Hasil Pencarian
Hasil pencarian dari ""
-
07 Januari 2025 document
Kebijakan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
-
06 Januari 2025 page
Survei Desain Prodia 2025
Bantu kami menjadi lebih baik dengan mengisi survei desain Prodia di sini.
-
06 Januari 2025 artikel
Prodia Perkenalkan Penambahan Alat Next Generation Sequencing: ONSO System SBB untuk Deteksi Mutasi Gen Penyebab Penyakit Secara Lebih Akurat
Jakarta, 3 Januari 2025 – Sebagai Centre of Excellence, laboratorium diagnostik terbesar di Indonesia, PT Prodia Widyahusada Tbk (Kode saham: PRDA) terus berinovasi untuk memberikan layanan terbaik kepada masyarakat. Inovasi terbaru yang dihadirkan adalah instalasi alat laboratorium tercanggih bernama Onso System Sequencing By Binding (SBB). Alat yang merupakan bagian dari teknologi Next Generation Sequencing (NGS) ini dirancang untuk mendeteksi detail paling kecil pada komposisi genetik manusia, termasuk mutasi genetik yang berpotensi menyebabkan penyakit. Kehadiran alat Onso System SBB ini semakin melengkapi serangkaian teknologi NGS yang dimiliki Prodia untuk menunjang layanan diagnostik molekuler yang lebih optimal. Alat Onso System SBB ini ditempatkan di laboratorium Prodia Tower, dan diresmikan oleh Dewi Muliaty selaku Direktur Utama Prodia, Lies Gantini selaku VP Diagnostic Operation Prodia, bersama Miswar Fattah selaku Head of Research & Specialty Lab Development Prodia.Dalam kesempatan terpisah, Direktur Utama Prodia, Dewi Muliaty, menyatakan, "Kehadiran alat Onso System SBB ini merupakan langkah penting bagi Prodia untuk memberikan layanan diagnostik yang lebih komprehensif. Dengan alat ini, laboratorium kami dapat mengidentifikasi risiko penyakit genetik dan penyakit langka lebih dini, sehingga langkah penanganan dapat dilakukan dengan tepat dan cepat mendukung kedokteran presisi. Kami berharap teknologi ini membantu pelanggan mendapatkan perawatan kesehatan yang lebih personal dan efektif."Tak tanggung-tanggung, Prodia berinvestasi miliaran rupiah untuk menghadirkan Alat Onso System SBB ini. VP Diagnostic Operation Prodia, Lies Gantini, mengungkapkan investasi tersebut layak dilakukan demi memberikan layanan terdepan bagi pelanggan. Hal ini juga membuktikan keseriusan Prodia untuk terus berinovasi. Dengan ketersediaan alat ini, maka akan memberikan peluang besar bagi Prodia dalam mendukung edukasi tentang penyakit genetik dan pengembangan inovasi pemeriksaan berbasis genetik. “Langkah ini mencerminkan komitmen Prodia sebagai Next Generation Healthcare Provider yang selalu menghadirkan layanan modern, terpercaya, dan berbasis teknologi terkini untuk masyarakat Indonesia. Dengan Onso System SBB, kami semakin memperkuat posisi Prodia sebagai pelopor teknologi diagnostik di Indonesia,” jelas Lies.Sebagai informasi, teknologi laboratorium Onso System SBB ini memiliki keunggulan luar biasa, di antaranya: (1) Tingkat akurasi tinggi hingga 90% Q40+ dibandingkan dengan instrumen sekuensing lainnya; (2) Sensitivitas tinggi, yang memungkinkan pendeteksian perubahan kecil pada DNA (mutasi DNA) khususnya yang sering ditemukan di kasus penyakit langka; (3) Aplikasi yang beragam, dapat digunakan dalam penelitian kanker (untuk pengembangan skrining dan terapi obat), gene editing (konfirmasi hasil editing dan penemuan biomarker baru), analisis eksom/panel hingga analisis sel tunggal.Pada kesempatan yang sama, Head of Research & Specialty Lab Development Prodia, Miswar Fattah menambahkan, “Sebagai Leader in Next Generation Technology, maka teknologi canggih ini akan meningkatkan akurasi diagnostik sehingga mampu memberikan diagnosis yang lebih presisi, terutama untuk penyakit langka akibat adanya variasi genetik yang bersifat patogenik. Selain itu, alat ini membuka ruang bagi Prodia untuk terus mengembangkan inovasi pemeriksaan baru, terutama dalam bidang diagnostik molekuler meliputi penelitian genetika medis, identifikasi risiko penyakit berdasarkan profil genetik, penegakan diagnosis penyakit genetik dan penentuan targeted therapy sehingga penanganan menjadi lebih personal”.Dengan hadirnya Onso System SBB, Prodia semakin menegaskan perannya sebagai pelopor dalam bidang laboratorium diagnostik modern di Indonesia. Melalui inovasi teknologi ini, Prodia tidak hanya mendukung deteksi penyakit yang lebih akurat tetapi juga memperkuat kolaborasi dengan para peneliti dan institusi untuk pengembangan layanan kesehatan berbasis genetik. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Prodia untuk terus memberikan layanan terbaik sebagai Next Generation Healthcare Provider yang dapat diandalkan oleh masyarakat.****** Tentang PT Prodia Widyahusada Tbk.Laboratorium klinik Prodia didirikan pertama kali di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan farmasi. Sejak awal, Dr. Andi Widjaja, MBA beserta seluruh pendiri lainnya tetap menjaga komitmen untuk mempersembahkan hasil pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati.Seluruh cabang Prodia telah mendapatkan akreditasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Salah satunya dari College of American Pathologist (CAP), sebuah Lembaga profesi bidang laboratorium kesehatan di Amerika Serikat yang mendapatkan pengakuan internasional – selama 10 tahun berturut-turut. Dengan Akreditasi CAP ini, kualitas standar suatu Laboratorium klinik dinilai berdasarkan acuan Internasional, karenanya hasil Prodia dapat dipergunakan tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di mancanegara. Sehingga kualitas hasil tes dari laboratorium Prodia sejajar dengan laboratorium internasional. Pada 7 Desember 2016, Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana Prodia sebagai emiten ke-15 di tahun 2016, dengan kode saham “PRDA”. Dalam aksi korporasi itu, Prodia telah menawarkan saham perdana sebanyak 187,5 juta lembar saham. Dengan demikian, dana yang diraih dari penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan mencapai sebesar Rp1,22 triliun.Hingga 30 September 2024, Prodia telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 341 outlet, di 80 kota dan 34 provinsi dan di seluruh Indonesia, beberapa diantaranya merupakan Prodia Health Care (PHC) yakni layanan wellness clinic yang berbasis personalized medicine serta specialty clinics yang terdiri dari Prodia Children’s Health Centre (PCHC), Prodia Women’s Health Centre (PWHC) dan Prodia Senior Health Centre (PSHC). Prodia telah meluncurkan Kontak Prodia diantaranya call centre 1500-830 dan personal assistant virtual berbasis online Tanya Prodia (TANIA) yang dapat diakses melalui Whatsapp 08551500830, Telegram: @prodia.id, Facebook Messenger: @prodia.id dan Web Widget Prodia: www.prodia.co.id. Layanan Prodia juga dapat dijangkau melalui Aplikasi U by Prodia yang dapat diunduh melalui App Store & PlayStore.Untuk informasi lebih lanjut, dapat mengunjungi www.prodia.co.id atau menghubungi:Marina Eka AmaliaCorporate SecretaryPT Prodia Widyahusada Tbk.Ph. +62-21-3144182 ext 3816Email corporate.secretary@prodia.co.id Reskia Dwi LestariMarketing Communication ManagerPT Prodia Widyahusada Tbk Ph. +62-21-3144182 ext 3762Email reskia.dwi@prodia.co.id
-
02 Januari 2025 promo
Cek Tiroid, Cek Kesehatan! Jangan Tunggu Gejala Datang!
Harga spesial mulai dari Rp 750.000! Jadwalkan cek tiroidmu!
-
30 Desember 2024 document
Piagam Komite Manajemen Risiko
-
30 Desember 2024 artikel
Prodia Berkolaborasi dengan RSCM Kencana: Dukung Optimalisasi Kesehatan Metabolik dengan Pemeriksaan Nutrigenomik
Jakarta, 23 Desember 2024 – PT Prodia Widyahusada Tbk (Kode saham : PRDA), pelopor laboratorium diagnostik kesehatan di Indonesia, mengumumkan kolaborasi strategisnya dengan RSUPN dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) Kencana untuk mendukung pusat layanan pemeriksaan genomik yang baru diresmikan melalui Precision Medicine Clinic RSCM Kencana. Melalui kolaborasi ini, Prodia dipercaya menjadi mitra strategis RSCM Kencana dalam pengelolaan dan pengolahan sampel genomik untuk salah satu layanan precision medicine yang dihadirkan, yaitu pemeriksaan Nutrigenomic. Adapun acara peresmian ini turut dihadiri Budi Gunadi Sadikin selaku Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Dewi Muliaty selaku Direktur Utama PT Prodia Widyahusada Tbk, dr. Supriyanto selaku Direktur Utama RSCM Kencana, serta jajaran direksi RSCM Kencana, tenaga medis, akademisi, dan pemangku kepentingan dari berbagai sektor.Dalam sambutannya, Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, menyampaikan bahwa inovasi layanan Precision Medicine Clinic yang dihadirkan RSCM Kencana merupakan langkah strategis menuju era kedokteran presisi di Indonesia. Pendekatan berbasis data genomik ini mendukung deteksi dini dan manajemen penyakit secara lebih efektif. “Teknologi genomik telah mengubah cara kita memahami kesehatan dan penyakit. Sama seperti penemuan rontgen dan radiasi di awal abad ke-20 yang merevolusi ilmu medis, genomik adalah kunci masa depan kesehatan,” ujar Menteri Kesehatan dalam sambutannya.Selepas acara peresmian, Dewi Muliaty selaku Direktur Utama Prodia, mengapresiasi RSCM Kencana yang telah mempercayai Prodia sebagai salah satu mitra strategis yang capable untuk menunjang salah satu layanan Precision Medicine Clinic RSCM Kencana. “Genomik adalah kunci masa depan kesehatan dan sejak 2018, Prodia telah mengembangkan kapabilitas ini melalui Prodia Genomic Center. RSCM Kencana menunjukan bagaimana inovasi genomik dapat mendukung ekosistem kesehatan yang lebih prediktif dan preventif. Kami turut bangga dapat diikutsertakan untuk berkontribusi terhadap transformasi kesehatan masyarakat bersama Kementerian Kesehatan RI dan RSCM, khususnya dalam memajukan kesehatan metabolik.” ujar Dewi di sela acara peresmian.Pemeriksaan Nutrigenomik menjadi salah satu layanan Precision Medicine Clinic RSCM Kencana selain Farmakogenomik Kardiometabolik, dan tes genetik untuk mendeteksi Familial Hypercholesterolemia (FH). Dengan hadirnya pemeriksaan nutrigenomik ini, maka ahli medis dan pasien dapat mengetahui cara tubuh memproses berbagai makro-mikronutrien, serta risiko obesitas dari profil genetik tubuh yang diperiksa. Pemeriksaan nutrigenomik yang kini tersedia di Precision Medicine Clinic RSCM Kencana sejalan dengan langkah Prodia untuk mengembangkan layanan serupa.Pada kesempatan yang sama, Indriyanti Rafi Sukmawati selaku Direktur Bisnis & Pemasaran Prodia mengatakan, “Pemeriksaan nutrigenomik yang telah diluncurkan Prodia sejak tahun 2019 lalu, menjadi salah satu pemeriksaan genomik andalan Prodia sekaligus yang pertama di Indonesia. Ditunjang dengan pemanfaatan teknologi diagnostik yang advanced dan telah berstandar global, menggunakan basis data genom Indonesia, serta proses pengolahan dan pengambilan sampel yang dilakukan penuh di dalam negeri oleh tenaga medis lokal yang terakreditasi. Pasien tidak perlu melakukan tes dilakukan di luar negeri sehingga hasil yang diberikan memiliki tingkat keakuratan yang tinggi serta terjaga keamanan dan kualitasnya”, papar Indriyanti setelah acara peresmian.Sebagai informasi, Prodia Nutrigenomics memeriksakan lebih dari 50 jenis gen dan 75 variasi genetik (SNP) yang dikelompokkan menjadi nutrisi dan olahraga. Nutrisi terdiri dari persepsi rasa, respon terhadap makanan, metabolisme nutrisi serta pengelolaan berat badan dan komposisi tubuh. Sedangkan olahraga terdiri dari manfaat berolahraga, kekuatan dan daya tahan. Prodia Nutrigenomics dapat berperan sebagai panduan dalam memilih makanan pada program penurunan berat badan, serta panduan gaya hidup untuk tetap sehat dan preventif terhadap penyakit.****** Tentang PT Prodia Widyahusada Tbk.Laboratorium klinik Prodia didirikan pertama kali di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan farmasi. Sejak awal, Dr. Andi Widjaja, MBA beserta seluruh pendiri lainnya tetap menjaga komitmen untuk mempersembahkan hasil pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati.Seluruh cabang Prodia telah mendapatkan akreditasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Salah satunya dari College of American Pathologist (CAP), sebuah Lembaga profesi bidang laboratorium kesehatan di Amerika Serikat yang mendapatkan pengakuan internasional – selama 10 tahun berturut-turut. Dengan Akreditasi CAP ini, kualitas standar suatu Laboratorium klinik dinilai berdasarkan acuan Internasional, karenanya hasil Prodia dapat dipergunakan tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di mancanegara. Sehingga kualitas hasil tes dari laboratorium Prodia sejajar dengan laboratorium internasional. Pada 7 Desember 2016, Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana Prodia sebagai emiten ke-15 di tahun 2016, dengan kode saham “PRDA”. Dalam aksi korporasi itu, Prodia telah menawarkan saham perdana sebanyak 187,5 juta lembar saham. Dengan demikian, dana yang diraih dari penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan mencapai sebesar Rp1,22 triliun.Hingga 30 September 2024, Prodia telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 341 outlet, di 80 kota dan 34 provinsi dan di seluruh Indonesia, beberapa diantaranya merupakan Prodia Health Care (PHC) yakni layanan wellness clinic yang berbasis personalized medicine serta specialty clinics yang terdiri dari Prodia Children’s Health Centre (PCHC), Prodia Women’s Health Centre (PWHC) dan Prodia Senior Health Centre (PSHC). Prodia telah meluncurkan Kontak Prodia diantaranya call centre 1500-830 dan personal assistant virtual berbasis online Tanya Prodia (TANIA) yang dapat diakses melalui Whatsapp 08551500830, Telegram: @prodia.id, Facebook Messenger: @prodia.id dan Web Widget Prodia: www.prodia.co.id. Layanan Prodia juga dapat dijangkau melalui Aplikasi U by Prodia yang dapat diunduh melalui App Store & PlayStore.Untuk informasi lebih lanjut, dapat mengunjungi www.prodia.co.id atau menghubungi:Marina Eka AmaliaCorporate SecretaryPT Prodia Widyahusada Tbk.Ph. +62-21-3144182 ext 3816Email corporate.secretary@prodia.co.id Reskia Dwi LestariMarketing Communication ManagerPT Prodia Widyahusada Tbk Ph. +62-21-3144182 ext 3762Email reskia.dwi@prodia.co.id
-
18 Desember 2024 artikel
Perluas Jaringan Layanan, Prodia Resmikan Laboratorium Klinik Pratama di Pati
PATI, 12 Desember 2024 – PT Prodia Widyahusada Tbk (Prodia) meresmikan Prodia Pati yang berlokasi di Jl. Penjawi 48 Kecamatan Pati Lor, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Melalui peresmian ini, Prodia berupaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan kedekatan dengan para pemangku kepentingan seperti Pelanggan Awam, Dokter, Perusahaan, Rumah sakit di Pati dan sekitarnya.Pembukaan Prodia Pati ini diresmikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pati, dr. Aviani Tritanti Venusia, M.M, Asistant Vice President Business and Marketing Prodia, Indri Marya Wulandari dan Regional Head Central Java Region M. Diah Fibriani. Turut hadir pula dalam peresmian ini jajaran manajemen Prodia dari Central Java Region, perwakilan aparat Pemerintah Pati, serta segenap tamu undangan dari mitra strategis, hingga pelanggan. Pada kesempatan ini, Prodia juga mengadakan kegiatan donor darah bersama 50 pendonor, bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pati.Indri mengungkapkan “Kami berharap dengan kehadiran Prodia Pati pelanggan dan masyarakat sekitar dapat lebih mudah dalam mengakses dan memperoleh layanan pemeriksaan kesehatan dengan fasilitas yang nyaman, teknologi yang canggih, berstandar global dan dapat menciptakan value for money tersendiri. Sehingga, Prodia dapat membangun paradigma kesehatan yang berkualitas, serta dipercaya sebagai Personal & Precise Partner untuk kesehatan pelanggan dan masyarakat secara luas.” Ujar Indri saat Grand Opening Prodia Pati, pada Rabu (12/12).Prodia Pati telah mulai beroperasi tanggal 25 November 2024 untuk melayani masyarakat Pati dengan menghadirkan layanan pemeriksaan laboratorium rutin dan genomik, serta memiliki jadwal layanan dari Senin sampai Sabtu.Tak hanya itu, Prodia Pati menyediakan layanan Home Service untuk pengambilan darah baik di rumah maupun tempat kerja. Pelanggan juga dapat mengakses layanan pemeriksaan kesehatan melalui aplikasi digital U by Prodia untuk melakukan pemesanan pemeriksaan kesehatan, pembayaran yang aman, dan memperoleh hasil pemeriksaan secara mudah. ****** Tentang PT Prodia Widyahusada Tbk.Laboratorium klinik Prodia didirikan pertama kali di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan farmasi. Sejak awal, Dr. Andi Widjaja, MBA beserta seluruh pendiri lainnya tetap menjaga komitmen untuk mempersembahkan hasil pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati.Seluruh cabang Prodia telah mendapatkan akreditasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Salah satunya dari College of American Pathologist (CAP), sebuah Lembaga profesi bidang laboratorium kesehatan di Amerika Serikat yang mendapatkan pengakuan internasional – selama 10 tahun berturut-turut. Dengan Akreditasi CAP ini, kualitas standar suatu Laboratorium klinik dinilai berdasarkan acuan Internasional, karenanya hasil Prodia dapat dipergunakan tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di mancanegara. Sehingga kualitas hasil tes dari laboratorium Prodia sejajar dengan laboratorium internasional. Pada 7 Desember 2016, Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana Prodia sebagai emiten ke-15 di tahun 2016, dengan kode saham “PRDA”. Dalam aksi korporasi itu, Prodia telah menawarkan saham perdana sebanyak 187,5 juta lembar saham. Dengan demikian, dana yang diraih dari penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan mencapai sebesar Rp1,22 triliun.Hingga 30 September 2024, Prodia telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 341 outlet, di 80 kota dan 34 provinsi dan di seluruh Indonesia, beberapa diantaranya merupakan Prodia Health Care (PHC) yakni layanan wellness clinic yang berbasis personalized medicine serta specialty clinics yang terdiri dari Prodia Children’s Health Centre (PCHC), Prodia Women’s Health Centre (PWHC) dan Prodia Senior Health Centre (PSHC). Prodia telah meluncurkan Kontak Prodia diantaranya call centre 1500-830 dan personal assistant virtual berbasis online Tanya Prodia (TANIA) yang dapat diakses melalui Whatsapp 08551500830, Telegram: @prodia.id, Facebook Messenger: @prodia.id dan Web Widget Prodia: www.prodia.co.id. Layanan Prodia juga dapat dijangkau melalui Aplikasi U by Prodia yang dapat diunduh melalui App Store & PlayStore.Untuk informasi lebih lanjut, dapat mengunjungi www.prodia.co.id atau menghubungi:Marina Eka AmaliaCorporate SecretaryPT Prodia Widyahusada Tbk.Ph. +62-21-3144182 ext 3816Email corporate.secretary@prodia.co.id Reskia Dwi LestariMarketing Communication ManagerPT Prodia Widyahusada Tbk Ph. +62-21-3144182 ext 3762Email reskia.dwi@prodia.co.id
-
04 Desember 2024 artikel
Fokus Dalam Pengembangan Regenerative Medicine, Prodia Gelar Seminar Kolaborasi bersama Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Palembang
Palembang, 29 November 2024 - Sebagai bagian dari komitmen dalam mewujudkan visi Centre of Excellence, PT Prodia Widyahusada Tbk (Prodia) menggelar seminar dan diskusi ilmiah sebagai buah kolaborasi dengan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya (FK UNSRI). Prodia telah banyak berperan sebagai penyedia sarana literatur dan prasarana pendukung penelitian bagi mahasiswa, dokter, dan dosen di berbagai universitas. Seminar ini menjadi wadah untuk berbagi pengetahuan mengenai perkembangan terbaru dalam tata laksana dan penanganan penyakit yang melibatkan rekayasa jaringan serta pendekatan multidisiplin ilmu dalam upaya terapeutik. Adapun fokus utama dalam seminar ini memaparkan sejumlah informasi penting terkait perkembangan teknologi seputar aging dan regenerative medicine. Seminar berlangsung di Gedung Azwar Agoes FK Universitas Sriwijaya Palembang (29/11) yang dihadiri oleh Dekan dan Dosen FK UNSRII, Kepala Program Studi Sp1, Sp2, S2, dan S3, Ketua Departemen FK UNSRI, serta sejumlah akademisi dan praktisi Dokter Spesialis dan Dokter Umum.Dalam sambutannya, Founder dan Komisaris Utama Prodia, Drs. Andi Wijaya, PhD, MBA, mengatakan “Aging dan regenerative medicine adalah bidang yang terus berkembang dengan potensi luar biasa untuk meningkatkan kualitas hidup di usia lanjut. Melalui inovasi dalam terapi regeneratif ini, kita dapat memperlambat proses penuaan dan memperbaiki jaringan yang rusak, serta memberikan harapan baru bagi pasien dengan kondisi degeneratif. Teknologi ini memungkinkan kita tidak hanya merawat penyakit, tetapi juga memulihkan fungsi tubuh yang hilang. Prodia percaya bahwa masa depan kesehatan terletak pada bagaimana kita bisa mengintegrasikan inovasi dalam aging and regenerative medicine ke dalam praktik klinis. Dengan mendukung penelitian dan pengembangan di bidang ini, kami berkomitmen membantu masyarakat menjalani kehidupan yang lebih sehat dan lebih lama.”Seminar ini merupakan langkah strategis untuk memastikan bahwa para praktisi medis di Palembang dan sekitarnya selalu memiliki akses terhadap informasi terbaru terhadap inovasi terbaru di bidang aging dan regenerative medicine. Dengan berbagi pengetahuan dan pengalaman, kita dapat meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan memperpanjang harapan hidup yang sehat bagi masyarakat. Terlebih, kolaborasi antara akademisi dan praktisi menjadi kunci dalam menghadapi berbagai tantangan baru di dunia kesehatan. Dengan demikian, seminar ini tidak hanya memperkuat sinergi ilmu pengetahuan, tetapi juga memberikan manfaat nyata layanan kesehatan di masa depan.Pada kesempatan yang sama, Andi Wijaya juga menekankan pentingnya kesehatan dan kesejahteraan sebagai aset emas, terutama di kalangan lansia, karena seiring bertambahnya usia, kemampuan tubuh untuk memelihara dan memperbaiki jaringan semakin menurun. Dari tujuh pilar penuaan, salah satu tantangan medis utama yang dihadapi adalah masalah sel punca dan regenerasi. Untuk mengatasi tantangan ini, perkembangan ilmu medis telah memperkenalkan pengobatan regeneratif, seperti MSC – EV (Vesikel Ekstraseluler) turunan. Sebagai contoh lainnya, Andi menjelaskan bahwa pada penderita diabetes melitus memiliki masalah kaki sering kali berujung pada amputasi akibat kompleksitas patologi seperti gangguan penghalang, infeksi, dan stres oksidatif. Namun, dengan pendekatan pengobatan regeneratif seperti MSC-EV, proses penyembuhan luka dapat ditingkatkan secara signifikan, memberikan harapan baru bagi pasien dengan kondisi kompleks tersebut.Seminar ini juga membahas topik holistik dengan menghadirkan pembicara yang mumpuni di bidangnya, yaitu dr.Alwi Shahab SpPD, KEMD membawakan topik mengenai Pancreas in the Aging Process and Type 2 Diabetes Mellitus in the Elderly, Dr. Yulianto S[PD, KEMD yang membawakan topik mengenai Type 2 Diabetes Remission Programme “A mission: [Im] possible?” danRima Haifa, S.Si, M.Farm-Klin yang membawakan topik mengenai Ongoing and Upcoming Stem Cell’s Research-based Therapy.Prodia juga berinovasi menghadirkan aplikasi Prodia for Doctor dengan tujuan memberikan pengalaman yang lebih baik bagi dokter untuk menunjang layanan kesehatan yang diberikan kepada pasien dengan menawarkan kemudahan bagi dokter dalam membuat rujukan pemeriksaan kesehatan ke Prodia, memberikan konsultasi kepada pasien, memantau riwayat hasil pemeriksaan kesehatan pasien, hingga menjadi wadah para dokter mendapatkan informasi mengenai diagnostik.Prodia berharap untuk dapat terus membangun hubungan baik dengan FK UNSRI dengan proses transfer knowledge juga berjalan dengan lebih lancar melalui kerja sama dengan menyediakan layanan khusus untuk mendukung riset dan penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa, akademisi, dan dokter yang dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan penelitian-penelitian terbaru yang bermanfaat bagi layanan kesehatan masa depan. Sehingga, Prodia terlibat secara aktif dalam mendukung penelitian dokter, akademisi, dan mahasiswa dengan tujuan akademik, studi epidemiologi, hingga publikasi. *****Tentang PT Prodia Widyahusada Tbk.Laboratorium klinik Prodia didirikan pertama kali di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan farmasi. Sejak awal, Dr. Andi Widjaja, MBA beserta seluruh pendiri lainnya tetap menjaga komitmen untuk mempersembahkan hasil pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati. Seluruh cabang Prodia telah mendapatkan akreditasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Salah satunya dari College of American Pathologist (CAP), sebuah Lembaga profesi bidang laboratorium kesehatan di Amerika Serikat yang mendapatkan pengakuan internasional – selama 10 tahun berturut-turut. Dengan Akreditasi CAP ini, kualitas standar suatu Laboratorium klinik dinilai berdasarkan acuan Internasional, karenanya hasil Prodia dapat dipergunakan tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di mancanegara. Sehingga kualitas hasil tes dari laboratorium Prodia sejajar dengan laboratorium internasional. Pada 7 Desember 2016, Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana Prodia sebagai emiten ke-15 di tahun 2016, dengan kode saham “PRDA”. Dalam aksi korporasi itu, Prodia telah menawarkan saham perdana sebanyak 187,5 juta lembar saham. Dengan demikian, dana yang diraih dari penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan mencapai sebesar Rp1,22 triliun.Hingga 30 September 2024, Prodia telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 341 outlet, di 80 kota dan 34 provinsi dan di seluruh Indonesia, beberapa diantaranya merupakan Prodia Health Care (PHC) yakni layanan wellness clinic yang berbasis personalized medicine serta specialty clinics yang terdiri dari Prodia Children’s Health Centre (PCHC), Prodia Women’s Health Centre (PWHC) dan Prodia Senior Health Centre (PSHC). Prodia telah meluncurkan Kontak Prodia diantaranya call centre 1500-830 dan personal assistant virtual berbasis online Tanya Prodia (TANIA) yang dapat diakses melalui Whatsapp 08551500830, Telegram: @prodia.id, Facebook Messenger: @prodia.id dan Web Widget Prodia: www.prodia.co.id. Layanan Prodia juga dapat dijangkau melalui Aplikasi U by Prodia yang dapat diunduh melalui App Store & PlayStore.Untuk informasi lebih lanjut, dapat mengunjungi www.prodia.co.id atau menghubungi:Marina Eka AmaliaCorporate SecretaryPT Prodia Widyahusada Tbk.Ph. +62-21-3144182 ext 3816Email corporate.secretary@prodia.co.id Reskia Dwi LestariMarketing Communication ManagerPT Prodia Widyahusada Tbk Ph. +62-21-3144182 ext 3762Email reskia.dwi@prodia.co.id
-
02 Desember 2024 artikel
Prodia Resmikan Klinik Utama di Palembang, Menyediakan One Stop Solution untuk Kesehatan
Palembang, 1 Desember 2024 – PT Prodia Widyahusada Tbk (Kode saham: PRDA) meresmikan Klinik Utama Prodia Palembang yang berlokasi di Jl. Jend. Basuki Rahmat No. 801, Ario Kemuning, Kec. Kemuning, Kota Palembang. Melalui peresmian ini, Prodia Palembang kini hadirkan Klinik Utama yang menyediakan layanan laboratorium dan pemeriksaan penunjang yang lebih komprehensif untuk memfasilitasi kebutuhan kesehatan masyarakat Palembang dan sekitarnya.Peresmian dilakukan langsung oleh Elen Setiadi, S.E., M.S.E. selaku PJ Gubernur Provinsi Sumatera Selatan, Dr. H. Trisnawarman, M.Kes., Sp.KKLP,.Supsp.FOM selaku Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan, Andi Wijaya, Ph.D selaku Founder dan Komisaris Utama Prodia, Dr. Dewi Muliaty, M.Si selaku Direktur Utama Prodia, Marissa Arifin, M.Kes selaku Regional Head Prodia Sumatra Region, serta segenap tamu undangan dari mitra strategis, hingga pelanggan.Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan, Dr. H.Trisnawarman, M.Kes., Sp.KKLP. SubSp.FOM, turut mengapresiasi upaya Prodia yang konsisten meningkatkan kualitas layanannya. Salah satunya adalah dengan hadirnya Klinik Utama Prodia Palembang yang diharapkan dapat mendukung akses layanan diagnostik kesehatan Prodia yang lebih komprehensif bagi masyarakat Kota Palembang dan sekitarnya.Dewi Muliaty selaku Direktur Utama Prodia, mengungkapkan harapannya atas transformasi Klinik Utama Prodia Palembang. Dengan layanan laboratorium yang lebih lengkap dan nyaman Klinik Utama Prodia Palembang diharapkan dapat menjawab kebutuhan kesehatan masyarakat Palembang. ‘’Klinik Utama Prodia Palembang kini menyediakan layanan one-stop service yang mencakup layanan pemeriksaan laboratorium dan non-laboratorium. Ini merupakan upaya kami untuk membangun paradigma kesehatan yang berkualitas sekaligus memenuhi harapan pelanggan akan kemudahan akses fasilitas kesehatan. Selain itu, kami berfokus pada pendekatan promotif dan preventif guna menciptakan pengalaman pelanggan yang unggul.”Dengan kehadiran Klinik Utama Prodia Palembang, layanan Prodia untuk masyarakat Palembang tidak hanya menyediakan layanan Laboratorium Klinik saja, tetapi juga semakin lengkap dengan adanya layanan non laboratorium seperti treadmill, elektrokardiologi (EKG), rontgen, USG, audiometri, spirometri. Selain itu, Klinik Utama Prodia Palembang juga melayani vaksinasi untuk semua jenis vaksin, konsultasi Dokter Umum, konsultasi Dokter Spesialis Gizi Klinik dan Jantung, layanan home service, medical check-up korporasi, hingga Instalasi Gawat Darurat (IGD).Pada kesempatan yang sama, Marissa Arifin selaku Regional Head Prodia Sumatera Region, menambahkan “Klinik Utama Prodia Palembang beroperasi setiap hari dengan jam operasional yang berlaku. Langkah transformasi ini juga merupakan komitmen Prodia untuk meningkatkan mutu pelayanan dan kelengkapan pemeriksaan penunjang personalized medicine bagi masyarakat, serta mempermudah akses bagi masyarakat Palembang dan sekitarnya.”Sebelumnya, pada tanggal 29 November 2024 (29/11) Prodia telah mengadakan seminar edukasi kesehatan bersama Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya (FK UNSRI) dengan tema ‘Aging and Regenerative Medicine’ sebagai rangkaian dari peresmian Klinik Utama Prodia Palembang. Langkah ini menunjukkan wujud komitmen Prodia sebagai Center of Excellence dalam edukasi paradigma kesehatan yang menyeluruh kepada masyarakat kota Palembang.*****Tentang PT Prodia Widyahusada Tbk.Laboratorium klinik Prodia didirikan pertama kali di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan farmasi. Sejak awal, Dr. Andi Widjaja, MBA beserta seluruh pendiri lainnya tetap menjaga komitmen untuk mempersembahkan hasil pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati.Seluruh cabang Prodia telah mendapatkan akreditasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Salah satunya dari College of American Pathologist (CAP), sebuah Lembaga profesi bidang laboratorium kesehatan di Amerika Serikat yang mendapatkan pengakuan internasional – selama 10 tahun berturut-turut. Dengan Akreditasi CAP ini, kualitas standar suatu Laboratorium klinik dinilai berdasarkan acuan Internasional, karenanya hasil Prodia dapat dipergunakan tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di mancanegara. Sehingga kualitas hasil tes dari laboratorium Prodia sejajar dengan laboratorium internasional. Pada 7 Desember 2016, Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana Prodia sebagai emiten ke-15 di tahun 2016, dengan kode saham “PRDA”. Dalam aksi korporasi itu, Prodia telah menawarkan saham perdana sebanyak 187,5 juta lembar saham. Dengan demikian, dana yang diraih dari penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan mencapai sebesar Rp1,22 triliun.Hingga 30 September 2024, Prodia telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 341 outlet, di 80 kota dan 34 provinsi dan di seluruh Indonesia, beberapa diantaranya merupakan Prodia Health Care (PHC) yakni layanan wellness clinic yang berbasis personalized medicine serta specialty clinics yang terdiri dari Prodia Children’s Health Centre (PCHC), Prodia Women’s Health Centre (PWHC) dan Prodia Senior Health Centre (PSHC). Prodia telah meluncurkan Kontak Prodia diantaranya call centre 1500-830 dan personal assistant virtual berbasis online Tanya Prodia (TANIA) yang dapat diakses melalui Whatsapp 08551500830, Telegram: @prodia.id, Facebook Messenger: @prodia.id dan Web Widget Prodia: www.prodia.co.id. Layanan Prodia juga dapat dijangkau melalui Aplikasi U by Prodia yang dapat diunduh melalui App Store & PlayStore.Untuk informasi lebih lanjut, dapat mengunjungi www.prodia.co.id atau menghubungi:Marina Eka AmaliaCorporate SecretaryPT Prodia Widyahusada Tbk.Ph. +62-21-3144182 ext 3816Email corporate.secretary@prodia.co.id Reskia Dwi LestariMarketing Communication ManagerPT Prodia Widyahusada Tbk Ph. +62-21-3144182 ext 3762Email reskia.dwi@prodia.co.id
-
29 November 2024 promo
Desember Bebas Rematik: Sambut Tahun Baru Tanpa Nyeri
Harga spesial mulai Rp 1 juta untuk Paket Pemeriksaan Bebas Rematik selama Desember 2024.
-
29 Juli 2026 panel-test
Acupuncture Essential Program
-
29 Juli 2026 panel-test
Acupuncture Optima Program
-
29 Juli 2026 panel-test
Advanced Female Fertility Check
-
29 Juli 2026 panel-test
Advanced Lipid Profile
Advanced Lipid Profile adalah pemeriksaan darah untuk menilai kolesterol dan risiko penyakit jantung secara lebih lengkap. Pemeriksaan ini menggabungkan hasil laboratorium, kondisi kesehatan, dan data gaya hidup untuk memberikan gambaran risiko kardiovaskular secara menyeluruh.
-
29 Juli 2026 panel-test
Advanced Lipid Profile Essential
Panel pemeriksaan lipid untuk menilai profil kolesterol dan membantu evaluasi risiko penyakit kardiovaskular secara lebih komprehensif.
-
29 Juli 2026 panel-test
Allergy Reveal Panel
-
29 Juli 2026 panel-test
Allergy Screening - Starter Panel
-
29 Juli 2026 panel-test
Anti-Fatigue Panel
-
29 Juli 2026 panel-test
Anti-Stress Panel
-
29 Juli 2026 lab-test
1,3-Beta-D-Glucan (Fungitell), Serum
Tes Fungitell diindikasikan untuk diagnosis dugaan infeksi jamur dan harus digunakan bersama dengan prosedur diagnostik lainnya. Tes ini tidak mendeteksi spesies jamur tertentu seperti Cryptococcus, yang menghasilkan tingkat (1,3) -beta-D-glukan yang sangat rendah.
-
29 Juli 2026 lab-test
17-Hydroxypregnenolone
Pengukuran 17α-hydroxypregnenolon berguna dalam diagnosis beberapa bentuk hiperplasia adrenal kongenital. Pada penderita hiperplasia adrenal kongenital akibat defisiensi 3β-hidroksisteroid dehidrogenase, 17α-hidroksipregnenolon meningkat, sedangkan pada penderita hiperplasia adrenal kongenital akiba
-
29 Juli 2026 lab-test
17-Ketosteroid
17-ketosteroid adalah zat yang terbentuk ketika tubuh memecah hormon seks steroid pria yang disebut androgen dan hormon lain yang dilepaskan oleh kelenjar adrenal pada pria dan wanita, dan oleh testis pada pria.
-
29 Juli 2026 lab-test
17-OH Kortikosteroid (Urine 24 jam)
17-OH Kortikosteroid adalah produk yang terbentuk ketika hati dan jaringan tubuh lainnya memecah hormon steroid kortisol.
-
29 Juli 2026 lab-test
17-OH Progesterone (LC-MS/MS)
Pemeriksaan 17-OH Progesteron merupakan pemeriksaan dengan metode liquid chromatography, tandem mass spectrometry (LC-MS/MS) untuk penentuan 17a-hydroxyprogesterone secara kuantitatif dalam serum atau plasma. Pemeriksaan ini terutama ditujukan ketika dicurigai adanya defisiensi 21-hydroxylase.
-
29 Juli 2026 lab-test
17-OH Progesterone (LC-MS/MS) (SI Unit)
-
29 Juli 2026 lab-test
17-OH Progesterone Neonatus (LC-MS/MS)
Hiperplasia adrenal kongenital (HAK) merupakan salah satu kelainan autosomal resesif terbanyak akibat defisiensi enzim atau gangguan pada salah satu dari lima tahap biosintesis steroid di kelenjar adrenal. HAK yang disebabkan defek 21-hidroksilasi di korteks adrenal terjadi pada 95% pasien. Secara
-
29 Juli 2026 lab-test
2,5-Hexanedione (Urine)
2,5-Hexanedione adalah metabolit utama n-hexane dan dianggap sebagai penyebab n-hexane polyneuropathy. Oleh karena itu, mengukur 2,5-hexanedione bermanfaat untuk pemantauan biologis paparan n-hexane.
-
29 Juli 2026 lab-test
BRCA 1/2 Germline
Pemeriksaan untuk mendeteksi ada tidak-nya mutasi pada gen BRCA1 (BReast CAncer gene 1) dan BRCA2 (BReast CAncer gene 2) pada seseorang menggunakan sampel darah, bukan sampel jaringan kanker. Apabila ditemukan adanya mutasi pada BRCA1/2 germline maka mutasi ini bersifat diturunkan ( herediter).
-
29 Juli 2026 lab-test
CardioPGx
CardioPGx adalah pemeriksaan farmakogenomik untuk mengetahui kecocokan seseorang terhadap 8 jenis obat sebagai berikut : Acenocoumarol, Atorvastatin, Clopidogrel, Phenprocoumon, Pravastatin, Rosuvastatin, Simvastatin, Warfarin berdasarkan gen : CYP2C19, CYP2C9, VKORC1, CYP4F2, SLCO1B1, APOE yang di
-
29 Juli 2026 lab-test
CArisk 2.0
Pemeriksaan genomik yang menganalisis lebih dari 100 gen dan 200 varian untuk mengidentifikasi risiko 13 jenis kanker yang paling umum yaitu kanker payudara, kanker kolorektal (usus besar dan anus), kanker paru, kanker hati, kanker serviks, kanker pankreas, kanker lambung, kanker limfoma non hodgki
-
29 Juli 2026 lab-test
DIArisk
Pemeriksaan untuk menilai risiko terhadap 8 jenis penyakit yaitu diabetes tipe 1, diabetes tipe 2, gestasional diabetes, komplikasi neuropati, komplikasi nefropati, penyakit ginjal kronis, gangguan metabolisme lipid, dan obesitas berdasarkan profil genetik varian low penetrance SNP setiap individu.
-
29 Juli 2026 lab-test
EYEgenomics
EYEgenomics merupakan pemeriksaan genomik yang digunakan untuk mengidentifikasi kerentanan genetik seseorang terhadap penyakit yang berkaitan dengan 10 gangguan penglihatan cataract, high myopia, keratoconus, primary angle-closure glaucoma, primary open-angle glaucoma, diabetic retinopathy, polypoid
-
29 Juli 2026 lab-test
Hereditary Cancer Risk
Pemeriksaan genomik yang mengidentifikasi varian genetik germ-line high penetrance dari 48 gen terkait risiko 8 jenis kanker herediter.
-
29 Juli 2026 lab-test
Hereditary Cancer Risk (add on)
Pemeriksaan genomik yang mengidentifikasi varian genetik germ-line high penetrance dari 48 gen terkait risiko 8 jenis kanker herediter. Bermanfaat kepada: 1.Pasien kanker Mengetahui mutasi penyebab kanker Menentukan manajemen yang sesuai termasuk pemilihan terapi yang disetujui Mengetahui ris
-
29 Juli 2026 lab-test
IMMUNErisk
IMMUNErisk merupakan pemeriksaan genomik yang digunakan untuk mengidentifikasi risiko berdasarkan profil genomik seseorang terhadap penyakit autoimun (rheumatoid arthritis, SLE, psoriasis, alopecia areata dan vitiligo) serta alergi (allergic rhinitis dan atopic dermatitis). Pemeriksaan ini menganali
-
29 Juli 2026 lab-test
Infection PGx
CardioPGx adalah pemeriksaan farmakogenomik untuk mengetahui kecocokan seseorang terhadap 14 jenis obat sebagai berikut : Efavirenz, Voriconazole, Amikacin, Dibekacin, Gentamicin, Kanamycin, Neomycin, Netilmicin, Paromomycin, Plazomicin, Ribostamycin, Streptomycin, Tobramycin, dan Isoniazid berdasar
-
29 Juli 2026 lab-test
Infection PGx (add-on)
CardioPGx adalah pemeriksaan farmakogenomik untuk mengetahui kecocokan seseorang terhadap 14 jenis obat sebagai berikut : Efavirenz, Voriconazole, Amikacin, Dibekacin, Gentamicin, Kanamycin, Neomycin, Netilmicin, Paromomycin, Plazomicin, Ribostamycin, Streptomycin, Tobramycin, dan Isoniazid berdasar
-
Lokasi
PRODIA TEBING TINGGI
Jl. Jenderal Sudirman 175-A, Badak Bejuang, Kec. Tebing Tinggi Kota, KotaTebing Tinggi