Hasil Pencarian

Hasil pencarian dari ""


  • 30 Juni 2025 promo

    Cegah Hepatitis Sejak Dini, Kini Lebih Hemat di Prodia

    Harga spesial Prodia: check up, skrining, dan vaksinasi hepatitis mulai Rp 1 juta.

  • 23 Juni 2025 artikel

    Prodia dan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Perpanjang Kerja Sama untuk Bidang Pendidikan dan Penelitian

    Yogyakarta, 20 Juni 2025 – PT Prodia Widyahusada Tbk (kode saham: PRDA) memperkuat komitmennya dalam mendukung pengembangan pendidikan dan riset di bidang kesehatan melalui perpanjangan kerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dilakukan oleh Prof. Dr. Achmad Nurmandi, M.Sc., selaku Rektor UMY dan Dr. Indriyanti Rafi Sukmawati, M.Si.,  selaku Direktur Business & Marketing PT Prodia Widyahusada Tbk, bertempat di Gedung AR Fachruddin A, Kampus UMY.Kemitraan ini diharapkan dapat memperluas akses civitas akademika terhadap teknologi laboratorium terkini dan mendukung terciptanya inovasi berbasis penelitian yang berdampak nyata bagi masyarakat.Sebagai bagian dari kegiatan penandatanganan MoU, turut diselenggarakan talkshow bertema “The Power of Mass Spectrometry as a Technology Driver in Metabolomic and Human Nutrition Study” yang dipandu oleh Dr. Miftakh Nur Rahman, M.Si., M.Farm., Talkshow ini menjadi bukti komitmen Prodia dalam mengembangkan riset metabolomik berbasis teknologi mutakhir, khususnya dalam mendukung studi nutrisi yang presisi dan personal.Prodia percaya, kemitraan semacam ini adalah langkah strategis dalam mewujudkan layanan kesehatan yang lebih preventif, presisi, dan terintegrasi. ******Tentang PT Prodia Widyahusada Tbk.Laboratorium klinik Prodia didirikan pertama kali di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan farmasi. Sejak awal, Dr. Andi Widjaja, MBA beserta seluruh pendiri lainnya tetap menjaga komitmen untuk mempersembahkan hasil pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati.Seluruh cabang Prodia telah mendapatkan akreditasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Salah satunya dari College of American Pathologist (CAP), sebuah Lembaga profesi bidang laboratorium kesehatan di Amerika Serikat yang mendapatkan pengakuan internasional – selama 10 tahun berturut-turut. Dengan Akreditasi CAP ini, kualitas standar suatu Laboratorium klinik dinilai berdasarkan acuan Internasional, karenanya hasil Prodia dapat dipergunakan tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di mancanegara. Sehingga kualitas hasil tes dari laboratorium Prodia sejajar dengan laboratorium internasional. Pada 7 Desember 2016, Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana Prodia sebagai emiten ke-15 di tahun 2016, dengan kode saham “PRDA”. Dalam aksi korporasi itu, Prodia telah menawarkan saham perdana sebanyak 187,5 juta lembar saham. Dengan demikian, dana yang diraih dari penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan mencapai sebesar Rp1,22 triliun.Hingga 30 September 2024, Prodia telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 341 outlet, di 80 kota dan 34 provinsi dan di seluruh Indonesia, beberapa diantaranya merupakan Prodia Health Care (PHC) yakni layanan wellness clinic yang berbasis personalized medicine serta specialty clinics yang terdiri dari Prodia Children’s Health Centre (PCHC), Prodia Women’s Health Centre (PWHC) dan Prodia Senior Health Centre (PSHC).     Prodia telah meluncurkan Kontak Prodia diantaranya call centre 1500-830 dan personal assistant virtual berbasis online Tanya Prodia (TANIA) yang dapat diakses melalui Whatsapp 08551500830, Telegram: @prodia.id, Facebook Messenger: @prodia.id dan Web Widget Prodia: www.prodia.co.id. Layanan Prodia juga dapat dijangkau melalui Aplikasi U by Prodia yang dapat diunduh melalui App Store & PlayStore.

  • 23 Juni 2025 artikel

    Prodia dan Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Duta Wacana Yogyakarta (UKDW Yogyakarta) Sepakati Kerja Sama Strategis dalam Bidang Pendidikan dan Penelitian

    Yogyakarta, 20 Juni 2025 – PT Prodia Widyahusada Tbk (Kode saham: PRDA) menjalin kerja sama strategis dengan Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Duta Wacana Yogyakarta (UKDW Yogyakarta) dalam bidang pendidikan dan penelitian, khususnya di ranah laboratorium klinik.Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) oleh Dr. Indriyanti Rafi Sukmawati, M.Si., selaku Direktur Business & Marketing PT Prodia Widyahusada Tbk dan dr. The Maria Meiwati Widagdo, Ph.D., selaku Dekan Fakultas Kedokteran UKDW Yogyakarta.Kerja sama ini bertujuan untuk memperkuat kontribusi Prodia dalam mendukung kegiatan pendidikan dan penelitian biomedik yang bersifat akademik, epidemiologis, serta mendukung publikasi ilmiah di lingkungan fakultas kedokteran.Melalui kemitraan ini, kedua belah pihak berharap dapat saling mendukung dalam membangun ekosistem riset dan pendidikan yang unggul, serta memberikan dampak nyata bagi kemajuan dunia kedokteran dan kesehatan di Indonesia.Sebagai mitra terpercaya dalam layanan kesehatan laboratorium, Prodia terus memperkuat sinergi dengan institusi akademik untuk menyediakan akses layanan diagnostik yang komprehensif dan berkelanjutan. Kerja sama ini menjadi langkah konkret Prodia dalam mendukung Sustainability for Healthy Community bagi seluruh masyarakat Indonesia. ******Tentang PT Prodia Widyahusada Tbk.Laboratorium klinik Prodia didirikan pertama kali di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan farmasi. Sejak awal, Dr. Andi Widjaja, MBA beserta seluruh pendiri lainnya tetap menjaga komitmen untuk mempersembahkan hasil pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati.Seluruh cabang Prodia telah mendapatkan akreditasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Salah satunya dari College of American Pathologist (CAP), sebuah Lembaga profesi bidang laboratorium kesehatan di Amerika Serikat yang mendapatkan pengakuan internasional – selama 10 tahun berturut-turut. Dengan Akreditasi CAP ini, kualitas standar suatu Laboratorium klinik dinilai berdasarkan acuan Internasional, karenanya hasil Prodia dapat dipergunakan tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di mancanegara. Sehingga kualitas hasil tes dari laboratorium Prodia sejajar dengan laboratorium internasional. Pada 7 Desember 2016, Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana Prodia sebagai emiten ke-15 di tahun 2016, dengan kode saham “PRDA”. Dalam aksi korporasi itu, Prodia telah menawarkan saham perdana sebanyak 187,5 juta lembar saham. Dengan demikian, dana yang diraih dari penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan mencapai sebesar Rp1,22 triliun.Hingga 30 September 2024, Prodia telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 341 outlet, di 80 kota dan 34 provinsi dan di seluruh Indonesia, beberapa diantaranya merupakan Prodia Health Care (PHC) yakni layanan wellness clinic yang berbasis personalized medicine serta specialty clinics yang terdiri dari Prodia Children’s Health Centre (PCHC), Prodia Women’s Health Centre (PWHC) dan Prodia Senior Health Centre (PSHC).     Prodia telah meluncurkan Kontak Prodia diantaranya call centre 1500-830 dan personal assistant virtual berbasis online Tanya Prodia (TANIA) yang dapat diakses melalui Whatsapp 08551500830, Telegram: @prodia.id, Facebook Messenger: @prodia.id dan Web Widget Prodia: www.prodia.co.id. Layanan Prodia juga dapat dijangkau melalui Aplikasi U by Prodia yang dapat diunduh melalui App Store & PlayStore.

  • 05 Juni 2025 artikel

    Prodia Dukung Optimalisasi Kesehatan Atlet Nasional melalui Kolaborasi Strategis dengan KONI Pusat dan Fakultas Kedokteran Universitas Pendidikan Indonesia

    Jakarta, 4 Juni 2025 – PT Prodia Widyahusada Tbk (Kode Saham: PRDA) kembali memperluas kontribusinya dalam bidang kesehatan masyarakat melalui kolaborasi strategis bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat dan Fakultas Kedokteran Universitas Pendidikan Indonesia (FK UPI). Kerja sama ini diformalkan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang diselenggarakan di Prodia Tower, Jakarta.Kolaborasi ini menandai langkah penting dalam pengembangan sport science nasional, dengan fokus utama pada pemanfaatan teknologi sport genomics, pendekatan ilmiah berbasis DNA untuk mendeteksi potensi genetik atlet, merancang program latihan personal, serta meminimalkan risiko cedera.Sebagai pionir layanan genomik di Indonesia, Prodia menyediakan fasilitas laboratorium terdepan mulai dari pengambilan sampel hingga analisis dan interpretasi hasil genetik. Informasi biologis seperti kekuatan otot, daya tahan, sensitivitas terhadap latihan tertentu, hingga predisposisi cedera dapat diidentifikasi dan diterjemahkan ke dalam strategi pembinaan atlet yang lebih terukur dan efisien.KONI Pusat menyambut baik kerja sama ini sebagai tonggak penting dalam transformasi ekosistem olahraga Indonesia. Sekretaris Jenderal KONI Pusat, Drs. Tb. Lukman Djajadikusuma, MEMOS., yang turut hadir bersama jajaran pengurus KONI Pusat, menekankan pentingnya dukungan teknologi dan sport science sebagai fondasi pembinaan atlet masa depan. Ia juga menyoroti pentingnya menjaga data genetik atlet sebagai aset strategis nasional.Dari pihak Prodia, acara penandatanganan ini juga dihadiri oleh Siti Nurhidayati selaku Kepala Regional Prodia Jakarta, Mona Yolanda, M.Si. selaku Kepala Regional Prodia Jawa Barat, serta Dwi Daulay, M.Si., Apt sebagai AVP dari tim Marketing & Account. Sementara dari FK UPI, hadir Dr. dr. Lucky Angkawidjaja, M.Pd, AIFO, selaku Wakil Dekan yang juga menyampaikan apresiasi atas kolaborasi ini.FK UPI akan mendukung kerja sama ini melalui riset dan pengembangan ilmu keolahragaan, penyusunan kurikulum pelatihan berbasis data genetik, serta pelatihan untuk pelatih dan praktisi olahraga.Kerja sama antara Prodia, KONI, dan FK UPI ini tidak hanya ditujukan untuk mendukung atlet elite nasional, namun juga diharapkan menjadi model pengembangan olahraga berbasis sains yang dapat diadopsi secara luas oleh daerah, universitas, dan klub olahraga di seluruh Indonesia.Prodia terus menunjukkan komitmennya sebagai mitra strategis di bidang kesehatan, pendidikan, dan penelitian. Melalui pendekatan inovatif dan kolaboratif, Prodia percaya bahwa peningkatan kualitas hidup masyarakat, termasuk para atlet dapat dicapai dengan fondasi ilmu pengetahuan yang kuat dan pemanfaatan teknologi yang tepat guna. ******Tentang PT Prodia Widyahusada Tbk.Laboratorium klinik Prodia didirikan pertama kali di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan farmasi. Sejak awal, Dr. Andi Widjaja, MBA beserta seluruh pendiri lainnya tetap menjaga komitmen untuk mempersembahkan hasil pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati.Seluruh cabang Prodia telah mendapatkan akreditasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Salah satunya dari College of American Pathologist (CAP), sebuah Lembaga profesi bidang laboratorium kesehatan di Amerika Serikat yang mendapatkan pengakuan internasional – selama 10 tahun berturut-turut. Dengan Akreditasi CAP ini, kualitas standar suatu Laboratorium klinik dinilai berdasarkan acuan Internasional, karenanya hasil Prodia dapat dipergunakan tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di mancanegara. Sehingga kualitas hasil tes dari laboratorium Prodia sejajar dengan laboratorium internasional. Pada 7 Desember 2016, Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana Prodia sebagai emiten ke-15 di tahun 2016, dengan kode saham “PRDA”. Dalam aksi korporasi itu, Prodia telah menawarkan saham perdana sebanyak 187,5 juta lembar saham. Dengan demikian, dana yang diraih dari penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan mencapai sebesar Rp1,22 triliun.Hingga 30 September 2024, Prodia telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 341 outlet, di 80 kota dan 34 provinsi dan di seluruh Indonesia, beberapa diantaranya merupakan Prodia Health Care (PHC) yakni layanan wellness clinic yang berbasis personalized medicine serta specialty clinics yang terdiri dari Prodia Children’s Health Centre (PCHC), Prodia Women’s Health Centre (PWHC) dan Prodia Senior Health Centre (PSHC).     Prodia telah meluncurkan Kontak Prodia diantaranya call centre 1500-830 dan personal assistant virtual berbasis online Tanya Prodia (TANIA) yang dapat diakses melalui Whatsapp 08551500830, Telegram: @prodia.id, Facebook Messenger: @prodia.id dan Web Widget Prodia: www.prodia.co.id. Layanan Prodia juga dapat dijangkau melalui Aplikasi U by Prodia yang dapat diunduh melalui App Store & PlayStore. 

  • 05 Juni 2025 artikel

    Prodia Raih Dua Penghargaan di CXtraordinary Evening 2025

    PT Prodia Widyahusada Tbk (Kode Saham: PRDA) kembali menunjukkan kiprahnya dalam transformasi digital di sektor layanan kesehatan dengan meraih dua penghargaan bergengsi dalam ajang CXtraordinary Evening 2025, yang diselenggarakan oleh Majalah Marketing dan CARRE Customer Experience Expert.Dalam rangkaian acara tersebut, Andri Hidayat selaku Digital Service Transformation & IT Director Prodia dianugerahi CXtraordinary Tech Executive Award 2025. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas kontribusi strategisnya dalam mendorong digitalisasi berkelanjutan, serta peran aktifnya dalam menciptakan pengalaman pelanggan yang unggul dan relevan di era teknologi yang terus berkembang.Selain itu, aplikasi U by Prodia turut meraih penghargaan Digital Channel CX Award 2025 untuk kategori Excellent Performance of Digital Customer Experience for Mobile App Laboratory, dengan skor tertinggi 67,964 dan predikat Mostly Happy Customers. Raihan ini menjadi pencapaian istimewa mengingat U by Prodia masih tergolong sebagai pemain baru dalam industri digital laboratorium kesehatan.Penilaian dalam ajang ini didasarkan pada kombinasi indikator kualitatif dan kuantitatif, termasuk aspek kemudahan penggunaan, desain antarmuka, efisiensi navigasi, personalisasi konten, kecepatan dan stabilitas sistem, hingga kepuasan emosional pengguna dan efektivitas mekanisme umpan balik.Dua penghargaan ini menegaskan komitmen Prodia dalam mengembangkan layanan berbasis digital yang tidak hanya inovatif, namun juga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan pengalaman pelanggan. Transformasi digital menjadi pilar penting dalam strategi jangka panjang perusahaan untuk tetap relevan, adaptif, dan berdaya saing tinggi di tengah perubahan lanskap industri kesehatan.Ke depan, Prodia akan terus berinovasi dan mengedepankan kebutuhan pelanggan sebagai pusat dari setiap pengembangan layanan digital. Capaian ini menjadi motivasi bagi seluruh tim Prodia untuk terus menciptakan solusi digital yang mampu meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Indonesia. ****** Tentang PT Prodia Widyahusada Tbk.Laboratorium klinik Prodia didirikan pertama kali di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan farmasi. Sejak awal, Dr. Andi Widjaja, MBA beserta seluruh pendiri lainnya tetap menjaga komitmen untuk mempersembahkan hasil pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati.Seluruh cabang Prodia telah mendapatkan akreditasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Salah satunya dari College of American Pathologist (CAP), sebuah Lembaga profesi bidang laboratorium kesehatan di Amerika Serikat yang mendapatkan pengakuan internasional – selama 10 tahun berturut-turut. Dengan Akreditasi CAP ini, kualitas standar suatu Laboratorium klinik dinilai berdasarkan acuan Internasional, karenanya hasil Prodia dapat dipergunakan tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di mancanegara. Sehingga kualitas hasil tes dari laboratorium Prodia sejajar dengan laboratorium internasional.Pada 7 Desember 2016, Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana Prodia sebagai emiten ke-15 di tahun 2016, dengan kode saham “PRDA”. Dalam aksi korporasi itu, Prodia telah menawarkan saham perdana sebanyak 187,5 juta lembar saham. Dengan demikian, dana yang diraih dari penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan mencapai sebesar Rp1,22 triliun.Hingga 30 April 2025, Prodia telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 370 outlet, di 80 kota, 108 kabupaten, dan 34 provinsi di seluruh Indonesia, beberapa diantaranya merupakan Prodia Health Care (PHC) yakni layanan wellness clinic yang berbasis personalized medicine serta specialty clinics yang terdiri dari Prodia Children’s Health Centre (PCHC), Prodia Women’s Health Centre (PWHC) dan Prodia Senior Health Centre (PSHC).Prodia telah meluncurkan Kontak Prodia diantaranya call centre 1500-830 dan personal assistant virtual berbasis online Tanya Prodia (TANIA) yang dapat diakses melalui Whatsapp 08551500830, Telegram: @prodia.id, Facebook Messenger: @prodia.id dan Web Widget Prodia: www.prodia.co.id. Layanan Prodia juga dapat dijangkau melalui Aplikasi U by Prodia yang dapat diunduh melalui App Store & PlayStore.

  • 02 Juni 2025 artikel

    Perkuat Inisiatif SDGs: Good Health & Well-Being Bagi Pelanggan dan Masyarakat, Prodia Gelar Skrining Demensia Gratis Bagi Karyawan PT INKA (Persero)

    Madiun, 26 Mei 2025 – PT Prodia Widyahusada Tbk (kode saham: PRDA) terus memperkuat inisiatifnya melalui implementasi salah satu pilar keberlanjutannya, yaitu Providing Healthcare Services for All dalam mewujudkan salah satu goals Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB), yaitu Good Health & Well-Being sebagai bentuk kepeduliannya meningkatkan taraf kualitas kesehatan pelanggan dan masyarakat. Salah satunya dengan kegiatan skrining demensia bagi karyawan PT INKA (Persero) yang berusia 50 tahun ke atas. Kegiatan skrining yang bertajuk “Menjaga Memori Berharga di Usia Emas, Waspadai Gejala Demensia” merupakan salah satu upaya Prodia untuk membangun awareness mengenai demensia kepada pelanggan dan masyarakat. Kegiatan skrining ini digelar di Graha INKA yang berlokasi di Jl. Yos Sudarso No. 71, Madiun, Jawa Timur. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Partini selaku Branch Manager Prodia Madiun, Lita Murti Hastanti selaku General Manager Human Capital and General Affairs PT INKA (Persero), beserta segenap perwakilan manajemen PT INKA (Persero), dan sejumlah dokter ahli dari Prodia.Branch Manager Prodia Madiun, Partini, turut menyambut baik kegiatan skrining ini. “Sebagai pionir layanan diagnostik kesehatan yang terbesar di Indonesia, kami menyambut baik penyelenggaraan kegiatan skrining demensia ini. Kegiatan skrining ini merupakan bagian dari inisiatif Prodia yang telah diluncurkan pada 10 Maret lalu, sebagai bentuk kontribusi sosial terhadap pencegahan bertambahnya penyandang demensia pada masyarakat berusia lanjut. Kami harap melalui skrining ini dapat menjadi langkah intervensi dini terhadap gejala penyakit neurodegeneratif dan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat berusia lanjut,” ujar Partini.Sebelum melakukan prosedur skrining, para pasien akan menerima materi sosialisasi dan pemaparan dari dokter Prodia, dr. Haryo Hadiathmo, menjelaskan informasi singkat tentang penyakit demensia, gejala yang dialami, dan upaya pencegahan yang dapat dilakukan. Setelah menerima materi sosialisasi, pasien akan mengawali proses skrining dengan pengisian kuesioner AD-8 INA yang dipandu oleh beberapa tim Prodia, untuk melakukan penilaian awal apakah terdapat kecurigaan gangguan kognisi. Jika hasil kuesioner AD-8 INA menunjukan hasil lebih dari sama dengan 2 (≥2), maka akan dilanjutkan dengan skrining lanjutan MOCA-INA bersama para dokter Prodia, seperti dr. Haryo Hadiathmo, dr. Dyah Prabaningrum, dan dr. Kinanti Lingga Puti. Jika hasil skor MOCA-INA kurang dari sama dengan 25 (≤25), maka terindikasi terjadi penurunan fungsi kognitif.Dalam kata sambutannya, General Manager Human Capital and General Affairs PT INKA (Persero), Lita Murti Hastanti, menyampaikan apresiasinya kepada Prodia atas upaya pencegahan dan penanggulangan gejala demensia sedari dini. “PT INKA (Persero) mengucapkan terima kasih atas inisiatif Prodia dalam menyelenggarakan skrining demensia gratis bagi karyawan PT INKA. Kegiatan ini merupakan langkah preventif yang sangat penting dalam menjaga kesehatan kognitif karyawan, khususnya yang telah memasuki usia 50 tahun ke atas, serta menjaga komitmen perusahaan dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan produktif. Kami berharap skrining ini dapat menjadi langkah awal dalam penanggulangan demensia secara lebih terarah dan berkelanjutan,” papar Lita.Program skrining demensia gratis Prodia merupakan salah satu program Prodia yang didedikasikan untuk masyarakat berusia lanjut, dengan tujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap demensia sekaligus memberikan akses skrining gratis yang lebih luas. Pada tahun 2025, Prodia menargetkan 20.000 peserta skrining demensia dengan harapan semakin banyak peserta yang mengikuti program ini, maka semakin banyak juga masyarakat yang aware dan teredukasi akan keberadaan demensia serta risiko gejala yang mungkin timbul. Program ini dilaksanakan sejak tanggal 24 Februari hingga 31 Desember 2025 di 95 cabang Prodia yang telah memiliki izin klinik di seluruh Indonesia.#Prodia #Demensia #ESG #Skrining #Gratis #SDGs # Sustainability ****** Tentang PT Prodia Widyahusada Tbk.Laboratorium klinik Prodia didirikan pertama kali di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan farmasi. Sejak awal, Dr. Andi Widjaja, MBA beserta seluruh pendiri lainnya tetap menjaga komitmen untuk mempersembahkan hasil pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati.Seluruh cabang Prodia telah mendapatkan akreditasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Salah satunya dari College of American Pathologist (CAP), sebuah Lembaga profesi bidang laboratorium kesehatan di Amerika Serikat yang mendapatkan pengakuan internasional – selama 10 tahun berturut-turut. Dengan Akreditasi CAP ini, kualitas standar suatu Laboratorium klinik dinilai berdasarkan acuan Internasional, karenanya hasil Prodia dapat dipergunakan tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di mancanegara. Sehingga kualitas hasil tes dari laboratorium Prodia sejajar dengan laboratorium internasional.Pada 7 Desember 2016, Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana Prodia sebagai emiten ke-15 di tahun 2016, dengan kode saham “PRDA”. Dalam aksi korporasi itu, Prodia telah menawarkan saham perdana sebanyak 187,5 juta lembar saham. Dengan demikian, dana yang diraih dari penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan mencapai sebesar Rp1,22 triliun.Hingga 30 April 2025, Prodia telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 370 outlet, di 80 kota, 108 kabupaten, dan 34 provinsi di seluruh Indonesia, beberapa diantaranya merupakan Prodia Health Care (PHC) yakni layanan wellness clinic yang berbasis personalized medicine serta specialty clinics yang terdiri dari Prodia Children’s Health Centre (PCHC), Prodia Women’s Health Centre (PWHC) dan Prodia Senior Health Centre (PSHC).Prodia telah meluncurkan Kontak Prodia diantaranya call centre 1500-830 dan personal assistant virtual berbasis online Tanya Prodia (TANIA) yang dapat diakses melalui Whatsapp 08551500830, Telegram: @prodia.id, Facebook Messenger: @prodia.id dan Web Widget Prodia: www.prodia.co.id. Layanan Prodia juga dapat dijangkau melalui Aplikasi U by Prodia yang dapat diunduh melalui App Store & PlayStore.Untuk informasi lebih lanjut, dapat mengunjungi www.prodia.co.id atau menghubungi: Marina Eka Amalia    Corporate SecretaryPT Prodia Widyahusada Tbk.Ph.       +62-21-3144182 Email     corporate.secretary@prodia.co.id                                     Reskia Dwi LestariMarketing Communication ManagerPT Prodia Widyahusada Tbk Ph.       +62-21-3144182 ext 3762Email    reskia.dwi@prodia.co.id       

  • 30 Mei 2025 promo

    Lansia Hebat, Hidup Aktif dan Sehat

    Hadiahkan pemeriksaan kesehatan untuk orang tua tercinta. Harga mulai Rp 415.000,-.

  • 20 Mei 2025 artikel

    Padukan Nutrisi, Genetik, dan Teknologi, Prodia Hadirkan Solusi Kesehatan Personal di 10 Kota

    Jakarta, 17 Mei 2025 – Nutrisi yang seimbang dan optimal bukan hanya fondasi untuk hidup sehat, tetapi juga menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas kesehatan secara menyeluruh. Sebagai bagian dari upaya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya nutrisi, Prodia menyelenggarakan Seminar Nasional bertajuk Beyond the Plate: The Power of Personalized Nutrition, sebuah inisiatif edukatif yang digelar di 10 kota besar di Indonesia. Peran nutrisi dalam menjaga dan meningkatkan kesehatan tubuh tidak bisa dianggap remeh. Nutrisi berperan penting dalam membentuk jaringan tubuh, menjaga keseimbangan energi, serta menjaga fungsi organ agar tetap berjalan optimal. Namun dalam praktiknya, keseimbangan asupan nutrisi seringkali terabaikan. Padahal, kekurangan atau kelebihan nutrisi bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan, mulai dari menurunnya daya tahan tubuh hingga munculnya penyakit kronis. Karena itulah, penting untuk mengelola asupan nutrisi secara lebih cermat dan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing orang. Seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan, pendekatan terhadap nutrisi kini tidak lagi bersifat umum atau satu untuk semua. Melalui perkembangan di bidang nutrigenomik, yaitu ilmu yang mempelajari bagaimana tubuh merespons makanan berdasarkan faktor genetik. Dari sinilah lahir konsep personalized nutrition atau nutrisi yang dipersonalisasi. Pendekatan ini memungkinkan setiap individu untuk memahami kebutuhan nutrisinya secara lebih spesifik dan ilmiah. Dengan menyesuaikan pola makan berdasarkan profil genetik dan kondisi biologis seseorang, intervensi nutrisi tidak hanya menjadi lebih efektif, tetapi juga dapat mencegah munculnya risiko penyakit di masa depan. Untuk mewujudkan pendekatan ini secara akurat dan dapat diandalkan, diperlukan dukungan teknologi diagnostik yang mampu melihat lebih dalam hingga ke tingkat molekuler. Prodia memanfaatkan teknologi terkini seperti mass spectrometry dan teknik separasi canggih lainnya yang memungkinkan deteksi zat-zat nutrisi dalam tubuh hingga ke konsentrasi yang sangat rendah. Dengan kemampuan ini, pemeriksaan nutrisi tidak lagi bersifat umum, tetapi menjadi alat penting dalam pemantauan kesehatan yang berbasis data, personal, dan ilmiah—membuka jalan menuju gaya hidup sehat yang benar-benar disesuaikan dengan kebutuhan individu.“Melalui seminar ini, kami ingin mendorong masyarakat untuk lebih memahami pentingnya pemantauan kadar nutrisi secara berkala sebagai bagian dari evaluasi gaya hidup sehat. Langkah ini tidak hanya membantu menentukan intervensi yang tepat, tetapi juga menjadi indikator keberhasilan dalam menjaga kesehatan jangka panjang dan memperpanjang masa produktif seseorang.” Ujar Ardian Susanto selaku Product Specialist PT Prodia Widyahusada Tbk. Dalam rangkaian acara ini, Prodia memperkenalkan fitur terbaru Chronic Disease Management (CDM) melalui aplikasi U by Prodia. Fitur ini dirancang untuk membantu pengguna mengelola penyakit kronis secara lebih terarah dan terpantau, melalui pencatatan hasil pemeriksaan, pengingat kontrol berkala, serta integrasi dengan program nutrisi dan gaya hidup yang dipersonalisasi. Fokus utama dari fitur ini adalah penanganan gangguan metabolik, yang ditandai dengan kondisi seperti obesitas sentral, hipertensi, dislipidemia, dan beberapa kondisi lainnya yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, maupun diabetes tipe 2. Liana Kuswandi selaku President Director PT Prodia Digital Indonesia (PRDI) menyampaikan, “Fitur Met-U pada aplikasi U by Prodia kami hadirkan sebagai bentuk komitmen untuk mendampingi dan mengedukasi masyarakat khususnya untuk kondisi kesehatan metabolik yang berbeda-beda pada setiap orang, yaitu mereka yang tidak memiliki tanda awal gangguan metabolik, mereka yang memiliki tanda awal gangguan metabolik, dan mereka yang menunjukkan peningkatan risiko gangguan metabolik. Melalui fitur ini, kami ingin membantu pengguna memantau kondisi kesehatannya secara mandiri, namun tetap terintegrasi dengan layanan profesional dari Prodia. Ini adalah bagian dari upaya kami untuk mendukung personalized wellness journey secara digital dan berkelanjutan.” Prodia terus berkomitmen untuk menghadirkan solusi kesehatan yang inovatif dan terpersonalisasi bagi masyarakat Indonesia. Dengan mengintegrasikan nutrisi yang tepat, pemahaman genetik, dan teknologi terkini, Prodia tidak hanya memberikan wawasan yang lebih dalam tentang pentingnya keseimbangan nutrisi, tetapi juga membantu masyarakat dalam mengelola kesehatan secara lebih terarah. Melalui berbagai inisiatif edukatif dan fitur digital terbaru, seperti Chronic Disease Management pada aplikasi U by Prodia, diharapkan setiap individu dapat meraih kesehatan optimal dan meningkatkan kualitas hidup mereka. Prodia bertekad untuk menjadi mitra terpercaya dalam perjalanan kesehatan pribadi yang berkelanjutan, guna mendukung tercapainya kehidupan yang lebih sehat dan produktif. #Prodia #ChronicDisease #UbyProdia #Wellness******Tentang PT Prodia Widyahusada TbkLaboratorium klinik Prodia didirikan pertama kali di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan farmasi. Sejak awal, Dr. Andi Widjaja, MBA beserta seluruh pendiri lainnya tetap menjaga komitmen untuk mempersembahkan hasil pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati. Seluruh cabang Prodia telah mendapatkan akreditasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Salah satunya dari College of American Pathologist (CAP), sebuah Lembaga profesi bidang laboratorium kesehatan di Amerika Serikat yang mendapatkan pengakuan internasional – selama 10 tahun berturut-turut. Dengan Akreditasi CAP ini, kualitas standar suatu Laboratorium klinik dinilai berdasarkan acuan Internasional, karenanya hasil Prodia dapat dipergunakan tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di mancanegara. Sehingga kualitas hasil tes dari laboratorium Prodia sejajar dengan laboratorium internasional. Pada 7 Desember 2016, Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana Prodia sebagai emiten ke-15 di tahun 2016, dengan kode saham “PRDA”. Dalam aksi korporasi itu, Prodia telah menawarkan saham perdana sebanyak 187,5 juta lembar saham. Dengan demikian, dana yang diraih dari penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan mencapai sebesar Rp1,22 triliun. Hingga 7 April 2025, Prodia telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 360 outlet, di 80 kota dan 34 provinsi di seluruh Indonesia, beberapa diantaranya merupakan Prodia Health Care (PHC) yakni layanan wellness clinic yang berbasis personalized medicine serta specialty clinics yang terdiri dari Prodia Children’s Health Centre (PCHC), Prodia Women’s Health Centre (PWHC) dan Prodia Senior Health Centre (PSHC). Prodia telah meluncurkan Kontak Prodia diantaranya call centre 1500-830 dan personal assistant virtual berbasis online Tanya Prodia (TANIA) yang dapat diakses melalui Whatsapp 08551500830, Telegram: @prodia.id, Facebook Messenger: @prodia.id dan Web Widget Prodia: www.prodia.co.id. Layanan Prodia juga dapat dijangkau melalui Aplikasi U by Prodia yang dapat diunduh melalui App Store & PlayStore. Untuk informasi lebih lanjut, dapat mengunjungi www.prodia.co.id atau menghubungi:Marina Eka AmaliaCorporate SecretaryPT Prodia Widyahusada Tbk.Ph.       +62-21-3144182 ext 3816Email     corporate.secretary@prodia.co.id      Reskia Dwi LestariMarketing Communication ManagerPT Prodia Widyahusada Tbk Ph.       +62-21-3144182 ext 3762Email    reskia.dwi@prodia.co.id                                  Agnes Sartika HusinAVP Sales Marketing & PartnershipPT Prodia Digital Indonesia.Email     agnes.sartika@prodiadigital.com         

  • 20 Mei 2025 artikel

    Pembayaran Kini Bisa Lewat Contact Center Prodia. Mudah, Aman, dan Praktis!

    Apa Itu Pembayaran via Contact Center?Layanan ini memungkinkan pelanggan melakukan transaksi untuk pemeriksaan laboratorium, paket kesehatan, atau layanan lainnya melalui berbagai saluran Contact Center Prodia. Anda akan mendapatkan panduan pembayaran langsung dari petugas layanan pelanggan resmi Prodia.  Cara Melakukan Pembayaran Melalui Contact Center Prodia (waiting confirm)Berikut dua cara mudah yang bisa Anda gunakan:1. Telepon (1500 830)Hubungi contact center dan informasikan jenis layanan atau pemeriksaan yang ingin Anda lakukan.Petugas akan membantu menghitung total biaya dan mengirimkan tautan pembayaran Anda bisa membayar menggunakan Virtual Account atau Kartu Kredit2. Live Chat (WhatsApp 0855 1500830 dan WebWidget)Chat langsung dengan customer service melalui channel live chat kami, bisa melalui WhatsApp, Telegram dan WebwidgetSetelah verifikasi data dan pengisian formulir, Anda akan diberikan tautan pembayaran.Selesaikan transaksi dalam beberapa klik.  Aman dalam TransaksiPastikan pemesanan dilakukan melalui chanel resmi ProdiaLink pembayaran yang dikirimkan menggunakan sistem pembayaran digital yang aman.Petugas kami tidak akan pernah meminta PIN, OTP, atau password Anda, sehingga pastikan Anda tidak membagikan data informasi sensitif kepada pihak manapun.  Keuntungan Menggunakan Layanan IniHemat waktu tanpa perlu antre di cabangTransaksi aman Dipandu saat melakukan transaksiCocok untuk pelanggan yang memiliki waktu terbatas atau ingin tetap di rumah  Kini, urusan kesehatan jadi lebih praktis bersama Contact Center Prodia. Yuk, manfaatkan layanan Contact Center Prodia sekarang juga!Call: 1500 830WA: 0855  1500 830 Telegram : @prodia.idEmail: info@prodia.co.idMedia Sosial: Instagram : prodia_lab,  X: @prodia_lab, Facebook Messenger: @prodia.idAplikasi U by Prodia Sebagai bentuk komitmen kami dalam memberikan layanan terbaik, kami dengan bangga menerima penghargaan CCSE Award 2025 (Contact Centre Service Excellence).Penghargaan ini menjadi bukti dedikasi kami dalam menjaga standar layanan unggul dan menghadirkan pengalaman pelanggan yang optimal. Kami akan terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan demi kepuasan pelanggan yang lebih baik. Terima kasih atas kepercayaan dan dukungan Anda!

  • 19 Mei 2025 artikel

    Skrining Demensia Gratis untuk 20.000 Lansia di Indonesia

    Setelah sukses dengan program 10.000 skrining demensia gratis di tahun 2024 yang menjangkau 10.598 peserta, Prodia kembali menghadirkan Program 20.000 Skrining Demensia Gratis di tahun 2025. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap demensia sekaligus memberikan akses skrining gratis kepada lebih banyak individu lansia.Pentingnya Skrining Demensia Demensia adalah gangguan fungsi kognitif yang dapat memengaruhi kualitas hidup seseorang. Deteksi dini memungkinkan langkah pencegahan lebih cepat dan perawatan yang tepat. Mengapa deteksi dini demensia penting?Meningkatkan kualitas hidup dengan langkah pencegahan yang sesuai.Memperlambat perkembangan penyakit melalui terapi yang tepat.Membantu keluarga dalam perencanaan perawatan jangka panjang.Menurut data Alzheimer’s Disease International, sekitar 55 juta orang di dunia hidup dengan demensia, dan jumlah ini diperkirakan meningkat tiga kali lipat pada 2050.  Di Indonesia, jumlah pengidap demensia diperkirakan mencapai lebih dari 1,2 juta orang.Tentang Program 20.000 Skrining Demensia GratisSkrining gratis ini terbuka bagi individu usia ≥ 50 tahun dan tersedia di 95 cabang Klinik Prodia dengan dua tahap:Skrining Kuisioner AD-8 INA: Mendeteksi dugaan gangguan kognitif.Skrining MOCA-INA: Dilakukan oleh dokter Prodia jika hasil kuisioner AD-8 INA menunjukkan indikasi gangguan kognitif.Jika hasil skrining di atas menunjukkan adanya penurunan fungsi kognitif, peserta akan diarahkan untuk pemeriksaan lebih lanjut dan berkonsultasi dengan Dokter Internis Geriatri atau Dokter Spesialis Saraf di Prodia Senior Health Center Jakarta, Surabaya, atau Makassar.Alur Skrining Demensia di ProdiaSkrining Kuisioner AD-8 INADiisi oleh keluarga atau orang terdekat.Jika peserta datang sendiri, dapat diisi sendiri.Jika skor AD-8 INA ≥ 2,  dilanjutkan dengan skrining MOCA-INA oleh dokter Prodia. 2. Skrining MOCA-INADilakukan oleh dokter Prodia untuk peserta dengan skor AD-8 INA ≥ 2.Jika skor MOCA-INA ≤ 25, peserta akan diarahkan untuk pemeriksaan lebih lanjut dan berkonsultasi dengan Dokter Internis Geriatri atau Dokter Spesialis Saraf di Prodia Senior Health Center Jakarta, Surabaya, atau Makassar.Kenali Gejala Awal Demensia Kesulitan mengingat kejadian atau informasi baru.Kesulitan dalam menyusun kata-kata atau berbicara.Sering bingung dengan waktu atau tempat.Kesulitan dalam melakukan aktivitas sehari-hari yang biasa dilakukan.Perubahan suasana hati atau perilaku tanpa alasan jelas.Menurunnya kemampuan berpikir dan mengambil keputusan.Jika Anda atau orang terdekat mengalami gejala di atas, segera lakukan skrining demensia di Prodia.Bagaimana Cara Mengikuti Program Ini?Kunjungi cabang klinik Prodia terdekat untuk skrining AD-8 INA.Jika skor AD-8 INA ≥ 2, lanjutkan dengan skrining MOCA-INA oleh dokter Prodia.Jika hasil MOCA-INA ≤ 25, dokter Prodia akan menyarankan pemeriksaan lebih lanjut dan berkonsultasi dengan Dokter Internis Geriatri atau Dokter Spesialis Saraf di Prodia Senior Health Center Jakarta, Surabaya, atau Makassar.Program berlangsung  hingga 31 Desember 2025. Jangan lewatkan kesempatan untuk mendapatkan skrining gratis ini!Peran Keluarga dalam Deteksi Dini DemensiaKeluarga memiliki peran penting dalam mendukung lansia untuk melakukan pemeriksaan kesehatan. Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan keluarga:Perhatikan tanda-tanda awal yang mungkin muncul pada orang tua atau anggota keluarga lainnya.Dorong lansia untuk melakukan skrining secara rutin.Dampingi dalam proses pemeriksaan, terutama saat mengisi kuisioner AD-8 INA.Diskusikan hasil skrining dengan dokter untuk langkah selanjutnya.Ajak Orang Tua Anda Skrining Demensia di ProdiaJika Anda memiliki keluarga berusia ≥ 50 tahun, jangan ragu untuk mengajak mereka melakukan skrining demensia di cabang klinik Prodia terdekat. Untuk informasi lebih lanjut, hubungi Kontak Prodia 1500 830 (call centre)/0855 1500 830 (chat WA) atau kunjungi cabang klinik Prodia terdekat di kota Anda.  

  • 14 Juni 2026 panel-test

    Acupuncture Essential Program

  • 14 Juni 2026 panel-test

    Acupuncture Optima Program

  • 14 Juni 2026 panel-test

    Advanced Female Fertility Check

  • 14 Juni 2026 panel-test

    Advanced Lipid Profile

    Advanced Lipid Profile adalah pemeriksaan darah untuk menilai kolesterol dan risiko penyakit jantung secara lebih lengkap. Pemeriksaan ini menggabungkan hasil laboratorium, kondisi kesehatan, dan data gaya hidup untuk memberikan gambaran risiko kardiovaskular secara menyeluruh.

  • 14 Juni 2026 panel-test

    Advanced Lipid Profile Essential

    Panel pemeriksaan lipid untuk menilai profil kolesterol dan membantu evaluasi risiko penyakit kardiovaskular secara lebih komprehensif.

  • 14 Juni 2026 panel-test

    Allergy Reveal Panel

  • 14 Juni 2026 panel-test

    Allergy Screening - Starter Panel

  • 14 Juni 2026 panel-test

    ANA ( IF ) & ANA Profile

    Jenis Pemeriksaan : ANA IF dan ANA Profile

  • 14 Juni 2026 panel-test

    Anti-Fatigue Panel

  • 14 Juni 2026 panel-test

    Anti-Stress Panel

  • 14 Juni 2026 lab-test

    1,3-Beta-D-Glucan (Fungitell), Serum

    Tes Fungitell diindikasikan untuk diagnosis dugaan infeksi jamur dan harus digunakan bersama dengan prosedur diagnostik lainnya. Tes ini tidak mendeteksi spesies jamur tertentu seperti Cryptococcus, yang menghasilkan tingkat (1,3) -beta-D-glukan yang sangat rendah.

  • 14 Juni 2026 lab-test

    11-Deoxycortisol, LC/MS/MS, serum

    Merupakan hormon steroid glukokortikoid.

  • 14 Juni 2026 lab-test

    17-Hydroxypregnenolone

    Pengukuran 17α-hydroxypregnenolon berguna dalam diagnosis beberapa bentuk hiperplasia adrenal kongenital. Pada penderita hiperplasia adrenal kongenital akibat defisiensi 3β-hidroksisteroid dehidrogenase, 17α-hidroksipregnenolon meningkat, sedangkan pada penderita hiperplasia adrenal kongenital akiba

  • 14 Juni 2026 lab-test

    17-Ketosteroid

    17-ketosteroid adalah zat yang terbentuk ketika tubuh memecah hormon seks steroid pria yang disebut androgen dan hormon lain yang dilepaskan oleh kelenjar adrenal pada pria dan wanita, dan oleh testis pada pria.

  • 14 Juni 2026 lab-test

    17-OH Kortikosteroid (Urine 24 jam)

    17-OH Kortikosteroid adalah produk yang terbentuk ketika hati dan jaringan tubuh lainnya memecah hormon steroid kortisol.

  • 14 Juni 2026 lab-test

    17-OH Progesterone (LC-MS/MS)

    Pemeriksaan 17-OH Progesteron merupakan pemeriksaan dengan metode liquid chromatography, tandem mass spectrometry (LC-MS/MS) untuk penentuan 17a-hydroxyprogesterone secara kuantitatif dalam serum atau plasma. Pemeriksaan ini terutama ditujukan ketika dicurigai adanya defisiensi 21-hydroxylase.

  • 14 Juni 2026 lab-test

    17-OH Progesterone Neonatus (LC-MS/MS)

    Hiperplasia adrenal kongenital (HAK) merupakan salah satu kelainan autosomal resesif terbanyak akibat defisiensi enzim atau gangguan pada salah satu dari lima tahap biosintesis steroid di kelenjar adrenal. HAK yang disebabkan defek 21-hidroksilasi di korteks adrenal terjadi pada 95% pasien. Secara

  • 14 Juni 2026 lab-test

    2,5-Hexanedione (Urine)

    2,5-Hexanedione adalah metabolit utama n-hexane dan dianggap sebagai penyebab n-hexane polyneuropathy. Oleh karena itu, mengukur 2,5-hexanedione bermanfaat untuk pemantauan biologis paparan n-hexane.

  • 14 Juni 2026 lab-test

    BRCA 1/2 Germline

    Pemeriksaan untuk mendeteksi ada tidak-nya mutasi pada gen BRCA1 (BReast CAncer gene 1) dan BRCA2 (BReast CAncer gene 2) pada seseorang menggunakan sampel darah, bukan sampel jaringan kanker. Apabila ditemukan adanya mutasi pada BRCA1/2 germline maka mutasi ini bersifat diturunkan ( herediter).

  • 14 Juni 2026 lab-test

    CardioPGx

    CardioPGx adalah pemeriksaan farmakogenomik untuk mengetahui kecocokan seseorang terhadap 8 jenis obat sebagai berikut : Acenocoumarol, Atorvastatin, Clopidogrel, Phenprocoumon, Pravastatin, Rosuvastatin, Simvastatin, Warfarin berdasarkan gen : CYP2C19, CYP2C9, VKORC1, CYP4F2, SLCO1B1, APOE yang di

  • 14 Juni 2026 lab-test

    CArisk 2.0

    Pemeriksaan genomik yang menganalisis lebih dari 100 gen dan 200 varian untuk mengidentifikasi risiko 13 jenis kanker yang paling umum yaitu kanker payudara, kanker kolorektal (usus besar dan anus), kanker paru, kanker hati, kanker serviks, kanker pankreas, kanker lambung, kanker limfoma non hodgki

  • 14 Juni 2026 lab-test

    DIArisk

    Pemeriksaan untuk menilai risiko terhadap 8 jenis penyakit yaitu diabetes tipe 1, diabetes tipe 2, gestasional diabetes, komplikasi neuropati, komplikasi nefropati, penyakit ginjal kronis, gangguan metabolisme lipid, dan obesitas berdasarkan profil genetik varian low penetrance SNP setiap individu.

  • 14 Juni 2026 lab-test

    EYEgenomics

    EYEgenomics merupakan pemeriksaan genomik yang digunakan untuk mengidentifikasi kerentanan genetik seseorang terhadap penyakit yang berkaitan dengan 10 gangguan penglihatan cataract, high myopia, keratoconus, primary angle-closure glaucoma, primary open-angle glaucoma, diabetic retinopathy, polypoid

  • 14 Juni 2026 lab-test

    Hereditary Cancer Risk

    Pemeriksaan genomik yang mengidentifikasi varian genetik germ-line high penetrance dari 48 gen terkait risiko 8 jenis kanker herediter.

  • 14 Juni 2026 lab-test

    Hereditary Cancer Risk (add on)

    Pemeriksaan genomik yang mengidentifikasi varian genetik germ-line high penetrance dari 48 gen terkait risiko 8 jenis kanker herediter. Bermanfaat kepada: 1.Pasien kanker Mengetahui mutasi penyebab kanker Menentukan manajemen yang sesuai termasuk pemilihan terapi yang disetujui Mengetahui ris

  • 14 Juni 2026 lab-test

    IMMUNErisk

    IMMUNErisk merupakan pemeriksaan genomik yang digunakan untuk mengidentifikasi risiko berdasarkan profil genomik seseorang terhadap penyakit autoimun (rheumatoid arthritis, SLE, psoriasis, alopecia areata dan vitiligo) serta alergi (allergic rhinitis dan atopic dermatitis). Pemeriksaan ini menganali

  • 14 Juni 2026 lab-test

    Infection PGx

    CardioPGx adalah pemeriksaan farmakogenomik untuk mengetahui kecocokan seseorang terhadap 14 jenis obat sebagai berikut : Efavirenz, Voriconazole, Amikacin, Dibekacin, Gentamicin, Kanamycin, Neomycin, Netilmicin, Paromomycin, Plazomicin, Ribostamycin, Streptomycin, Tobramycin, dan Isoniazid berdasar

  • 14 Juni 2026 lab-test

    Infection PGx (add-on)

    CardioPGx adalah pemeriksaan farmakogenomik untuk mengetahui kecocokan seseorang terhadap 14 jenis obat sebagai berikut : Efavirenz, Voriconazole, Amikacin, Dibekacin, Gentamicin, Kanamycin, Neomycin, Netilmicin, Paromomycin, Plazomicin, Ribostamycin, Streptomycin, Tobramycin, dan Isoniazid berdasar