Hasil Pencarian
Hasil pencarian dari ""
-
01 Juli 2025 artikel
Prodia Ambil Langkah Strategis Masuk ke Sektor Bioteknologi, Dukung Inovasi Terapi Pengobatan Regeneratif Dengan Beli Saham ProSTEM
Jakarta, 30 Juni 2025 – Perkembangan riset dan implementasi klinis terapi sel punca di Indonesia terus mengalami peningkatan yang signifikan dalam sepuluh tahun terakhir. Mengutip dari laman Kesehatan Lanjutan Kementerian Kesehatan RI, hingga saat ini sudah tercatat sejumlah fasilitas kesehatan yang meliputi 16 rumah sakit rujukan, 12 laboratorium khusus, dan 4 bank sel terakreditasi untuk mengimplementasikan pengolahan, pengelolaan, riset, dan pelayanan sel punca di Indonesia. Meskipun biayanya masih tergolong tinggi, minat masyarakat terhadap potensi terapi yang bersifat personal dan regeneratif ini tetap tinggi. Pemerintah, melalui Kementerian Kesehatan dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), berupaya untuk mempercepat proses riset dan pengembangan agar terapi sel punca dapat diterapkan secara luas di sejumlah fasilitas kesehatan di seluruh Indonesia. Untuk menangkap peluang besar dari potensi teknologi pengobatan regeneratif yang semakin berkembang di Indonesia , PT Prodia Widyahusada Tbk (kode saham: PRDA), sebagai pelopor layanan diagnostik kesehatan di Indonesia, mengambil langkah strategis melalui aksi korporasi dengan melakukan pembelian saham PT Prodia StemCell Indonesia (ProSTEM). ProSTEM merupakan perusahaan yang bergerak di bidang terapi regeneratif berbasis sel punca. Dalam aksi ini, Prodia mengakuisisi sebanyak 69.512 lembar saham atau setara dengan kepemilikan saham 30% pada ProSTEM. Langkah ini mencerminkan komitmen Prodia untuk terus mendorong inovasi di dunia medis, khususnya dalam pengembangan pengobatan regeneratif yang lebih maju di Indonesia. Dewi Muliaty, Direktur Utama Prodia, menjelaskan bahwa pembelian saham ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang Perseroan dalam menghadirkan layanan diagnostik yang semakin personalized dan canggih. “Langkah ini diharapkan tidak hanya meningkatkan nilai perusahaan di mata para pemangku kepentingan, tetapi juga menunjukkan komitmen kami dalam membangun keberlanjutan ekosistem layanan diagnostik. Dukungan terhadap terapi sel punca menjadi bukti nyata bahwa Prodia siap menghadirkan solusi pengobatan yang berdampak dan relevan bagi kebutuhan masyarakat Indonesia,” ungkap Dewi dalam pernyataan resminya. Pembelian sebagian saham PT Prodia Utama pada ProSTEM oleh Perseroan adalah langkah strategis yang bertujuan untuk melakukan ekspansi bisnis. ProSTEM yang merupakan perusahaan pelopor dalam riset dan penerapan sel punca di Indonesia, menunjukkan pertumbuhan dan potensi besar di masa yang akan datang. Dengan mengakuisisi ProSTEM, Perseroan dapat melakukan ekspansi dan masuk ke sektor bioteknologi.Direktur Keuangan Prodia, Liana Kuswandi, menambahkan bahwa langkah pembelian saham ProSTEM ini dilakukan karena ProSTEM telah menunjukkan hasil yang baik. Pada tahun 2024, pendapatan Prostem tumbuh sebesar 46% dibandingkan tahun sebelumnya (YoY). Pertumbuhan yang signifikan ini menunjukkan bahwa ProSTEM memiliki strategi bisnis yang efektif dan mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif. Hal ini menunjukkan bahwa Prostem memiliki potensi besar untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi pemegang sahamnya. Integrasi antara Prodia dan ProSTEM ini diharapkan mampu menciptakan sinergi yang kuat dalam memperluas portofolio layanan Prodia, memperdalam kapabilitas penelitian dan pengembangan (R&D), serta membuka akses terhadap pengobatan yang lebih bersifat individual. Kolaborasi strategis ini memiliki potensi besar untuk merevolusi sistem layanan kesehatan dengan memanfaatkan kekuatan sel punca dalam terapi regeneratif. Seiring meningkatnya permintaan global terhadap terapi canggih, Prodia dan ProSTEM siap memimpin transformasi pengobatan berbagai penyakit degeneratif, gangguan autoimun, hingga kondisi kronis di Indonesia. Founder sekaligus Komisaris Utama Prodia dan ProSTEM, Andi Widjaja, menyatakan bahwa aksi pembelian saham ini merupakan simbol dari sinergi yang solid serta kesiapan kedua entitas dalam menghadapi tantangan medis masa depan. “Kolaborasi ini membuktikan komitmen kuat Prodia dan ProSTEM dalam membangun ekosistem layanan laboratorium dan teknologi pengobatan yang inovatif. Harapannya, langkah ini bisa memberi kontribusi positif dalam meningkatkan harapan hidup masyarakat serta mendukung keberhasilan program QuickWin Presiden Prabowo di sektor kesehatan. Dengan sinergi yang kuat di antara kedua entitas ini, mempertegas kehadiran ProSTEM sebagai pusat rujukan terapi pengobatan regeneratif di Asia Tenggara, bahkan di Asia.” tegas Andi. Sejak didirikan pada tahun 2010, ProSTEM telah menjadi pelopor dalam penyediaan layanan terapi sel punca di Indonesia. Dikenal sebagai pelaku utama dalam pengembangan terapi berbasis teknologi seluler, ProSTEM terus menghadirkan berbagai inovasi, termasuk pembangunan fasilitas laboratorium produksi terapi sel canggih (Advanced Cell Therapy Production Laboratory/ACT-Plab) seluas 3.046 m² pada tahun 2023, berstandar cGMP (Current Good Manufacturing Practices) dan Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) dari BPOM, bersertifikasi ISO 9001:2015, serta memenuhi persyaratan internasional seperti American Association of Blood Banks (AABB) dan The Foundation for the Accreditation of Cellular Therapy (FACT) NetCord, sehingga ProSTEM memiliki kemampuan tinggi dalam memproses sel punca dari berbagai sumber seperti darah tepi, sumsum tulang, dan darah tali pusat. Kapabilitas ini menjadikan ProSTEM sebagai mitra strategis dalam pengembangan pengobatan regeneratif di tanah air. ****** Tentang PT Prodia Widyahusada Tbk.Laboratorium klinik Prodia didirikan pertama kali di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan farmasi. Sejak awal, Dr. Andi Widjaja, MBA beserta seluruh pendiri lainnya tetap menjaga komitmen untuk mempersembahkan hasil pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati.Seluruh cabang Prodia telah mendapatkan akreditasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Salah satunya dari College of American Pathologist (CAP), sebuah Lembaga profesi bidang laboratorium kesehatan di Amerika Serikat yang mendapatkan pengakuan internasional – selama 10 tahun berturut-turut. Dengan Akreditasi CAP ini, kualitas standar suatu Laboratorium klinik dinilai berdasarkan acuan Internasional, karenanya hasil Prodia dapat dipergunakan tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di mancanegara. Sehingga kualitas hasil tes dari laboratorium Prodia sejajar dengan laboratorium internasional. Pada 7 Desember 2016, Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana Prodia sebagai emiten ke-15 di tahun 2016, dengan kode saham “PRDA”. Dalam aksi korporasi itu, Prodia telah menawarkan saham perdana sebanyak 187,5 juta lembar saham. Dengan demikian, dana yang diraih dari penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan mencapai sebesar Rp1,22 triliun.Hingga 31 Mei 2025, Prodia telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 370 outlet, di 80 kota, 108 kabupaten, dan 34 provinsi di seluruh Indonesia, beberapa diantaranya merupakan Prodia Health Care (PHC) yakni layanan wellness clinic yang berbasis personalized medicine serta specialty clinics yang terdiri dari Prodia Children’s Health Centre (PCHC), Prodia Women’s Health Centre (PWHC) dan Prodia Senior Health Centre (PSHC).Prodia telah meluncurkan Kontak Prodia diantaranya call centre 1500-830 dan personal assistant virtual berbasis online Tanya Prodia (TANIA) yang dapat diakses melalui Whatsapp 08551500830, Telegram: @prodia.id, Facebook Messenger: @prodia.id dan Web Widget Prodia: www.prodia.co.id. Layanan Prodia juga dapat dijangkau melalui Aplikasi U by Prodia yang dapat diunduh melalui App Store & PlayStore. Untuk informasi lebih lanjut, dapat mengunjungi www.prodia.co.id atau menghubungi: Marina Eka Amalia Corporate SecretaryPT Prodia Widyahusada Tbk.Ph. +62-21-3144182 Email corporate.secretary@prodia.co.id Mella MeliaInvestor Relation Manager PT Prodia Widyahusada Tbk Ph. +62-21-3144182 Email investor.relation@prodia.co.id
-
30 Juni 2025 promo
Cegah Hepatitis Sejak Dini, Kini Lebih Hemat di Prodia
Harga spesial Prodia: check up, skrining, dan vaksinasi hepatitis mulai Rp 1 juta.
-
23 Juni 2025 artikel
Prodia dan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Perpanjang Kerja Sama untuk Bidang Pendidikan dan Penelitian
Yogyakarta, 20 Juni 2025 – PT Prodia Widyahusada Tbk (kode saham: PRDA) memperkuat komitmennya dalam mendukung pengembangan pendidikan dan riset di bidang kesehatan melalui perpanjangan kerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dilakukan oleh Prof. Dr. Achmad Nurmandi, M.Sc., selaku Rektor UMY dan Dr. Indriyanti Rafi Sukmawati, M.Si., selaku Direktur Business & Marketing PT Prodia Widyahusada Tbk, bertempat di Gedung AR Fachruddin A, Kampus UMY.Kemitraan ini diharapkan dapat memperluas akses civitas akademika terhadap teknologi laboratorium terkini dan mendukung terciptanya inovasi berbasis penelitian yang berdampak nyata bagi masyarakat.Sebagai bagian dari kegiatan penandatanganan MoU, turut diselenggarakan talkshow bertema “The Power of Mass Spectrometry as a Technology Driver in Metabolomic and Human Nutrition Study” yang dipandu oleh Dr. Miftakh Nur Rahman, M.Si., M.Farm., Talkshow ini menjadi bukti komitmen Prodia dalam mengembangkan riset metabolomik berbasis teknologi mutakhir, khususnya dalam mendukung studi nutrisi yang presisi dan personal.Prodia percaya, kemitraan semacam ini adalah langkah strategis dalam mewujudkan layanan kesehatan yang lebih preventif, presisi, dan terintegrasi. ******Tentang PT Prodia Widyahusada Tbk.Laboratorium klinik Prodia didirikan pertama kali di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan farmasi. Sejak awal, Dr. Andi Widjaja, MBA beserta seluruh pendiri lainnya tetap menjaga komitmen untuk mempersembahkan hasil pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati.Seluruh cabang Prodia telah mendapatkan akreditasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Salah satunya dari College of American Pathologist (CAP), sebuah Lembaga profesi bidang laboratorium kesehatan di Amerika Serikat yang mendapatkan pengakuan internasional – selama 10 tahun berturut-turut. Dengan Akreditasi CAP ini, kualitas standar suatu Laboratorium klinik dinilai berdasarkan acuan Internasional, karenanya hasil Prodia dapat dipergunakan tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di mancanegara. Sehingga kualitas hasil tes dari laboratorium Prodia sejajar dengan laboratorium internasional. Pada 7 Desember 2016, Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana Prodia sebagai emiten ke-15 di tahun 2016, dengan kode saham “PRDA”. Dalam aksi korporasi itu, Prodia telah menawarkan saham perdana sebanyak 187,5 juta lembar saham. Dengan demikian, dana yang diraih dari penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan mencapai sebesar Rp1,22 triliun.Hingga 30 September 2024, Prodia telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 341 outlet, di 80 kota dan 34 provinsi dan di seluruh Indonesia, beberapa diantaranya merupakan Prodia Health Care (PHC) yakni layanan wellness clinic yang berbasis personalized medicine serta specialty clinics yang terdiri dari Prodia Children’s Health Centre (PCHC), Prodia Women’s Health Centre (PWHC) dan Prodia Senior Health Centre (PSHC). Prodia telah meluncurkan Kontak Prodia diantaranya call centre 1500-830 dan personal assistant virtual berbasis online Tanya Prodia (TANIA) yang dapat diakses melalui Whatsapp 08551500830, Telegram: @prodia.id, Facebook Messenger: @prodia.id dan Web Widget Prodia: www.prodia.co.id. Layanan Prodia juga dapat dijangkau melalui Aplikasi U by Prodia yang dapat diunduh melalui App Store & PlayStore.
-
23 Juni 2025 artikel
Prodia dan Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Duta Wacana Yogyakarta (UKDW Yogyakarta) Sepakati Kerja Sama Strategis dalam Bidang Pendidikan dan Penelitian
Yogyakarta, 20 Juni 2025 – PT Prodia Widyahusada Tbk (Kode saham: PRDA) menjalin kerja sama strategis dengan Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Duta Wacana Yogyakarta (UKDW Yogyakarta) dalam bidang pendidikan dan penelitian, khususnya di ranah laboratorium klinik.Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) oleh Dr. Indriyanti Rafi Sukmawati, M.Si., selaku Direktur Business & Marketing PT Prodia Widyahusada Tbk dan dr. The Maria Meiwati Widagdo, Ph.D., selaku Dekan Fakultas Kedokteran UKDW Yogyakarta.Kerja sama ini bertujuan untuk memperkuat kontribusi Prodia dalam mendukung kegiatan pendidikan dan penelitian biomedik yang bersifat akademik, epidemiologis, serta mendukung publikasi ilmiah di lingkungan fakultas kedokteran.Melalui kemitraan ini, kedua belah pihak berharap dapat saling mendukung dalam membangun ekosistem riset dan pendidikan yang unggul, serta memberikan dampak nyata bagi kemajuan dunia kedokteran dan kesehatan di Indonesia.Sebagai mitra terpercaya dalam layanan kesehatan laboratorium, Prodia terus memperkuat sinergi dengan institusi akademik untuk menyediakan akses layanan diagnostik yang komprehensif dan berkelanjutan. Kerja sama ini menjadi langkah konkret Prodia dalam mendukung Sustainability for Healthy Community bagi seluruh masyarakat Indonesia. ******Tentang PT Prodia Widyahusada Tbk.Laboratorium klinik Prodia didirikan pertama kali di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan farmasi. Sejak awal, Dr. Andi Widjaja, MBA beserta seluruh pendiri lainnya tetap menjaga komitmen untuk mempersembahkan hasil pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati.Seluruh cabang Prodia telah mendapatkan akreditasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Salah satunya dari College of American Pathologist (CAP), sebuah Lembaga profesi bidang laboratorium kesehatan di Amerika Serikat yang mendapatkan pengakuan internasional – selama 10 tahun berturut-turut. Dengan Akreditasi CAP ini, kualitas standar suatu Laboratorium klinik dinilai berdasarkan acuan Internasional, karenanya hasil Prodia dapat dipergunakan tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di mancanegara. Sehingga kualitas hasil tes dari laboratorium Prodia sejajar dengan laboratorium internasional. Pada 7 Desember 2016, Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana Prodia sebagai emiten ke-15 di tahun 2016, dengan kode saham “PRDA”. Dalam aksi korporasi itu, Prodia telah menawarkan saham perdana sebanyak 187,5 juta lembar saham. Dengan demikian, dana yang diraih dari penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan mencapai sebesar Rp1,22 triliun.Hingga 30 September 2024, Prodia telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 341 outlet, di 80 kota dan 34 provinsi dan di seluruh Indonesia, beberapa diantaranya merupakan Prodia Health Care (PHC) yakni layanan wellness clinic yang berbasis personalized medicine serta specialty clinics yang terdiri dari Prodia Children’s Health Centre (PCHC), Prodia Women’s Health Centre (PWHC) dan Prodia Senior Health Centre (PSHC). Prodia telah meluncurkan Kontak Prodia diantaranya call centre 1500-830 dan personal assistant virtual berbasis online Tanya Prodia (TANIA) yang dapat diakses melalui Whatsapp 08551500830, Telegram: @prodia.id, Facebook Messenger: @prodia.id dan Web Widget Prodia: www.prodia.co.id. Layanan Prodia juga dapat dijangkau melalui Aplikasi U by Prodia yang dapat diunduh melalui App Store & PlayStore.
-
05 Juni 2025 artikel
Prodia Dukung Optimalisasi Kesehatan Atlet Nasional melalui Kolaborasi Strategis dengan KONI Pusat dan Fakultas Kedokteran Universitas Pendidikan Indonesia
Jakarta, 4 Juni 2025 – PT Prodia Widyahusada Tbk (Kode Saham: PRDA) kembali memperluas kontribusinya dalam bidang kesehatan masyarakat melalui kolaborasi strategis bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat dan Fakultas Kedokteran Universitas Pendidikan Indonesia (FK UPI). Kerja sama ini diformalkan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang diselenggarakan di Prodia Tower, Jakarta.Kolaborasi ini menandai langkah penting dalam pengembangan sport science nasional, dengan fokus utama pada pemanfaatan teknologi sport genomics, pendekatan ilmiah berbasis DNA untuk mendeteksi potensi genetik atlet, merancang program latihan personal, serta meminimalkan risiko cedera.Sebagai pionir layanan genomik di Indonesia, Prodia menyediakan fasilitas laboratorium terdepan mulai dari pengambilan sampel hingga analisis dan interpretasi hasil genetik. Informasi biologis seperti kekuatan otot, daya tahan, sensitivitas terhadap latihan tertentu, hingga predisposisi cedera dapat diidentifikasi dan diterjemahkan ke dalam strategi pembinaan atlet yang lebih terukur dan efisien.KONI Pusat menyambut baik kerja sama ini sebagai tonggak penting dalam transformasi ekosistem olahraga Indonesia. Sekretaris Jenderal KONI Pusat, Drs. Tb. Lukman Djajadikusuma, MEMOS., yang turut hadir bersama jajaran pengurus KONI Pusat, menekankan pentingnya dukungan teknologi dan sport science sebagai fondasi pembinaan atlet masa depan. Ia juga menyoroti pentingnya menjaga data genetik atlet sebagai aset strategis nasional.Dari pihak Prodia, acara penandatanganan ini juga dihadiri oleh Siti Nurhidayati selaku Kepala Regional Prodia Jakarta, Mona Yolanda, M.Si. selaku Kepala Regional Prodia Jawa Barat, serta Dwi Daulay, M.Si., Apt sebagai AVP dari tim Marketing & Account. Sementara dari FK UPI, hadir Dr. dr. Lucky Angkawidjaja, M.Pd, AIFO, selaku Wakil Dekan yang juga menyampaikan apresiasi atas kolaborasi ini.FK UPI akan mendukung kerja sama ini melalui riset dan pengembangan ilmu keolahragaan, penyusunan kurikulum pelatihan berbasis data genetik, serta pelatihan untuk pelatih dan praktisi olahraga.Kerja sama antara Prodia, KONI, dan FK UPI ini tidak hanya ditujukan untuk mendukung atlet elite nasional, namun juga diharapkan menjadi model pengembangan olahraga berbasis sains yang dapat diadopsi secara luas oleh daerah, universitas, dan klub olahraga di seluruh Indonesia.Prodia terus menunjukkan komitmennya sebagai mitra strategis di bidang kesehatan, pendidikan, dan penelitian. Melalui pendekatan inovatif dan kolaboratif, Prodia percaya bahwa peningkatan kualitas hidup masyarakat, termasuk para atlet dapat dicapai dengan fondasi ilmu pengetahuan yang kuat dan pemanfaatan teknologi yang tepat guna. ******Tentang PT Prodia Widyahusada Tbk.Laboratorium klinik Prodia didirikan pertama kali di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan farmasi. Sejak awal, Dr. Andi Widjaja, MBA beserta seluruh pendiri lainnya tetap menjaga komitmen untuk mempersembahkan hasil pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati.Seluruh cabang Prodia telah mendapatkan akreditasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Salah satunya dari College of American Pathologist (CAP), sebuah Lembaga profesi bidang laboratorium kesehatan di Amerika Serikat yang mendapatkan pengakuan internasional – selama 10 tahun berturut-turut. Dengan Akreditasi CAP ini, kualitas standar suatu Laboratorium klinik dinilai berdasarkan acuan Internasional, karenanya hasil Prodia dapat dipergunakan tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di mancanegara. Sehingga kualitas hasil tes dari laboratorium Prodia sejajar dengan laboratorium internasional. Pada 7 Desember 2016, Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana Prodia sebagai emiten ke-15 di tahun 2016, dengan kode saham “PRDA”. Dalam aksi korporasi itu, Prodia telah menawarkan saham perdana sebanyak 187,5 juta lembar saham. Dengan demikian, dana yang diraih dari penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan mencapai sebesar Rp1,22 triliun.Hingga 30 September 2024, Prodia telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 341 outlet, di 80 kota dan 34 provinsi dan di seluruh Indonesia, beberapa diantaranya merupakan Prodia Health Care (PHC) yakni layanan wellness clinic yang berbasis personalized medicine serta specialty clinics yang terdiri dari Prodia Children’s Health Centre (PCHC), Prodia Women’s Health Centre (PWHC) dan Prodia Senior Health Centre (PSHC). Prodia telah meluncurkan Kontak Prodia diantaranya call centre 1500-830 dan personal assistant virtual berbasis online Tanya Prodia (TANIA) yang dapat diakses melalui Whatsapp 08551500830, Telegram: @prodia.id, Facebook Messenger: @prodia.id dan Web Widget Prodia: www.prodia.co.id. Layanan Prodia juga dapat dijangkau melalui Aplikasi U by Prodia yang dapat diunduh melalui App Store & PlayStore.
-
05 Juni 2025 artikel
Prodia Raih Dua Penghargaan di CXtraordinary Evening 2025
PT Prodia Widyahusada Tbk (Kode Saham: PRDA) kembali menunjukkan kiprahnya dalam transformasi digital di sektor layanan kesehatan dengan meraih dua penghargaan bergengsi dalam ajang CXtraordinary Evening 2025, yang diselenggarakan oleh Majalah Marketing dan CARRE Customer Experience Expert.Dalam rangkaian acara tersebut, Andri Hidayat selaku Digital Service Transformation & IT Director Prodia dianugerahi CXtraordinary Tech Executive Award 2025. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas kontribusi strategisnya dalam mendorong digitalisasi berkelanjutan, serta peran aktifnya dalam menciptakan pengalaman pelanggan yang unggul dan relevan di era teknologi yang terus berkembang.Selain itu, aplikasi U by Prodia turut meraih penghargaan Digital Channel CX Award 2025 untuk kategori Excellent Performance of Digital Customer Experience for Mobile App Laboratory, dengan skor tertinggi 67,964 dan predikat Mostly Happy Customers. Raihan ini menjadi pencapaian istimewa mengingat U by Prodia masih tergolong sebagai pemain baru dalam industri digital laboratorium kesehatan.Penilaian dalam ajang ini didasarkan pada kombinasi indikator kualitatif dan kuantitatif, termasuk aspek kemudahan penggunaan, desain antarmuka, efisiensi navigasi, personalisasi konten, kecepatan dan stabilitas sistem, hingga kepuasan emosional pengguna dan efektivitas mekanisme umpan balik.Dua penghargaan ini menegaskan komitmen Prodia dalam mengembangkan layanan berbasis digital yang tidak hanya inovatif, namun juga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan pengalaman pelanggan. Transformasi digital menjadi pilar penting dalam strategi jangka panjang perusahaan untuk tetap relevan, adaptif, dan berdaya saing tinggi di tengah perubahan lanskap industri kesehatan.Ke depan, Prodia akan terus berinovasi dan mengedepankan kebutuhan pelanggan sebagai pusat dari setiap pengembangan layanan digital. Capaian ini menjadi motivasi bagi seluruh tim Prodia untuk terus menciptakan solusi digital yang mampu meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Indonesia. ****** Tentang PT Prodia Widyahusada Tbk.Laboratorium klinik Prodia didirikan pertama kali di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan farmasi. Sejak awal, Dr. Andi Widjaja, MBA beserta seluruh pendiri lainnya tetap menjaga komitmen untuk mempersembahkan hasil pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati.Seluruh cabang Prodia telah mendapatkan akreditasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Salah satunya dari College of American Pathologist (CAP), sebuah Lembaga profesi bidang laboratorium kesehatan di Amerika Serikat yang mendapatkan pengakuan internasional – selama 10 tahun berturut-turut. Dengan Akreditasi CAP ini, kualitas standar suatu Laboratorium klinik dinilai berdasarkan acuan Internasional, karenanya hasil Prodia dapat dipergunakan tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di mancanegara. Sehingga kualitas hasil tes dari laboratorium Prodia sejajar dengan laboratorium internasional.Pada 7 Desember 2016, Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana Prodia sebagai emiten ke-15 di tahun 2016, dengan kode saham “PRDA”. Dalam aksi korporasi itu, Prodia telah menawarkan saham perdana sebanyak 187,5 juta lembar saham. Dengan demikian, dana yang diraih dari penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan mencapai sebesar Rp1,22 triliun.Hingga 30 April 2025, Prodia telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 370 outlet, di 80 kota, 108 kabupaten, dan 34 provinsi di seluruh Indonesia, beberapa diantaranya merupakan Prodia Health Care (PHC) yakni layanan wellness clinic yang berbasis personalized medicine serta specialty clinics yang terdiri dari Prodia Children’s Health Centre (PCHC), Prodia Women’s Health Centre (PWHC) dan Prodia Senior Health Centre (PSHC).Prodia telah meluncurkan Kontak Prodia diantaranya call centre 1500-830 dan personal assistant virtual berbasis online Tanya Prodia (TANIA) yang dapat diakses melalui Whatsapp 08551500830, Telegram: @prodia.id, Facebook Messenger: @prodia.id dan Web Widget Prodia: www.prodia.co.id. Layanan Prodia juga dapat dijangkau melalui Aplikasi U by Prodia yang dapat diunduh melalui App Store & PlayStore.
-
02 Juni 2025 artikel
Perkuat Inisiatif SDGs: Good Health & Well-Being Bagi Pelanggan dan Masyarakat, Prodia Gelar Skrining Demensia Gratis Bagi Karyawan PT INKA (Persero)
Madiun, 26 Mei 2025 – PT Prodia Widyahusada Tbk (kode saham: PRDA) terus memperkuat inisiatifnya melalui implementasi salah satu pilar keberlanjutannya, yaitu Providing Healthcare Services for All dalam mewujudkan salah satu goals Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB), yaitu Good Health & Well-Being sebagai bentuk kepeduliannya meningkatkan taraf kualitas kesehatan pelanggan dan masyarakat. Salah satunya dengan kegiatan skrining demensia bagi karyawan PT INKA (Persero) yang berusia 50 tahun ke atas. Kegiatan skrining yang bertajuk “Menjaga Memori Berharga di Usia Emas, Waspadai Gejala Demensia” merupakan salah satu upaya Prodia untuk membangun awareness mengenai demensia kepada pelanggan dan masyarakat. Kegiatan skrining ini digelar di Graha INKA yang berlokasi di Jl. Yos Sudarso No. 71, Madiun, Jawa Timur. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Partini selaku Branch Manager Prodia Madiun, Lita Murti Hastanti selaku General Manager Human Capital and General Affairs PT INKA (Persero), beserta segenap perwakilan manajemen PT INKA (Persero), dan sejumlah dokter ahli dari Prodia.Branch Manager Prodia Madiun, Partini, turut menyambut baik kegiatan skrining ini. “Sebagai pionir layanan diagnostik kesehatan yang terbesar di Indonesia, kami menyambut baik penyelenggaraan kegiatan skrining demensia ini. Kegiatan skrining ini merupakan bagian dari inisiatif Prodia yang telah diluncurkan pada 10 Maret lalu, sebagai bentuk kontribusi sosial terhadap pencegahan bertambahnya penyandang demensia pada masyarakat berusia lanjut. Kami harap melalui skrining ini dapat menjadi langkah intervensi dini terhadap gejala penyakit neurodegeneratif dan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat berusia lanjut,” ujar Partini.Sebelum melakukan prosedur skrining, para pasien akan menerima materi sosialisasi dan pemaparan dari dokter Prodia, dr. Haryo Hadiathmo, menjelaskan informasi singkat tentang penyakit demensia, gejala yang dialami, dan upaya pencegahan yang dapat dilakukan. Setelah menerima materi sosialisasi, pasien akan mengawali proses skrining dengan pengisian kuesioner AD-8 INA yang dipandu oleh beberapa tim Prodia, untuk melakukan penilaian awal apakah terdapat kecurigaan gangguan kognisi. Jika hasil kuesioner AD-8 INA menunjukan hasil lebih dari sama dengan 2 (≥2), maka akan dilanjutkan dengan skrining lanjutan MOCA-INA bersama para dokter Prodia, seperti dr. Haryo Hadiathmo, dr. Dyah Prabaningrum, dan dr. Kinanti Lingga Puti. Jika hasil skor MOCA-INA kurang dari sama dengan 25 (≤25), maka terindikasi terjadi penurunan fungsi kognitif.Dalam kata sambutannya, General Manager Human Capital and General Affairs PT INKA (Persero), Lita Murti Hastanti, menyampaikan apresiasinya kepada Prodia atas upaya pencegahan dan penanggulangan gejala demensia sedari dini. “PT INKA (Persero) mengucapkan terima kasih atas inisiatif Prodia dalam menyelenggarakan skrining demensia gratis bagi karyawan PT INKA. Kegiatan ini merupakan langkah preventif yang sangat penting dalam menjaga kesehatan kognitif karyawan, khususnya yang telah memasuki usia 50 tahun ke atas, serta menjaga komitmen perusahaan dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan produktif. Kami berharap skrining ini dapat menjadi langkah awal dalam penanggulangan demensia secara lebih terarah dan berkelanjutan,” papar Lita.Program skrining demensia gratis Prodia merupakan salah satu program Prodia yang didedikasikan untuk masyarakat berusia lanjut, dengan tujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap demensia sekaligus memberikan akses skrining gratis yang lebih luas. Pada tahun 2025, Prodia menargetkan 20.000 peserta skrining demensia dengan harapan semakin banyak peserta yang mengikuti program ini, maka semakin banyak juga masyarakat yang aware dan teredukasi akan keberadaan demensia serta risiko gejala yang mungkin timbul. Program ini dilaksanakan sejak tanggal 24 Februari hingga 31 Desember 2025 di 95 cabang Prodia yang telah memiliki izin klinik di seluruh Indonesia.#Prodia #Demensia #ESG #Skrining #Gratis #SDGs # Sustainability ****** Tentang PT Prodia Widyahusada Tbk.Laboratorium klinik Prodia didirikan pertama kali di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan farmasi. Sejak awal, Dr. Andi Widjaja, MBA beserta seluruh pendiri lainnya tetap menjaga komitmen untuk mempersembahkan hasil pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati.Seluruh cabang Prodia telah mendapatkan akreditasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Salah satunya dari College of American Pathologist (CAP), sebuah Lembaga profesi bidang laboratorium kesehatan di Amerika Serikat yang mendapatkan pengakuan internasional – selama 10 tahun berturut-turut. Dengan Akreditasi CAP ini, kualitas standar suatu Laboratorium klinik dinilai berdasarkan acuan Internasional, karenanya hasil Prodia dapat dipergunakan tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di mancanegara. Sehingga kualitas hasil tes dari laboratorium Prodia sejajar dengan laboratorium internasional.Pada 7 Desember 2016, Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana Prodia sebagai emiten ke-15 di tahun 2016, dengan kode saham “PRDA”. Dalam aksi korporasi itu, Prodia telah menawarkan saham perdana sebanyak 187,5 juta lembar saham. Dengan demikian, dana yang diraih dari penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan mencapai sebesar Rp1,22 triliun.Hingga 30 April 2025, Prodia telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 370 outlet, di 80 kota, 108 kabupaten, dan 34 provinsi di seluruh Indonesia, beberapa diantaranya merupakan Prodia Health Care (PHC) yakni layanan wellness clinic yang berbasis personalized medicine serta specialty clinics yang terdiri dari Prodia Children’s Health Centre (PCHC), Prodia Women’s Health Centre (PWHC) dan Prodia Senior Health Centre (PSHC).Prodia telah meluncurkan Kontak Prodia diantaranya call centre 1500-830 dan personal assistant virtual berbasis online Tanya Prodia (TANIA) yang dapat diakses melalui Whatsapp 08551500830, Telegram: @prodia.id, Facebook Messenger: @prodia.id dan Web Widget Prodia: www.prodia.co.id. Layanan Prodia juga dapat dijangkau melalui Aplikasi U by Prodia yang dapat diunduh melalui App Store & PlayStore.Untuk informasi lebih lanjut, dapat mengunjungi www.prodia.co.id atau menghubungi: Marina Eka Amalia Corporate SecretaryPT Prodia Widyahusada Tbk.Ph. +62-21-3144182 Email corporate.secretary@prodia.co.id Reskia Dwi LestariMarketing Communication ManagerPT Prodia Widyahusada Tbk Ph. +62-21-3144182 ext 3762Email reskia.dwi@prodia.co.id
-
30 Mei 2025 promo
Lansia Hebat, Hidup Aktif dan Sehat
Hadiahkan pemeriksaan kesehatan untuk orang tua tercinta. Harga mulai Rp 415.000,-.
-
20 Mei 2025 artikel
Padukan Nutrisi, Genetik, dan Teknologi, Prodia Hadirkan Solusi Kesehatan Personal di 10 Kota
Jakarta, 17 Mei 2025 – Nutrisi yang seimbang dan optimal bukan hanya fondasi untuk hidup sehat, tetapi juga menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas kesehatan secara menyeluruh. Sebagai bagian dari upaya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya nutrisi, Prodia menyelenggarakan Seminar Nasional bertajuk Beyond the Plate: The Power of Personalized Nutrition, sebuah inisiatif edukatif yang digelar di 10 kota besar di Indonesia. Peran nutrisi dalam menjaga dan meningkatkan kesehatan tubuh tidak bisa dianggap remeh. Nutrisi berperan penting dalam membentuk jaringan tubuh, menjaga keseimbangan energi, serta menjaga fungsi organ agar tetap berjalan optimal. Namun dalam praktiknya, keseimbangan asupan nutrisi seringkali terabaikan. Padahal, kekurangan atau kelebihan nutrisi bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan, mulai dari menurunnya daya tahan tubuh hingga munculnya penyakit kronis. Karena itulah, penting untuk mengelola asupan nutrisi secara lebih cermat dan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing orang. Seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan, pendekatan terhadap nutrisi kini tidak lagi bersifat umum atau satu untuk semua. Melalui perkembangan di bidang nutrigenomik, yaitu ilmu yang mempelajari bagaimana tubuh merespons makanan berdasarkan faktor genetik. Dari sinilah lahir konsep personalized nutrition atau nutrisi yang dipersonalisasi. Pendekatan ini memungkinkan setiap individu untuk memahami kebutuhan nutrisinya secara lebih spesifik dan ilmiah. Dengan menyesuaikan pola makan berdasarkan profil genetik dan kondisi biologis seseorang, intervensi nutrisi tidak hanya menjadi lebih efektif, tetapi juga dapat mencegah munculnya risiko penyakit di masa depan. Untuk mewujudkan pendekatan ini secara akurat dan dapat diandalkan, diperlukan dukungan teknologi diagnostik yang mampu melihat lebih dalam hingga ke tingkat molekuler. Prodia memanfaatkan teknologi terkini seperti mass spectrometry dan teknik separasi canggih lainnya yang memungkinkan deteksi zat-zat nutrisi dalam tubuh hingga ke konsentrasi yang sangat rendah. Dengan kemampuan ini, pemeriksaan nutrisi tidak lagi bersifat umum, tetapi menjadi alat penting dalam pemantauan kesehatan yang berbasis data, personal, dan ilmiah—membuka jalan menuju gaya hidup sehat yang benar-benar disesuaikan dengan kebutuhan individu.“Melalui seminar ini, kami ingin mendorong masyarakat untuk lebih memahami pentingnya pemantauan kadar nutrisi secara berkala sebagai bagian dari evaluasi gaya hidup sehat. Langkah ini tidak hanya membantu menentukan intervensi yang tepat, tetapi juga menjadi indikator keberhasilan dalam menjaga kesehatan jangka panjang dan memperpanjang masa produktif seseorang.” Ujar Ardian Susanto selaku Product Specialist PT Prodia Widyahusada Tbk. Dalam rangkaian acara ini, Prodia memperkenalkan fitur terbaru Chronic Disease Management (CDM) melalui aplikasi U by Prodia. Fitur ini dirancang untuk membantu pengguna mengelola penyakit kronis secara lebih terarah dan terpantau, melalui pencatatan hasil pemeriksaan, pengingat kontrol berkala, serta integrasi dengan program nutrisi dan gaya hidup yang dipersonalisasi. Fokus utama dari fitur ini adalah penanganan gangguan metabolik, yang ditandai dengan kondisi seperti obesitas sentral, hipertensi, dislipidemia, dan beberapa kondisi lainnya yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, maupun diabetes tipe 2. Liana Kuswandi selaku President Director PT Prodia Digital Indonesia (PRDI) menyampaikan, “Fitur Met-U pada aplikasi U by Prodia kami hadirkan sebagai bentuk komitmen untuk mendampingi dan mengedukasi masyarakat khususnya untuk kondisi kesehatan metabolik yang berbeda-beda pada setiap orang, yaitu mereka yang tidak memiliki tanda awal gangguan metabolik, mereka yang memiliki tanda awal gangguan metabolik, dan mereka yang menunjukkan peningkatan risiko gangguan metabolik. Melalui fitur ini, kami ingin membantu pengguna memantau kondisi kesehatannya secara mandiri, namun tetap terintegrasi dengan layanan profesional dari Prodia. Ini adalah bagian dari upaya kami untuk mendukung personalized wellness journey secara digital dan berkelanjutan.” Prodia terus berkomitmen untuk menghadirkan solusi kesehatan yang inovatif dan terpersonalisasi bagi masyarakat Indonesia. Dengan mengintegrasikan nutrisi yang tepat, pemahaman genetik, dan teknologi terkini, Prodia tidak hanya memberikan wawasan yang lebih dalam tentang pentingnya keseimbangan nutrisi, tetapi juga membantu masyarakat dalam mengelola kesehatan secara lebih terarah. Melalui berbagai inisiatif edukatif dan fitur digital terbaru, seperti Chronic Disease Management pada aplikasi U by Prodia, diharapkan setiap individu dapat meraih kesehatan optimal dan meningkatkan kualitas hidup mereka. Prodia bertekad untuk menjadi mitra terpercaya dalam perjalanan kesehatan pribadi yang berkelanjutan, guna mendukung tercapainya kehidupan yang lebih sehat dan produktif. #Prodia #ChronicDisease #UbyProdia #Wellness******Tentang PT Prodia Widyahusada TbkLaboratorium klinik Prodia didirikan pertama kali di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan farmasi. Sejak awal, Dr. Andi Widjaja, MBA beserta seluruh pendiri lainnya tetap menjaga komitmen untuk mempersembahkan hasil pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati. Seluruh cabang Prodia telah mendapatkan akreditasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Salah satunya dari College of American Pathologist (CAP), sebuah Lembaga profesi bidang laboratorium kesehatan di Amerika Serikat yang mendapatkan pengakuan internasional – selama 10 tahun berturut-turut. Dengan Akreditasi CAP ini, kualitas standar suatu Laboratorium klinik dinilai berdasarkan acuan Internasional, karenanya hasil Prodia dapat dipergunakan tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di mancanegara. Sehingga kualitas hasil tes dari laboratorium Prodia sejajar dengan laboratorium internasional. Pada 7 Desember 2016, Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana Prodia sebagai emiten ke-15 di tahun 2016, dengan kode saham “PRDA”. Dalam aksi korporasi itu, Prodia telah menawarkan saham perdana sebanyak 187,5 juta lembar saham. Dengan demikian, dana yang diraih dari penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan mencapai sebesar Rp1,22 triliun. Hingga 7 April 2025, Prodia telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 360 outlet, di 80 kota dan 34 provinsi di seluruh Indonesia, beberapa diantaranya merupakan Prodia Health Care (PHC) yakni layanan wellness clinic yang berbasis personalized medicine serta specialty clinics yang terdiri dari Prodia Children’s Health Centre (PCHC), Prodia Women’s Health Centre (PWHC) dan Prodia Senior Health Centre (PSHC). Prodia telah meluncurkan Kontak Prodia diantaranya call centre 1500-830 dan personal assistant virtual berbasis online Tanya Prodia (TANIA) yang dapat diakses melalui Whatsapp 08551500830, Telegram: @prodia.id, Facebook Messenger: @prodia.id dan Web Widget Prodia: www.prodia.co.id. Layanan Prodia juga dapat dijangkau melalui Aplikasi U by Prodia yang dapat diunduh melalui App Store & PlayStore. Untuk informasi lebih lanjut, dapat mengunjungi www.prodia.co.id atau menghubungi:Marina Eka AmaliaCorporate SecretaryPT Prodia Widyahusada Tbk.Ph. +62-21-3144182 ext 3816Email corporate.secretary@prodia.co.id Reskia Dwi LestariMarketing Communication ManagerPT Prodia Widyahusada Tbk Ph. +62-21-3144182 ext 3762Email reskia.dwi@prodia.co.id Agnes Sartika HusinAVP Sales Marketing & PartnershipPT Prodia Digital Indonesia.Email agnes.sartika@prodiadigital.com
-
20 Mei 2025 artikel
Pembayaran Kini Bisa Lewat Contact Center Prodia. Mudah, Aman, dan Praktis!
Apa Itu Pembayaran via Contact Center?Layanan ini memungkinkan pelanggan melakukan transaksi untuk pemeriksaan laboratorium, paket kesehatan, atau layanan lainnya melalui berbagai saluran Contact Center Prodia. Anda akan mendapatkan panduan pembayaran langsung dari petugas layanan pelanggan resmi Prodia. Cara Melakukan Pembayaran Melalui Contact Center Prodia (waiting confirm)Berikut dua cara mudah yang bisa Anda gunakan:1. Telepon (1500 830)Hubungi contact center dan informasikan jenis layanan atau pemeriksaan yang ingin Anda lakukan.Petugas akan membantu menghitung total biaya dan mengirimkan tautan pembayaran Anda bisa membayar menggunakan Virtual Account atau Kartu Kredit2. Live Chat (WhatsApp 0855 1500830 dan WebWidget)Chat langsung dengan customer service melalui channel live chat kami, bisa melalui WhatsApp, Telegram dan WebwidgetSetelah verifikasi data dan pengisian formulir, Anda akan diberikan tautan pembayaran.Selesaikan transaksi dalam beberapa klik. Aman dalam TransaksiPastikan pemesanan dilakukan melalui chanel resmi ProdiaLink pembayaran yang dikirimkan menggunakan sistem pembayaran digital yang aman.Petugas kami tidak akan pernah meminta PIN, OTP, atau password Anda, sehingga pastikan Anda tidak membagikan data informasi sensitif kepada pihak manapun. Keuntungan Menggunakan Layanan IniHemat waktu tanpa perlu antre di cabangTransaksi aman Dipandu saat melakukan transaksiCocok untuk pelanggan yang memiliki waktu terbatas atau ingin tetap di rumah Kini, urusan kesehatan jadi lebih praktis bersama Contact Center Prodia. Yuk, manfaatkan layanan Contact Center Prodia sekarang juga!Call: 1500 830WA: 0855 1500 830 Telegram : @prodia.idEmail: info@prodia.co.idMedia Sosial: Instagram : prodia_lab, X: @prodia_lab, Facebook Messenger: @prodia.idAplikasi U by Prodia Sebagai bentuk komitmen kami dalam memberikan layanan terbaik, kami dengan bangga menerima penghargaan CCSE Award 2025 (Contact Centre Service Excellence).Penghargaan ini menjadi bukti dedikasi kami dalam menjaga standar layanan unggul dan menghadirkan pengalaman pelanggan yang optimal. Kami akan terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan demi kepuasan pelanggan yang lebih baik. Terima kasih atas kepercayaan dan dukungan Anda!
- Hasil tidak ditemukan.
- Hasil tidak ditemukan.