Senin, 21 Mei 2018

Gaya Hidup Sehat itu Sebuah Pilihan

Sekarang ini, yang kita hadapi adalah industrialisasi yang menggunakan TV advertising di mana hypnotic marketing memiliki kemampuan persuasif yang luar biasa sehingga mampu mengubah perilaku konsumen.

"Mie instan, nasi, donat, dan karbohidrat lain yang banyak dikonsumsi secara terus-menerus, akan ditumpuk menjadi fatty liver. Ketika sudah menjadi fatty liver, makan daging kambing sedikit saja dapat meningkatkan kolesterol. Lalu Anda makan obat penurun kolesterol, padahal masalah yang fatal justru bukan pada kolesterolnya, tapi terkait ada atau tidaknya antioksidan yang melindungi. kata dr. Phaidon L Toruan, MM, pakar gaya hidup sehat.

Untunglah sekarang ini banyak yang mulai sadar perlunya menjaga kesehatan untuk mencegah penyakit yang biayanya terasa semakin melonjak tinggi. Tidak heran bila banyak dokter mulai memberikan edukasi bagaimana hidup sehat.

Berobat setelah sakit itu terlambat

Sekarang ini ekspektasi orang terhadap BPJS terlalu tinggi. Masyarakat melihatnya sebagai cara berobat yang murah. Tidak heran bila rumah sakit diserbu pasien.

"Padahal yang paling penting dalam pengobatan itu adalah preventif dengan melakukan gaya hidup sehat sebelum sakit. Banyak obat alami yang bisa menolong, misalnya untuk kontrol kolesterol gunakan bawang putih setiap hari, kita harus cari cara yang paling fun. Kita harus nyaman dengan hidup sehat itu" kata dr. Phaidon.

"Contoh kasus lain, seseorang yang datang karena penyumbatan pembuluh darah, maka penanganannya adalah dengan pemasangan stent agar lancar kembali aliran darahnya, padahal seharusnya pembuluh darah itu dibersihkan. Banyak buah-buahan yang bisa membersihkan pembuluh darah selama ia mau mengurangi gorengan. Minum jus delima 250 cc setiap hari selama 3 bulan, misalnya, akan mengurangi sumbatan pembuluh darah tersebut" tutup dr. Phaidon.

5026 Dilihat