Research Support

Kolaborasi Prodia dan Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro untuk Memperkuat Inovasi Riset dan Pendidikan Kedokteran Indonesia

24 April 2025

PT Prodia Widyahusada Tbk kembali menandatangani perjanjian kerja sama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro sebagai penyedia sarana literatur dan prasarana pendukung penelitian.

Semarang, 23 April 2025 – PT Prodia Widyahusada Tbk (Kode saham: PRDA) kembali mempererat kemitraannya melalui perpanjangan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (FK Undip). Kerjasama yang telah berlangsung sejak 2011 ini bertujuan untuk menumbuhkan dinamika perkembangan penelitian dan pendidikan kedokteran di Indonesia khususnya dalam bidang layanan diagnostik laboratorium, sekaligus menjadi wadah pertukaran informasi mengenai perkembangan teknologi laboratorium dan layanan penelitian di Prodia. Acara penandatanganan MoU berlangsung pada 23 April 2025 ini diselenggarakan bersamaan dengan Research Meeting yang dihadiri oleh seluruh civitas akademika di FK Undip.

Dalam sambutannya, Dr. dr. Yan Wisnu Prajoko, M.Kes., Sp.B., Subsp.Onk(K), selaku Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kerjasama yang telah terjalin antara FK Undip dan Prodia. Beliau menekankan pentingnya kolaborasi ini dalam memperkuat kapasitas riset dan pendidikan kedokteran, yang tidak hanya bermanfaat bagi civitas akademika, tetapi juga untuk masyarakat luas. "Kerjasama ini merupakan langkah strategis untuk menciptakan inovasi dan kemajuan dalam bidang kedokteran, yang sejalan dengan komitmen kami untuk memberikan kontribusi nyata bagi kesehatan Indonesia” jelas dr Yan.

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Dr. dr. Yan Wisnu Prajoko, M.Kes., Sp.B., Subsp.Onk(K) selaku Dekan FK Undip, dan apt. Maria Diah Fibriani, S.Si, M.Kes selaku Regional Head Central Java Region Prodia. Acara ini juga melibatkan pembicara dari Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro dan Prodia, yang membahas topik-topik terkini dalam dunia penelitian kedokteran.

“Perpanjangan kerjasama ini adalah bukti komitmen Prodia dalam mendukung kemajuan riset di bidang kedokteran di Indonesia. Melalui kerjasama ini, kami berharap dapat terus memberikan layanan penelitian yang mendalam dan berkualitas bagi para peneliti di Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro,” ujar apt. Maria Diah Fibriani, S.Si, M.Kes selaku Regional Head Central Java Region dari Prodia.

Selain itu, dalam rangkaian acara ini juga diselenggarakan Workshop Penulisan Artikel Ilmiah pada 24 April 2025, yang dipandu oleh Ferry Sandra, D.D.S., PhD selaku Executive Director Prodia Education and Research Institute (PERI). Workshop ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan para akademisi dalam menulis artikel ilmiah yang siap dipublikasikan di jurnal internasional.

“Kolaborasi antara Prodia dan FK Undip ini semakin memperkuat peran penting kami dalam dunia pendidikan dan riset kedokteran, serta membangun jembatan pengetahuan yang bermanfaat bagi pengembangan dunia medis di Indonesia,” tambah Ferry Sandra.

Sebagai bagian dari komitmennya, Prodia terus memperkuat kerjasama dengan berbagai institusi pendidikan dan penelitian untuk mendorong kemajuan dalam dunia kesehatan dan kedokteran. Prodia berkomitmen untuk terus mendukung riset berkualitas tinggi, menyediakan layanan penelitian yang komprehensif, dan berperan aktif dalam menghadirkan layanan penyedia kesehatan yang berkelanjutan. Kolaborasi ini sejalan dengan tujuan Prodia untuk menciptakan Sustainability for Healthy Community, dengan menyediakan layanan kesehatan diagnostik yang inovatif dan berkualitas bagi seluruh masyarakat Indonesia.

******

Tentang PT Prodia Widyahusada Tbk.

Laboratorium klinik Prodia didirikan pertama kali di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan farmasi. Sejak awal, Dr. Andi Widjaja, MBA beserta seluruh pendiri lainnya tetap menjaga komitmen untuk mempersembahkan hasil pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati.

Seluruh cabang Prodia telah mendapatkan akreditasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Salah satunya dari College of American Pathologist (CAP), sebuah Lembaga profesi bidang laboratorium kesehatan di Amerika Serikat yang mendapatkan pengakuan internasional – selama 10 tahun berturut-turut. Dengan Akreditasi CAP ini, kualitas standar suatu Laboratorium klinik dinilai berdasarkan acuan Internasional, karenanya hasil Prodia dapat dipergunakan tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di mancanegara. Sehingga kualitas hasil tes dari laboratorium Prodia sejajar dengan laboratorium internasional. 

Pada 7 Desember 2016, Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana Prodia sebagai emiten ke-15 di tahun 2016, dengan kode saham “PRDA”. Dalam aksi korporasi itu, Prodia telah menawarkan saham perdana sebanyak 187,5 juta lembar saham. Dengan demikian, dana yang diraih dari penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan mencapai sebesar Rp1,22 triliun.

Hingga 30 September 2024, Prodia telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 341 outlet, di 80 kota dan 34 provinsi dan di seluruh Indonesia, beberapa diantaranya merupakan Prodia Health Care (PHC) yakni layanan wellness clinic yang berbasis personalized medicine serta specialty clinics yang terdiri dari Prodia Children’s Health Centre (PCHC), Prodia Women’s Health Centre (PWHC) dan Prodia Senior Health Centre (PSHC).     

Prodia telah meluncurkan Kontak Prodia diantaranya call centre 1500-830 dan personal assistant virtual berbasis online Tanya Prodia (TANIA) yang dapat diakses melalui Whatsapp 08551500830, Telegram: @prodia.id, Facebook Messenger: @prodia.id dan Web Widget Prodia: www.prodia.co.id. Layanan Prodia juga dapat dijangkau melalui Aplikasi U by Prodia yang dapat diunduh melalui App Store & PlayStore.

Untuk informasi lebih lanjut, dapat mengunjungi www.prodia.co.id atau menghubungi:

Marina Eka Amalia
Corporate Secretary
PT Prodia Widyahusada Tbk.
Ph.       +62-21-3144182 ext 3816
Email     corporate.secretary@prodia.co.id