleh dari suplemen magnesium yang kerap dikombinasikan dengan suplemen kalsium. Suplemen magnesium biasanya direkomendasikan untuk pencegahan migrain atau menghilangkan kecemasan. Namun sama seperti suplemen mineral lainnya, untuk mengonsumsinya perlu konsultasi dengan dokter terlebih dahulu karena magnesium yang terlalu berlebihan dapat menyebabkan masalah kesehatan seperti mual, diare, dan perubahan status mental.FosforFosfor diperlukan untuk pertumbuhan tulang, serta bekerjasama dengan vitamin B komplek untuk mengubah makanan yang dikonsumsi menjadi energi yang dibutuhkan tubuh. Kekurangan fosfor relatif jarang terjadi dan biasanya dikaitkan dengan obat-obatan tertentu seperti suplemen kalsium karbonat atau antasida.Fosfor banyak ditemukan dalam makanan tinggi protein seperti daging, kacang-kacangan, dan biji-bijian. Suplemen fosfor jarang direkomendasikan untuk dikonsumsi. Kendati demikian, kelebihan fosfor mungkin terjadi dengan kondisi seperti penyakit ginjal yang parah.KaliumKalium diperlukan untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh dan fungsi sistem saraf, serta mengendalikan kontraksi otot dan tekanan darah. Kadar kalium yang memadai sangat penting untuk menjaga irama jantung normal. Kelebihan atau kekurangan kalium dapat menyebabkan aritmia (gangguan irama jantung) yang mengancam jiwa atau gagal nafas.Kalium dapat ditemukan dalam buah-buahan dan sayuran seperti pisang, kentang, tomat, serta kacang-kacangan, susu, dan daging. Asupan kalium juga dapat diperoleh dari suplemen kalium, namun penggunaannya perlu konsultasi dengan dokter terlebih dahulu.NatriumNatrium bekerja bersama klorida untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh. Asupan natrium penting untuk mengatur tekanan darah. Kelebihan natrium cenderung lebih banyak terjadi dibandingkan kekurangan natrium. Mengonsumsi terlalu banyak natrium dapat meningkatkan tekanan darah pada sebagian orang.Natrium banyak ditemukan bersama dengan klorida dalam garam meja dan secara alami dalam jumlah kecil pada berbagai makanan. Natrium kebanyakan berasal dari makanan olahan yang mengandung garam dan pengawet yang dibuat dengan natrium.Pola makan yang sehat umumnya akan menyediakan cukup mineral bagi kesehatan tubuh, namun kondisi atau obat-obatan tertentu dapat menyebabkan kekurangan atau kelebihan mineral. Jika memiliki kondisi tertentu yang cenderung menyebabkan kekurangan atau kelebihan salah satu mineral utama, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter. Dokter biasanya akan merekomendasikan pemeriksaan darah berkala dan penggunaan suplemen atau perawatan lainnya.
- Hasil tidak ditemukan.
- Hasil tidak ditemukan.