Prodia Genomics

Laboratorium Klinik Prodia megembangkan inovasi pemeriksaan berbasis genomik sejak tahun 2018. Berikut adalah pemeriksaan genomik yang dapat dilayani di Prodia:

CArisk 2.0 merupakan pemeriksaan genomik yang digunakan untuk mengidentifikasi risiko seseorang terkait beberapa jenis kanker. Pemeriksaan ini menganalisis lebih dari 100 gen dan 200 varian yang berbeda. Gen dan varian tersebut terkait dengan 13 jenis kanker yang paling umum sesuai dengan varian yang terdapat pada database yang tersedia, yaitu kanker payudara, kolorektal, serviks, hati, pankreas, paru, lambung, tiroid, prostat, ovarium, nasofaring, kantung kemih, dna limfoma non-hodgkin. Pasien wanita akan mendapatkan informasi risiko untuk 12 kanker (tidak ada informasi risiko kanker prostat) dan pasien pria akan mendapatkan informasi risiko untuk 10 jenis kanker (tidak memperoleh informasi risiko kanker ovarium, kanker payudara, dan kanker serviks).

ProSafe-NIPT (Non-Invasive  merupakan pemeriksaan yang dapat mendeteksi kelainan kromosom pada janin dengan menggunakan sampel darah ibu hamil. Kelainan kromosom pada janin dapat terdeteksi sejak di dalam kandungan. Kelainan kromosom yang sering terjadi seperti Down Syndrome, Patau Syndrome, Edward Syndrome, Klinifelter Syndrome dan Turner Syndrome. Semua kelainan ini dapat dideteksi dengan pemeriksaan Prosafe.

Pemeriksaan genomik yang menganalisis kurang lebih 100 gen dan varian untuk mengetahui faktor risiko diabetes dan penyakit terkait diabetes beserta komplikasinya, seperti diabetes tipe 1, diabetes tipe 2, GDM, obesitas, nefropati, neuropati diabetes, berdasarkan varian genetik.

IMMUNErisk merupakan pemeriksaan genomik yang digunakan untuk mengidentifikasi risiko individu terhadap beberapa jenis penyakit terkait imunulogi. IMMUNErisk bermanfaat untuk memprediksi risiko 7 penyakit autoimun dan kondisi terkait imunitas tubuh lainnya meliputi rheumatoid arthritis, psoriasis, systemic lupus erythematosus (SLE), allergic rhinitis, atopic dermatitis, alopecia areata, dan vitiligo.

TENSrisk (Hypertension Risk) merupakan pemeriksaan genomik yang digunakan untuk memprediksi risiko berdasarkan profil genomik seseorang terhadap penyakit Hipertensi dan kondisi terkait dengan hipertensi yaitu obesitas, gangguan metabolisme lemak, penyakit ginjal kronik. Pemeriksaan ini menganalisis lebih dari 70 variasi genetik.