Prodia Scientific Day 2025 Soroti Healthy Aging demi Usia Panjang dan Berkualitas

17 July 2025

Mengangkat tema longevity, Prodia dorong pendekatan preventif dan teknologi diagnostik untuk hidup sehat di usia lanjut.

Jakarta, 5 Juli 2025 – Sebagai Center of Excellence di bidang layanan laboratorium dan inovasi diagnostik, PT Prodia Widyahusada Tbk (Prodia) kembali menggelar forum ilmiah tahunan Prodia Scientific Day 2025 dengan tema “Healthy Aging for Longevity”. Bertempat di Auditorium lantai 10 Prodia Tower, acara ini menjadi ajang kolaborasi antara tenaga medis, akademisi, peneliti, dan industri untuk memperkuat peran ilmu kedokteran laboratorium dalam menghadapi tantangan penuaan. 

Melalui pendekatan ilmiah dan berbasis bukti, Prodia mendorong pentingnya strategi kesehatan dalam menghadapi fenomena meningkatnya usia harapan hidup yang sayangnya belum seiring dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Menurut data WHO, usia harapan hidup global telah meningkat menjadi 73,6 tahun pada 2022 dan diproyeksikan mencapai 78,1 tahun di 2050. Namun, lebih dari 50% tahun hidup justru dihabiskan dalam kondisi sakit akibat penyakit metabolik dan gaya hidup tidak sehat. Angla Disability-Adjusted Life Year (DALY) akibat penuaan juga meningkat hingga 17,6%, sehingga dibutuhkan pendekatan holistik dan ilmiah untuk mendukung hidup sehat hingga usia lanjut. 

Tren kesehatan di masyarakat pun mulai bergeser kepada longevity atau usia panjang yang kini bukan lagi dimengerti sekadar berumur panjang, tetapi juga tentang bagaimana seseorang dapat hidup lebih lama dalam keadaan sehat, aktif, dan produktif dengan organ dan indera yang sehat. Konsep ini menekankan pentingnya pencegahan sejak dini, deteksi risiko secara akurat, serta intervensi medis berbasis teknologi untuk menjaga kualitas hidup hingga usia lanjut. Dengan dukungan inovasi diagnostik dan pengetahuan ilmiah yang terus berkembang, harapan hidup yang panjang kini semakin mungkin diwujudkan tanpa harus dikompromikan oleh penurunan fungsi tubuh atau penyakit kronis. 

Acara ini menghadirkan para pembicara ahli, seperti Andi Wijaya, PhD, Dr. Miswar Fattah, M.Si, dr. Bhirau Wilaksono, Dr. Lies Gantini, M.Si, Winny, MSi, Lydwina, M.Farm, Dr. Made Putra Semadhi, M.Farm, Dr. Miftakh Nur Rahman, M.Farm yang memaparkan beragam sudut pandang ilmiah mengenai penuaan sehat, peran diagnostik laboratorium, hingga penerapan AI dalam longevity. Selain sesi presentasi, peserta juga berkesempatan mengikuti diskusi interaktif langsung dengan para narasumber. 

Acara ini dihadiri oleh lebih dari 150 peserta yang terdiri dari dokter umum dan spesialis, akademisi dari Fakultas Kedokteran, peneliti kesehatan, serta karyawan internal Prodia. Dengan semangat berbagi ilmu dan membangun sinergi lintas sektor, Prodia Scientific Day 2025 menjadi bukti nyata komitmen Prodia untuk terus berinovasi dan mendorong kehidupan yang lebih sehat dan lebih panjang bagi seluruh 

 

****** 

Tentang PT Prodia Widyahusada Tbk.

Laboratorium klinik Prodia didirikan pertama kali di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan farmasi. Sejak awal, Dr. Andi Widjaja, MBA beserta seluruh pendiri lainnya tetap menjaga komitmen untuk mempersembahkan hasil pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati.

Seluruh cabang Prodia telah mendapatkan akreditasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Salah satunya dari College of American Pathologist (CAP), sebuah Lembaga profesi bidang laboratorium kesehatan di Amerika Serikat yang mendapatkan pengakuan internasional – selama 10 tahun berturut-turut. Dengan Akreditasi CAP ini, kualitas standar suatu Laboratorium klinik dinilai berdasarkan acuan Internasional, karenanya hasil Prodia dapat dipergunakan tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di mancanegara. Sehingga kualitas hasil tes dari laboratorium Prodia sejajar dengan laboratorium internasional. 

Pada 7 Desember 2016, Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana Prodia sebagai emiten ke-15 di tahun 2016, dengan kode saham “PRDA”. Dalam aksi korporasi itu, Prodia telah menawarkan saham perdana sebanyak 187,5 juta lembar saham. Dengan demikian, dana yang diraih dari penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan mencapai sebesar Rp1,22 triliun.

Hingga 31 Mei 2025, Prodia telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 370 outlet, di 80 kota, 108 kabupaten, dan 34 provinsi di seluruh Indonesia, beberapa diantaranya merupakan Prodia Health Care (PHC) yakni layanan wellness clinic yang berbasis personalized medicine serta specialty clinics yang terdiri dari Prodia Children’s Health Centre (PCHC), Prodia Women’s Health Centre (PWHC) dan Prodia Senior Health Centre (PSHC).

Prodia telah meluncurkan Kontak Prodia diantaranya call centre 1500-830 dan personal assistant virtual berbasis online Tanya Prodia (TANIA) yang dapat diakses melalui Whatsapp 08551500830, Telegram: @prodia.id, Facebook Messenger: @prodia.id dan Web Widget Prodia: www.prodia.co.id. Layanan Prodia juga dapat dijangkau melalui Aplikasi U by Prodia yang dapat diunduh melalui App Store & PlayStore.