Rabu, 20 Juni 2018

Wanita Hamil Berisiko Tinggi Mengalami Gangguan Tiroid

Tiroid, orang awam mengenalnya sebagai kelenjar gondok, adalah kelenjar sebesar kacang yang terletak di bagian bawah leher. Fungsi utamanya adalah memproduksi hormon tiroid dari yodium dan tiroksin, yang mengendalikan proses metabolisme tubuh untuk mengubah bahan makanan menjadi energi, serta mengatur suhu tubuh.

Gangguan tiroid bisa timbul jika kelenjar tiroid kurang aktif atau terlalu sedikit menghasilkan hormon tiroid (hipotiroidisme), atau terlalu banyak menghasilkan hormon tiroid (hipertiroidisme). Wanita lebih rentan kekurangan hormon tiroid, terutama saat hamil, karena hormon seks wanita dapat membuat disfungsi kelenjar tiroid.

Karena fungsinya mengatur metabolisme tubuh, kelebihan hormon tiroid akan berpengaruh terhadap seluruh organ tubuh, terutama jantung. Kelebihan hormon tiroid dapat menyebabkan jantung berdetak dengan cepat sehingga terjadi hipermetabolisme dengan akibat pasien bisa menjadi kurus, sering berkeringat, jantung berdebar, mata nampak lebih menonjol dan tentu saja mengganggu hormon reproduksi. Selain berpengaruh pada ibu hamil itu sendiri, juga bisa menimbulkan kelainan jantung pada bayi yang dikandungnya.

Pada ibu hamil yang normal pun, kadar hormon tiroid bisa lebih tinggi, karena proses kehamilan bisa meningkatkan metabolisme tubuh dan produksi hormon. Jadi, wanita yang menderita gangguan tiroid itu harus dikontrol hormonnya saat hamil, kalau bisa disembuhkan dulu.

Sedangkan dampak langsung kekurangan hormon tiroid berpotensi mengalami komplikasi pada kandungannya, seperti kematian janin dalam kandungan, bayi lahir prematur, hipertensi pada saat hamil, kerusakan plasenta dan masalah dengan bayi dilahirkannya nanti seperti keterbelakangan mental, dan pertumbuhan yang lambat. Ibu lebih berbahaya, disebut badai tiroid yang bisa berakhir dengan kematian karena bisa menimbulkan payah jantung.

Bayi yang dilahirkan dari ibu yang mengalami gangguan tiroid, harus diskrining setelah lahir. Bila hasilnya positif mengalami gangguan tiroid, bayi itu harus mendapatkan terapi sebelum satu bulan agar bisa tumbuh sama dengan anak lain yang normal.

7301 Dilihat