Hasil Pencarian
Hasil pencarian dari ""
-
21 Juli 2025 materi-promosi
Smart Living 96
-
21 Juli 2025 materi-promosi
Smart Living 95
-
17 Juli 2025 artikel
Prodia Perkuat Komitmen Edukasi Preventif Lewat Prodia Healthy & Fun with Community di 10 Kota
Jakarta, 11 Juli 2025 – PT Prodia Widyahusada Tbk (Prodia) kembali menghadirkan program tahunan bertajuk Prodia Healthy & Fun with Community (PHFC) sebagai bagian dari komitmen dalam mengedukasi masyarakat tentang pentingnya budaya hidup preventif. Tahun ini PHFC akan digelar dalam format roadshow di 10 kota besar di Indonesia, yaitu Makassar, Balikpapan, Batam, Palembang, Jakarta, Solo, Bandung, Semarang, Malang, dan Denpasar. Setiap kota akan melibatkan komunitas lokal yang aktif mempromosikan gaya hidup sehat, sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap edukasi dan layanan kesehatan preventif yang mudah dijangkau. Kolaborasi ini diciptakan untuk memperkokoh pola hidup sehat di masyarakat dengan cara yang seru dan menyenangkan. Melalui sinergi ini, Prodia juga mendukung kegiatan rutin komunitas dengan penyediaan fasilitas dan area acara yang lebih luas agar dampaknya dapat menjangkau lebih banyak peserta. Rangkaian acara PHFC akan diisi dengan berbagai aktivitas interaktif, edukasi kesehatan, pemeriksaan kesehatan gratis, dan hiburan yang dirancang untuk menyampaikan pesan hidup sehat secara menyenangkan dan menginspirasiyang dilengkapi sesi talkshow edukatif bersama dokter yang akan membahas topik-topik kesehatan terkini secara ringan dan informatif. Selain itu, peserta juga akan mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis, seperti pemeriksaan gula (glukosa sewaktu), fungsi hati (GPT), dan kolesterol total guna memberikan pengalaman akan diferensiasi dan keunggulan layanan Prodia, terutama bagi mereka yang belum pernah melakukan pemeriksaan sebelumnya. “Kami percaya kesehatan adalah perjalanan yang harus dinikmati bersama. Melalui PHFC, Prodia berkolaborasi erat dengan komunitas-komunitas yang memiliki visi serupa untuk menginspirasi masyarakat agar menjadikan hidup sehat sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari. Ini bukan hanya tentang layanan kami, tetapi tentang membangun kesadaran kolektif bahwa deteksi dini dan pola hidup preventif itu mudah, menyenangkan, dan esensial untuk masa depan yang lebih baik..” ujar Reskia Dwi Lestari, Marketing Communications Manager Prodia. Reskia menambahkan “Kolaborasi dengan komunitas lokal di setiap kota juga menjadi bentuk apresiasi kami terhadap agen-agen perubahan positif yang aktif menyebarkan gaya hidup sehat di lingkungan mereka. Kami ingin Prodia hadir lebih dekat dengan masyarakat melalui #healthiertogether activity dan memberikan pengalaman langsung terhadap layanan kesehatan yang lengkap, mudah diakses dimanapun dan memberikan hasil yang cepat dan akurat." ****** Tentang PT Prodia Widyahusada Tbk. Laboratorium klinik Prodia didirikan pertama kali di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan farmasi. Sejak awal, Dr. Andi Widjaja, MBA beserta seluruh pendiri lainnya tetap menjaga komitmen untuk mempersembahkan hasil pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati. Seluruh cabang Prodia telah mendapatkan akreditasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Salah satunya dari College of American Pathologist (CAP), sebuah Lembaga profesi bidang laboratorium kesehatan di Amerika Serikat yang mendapatkan pengakuan internasional – selama 10 tahun berturut-turut. Dengan Akreditasi CAP ini, kualitas standar suatu Laboratorium klinik dinilai berdasarkan acuan Internasional, karenanya hasil Prodia dapat dipergunakan tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di mancanegara. Sehingga kualitas hasil tes dari laboratorium Prodia sejajar dengan laboratorium internasional. Pada 7 Desember 2016, Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana Prodia sebagai emiten ke-15 di tahun 2016, dengan kode saham “PRDA”. Dalam aksi korporasi itu, Prodia telah menawarkan saham perdana sebanyak 187,5 juta lembar saham. Dengan demikian, dana yang diraih dari penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan mencapai sebesar Rp1,22 triliun. Hingga 31 Mei 2025, Prodia telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 376 outlet, di 80 kota dan 34 provinsi di seluruh Indonesia, beberapa diantaranya merupakan Prodia Health Care yakni layanan wellness clinic yang berbasis personalized medicine serta specialty clinics yang terdiri dari Prodia Children’s Health Centre, Prodia Women’s Health Centre, dan Prodia Senior Health Centre.Prodia telah meluncurkan Kontak Prodia diantaranya call centre 1500-830 dan personal assistant virtual berbasis online Tanya Prodia (TANIA) yang dapat diakses melalui Whatsapp 08551500830, Telegram: @prodia.id, Facebook Messenger: @prodia.id dan Web Widget Prodia: www.prodia.co.id. Layanan Prodia juga dapat dijangkau melalui Aplikasi U by Prodia yang dapat diunduh melalui App Store & PlayStore. Untuk informasi lebih lanjut, dapat mengunjungi www.prodia.co.id atau menghubungi Reskia Dwi Lestari Marketing Communication ManagerPT Prodia Widyahusada Tbk.Ph. +62-21-3144182 ext 3762Email reskia.dwi@prodia.co.id
-
17 Juli 2025 materi-promosi
Smart Living 94
-
17 Juli 2025 materi-promosi
Smart Living 93
-
17 Juli 2025 materi-promosi
Smart Living 92
-
17 Juli 2025 materi-promosi
Smart Living 91
-
17 Juli 2025 artikel
Prodia Scientific Day 2025 Soroti Healthy Aging demi Usia Panjang dan Berkualitas
Jakarta, 5 Juli 2025 – Sebagai Center of Excellence di bidang layanan laboratorium dan inovasi diagnostik, PT Prodia Widyahusada Tbk (Prodia) kembali menggelar forum ilmiah tahunan Prodia Scientific Day 2025 dengan tema “Healthy Aging for Longevity”. Bertempat di Auditorium lantai 10 Prodia Tower, acara ini menjadi ajang kolaborasi antara tenaga medis, akademisi, peneliti, dan industri untuk memperkuat peran ilmu kedokteran laboratorium dalam menghadapi tantangan penuaan. Melalui pendekatan ilmiah dan berbasis bukti, Prodia mendorong pentingnya strategi kesehatan dalam menghadapi fenomena meningkatnya usia harapan hidup yang sayangnya belum seiring dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Menurut data WHO, usia harapan hidup global telah meningkat menjadi 73,6 tahun pada 2022 dan diproyeksikan mencapai 78,1 tahun di 2050. Namun, lebih dari 50% tahun hidup justru dihabiskan dalam kondisi sakit akibat penyakit metabolik dan gaya hidup tidak sehat. Angla Disability-Adjusted Life Year (DALY) akibat penuaan juga meningkat hingga 17,6%, sehingga dibutuhkan pendekatan holistik dan ilmiah untuk mendukung hidup sehat hingga usia lanjut. Tren kesehatan di masyarakat pun mulai bergeser kepada longevity atau usia panjang yang kini bukan lagi dimengerti sekadar berumur panjang, tetapi juga tentang bagaimana seseorang dapat hidup lebih lama dalam keadaan sehat, aktif, dan produktif dengan organ dan indera yang sehat. Konsep ini menekankan pentingnya pencegahan sejak dini, deteksi risiko secara akurat, serta intervensi medis berbasis teknologi untuk menjaga kualitas hidup hingga usia lanjut. Dengan dukungan inovasi diagnostik dan pengetahuan ilmiah yang terus berkembang, harapan hidup yang panjang kini semakin mungkin diwujudkan tanpa harus dikompromikan oleh penurunan fungsi tubuh atau penyakit kronis. Acara ini menghadirkan para pembicara ahli, seperti Andi Wijaya, PhD, Dr. Miswar Fattah, M.Si, dr. Bhirau Wilaksono, Dr. Lies Gantini, M.Si, Winny, MSi, Lydwina, M.Farm, Dr. Made Putra Semadhi, M.Farm, Dr. Miftakh Nur Rahman, M.Farm yang memaparkan beragam sudut pandang ilmiah mengenai penuaan sehat, peran diagnostik laboratorium, hingga penerapan AI dalam longevity. Selain sesi presentasi, peserta juga berkesempatan mengikuti diskusi interaktif langsung dengan para narasumber. Acara ini dihadiri oleh lebih dari 150 peserta yang terdiri dari dokter umum dan spesialis, akademisi dari Fakultas Kedokteran, peneliti kesehatan, serta karyawan internal Prodia. Dengan semangat berbagi ilmu dan membangun sinergi lintas sektor, Prodia Scientific Day 2025 menjadi bukti nyata komitmen Prodia untuk terus berinovasi dan mendorong kehidupan yang lebih sehat dan lebih panjang bagi seluruh ****** Tentang PT Prodia Widyahusada Tbk.Laboratorium klinik Prodia didirikan pertama kali di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan farmasi. Sejak awal, Dr. Andi Widjaja, MBA beserta seluruh pendiri lainnya tetap menjaga komitmen untuk mempersembahkan hasil pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati.Seluruh cabang Prodia telah mendapatkan akreditasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Salah satunya dari College of American Pathologist (CAP), sebuah Lembaga profesi bidang laboratorium kesehatan di Amerika Serikat yang mendapatkan pengakuan internasional – selama 10 tahun berturut-turut. Dengan Akreditasi CAP ini, kualitas standar suatu Laboratorium klinik dinilai berdasarkan acuan Internasional, karenanya hasil Prodia dapat dipergunakan tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di mancanegara. Sehingga kualitas hasil tes dari laboratorium Prodia sejajar dengan laboratorium internasional. Pada 7 Desember 2016, Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana Prodia sebagai emiten ke-15 di tahun 2016, dengan kode saham “PRDA”. Dalam aksi korporasi itu, Prodia telah menawarkan saham perdana sebanyak 187,5 juta lembar saham. Dengan demikian, dana yang diraih dari penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan mencapai sebesar Rp1,22 triliun.Hingga 31 Mei 2025, Prodia telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 370 outlet, di 80 kota, 108 kabupaten, dan 34 provinsi di seluruh Indonesia, beberapa diantaranya merupakan Prodia Health Care (PHC) yakni layanan wellness clinic yang berbasis personalized medicine serta specialty clinics yang terdiri dari Prodia Children’s Health Centre (PCHC), Prodia Women’s Health Centre (PWHC) dan Prodia Senior Health Centre (PSHC).Prodia telah meluncurkan Kontak Prodia diantaranya call centre 1500-830 dan personal assistant virtual berbasis online Tanya Prodia (TANIA) yang dapat diakses melalui Whatsapp 08551500830, Telegram: @prodia.id, Facebook Messenger: @prodia.id dan Web Widget Prodia: www.prodia.co.id. Layanan Prodia juga dapat dijangkau melalui Aplikasi U by Prodia yang dapat diunduh melalui App Store & PlayStore.
-
16 Juli 2025 artikel
Diet Gagal Terus? Mari Mulai dengan Pahami Genetikmu
Kamu tidak sendiri.Banyak orang urban sudah menjalani pola hidup sehat. Mulai dari sarapan oatmeal, membawa infused water ke kantor, olahraga rutin, hingga mencoba berbagai jenis diet yang viral. Tapi, hasilnya selalu tidak sesuai harapan.Berat badan gitu-gitu aja.Badan justru mudah lelah.Mood naik-turun.Dan kamu mulai bertanya-tanya, “Apakah aku salah pilih diet?”Mungkin bukan dietnya yang salah.Mungkin tubuhmu memang memerlukan pendekatan lebih personal, sesuai dengan genetik masing-masing. Di sinilah pentingnya memahami tubuh dari dalam melalui Prodia Nutrigenomics. Kenapa Pola Diet Tertentu Bisa Bekerja untuk Orang Lain, Tapi Tidak untuk Kamu?Setiap orang memiliki pola genetik yang unik. Genetik berperan besar dalam menentukan bagaimana tubuh kita merespons makanan, olahraga, bahkan kebiasaan sehari-hari.Itulah sebabnya, diet yang berhasil untuk temanmu belum tentu memberikan hasil yang sama untuk tubuhmu. Bisa jadi tubuhmu:Lebih efisien dalam mencerna karbohidrat dibanding lemakMerespons lebih baik pada olahraga intensitas ringan ketimbang latihan beratMemiliki risiko inflamasi atau kekurangan nutrisi tertentuLebih rentan mengalami gangguan metabolisme saat menjalani pola makan tertentuCenderung mengalami emotional eating atau keinginan ngemil berlebihanSemua ini bisa memengaruhi efektivitas diet dan gaya hidup sehat yang kamu jalani. Prodia Nutrigenomics: Your Body Manual Book!Untuk membantu kamu memahami bagaimana tubuh bekerja dari sisi genetik, Prodia menyediakan layanan Prodia Nutrigenomics.Prodia Nutrigenomics adalah tes genomik yang membaca profil genetik tubuhmu, khususnya gen-gen yang berkaitan dengan:Proses mencerna karbohidrat, lemak, dan proteinRespons tubuh terhadap olahragaKecenderungan terhadap kebiasaan makan tertentu (snacking, emotional eating)Kemampuan detoksifikasi tubuhKebutuhan nutrisi spesifik berdasarkan profil genetikmuTes ini seperti “buku manual” tubuhmu, agar kamu memahami cara tubuhmu bekerja secara menyeluruh.Dengan informasi ini, kamu bisa menjalani pola hidup sehat yang lebih tepat, efektif, dan sesuai dengan kebutuhan tubuhmu. Mengapa Prodia Nutrigenomics Bisa Jadi Game-Changer?Karena kamu tidak lagi menebak-nebak.Dengan hasil Prodia Nutrigenomics, kamu bisa:Mengetahui jenis diet yang paling sesuai untuk tubuhmuMenyesuaikan jenis olahraga yang paling efektif Menghindari pola makan yang justru memperburuk kondisi tubuhmuMengidentifikasi potensi risiko kesehatan secara lebih diniMenjalani gaya hidup sehat yang berkelanjutan dan personal Diet yang Efektif Harus Sesuai dengan Dirimu, Bukan Sekadar TrenKalau kamu sudah mencoba berbagai cara tapi berat badan masih gitu-gitu aja, mungkin jawabannya ada di genetikmu sendiri.Bukan kamu yang salah. Bukan dietnya yang salah.Cuma belum cocok.Dengan Prodia Nutrigenomics, kamu bisa mulai menjalani program diet dan gaya hidup sehat yang disesuaikan kebutuhan tubuhmu sendiri, bukan sekadar mengikuti tren. Ingin Tahu Jenis Diet yang Paling Cocok Untukmu?Cari tahu jawabannya melalui Prodia Nutrigenomics.Hubungi Prodia 1500 830 atau kunjungi aplikasi U by Prodia untuk informasi lebih lanjut dan pemesanan layanan.
-
01 Juli 2025 artikel
Prodia Ambil Langkah Strategis Masuk ke Sektor Bioteknologi, Dukung Inovasi Terapi Pengobatan Regeneratif Dengan Beli Saham ProSTEM
Jakarta, 30 Juni 2025 – Perkembangan riset dan implementasi klinis terapi sel punca di Indonesia terus mengalami peningkatan yang signifikan dalam sepuluh tahun terakhir. Mengutip dari laman Kesehatan Lanjutan Kementerian Kesehatan RI, hingga saat ini sudah tercatat sejumlah fasilitas kesehatan yang meliputi 16 rumah sakit rujukan, 12 laboratorium khusus, dan 4 bank sel terakreditasi untuk mengimplementasikan pengolahan, pengelolaan, riset, dan pelayanan sel punca di Indonesia. Meskipun biayanya masih tergolong tinggi, minat masyarakat terhadap potensi terapi yang bersifat personal dan regeneratif ini tetap tinggi. Pemerintah, melalui Kementerian Kesehatan dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), berupaya untuk mempercepat proses riset dan pengembangan agar terapi sel punca dapat diterapkan secara luas di sejumlah fasilitas kesehatan di seluruh Indonesia. Untuk menangkap peluang besar dari potensi teknologi pengobatan regeneratif yang semakin berkembang di Indonesia , PT Prodia Widyahusada Tbk (kode saham: PRDA), sebagai pelopor layanan diagnostik kesehatan di Indonesia, mengambil langkah strategis melalui aksi korporasi dengan melakukan pembelian saham PT Prodia StemCell Indonesia (ProSTEM). ProSTEM merupakan perusahaan yang bergerak di bidang terapi regeneratif berbasis sel punca. Dalam aksi ini, Prodia mengakuisisi sebanyak 69.512 lembar saham atau setara dengan kepemilikan saham 30% pada ProSTEM. Langkah ini mencerminkan komitmen Prodia untuk terus mendorong inovasi di dunia medis, khususnya dalam pengembangan pengobatan regeneratif yang lebih maju di Indonesia. Dewi Muliaty, Direktur Utama Prodia, menjelaskan bahwa pembelian saham ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang Perseroan dalam menghadirkan layanan diagnostik yang semakin personalized dan canggih. “Langkah ini diharapkan tidak hanya meningkatkan nilai perusahaan di mata para pemangku kepentingan, tetapi juga menunjukkan komitmen kami dalam membangun keberlanjutan ekosistem layanan diagnostik. Dukungan terhadap terapi sel punca menjadi bukti nyata bahwa Prodia siap menghadirkan solusi pengobatan yang berdampak dan relevan bagi kebutuhan masyarakat Indonesia,” ungkap Dewi dalam pernyataan resminya. Pembelian sebagian saham PT Prodia Utama pada ProSTEM oleh Perseroan adalah langkah strategis yang bertujuan untuk melakukan ekspansi bisnis. ProSTEM yang merupakan perusahaan pelopor dalam riset dan penerapan sel punca di Indonesia, menunjukkan pertumbuhan dan potensi besar di masa yang akan datang. Dengan mengakuisisi ProSTEM, Perseroan dapat melakukan ekspansi dan masuk ke sektor bioteknologi.Direktur Keuangan Prodia, Liana Kuswandi, menambahkan bahwa langkah pembelian saham ProSTEM ini dilakukan karena ProSTEM telah menunjukkan hasil yang baik. Pada tahun 2024, pendapatan Prostem tumbuh sebesar 46% dibandingkan tahun sebelumnya (YoY). Pertumbuhan yang signifikan ini menunjukkan bahwa ProSTEM memiliki strategi bisnis yang efektif dan mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif. Hal ini menunjukkan bahwa Prostem memiliki potensi besar untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi pemegang sahamnya. Integrasi antara Prodia dan ProSTEM ini diharapkan mampu menciptakan sinergi yang kuat dalam memperluas portofolio layanan Prodia, memperdalam kapabilitas penelitian dan pengembangan (R&D), serta membuka akses terhadap pengobatan yang lebih bersifat individual. Kolaborasi strategis ini memiliki potensi besar untuk merevolusi sistem layanan kesehatan dengan memanfaatkan kekuatan sel punca dalam terapi regeneratif. Seiring meningkatnya permintaan global terhadap terapi canggih, Prodia dan ProSTEM siap memimpin transformasi pengobatan berbagai penyakit degeneratif, gangguan autoimun, hingga kondisi kronis di Indonesia. Founder sekaligus Komisaris Utama Prodia dan ProSTEM, Andi Widjaja, menyatakan bahwa aksi pembelian saham ini merupakan simbol dari sinergi yang solid serta kesiapan kedua entitas dalam menghadapi tantangan medis masa depan. “Kolaborasi ini membuktikan komitmen kuat Prodia dan ProSTEM dalam membangun ekosistem layanan laboratorium dan teknologi pengobatan yang inovatif. Harapannya, langkah ini bisa memberi kontribusi positif dalam meningkatkan harapan hidup masyarakat serta mendukung keberhasilan program QuickWin Presiden Prabowo di sektor kesehatan. Dengan sinergi yang kuat di antara kedua entitas ini, mempertegas kehadiran ProSTEM sebagai pusat rujukan terapi pengobatan regeneratif di Asia Tenggara, bahkan di Asia.” tegas Andi. Sejak didirikan pada tahun 2010, ProSTEM telah menjadi pelopor dalam penyediaan layanan terapi sel punca di Indonesia. Dikenal sebagai pelaku utama dalam pengembangan terapi berbasis teknologi seluler, ProSTEM terus menghadirkan berbagai inovasi, termasuk pembangunan fasilitas laboratorium produksi terapi sel canggih (Advanced Cell Therapy Production Laboratory/ACT-Plab) seluas 3.046 m² pada tahun 2023, berstandar cGMP (Current Good Manufacturing Practices) dan Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) dari BPOM, bersertifikasi ISO 9001:2015, serta memenuhi persyaratan internasional seperti American Association of Blood Banks (AABB) dan The Foundation for the Accreditation of Cellular Therapy (FACT) NetCord, sehingga ProSTEM memiliki kemampuan tinggi dalam memproses sel punca dari berbagai sumber seperti darah tepi, sumsum tulang, dan darah tali pusat. Kapabilitas ini menjadikan ProSTEM sebagai mitra strategis dalam pengembangan pengobatan regeneratif di tanah air. ****** Tentang PT Prodia Widyahusada Tbk.Laboratorium klinik Prodia didirikan pertama kali di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan farmasi. Sejak awal, Dr. Andi Widjaja, MBA beserta seluruh pendiri lainnya tetap menjaga komitmen untuk mempersembahkan hasil pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati.Seluruh cabang Prodia telah mendapatkan akreditasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Salah satunya dari College of American Pathologist (CAP), sebuah Lembaga profesi bidang laboratorium kesehatan di Amerika Serikat yang mendapatkan pengakuan internasional – selama 10 tahun berturut-turut. Dengan Akreditasi CAP ini, kualitas standar suatu Laboratorium klinik dinilai berdasarkan acuan Internasional, karenanya hasil Prodia dapat dipergunakan tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di mancanegara. Sehingga kualitas hasil tes dari laboratorium Prodia sejajar dengan laboratorium internasional. Pada 7 Desember 2016, Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana Prodia sebagai emiten ke-15 di tahun 2016, dengan kode saham “PRDA”. Dalam aksi korporasi itu, Prodia telah menawarkan saham perdana sebanyak 187,5 juta lembar saham. Dengan demikian, dana yang diraih dari penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan mencapai sebesar Rp1,22 triliun.Hingga 31 Mei 2025, Prodia telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 370 outlet, di 80 kota, 108 kabupaten, dan 34 provinsi di seluruh Indonesia, beberapa diantaranya merupakan Prodia Health Care (PHC) yakni layanan wellness clinic yang berbasis personalized medicine serta specialty clinics yang terdiri dari Prodia Children’s Health Centre (PCHC), Prodia Women’s Health Centre (PWHC) dan Prodia Senior Health Centre (PSHC).Prodia telah meluncurkan Kontak Prodia diantaranya call centre 1500-830 dan personal assistant virtual berbasis online Tanya Prodia (TANIA) yang dapat diakses melalui Whatsapp 08551500830, Telegram: @prodia.id, Facebook Messenger: @prodia.id dan Web Widget Prodia: www.prodia.co.id. Layanan Prodia juga dapat dijangkau melalui Aplikasi U by Prodia yang dapat diunduh melalui App Store & PlayStore. Untuk informasi lebih lanjut, dapat mengunjungi www.prodia.co.id atau menghubungi: Marina Eka Amalia Corporate SecretaryPT Prodia Widyahusada Tbk.Ph. +62-21-3144182 Email corporate.secretary@prodia.co.id Mella MeliaInvestor Relation Manager PT Prodia Widyahusada Tbk Ph. +62-21-3144182 Email investor.relation@prodia.co.id
-
29 Juli 2026 panel-test
Acupuncture Essential Program
-
29 Juli 2026 panel-test
Acupuncture Optima Program
-
29 Juli 2026 panel-test
Advanced Female Fertility Check
-
29 Juli 2026 panel-test
Advanced Lipid Profile
Advanced Lipid Profile adalah pemeriksaan darah untuk menilai kolesterol dan risiko penyakit jantung secara lebih lengkap. Pemeriksaan ini menggabungkan hasil laboratorium, kondisi kesehatan, dan data gaya hidup untuk memberikan gambaran risiko kardiovaskular secara menyeluruh.
-
29 Juli 2026 panel-test
Advanced Lipid Profile Essential
Panel pemeriksaan lipid untuk menilai profil kolesterol dan membantu evaluasi risiko penyakit kardiovaskular secara lebih komprehensif.
-
29 Juli 2026 panel-test
Allergy Reveal Panel
-
29 Juli 2026 panel-test
Allergy Screening - Starter Panel
-
29 Juli 2026 panel-test
Anti-Fatigue Panel
-
29 Juli 2026 panel-test
Anti-Stress Panel
-
29 Juli 2026 lab-test
1,3-Beta-D-Glucan (Fungitell), Serum
Tes Fungitell diindikasikan untuk diagnosis dugaan infeksi jamur dan harus digunakan bersama dengan prosedur diagnostik lainnya. Tes ini tidak mendeteksi spesies jamur tertentu seperti Cryptococcus, yang menghasilkan tingkat (1,3) -beta-D-glukan yang sangat rendah.
-
29 Juli 2026 lab-test
17-Hydroxypregnenolone
Pengukuran 17α-hydroxypregnenolon berguna dalam diagnosis beberapa bentuk hiperplasia adrenal kongenital. Pada penderita hiperplasia adrenal kongenital akibat defisiensi 3β-hidroksisteroid dehidrogenase, 17α-hidroksipregnenolon meningkat, sedangkan pada penderita hiperplasia adrenal kongenital akiba
-
29 Juli 2026 lab-test
17-Ketosteroid
17-ketosteroid adalah zat yang terbentuk ketika tubuh memecah hormon seks steroid pria yang disebut androgen dan hormon lain yang dilepaskan oleh kelenjar adrenal pada pria dan wanita, dan oleh testis pada pria.
-
29 Juli 2026 lab-test
17-OH Kortikosteroid (Urine 24 jam)
17-OH Kortikosteroid adalah produk yang terbentuk ketika hati dan jaringan tubuh lainnya memecah hormon steroid kortisol.
-
29 Juli 2026 lab-test
17-OH Progesterone (LC-MS/MS)
Pemeriksaan 17-OH Progesteron merupakan pemeriksaan dengan metode liquid chromatography, tandem mass spectrometry (LC-MS/MS) untuk penentuan 17a-hydroxyprogesterone secara kuantitatif dalam serum atau plasma. Pemeriksaan ini terutama ditujukan ketika dicurigai adanya defisiensi 21-hydroxylase.
-
29 Juli 2026 lab-test
17-OH Progesterone (LC-MS/MS) (SI Unit)
-
29 Juli 2026 lab-test
17-OH Progesterone Neonatus (LC-MS/MS)
Hiperplasia adrenal kongenital (HAK) merupakan salah satu kelainan autosomal resesif terbanyak akibat defisiensi enzim atau gangguan pada salah satu dari lima tahap biosintesis steroid di kelenjar adrenal. HAK yang disebabkan defek 21-hidroksilasi di korteks adrenal terjadi pada 95% pasien. Secara
-
29 Juli 2026 lab-test
2,5-Hexanedione (Urine)
2,5-Hexanedione adalah metabolit utama n-hexane dan dianggap sebagai penyebab n-hexane polyneuropathy. Oleh karena itu, mengukur 2,5-hexanedione bermanfaat untuk pemantauan biologis paparan n-hexane.
-
29 Juli 2026 lab-test
BRCA 1/2 Germline
Pemeriksaan untuk mendeteksi ada tidak-nya mutasi pada gen BRCA1 (BReast CAncer gene 1) dan BRCA2 (BReast CAncer gene 2) pada seseorang menggunakan sampel darah, bukan sampel jaringan kanker. Apabila ditemukan adanya mutasi pada BRCA1/2 germline maka mutasi ini bersifat diturunkan ( herediter).
-
29 Juli 2026 lab-test
CardioPGx
CardioPGx adalah pemeriksaan farmakogenomik untuk mengetahui kecocokan seseorang terhadap 8 jenis obat sebagai berikut : Acenocoumarol, Atorvastatin, Clopidogrel, Phenprocoumon, Pravastatin, Rosuvastatin, Simvastatin, Warfarin berdasarkan gen : CYP2C19, CYP2C9, VKORC1, CYP4F2, SLCO1B1, APOE yang di
-
29 Juli 2026 lab-test
CArisk 2.0
Pemeriksaan genomik yang menganalisis lebih dari 100 gen dan 200 varian untuk mengidentifikasi risiko 13 jenis kanker yang paling umum yaitu kanker payudara, kanker kolorektal (usus besar dan anus), kanker paru, kanker hati, kanker serviks, kanker pankreas, kanker lambung, kanker limfoma non hodgki
-
29 Juli 2026 lab-test
DIArisk
Pemeriksaan untuk menilai risiko terhadap 8 jenis penyakit yaitu diabetes tipe 1, diabetes tipe 2, gestasional diabetes, komplikasi neuropati, komplikasi nefropati, penyakit ginjal kronis, gangguan metabolisme lipid, dan obesitas berdasarkan profil genetik varian low penetrance SNP setiap individu.
-
29 Juli 2026 lab-test
EYEgenomics
EYEgenomics merupakan pemeriksaan genomik yang digunakan untuk mengidentifikasi kerentanan genetik seseorang terhadap penyakit yang berkaitan dengan 10 gangguan penglihatan cataract, high myopia, keratoconus, primary angle-closure glaucoma, primary open-angle glaucoma, diabetic retinopathy, polypoid
-
29 Juli 2026 lab-test
Hereditary Cancer Risk
Pemeriksaan genomik yang mengidentifikasi varian genetik germ-line high penetrance dari 48 gen terkait risiko 8 jenis kanker herediter.
-
29 Juli 2026 lab-test
Hereditary Cancer Risk (add on)
Pemeriksaan genomik yang mengidentifikasi varian genetik germ-line high penetrance dari 48 gen terkait risiko 8 jenis kanker herediter. Bermanfaat kepada: 1.Pasien kanker Mengetahui mutasi penyebab kanker Menentukan manajemen yang sesuai termasuk pemilihan terapi yang disetujui Mengetahui ris
-
29 Juli 2026 lab-test
IMMUNErisk
IMMUNErisk merupakan pemeriksaan genomik yang digunakan untuk mengidentifikasi risiko berdasarkan profil genomik seseorang terhadap penyakit autoimun (rheumatoid arthritis, SLE, psoriasis, alopecia areata dan vitiligo) serta alergi (allergic rhinitis dan atopic dermatitis). Pemeriksaan ini menganali
-
29 Juli 2026 lab-test
Infection PGx
CardioPGx adalah pemeriksaan farmakogenomik untuk mengetahui kecocokan seseorang terhadap 14 jenis obat sebagai berikut : Efavirenz, Voriconazole, Amikacin, Dibekacin, Gentamicin, Kanamycin, Neomycin, Netilmicin, Paromomycin, Plazomicin, Ribostamycin, Streptomycin, Tobramycin, dan Isoniazid berdasar
-
29 Juli 2026 lab-test
Infection PGx (add-on)
CardioPGx adalah pemeriksaan farmakogenomik untuk mengetahui kecocokan seseorang terhadap 14 jenis obat sebagai berikut : Efavirenz, Voriconazole, Amikacin, Dibekacin, Gentamicin, Kanamycin, Neomycin, Netilmicin, Paromomycin, Plazomicin, Ribostamycin, Streptomycin, Tobramycin, dan Isoniazid berdasar
-
Lokasi
PRODIA TEBING TINGGI
Jl. Jenderal Sudirman 175-A, Badak Bejuang, Kec. Tebing Tinggi Kota, KotaTebing Tinggi