Hasil Pencarian

Hasil pencarian dari ""


  • 12 Maret 2025 artikel

    Pentingnya Layanan Contact Centre dalam Era Digital: Meningkatkan Akses dan Kepuasan Pelanggan Prodia

    Di era digital yang serba cepat ini, kebutuhan akan layanan yang efisien dan mudah diakses semakin meningkat. Salah satu inovasi penting yang memungkinkan perusahaan untuk tetap terhubung dengan pelanggan adalah layanan Contact Centre. Bagi Prodia, Contact Centre tidak hanya berfungsi sebagai saluran komunikasi, tetapi juga sebagai pusat solusi bagi pelanggan yang membutuhkan informasi atau bantuan. Di bawah ini, kita akan bahas lebih lanjut mengenai peran penting dari layanan Contact Centre Prodia di era digital.Memahami Peran Contact Centre Prodia dalam Era DigitalPada masa lalu, banyak pelanggan yang harus mengunjungi cabang atau menghubungi layanan melalui telepon untuk mendapatkan informasi seputar layanan kesehatan, seperti jadwal pemeriksaan atau informasi lainnya. Namun, dengan kemajuan teknologi, Prodia kini memperkenalkan Contact Centre Digital yang memungkinkan pelanggan untuk mengakses informasi secara lebih mudah dan efisien.Contact Centre Prodia kini hadir melalui berbagai saluran digital, termasuk WhatsApp, email, media sosial, dan aplikasi khusus. Melalui pendekatan ini, pelanggan dapat dengan mudah menghubungi Prodia kapan saja dan di mana saja, tanpa perlu menunggu antrean panjang atau repot datang ke lokasi fisik.Cara Menghubungi Contact Centre ProdiaKini, pelanggan tidak hanya dapat menghubungi Contact Centre Prodia melalui nomor telepon saja, tetapi juga melalui berbagai platform digital yang lebih fleksibel dan sesuai dengan kebiasaan komunikasi sehari-hari, seperti:Telepon: 1500 830WhatsApp: 0855  1500 830Email: info@prodia.co.idMedia Sosial: Instagram: @prodia_lab,X: @prodia_labFacebook Messenger: @prodia.idDengan hadirnya layanan digital ini, pelanggan dapat dengan mudah mendapatkan informasi yang dibutuhkan, mulai dari jadwal pemeriksaan, status hasil lab, hingga informasi promo terbaru, tanpa perlu repot datang ke cabang atau menunggu lama di antrean telepon.Keuntungan Layanan Contact Centre Digital ProdiaAkses Instan dan Mudah: Dengan berbagai saluran komunikasi digital, pelanggan dapat menghubungi Prodia hanya dengan beberapa klik di ponsel atau komputer mereka. Layanan melalui WhatsApp, media sosial, dan email memberi kenyamanan lebih, karena pelanggan dapat berinteraksi melalui platform yang sudah mereka gunakan sehari-hari.Kenyamanan Tanpa Batasan Waktu dan Tempat: Salah satu keunggulan besar dari Contact Centre Prodia adalah jam operasional yang fleksibel. Layanan ini tersedia 24/7, artinya pelanggan dapat menghubungi Prodia kapan pun mereka membutuhkan informasi atau bantuan. Tidak perlu khawatir tentang waktu atau jarak, semua dapat diakses dengan mudah.Penyelesaian Masalah Lebih Cepat: Dengan sistem yang terintegrasi secara digital, pertanyaan atau masalah yang diajukan oleh pelanggan dapat segera ditangani. Respon yang cepat dan tepat adalah hal yang sangat penting dalam menjaga kepuasan pelanggan. Prodia memastikan bahwa setiap pertanyaan atau keluhan ditangani dengan profesional dan efisien.Personalisasi Layanan: Digitalisasi juga memungkinkan Prodia untuk memberikan pengalaman layanan yang lebih personal. Misalnya, pelanggan yang menghubungi Prodia melalui WhatsApp dapat mendapatkan jawaban langsung terkait status pemeriksaan mereka, atau bahkan mendapatkan rekomendasi produk dan layanan yang sesuai dengan kebutuhan kesehatan mereka.Meningkatkan Kepuasan Pelanggan dengan Layanan yang EfisienLayanan Contact Centre Prodia bukan hanya tentang memberikan informasi, tetapi juga tentang meningkatkan pengalaman pelanggan secara keseluruhan. Pelanggan yang mendapatkan bantuan dengan cepat, mudah, dan tepat waktu cenderung lebih puas dengan layanan yang diterima.Dengan fitur-fitur digital yang memudahkan komunikasi, pelanggan tidak hanya merasa dihargai, tetapi juga mendapatkan solusi yang mereka butuhkan dalam waktu yang singkat. Hal ini tentu meningkatkan loyalitas pelanggan dan menciptakan hubungan yang lebih kuat antara Prodia dan masyarakat.Hubungi Contact Centre Prodia sekarang dan nikmati kemudahan layanan digital kami!Sebagai bentuk komitmen kami dalam memberikan layanan terbaik, kami dengan bangga menerima penghargaan CCSE Award 2025 (Contact Centre Service Excellence).Penghargaan ini menjadi bukti dedikasi kami dalam menjaga standar layanan unggul dan menghadirkan pengalaman pelanggan yang optimal. Kami akan terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan demi kepuasan pelanggan yang lebih baik. Terima kasih atas kepercayaan dan dukungan Anda!

  • 25 Februari 2025 promo

    Are Your Kidney OK? (World Kidney Day 2025)

    Deteksi dini, lindungi kesehatan ginjal! Manfaatkan harga spesial pemeriksaan ginjal.

  • 24 Februari 2025 artikel

    Berkontribusi dalam Menekan Prevalensi Penyakit Kronis, Prodia gelar Seminar Dokter Nasional

    Jakarta, 22 Februari 2024 – Dalam upaya mendukung pengelolaan penyakit kronis yang dicanangkan oleh Pemerintah, Prodia sebagai penyedia layanan laboratorium klinik terkemuka di Indonesia menggelar Roadshow Seminar Dokter Nasional 2025 di 11 kota besar di Indonesia. Mengusung tema "Breaking Barriers, Building Health: The Science of Chronic Disease", seminar ini bertujuan untuk memberikan wawasan terkini kepada para klinisi mengenai manajemen penyakit kronis, seperti obesitas, gangguan ginjal, gangguan jantung, hipertensi serta diabetes melitus.Data menunjukkan bahwa prevalensi Hipertensi diperkirakan meningkat hingga 29% dari populasi dewasa global pada tahun 2025. Hipertensi sendiri merupakan faktor risiko utama yang berkontribusi pada kerusakan organ vital, seperti otak, jantung, ginjal, retina, pembuluh darah besar (aorta), dan pembuluh darah perifer.Sementara itu, Diabetes Mellitus juga menunjukkan tren peningkatan yang mengkhawatirkan. Prevalensi Diabetes di tahun 2024 diperkirakan Indonesia memiliki lebih dari 20 juta penderita Diabetes Mellitus yang menjadikan Indonesia termasuk dalam lima besar dunia dengan jumlah kasus diabetes tertinggi di dunia. Penyakit ini sering kali dikaitkan dengan Hipertensi, yang meningkatkan risiko stroke, aneurisma, gagal jantung, serangan jantung, dan kerusakan ginjal.“Penyakit kronis merupakan salah satu tantangan terbesar dalam dunia kesehatan saat ini. Oleh karena itu, kami di Prodia berkomitmen untuk memberikan kontribusi dalam meningkatkan pemahaman dokter dan para tenaga medis mengenai pentingnya skrining, deteksi dini, pengelolaan, dan pemantauan penyakit kronis secara holistik,” ujar Matthew Justyn, Routine Product Manager Prodia.Berdasarkan data WHO, lebih dari 17 juta orang meninggal setiap tahunnya akibat penyakit jantung. Faktor gaya hidup tidak sehat, seperti merokok, pola makan yang tidak seimbang, dan kurangnya aktivitas fisik, menjadi pemicu utama meningkatnya prevalensi penyakit jantung di Indonesia. Oleh sebab itu, edukasi kepada tenaga medis dan masyarakat menjadi aspek krusial dalam pencegahan dan penanganan penyakit ini.Melalui seminar nasional ini, Prodia menghadirkan berbagai pakar di bidang kesehatan untuk membahas perkembangan terkini dalam manajemen penyakit kronis. Seminar ini juga menjadi wadah diskusi bagi para dokter dalam menghadapi tantangan di lapangan serta memberikan wawasan baru mengenai inovasi dalam pemeriksaan laboratorium untuk deteksi dini, penanganan, serta pemantauan penyakit kronis secara personal dan holistik.Kota Jakarta menjadi tuan rumah pertama dari seminar nasional dengan menghadirkan dr. Johanes Purwoto, SpPD-KEMD, FINASIM sebagai moderator, serta Prof. Sidartawan Soegondo,MD, PhD, DTM&H, FINASIM, FACE dan dr. Ida Gunawan, Ms, Sp. G.K, Subsp. K. M., FINEM sebagai pemateri. Acara ini diharapkan dapat menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya dalam mendukung efektivitas pengelolaan penyakit kronis di Indonesia.*****Tentang PT Prodia Widyahusada Tbk.Laboratorium klinik Prodia didirikan pertama kali di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan farmasi. Sejak awal, Dr. Andi Widjaja, MBA beserta seluruh pendiri lainnya tetap menjaga komitmen untuk mempersembahkan hasil pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati.Seluruh cabang Prodia telah mendapatkan akreditasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Salah satunya dari College of American Pathologist (CAP), sebuah Lembaga profesi bidang laboratorium kesehatan di Amerika Serikat yang mendapatkan pengakuan internasional – selama 10 tahun berturut-turut. Dengan Akreditasi CAP ini, kualitas standar suatu Laboratorium klinik dinilai berdasarkan acuan Internasional, karenanya hasil Prodia dapat dipergunakan tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di mancanegara. Sehingga kualitas hasil tes dari laboratorium Prodia sejajar dengan laboratorium internasional. Pada 7 Desember 2016, Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana Prodia sebagai emiten ke-15 di tahun 2016, dengan kode saham “PRDA”. Dalam aksi korporasi itu, Prodia telah menawarkan saham perdana sebanyak 187,5 juta lembar saham. Dengan demikian, dana yang diraih dari penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan mencapai sebesar Rp1,22 triliun.Hingga 30 September 2024, Prodia telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 341 outlet, di 80 kota dan 34 provinsi dan di seluruh Indonesia, beberapa diantaranya merupakan Prodia Health Care (PHC) yakni layanan wellness clinic yang berbasis personalized medicine serta specialty clinics yang terdiri dari Prodia Children’s Health Centre (PCHC), Prodia Women’s Health Centre (PWHC) dan Prodia Senior Health Centre (PSHC).     Prodia telah meluncurkan Kontak Prodia diantaranya call centre 1500-830 dan personal assistant virtual berbasis online Tanya Prodia (TANIA) yang dapat diakses melalui Whatsapp 08551500830, Telegram: @prodia.id, Facebook Messenger: @prodia.id dan Web Widget Prodia: www.prodia.co.id. Layanan Prodia juga dapat dijangkau melalui Aplikasi U by Prodia yang dapat diunduh melalui App Store & PlayStore.Untuk informasi lebih lanjut, dapat mengunjungi www.prodia.co.id atau menghubungi:Marina Eka AmaliaCorporate SecretaryPT Prodia Widyahusada Tbk.Ph.       +62-21-3144182 ext 3816Email     corporate.secretary@prodia.co.idReskia Dwi LestariMarketing Communication ManagerPT Prodia Widyahusada Tbk Ph.       +62-21-3144182 ext 3762Email    reskia.dwi@prodia.co.id  

  • 21 Februari 2025 artikel

    Prodia Wujudkan Sustainability for Healthy Community melalui Pemberian Pemeriksaan Whole Exome Sequencing (WES) Gratis untuk Komunitas Penyakit Langka

    Jakarta, 21 Februari 2025 – PT Prodia Widyahusada Tbk (Kode saham: PRDA) kembali melanjutkan komitmen berkelanjutan dalam mendukung komunitas Orang Dengan Penyakit Langka (Odalangka) melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) yang telah dimulai sejak tahun 2019 dengan bekerja sama dengan Indonesia Rare Disorders (IRD). Kali ini, Prodia menghadirkan pemeriksaan genetik berbasis Whole Exome Sequencing (WES), sebuah inovasi terbaru dalam dunia medis yang memungkinkan diagnosis yang lebih akurat dan mendalam untuk Odalangka. Teknologi WES ini bertujuan memberikan hasil yang lebih lengkap, mendeteksi kelainan genetik hingga ke tingkat gen, dan mempercepat perawatan personal yang lebih tepat. Kegiatan CSR ini dihadiri oleh Dewi Muliaty selaku Direktur Utama Prodia, dan sejumlah jajaran Direksi serta Komisaris Prodia, Prof. dr. Sultana Muhammad Hussein Faradz, PAK., Ph.D selaku pakar genetika medis, Yola Tsagia selaku ketua IRD, bersama para peserta CSR IRD yang hadir baik melalui online maupun tatap muka. Adapun acara ini dibuka secara simbolis pada hari Jumat, 21 Februari 2025 di Auditorium Prodia Tower, Jakarta.Direktur Utama Prodia, Dewi Muliaty, menyatakan bahwa program CSR ini adalah bagian dari komitmen Prodia untuk terus berinovasi demi meningkatkan kualitas layanan kesehatan. “Melalui evaluasi hasil program sebelumnya, kami menyadari pentingnya pemeriksaan yang lebih mendalam hingga tingkat genetik untuk mendukung diagnosis yang lebih presisi, yang akhirnya dapat memberikan perawatan yang lebih personal dan efektif,” tuturnya. Dewi menambahkan, diharapkan teknologi WES ini dapat memperkuat hasil pemeriksaan dan memberikan diagnosis yang lebih komprehensif bagi Odalangka.Plt. Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, dr. Yudhi Pramono, M.A.R.S., dalam keynote speechnya memberikan apresiasi atas inisiatif Prodia dalam membantu memperluas akses layanan diagnostik yang inovatif. Beliau mendorong Prodia untuk terus menjadi salah satu contoh bagi layanan kesehatan di Indonesia, khususnya dalam menyediakan akses yang setara bagi semua lapisan masyarakat untuk mendukung sistem kesehatan yang inklusif dan berkelanjutan.Saat ini telah teridentifikasi ±8.000 jenis penyakit langka di dunia dan telah mempengaruhi jutaan hidup orang. Dari jumlah tersebut, lebih dari 70% dialami oleh pasien berusia anak-anak dan balita, dan lebih dari 75% kasus penyakit langka berakar dari kelainan genetik. Penyakit langka acapkali mengalami kesalahan diagnosis atau ketidakpastian diagnosis karena spektrum gejala yang ditimbulkan bersifat luas dan sering menyerupai gejala penyakit lain sehingga menyebabkan bias diagnosis.Komitmen Prodia dalam membantu Odalangka melalui CSR ini juga mendapat sambutan positif dari Founder & Komisaris Utama Prodia, Andi Widjaja, “Kami ingin terus memberikan kontribusi dengan menyediakan akses pemeriksaan yang lebih mendalam dan memberikan harapan baru bagi keluarga yang membutuhkan diagnosis yang lebih pasti,” ungkap Andi. Co-founder & Komisaris Prodia, Gunawan P.S , menambahkan, “Kami berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan akses kesehatan yang inklusif, khususnya bagi penyandang penyakit langka.Ketua Perkumpulan Komunitas IRD, Yola Tsagia, turut menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan Prodia kepada komunitasnya. “Inisiatif Prodia dengan teknologi WES memberikan harapan selanjutnya bagi Odalangka untuk penegakkan diagnosa yang lebih akurat dan mendalam. CSR ini memiliki peran penting membuka akses pengobatan Odalangka dengan lebih tepat dan terarah demi tercapainya optimalisasi perkembangan Odalangka, khususnya anak-anak.” tuturnya. “Program CSR ini diawali dengan kegiatan seminar edukasi dengan tajuk “Kesetaraan Akses melalui Inovasi Terbaru: Pemeriksaan Whole Exome Sequencing untuk Komunitas Penyandang Penyakit Langka”. Menghadirkan sejumlah narasumber seperti Prof. dr. Sultana Muhammad Hussein Faradz, PAK., Ph.D selaku guru besar di bidang genetika medis, Winny, MSc selaku Molecular Predictive & Diagnostic Lab Head  di Prodia, serta Ibu Yola Tsagia selaku Ketua Komunitas IRD.Marina Eka Amalia, AVP Legal, Investor Relation, & Corporate Secretary Prodia sekaligus sebagai ketua acara CSR mengungkapkan bahwa inisiatif ini sejalan dengan komitmen Prodia dalam mewujudkan pilar keberlanjutan Prodia, Promoting Healthcare Services for All, dengan menghadirkan solusi diagnostik yang lebih inklusif dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat. Melalui kolaborasi dengan tenaga medis, pakar genetika, dan komunitas, program ini diharapkan dapat mempercepat deteksi dini, meningkatkan kualitas hidup odalangka, serta memberikan dampak sosial yang lebih luas.Sekitar 30 anak-anak Odalangka yang telah memenuhi kriteria akan mengikuti pemeriksaan WES yang dimulai pada Maret 2025 dengan hasil pemeriksaan dan konseling medis yang dijadwalkan pada September 2025. Program ini merupakan kelanjutan dari kegiatan serupa pada tahun 2023, yang menggunakan teknologi Chromosomal Microarray (CMA) untuk 150 anak Odalangka di seluruh Indonesia. Berbeda dengan CMA yang mendeteksi kelainan genetika hingga tingkat kromosom, WES memungkinkan deteksi yang lebih mendalam hingga tingkat gen, sehingga dapat memberikan hasil yang lebih akurat, terutama untuk kasus dengan hasil "inconclusive" pada teknologi CMA sebelumnya.Sekilas Mengenai Pemeriksaan Whole-Exome (WES)Whole Exome Sequencing adalah pemeriksaan yang menganalisis eksom, yaitu bagian DNA yang mengandung gen yang bertanggung jawab dalam pembentukan protein. Meskipun eksom hanya mencakup sekitar 1-2% dari seluruh genom manusia, bagian ini mengandung sekitar 85% mutasi yang diketahui dapat menyebabkan penyakit. Dengan menganalisis eksom, kita dapat mencari perubahan genetik yang mungkin berkaitan dengan kondisi medis tertentu. Pemeriksaan berbasis teknologi WES dapat direkomendasikan dalam beberapa kondisi, seperti:Seseorang mengalami gejala medis yang tidak diketahui penyebabnya dan diduga berkaitan dengan faktor genetik.Terdapat riwayat penyakit genetik dalam keluarga.Tes konvensional lainnya belum memberikan diagnosis yang jelas. Dengan tes ini, dokter dapat menegakkan diagnosis, menentukan pilihan pengobatan, atau memberikan informasi bagi perencanaan keluarga. Adapun tujuan pemeriksaan berbasis teknologi WES yakni sebagai berikut: 1) Mampu mengidentifikasi perubahan genetik yang terkait dengan kondisi kesehatan tertentu; 2) Memberikan informasi tentang potensi risiko genetik bagi anggota keluarga; serta 3) Membantu dalam perencanaan perawatan yang lebih personal.******Tentang PT Prodia Widyahusada Tbk.Laboratorium klinik Prodia didirikan pertama kali di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan farmasi. Sejak awal, Dr. Andi Widjaja, MBA beserta seluruh pendiri lainnya tetap menjaga komitmen untuk mempersembahkan hasil pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati.Seluruh cabang Prodia telah mendapatkan akreditasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Salah satunya dari College of American Pathologist (CAP), sebuah Lembaga profesi bidang laboratorium kesehatan di Amerika Serikat yang mendapatkan pengakuan internasional – selama 10 tahun berturut-turut. Dengan Akreditasi CAP ini, kualitas standar suatu Laboratorium klinik dinilai berdasarkan acuan Internasional, karenanya hasil Prodia dapat dipergunakan tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di mancanegara. Sehingga kualitas hasil tes dari laboratorium Prodia sejajar dengan laboratorium internasional. Pada 7 Desember 2016, Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana Prodia sebagai emiten ke-15 di tahun 2016, dengan kode saham “PRDA”. Dalam aksi korporasi itu, Prodia telah menawarkan saham perdana sebanyak 187,5 juta lembar saham. Dengan demikian, dana yang diraih dari penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan mencapai sebesar Rp1,22 triliun.Hingga 30 September 2024, Prodia telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 341 outlet, di 80 kota dan 34 provinsi dan di seluruh Indonesia, beberapa diantaranya merupakan Prodia Health Care (PHC) yakni layanan wellness clinic yang berbasis personalized medicine serta specialty clinics yang terdiri dari Prodia Children’s Health Centre (PCHC), Prodia Women’s Health Centre (PWHC) dan Prodia Senior Health Centre (PSHC).     Prodia telah meluncurkan Kontak Prodia diantaranya call centre 1500-830 dan personal assistant virtual berbasis online Tanya Prodia (TANIA) yang dapat diakses melalui Whatsapp 08551500830, Telegram: @prodia.id, Facebook Messenger: @prodia.id dan Web Widget Prodia: www.prodia.co.id. Layanan Prodia juga dapat dijangkau melalui Aplikasi U by Prodia yang dapat diunduh melalui App Store & PlayStore.Untuk informasi lebih lanjut, dapat mengunjungi www.prodia.co.id atau menghubungi:Marina Eka AmaliaCorporate SecretaryPT Prodia Widyahusada Tbk.Ph.       +62-21-3144182 ext 3816Email     corporate.secretary@prodia.co.id 

  • 21 Februari 2025 artikel

    Prodia Raih Peringkat Pertama Contact Center Service Excellence Award 2025, Pertahankan Standar Mutu Layanan Pelanggan

    Bali, 19 Februari 2025 – PT Prodia Widyahusada Tbk (Kode saham: PRDA) kembali membuktikan konsistensinya dalam mempertahankan kualitas pelayanan pelanggan selama tiga tahun berturut-turut sejak tahun 2023 melalui tim Kontak Prodia, dengan meraih penghargaan Contact Center Service Excellence Awards 2025. Pada kesempatan ini, Prodia berhasil menduduki peringkat pertama untuk kategori industri laboratorium dengan perolehan skor index sebesar 95,06 atau mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya sebesar 93,746. Dengan pencapaian skor ini, Prodia menorehkan predikat Mostly Happier Customers. Penghargaan diterima secara simbolis oleh Sicillia Dyah Indriasari selaku Branch Manager Prodia cabang Denpasar.          Direktur Digital Service Transformation & IT Prodia, Andri Hidayat, turut mengapresiasi pencapaian penghargaan ini. “Penghargaan ini menjadi bukti komitmen kami dalam mempertahankan mutu pelayanan dan memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggan melalui Kontak Prodia 1500-830. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitas pelayanan. Kami berharap hal ini dapat menjadi katalis dan motivasi untuk seluruh tim Kontak Prodia untuk terus memberikan pelayanan pelanggan yang andal, berkualitas, dan professional.” ujar AndriContact Center Service Excellence Awards 2025 merupakan ajang penghargaan bergengsi yang dilaksanakan setiap tahun oleh Majalah Marketing bersama Carre-Center for Customer Satisfaction & Loyalty (Carre-CCSL), sebuah lembaga konsultan ternama di Indonesia yang bertugas memastikan terciptanya customer excellence management pada setiap aspek pelayanan pelanggan di perusahaan-perusahaan penyedia jasa, khususnya layanan contact center. Penilaian untuk penghargaan ini didasarkan pada tiga aspek utama dari customer touch points, yaitu Access, System & Procedure, dan People.  Pada aspek Access, tiga atribut KPI yang diukur meliputi accessibility, availability, dan connection speed. Pada aspek System & Procedure, tiga atribut KPI yang dianalisis adalah system, enjoyment, dan service standard consistency. Sementara itu, aspek People mengukur dua atribut KPI, yaitu soft skill dan hard skill.Sejalan dengan pernyataan Andri, Contact Center Manager Prodia, Risky Agiariza mengungkapkan Kontak Prodia telah menjadi layanan one-stop service yang terpercaya bagi pelanggan dan masyarakat akan kebutuhan informasi mengenai Prodia. “Tentunya sebagai customer touch point, Kontak Prodia hadir untuk menjangkau seluruh pelanggan secara fleksibel dan professional. Sejak diluncurkan pada tahun 2018, Prodia senantiasa mengembangkan dan mengelola kanal komunikasi pelanggan yang cepat dan interaktif, serta mampu menjadi solusi yang menjawab kebutuhan pelanggan untuk memperoleh segala informasi pemeriksaan diagnostik laboratorium dan penanganan pelanggan terbaik.” Ungkap Risky.“Kontak Prodia” merupakan pusat layanan pelanggan Prodia yang dikelola oleh tim Contact Centre  Prodia dan beroperasi 24/7 dalam melayani permintaan informasi, pemesanan pemeriksaan dan penanganan keluhan pelanggan. Dengan mengusung konsep layanan omnichannel, selain melalui Call Centre 1500 830, Kontak Prodia juga dapat dihubungi melalui WhatsApp 0855 1500 830, Telegram @Prodia.id, X @Prodia_Lab, Instagram @Prodia_lab, email info@prodia.co.id dan website www.prodia.co.id, demi memenuhi kenyamanan dan preferensi pelanggan. Pelanggan juga dapat melakukan proses pembayaran layanan yang berlaku untuk semua jenis pemeriksaan rutin dan esoterik, serta layanan Home Service. Kontak Prodia juga dapat diakses menggunakan teknologi chatbot melalui layanan personal assistant virtual bernama TANIA (TANya prodIA). Prodia yakin dengan pengelolaan standar mutu pelayanan pelanggan terbaik, dapat menghadirkan customer experiences serta customer journey yang terpercaya, serta akses pelanggan yang fleksibel kapanpun dan di manapun. Selain itu, Prodia juga berkomitmen untuk mewujudkan Sustainability for Healthy Community, dengan menyediakan layanan yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga berkelanjutan untuk mendukung kesehatan masyarakat jangka panjang.***** Tentang PT Prodia Widyahusada Tbk.Laboratorium klinik Prodia didirikan pertama kali di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan farmasi. Sejak awal, Dr. Andi Widjaja, MBA beserta seluruh pendiri lainnya tetap menjaga komitmen untuk mempersembahkan hasil pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati.Seluruh cabang Prodia telah mendapatkan akreditasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Salah satunya dari College of American Pathologist (CAP), sebuah Lembaga profesi bidang laboratorium kesehatan di Amerika Serikat yang mendapatkan pengakuan internasional – selama 10 tahun berturut-turut. Dengan Akreditasi CAP ini, kualitas standar suatu Laboratorium klinik dinilai berdasarkan acuan Internasional, karenanya hasil Prodia dapat dipergunakan tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di mancanegara. Sehingga kualitas hasil tes dari laboratorium Prodia sejajar dengan laboratorium internasional. Pada 7 Desember 2016, Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana Prodia sebagai emiten ke-15 di tahun 2016, dengan kode saham “PRDA”. Dalam aksi korporasi itu, Prodia telah menawarkan saham perdana sebanyak 187,5 juta lembar saham. Dengan demikian, dana yang diraih dari penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan mencapai sebesar Rp1,22 triliun.Hingga 30 September 2024, Prodia telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 341 outlet, di 80 kota dan 34 provinsi dan di seluruh Indonesia, beberapa diantaranya merupakan Prodia Health Care (PHC) yakni layanan wellness clinic yang berbasis personalized medicine serta specialty clinics yang terdiri dari Prodia Children’s Health Centre (PCHC), Prodia Women’s Health Centre (PWHC) dan Prodia Senior Health Centre (PSHC).     Prodia telah meluncurkan Kontak Prodia diantaranya call centre 1500-830 dan personal assistant virtual berbasis online Tanya Prodia (TANIA) yang dapat diakses melalui Whatsapp 08551500830, Telegram: @prodia.id, Facebook Messenger: @prodia.id dan Web Widget Prodia: www.prodia.co.id. Layanan Prodia juga dapat dijangkau melalui Aplikasi U by Prodia yang dapat diunduh melalui App Store & PlayStore.Untuk informasi lebih lanjut, dapat mengunjungi www.prodia.co.id atau menghubungi:Marina Eka AmaliaCorporate SecretaryPT Prodia Widyahusada Tbk.Ph.       +62-21-3144182 ext 3816Email     corporate.secretary@prodia.co.id 

  • 20 Februari 2025 artikel

    Prodia Raih Apresiasi sebagai Kolaborator dalam Transformasi Layanan Kesehatan

    PT Prodia Widyahusada Tbk (Kode Saham: PRDA) dianugerahi penghargaan oleh GlobalHealth Indonesia dengan predikat ‘Laboratory for Advanced Diagnostic Solutions of The Year’ yang diwakilkan oleh Indri Marya Wulandari selaku AVP of Business Prodia. Apresiasi ini  diberikan dalam acara GlobalHealth Indonesia Summit 2025 yang merupakan hasil kerja sama antara JMM Consulting dan GlobalHealth Asia-Pacific. Acara ini mengusung enam topik utama yang melibatkan lebih dari 120 peserta, termasuk dokter, pelaku industri kesehatan, dan perwakilan pemerintah pada 14-15 Februari 2025 di The Ritz Carlton Bali.Diskusi yang dihadirkan dalam hari pertama konferensi ini mencakup transformasi layanan kesehatan berbasis digital dan teknologi medis mutakhir, termasuk kecerdasan buatan (AI) dan otomatisasi dalam layanan medis. Serta, hari kedua diskusi difokuskan pada digitalisasi layanan kesehatan dan longevity medicine.Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menyambut baik inisiatif GlobalHealth Indonesia Summit 2025 dan menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan sektor swasta dalam mendorong transformasi layanan kesehatan. “Transformasi layanan kesehatan di Indonesia mencakup pendidikan, pengajaran, dan penelitian. Kita tidak hanya bisa berpikir di permukaan, tetapi kita juga harus berpikir tentang pendidikan, pengajaran, dan penelitian. Semua itu harus kita lakukan dalam transformasi rumah sakit,” kata Direktur Tata Kelola Pelayanan Kesehatan Rujukan Kemenkes, Sunarto  dalam diskusi Global Health Indonesia Summit, Conference & Awards, Minggu (16/2).GlobalHealth Indonesia Summit 2025 telah menegaskan bahwa kolaborasi antara berbagai pihak, baik pemerintah, rumah sakit, maupun sektor teknologi, adalah kunci dalam mempercepat transformasi layanan kesehatan di Indonesia. Dengan inovasi dan kemitraan yang terus berkembang, Indonesia semakin siap untuk menghadapi tantangan di dunia medis dan meningkatkan standar layanan kesehatan menuju tingkat global.Indonesia memiliki potensi besar di sektor kesehatan, terutama dalam kemitraan antara rumah sakit internasional dan domestik, di mana Bali berkembang sebagai destinasi wisata medis. Prodia memiliki empat cabang di Bali dan sekitarnya, yaitu; Prodia Health Care Renon Denpasar, Prodia Gianyar, Prodia Tabanan, dan Prodia Singaraja yang dapat mendukung transformasi layanan kesehatan masa depan. Secara nasional, Prodia telah mengembangkan layanan laboratorium, non-laboratorium, dan klinik. Hingga 2025, Prodia telah memiliki 62% cabang berizin klinik yang tersebar di seluruh Indonesia.

  • 04 Februari 2025 artikel

    Fokus Tingkatkan Aksesibilitas dan Kualitas Layanan bagi Pelanggan, Prodia Transformasi Layanan Klinik Utama Cabang Purwokerto

    Purwokerto, 4 Februari 2025 – PT Prodia Widyahusada Tbk (Kode saham: PRDA) meresmikan Klinik Utama Prodia Purwokerto yang berlokasi di Jl. S. Parman 84B, Purwokerto, Jawa Tengah. Melalui peresmian ini, Prodia kini hadirkan Klinik Utama yang menyediakan fasilitas layanan klinik dan laboratorium, serta pemeriksaan penunjang yang lebih komprehensif untuk memfasilitasi kebutuhan kesehatan masyarakat Purwokerto dan sekitarnya. Peresmian ini merupakan relokasi cabang Prodia Purwokerto yang sebelumnya terletak di Jl. S. Parman No. 946A, Purwokerto. Di mana, Prodia Purwokerto merupakan cabang Prodia ke-22 yang telah hadir sejak 1990.Peresmian ini dihadiri oleh Sadewo Tri Lastiono selaku Bupati Banyumas terpilih, dan dr. Widyana Grehastuti, Sp.O.G, M.Si.Med selaku Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas. Turut hadir dalam peresmian ini Andi Widjaja, Ph.D., MBA. selaku Founder & Komisaris Utama Prodia, bersama Drs. Gunawan Prawiro Soeharto selaku Co-founder & Komisaris Prodia serta jajaran Direksi Prodia yang diwakili oleh Dr. Dewi Muliaty, M.Si. selaku Direktur Utama Prodia, Dr. Indriyanti Rafi Sukmawati, M.Si., selaku Direktur Business & Marketing Prodia, Liana Kuswandi, dan Maria Diah Fibriani selaku Regional Head Central Java Region, segenap tamu undangan dari mitra strategis, sejumlah pejabat pemerintah, hingga pelanggan.Bupati Banyumas terpilih, Sadewo Tri Lastiono, , mengapresiasi upaya Prodia yang berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanannya. Beliau berharap dengan standar mutu yang dihadirkan Prodia, dapat mendorong peningkatan kesadaran gaya hidup sehat serta taraf kualitas kesehatan masyarakat Purwokerto dan sekitarnya.Direktur Utama Prodia, Dewi Muliaty, mengungkapkan harapannya atas transformasi Klinik Utama Prodia Purwokerto. ‘’Transformasi layanan Klinik Utama Prodia Purwokerto dilakukan untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas pelayanan kepada para pelanggan dengan layanan yang lebih lengkap dan nyaman. Diharapkan dengan hadirnya Klinik Utama Prodia Purwokerto, dapat menjawab kebutuhan kesehatan masyarakat Purwokerto, khususnya layanan diagnostik kesehatan berstandar global yang semakin mudah dijangkau. Selain itu, transformasi ini juga sejalan dengan komitmen Prodia terhadap Sustainability for Healthy Community, dengan menghadirkan layanan yang mendukung keberlanjutan kesehatan masyarakat, baik dari segi kualitas pelayanan maupun dampak positif terhadap lingkungan dan gaya hidup sehat."Klinik Utama Prodia Purwokerto kini menyediakan layanan one-stop service yang mencakup layanan pemeriksaan laboratorium, non-laboratorium, dan Klinik Utama. Kehadiran Klinik Utama Prodia Purwokerto merupakan salah satu upaya Prodia untuk membangun paradigma kesehatan yang berkualitas sekaligus memenuhi harapan pelanggan akan kemudahan akses fasilitas kesehatan. Selain itu, Prodia berfokus pada pendekatan promotif dan preventif guna menciptakan pengalaman pelanggan yang unggul. Selain layanan laboratorium, Klinik Utama Prodia Purwokerto juga didukung dengan adanya layanan non laboratorium yang semakin lengkap seperti radiologi, elektrokardiologi (EKG), audiometri, dan treadmill. Klinik Utama Prodia Purwokerto juga melayani vaksinasi untuk semua jenis vaksin, konsultasi Dokter Umum dan konsultasi Dokter Spesialis Gizi Klinik Utama.Pada kesempatan yang sama, Maria Diah Fibriani selaku Regional Head Central Java Region, menambahkan “Klinik Utama Prodia Purwokerto beroperasi setiap hari dengan jam operasional yang berlaku pada hari Senin-Jumat mulai pukul 06.30-20.00 WIB dan hari Sabtu mulai pukul 06.30-17.00. Langkah transformasi ini juga merupakan komitmen Prodia untuk meningkatkan mutu pelayanan dan kelengkapan pemeriksaan penunjang personalized medicine, sekaligus mewujudkan komunitas yang lebih sehat secara berkelanjutan.” Ujarnya selepas acara peresmian. Sebelumnya, pada tanggal 23 Desember 2025 (23/12) Prodia telah mengadakan soft opening dan mulai beroperasi untuk melayani masyarakat Purwokerto dan sekitarnya.***** Tentang PT Prodia Widyahusada Tbk.Laboratorium klinik Prodia didirikan pertama kali di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan farmasi. Sejak awal, Dr. Andi Widjaja, MBA beserta seluruh pendiri lainnya tetap menjaga komitmen untuk mempersembahkan hasil pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati.Seluruh cabang Prodia telah mendapatkan akreditasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Salah satunya dari College of American Pathologist (CAP), sebuah Lembaga profesi bidang laboratorium kesehatan di Amerika Serikat yang mendapatkan pengakuan internasional – selama 10 tahun berturut-turut. Dengan Akreditasi CAP ini, kualitas standar suatu Laboratorium klinik dinilai berdasarkan acuan Internasional, karenanya hasil Prodia dapat dipergunakan tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di mancanegara. Sehingga kualitas hasil tes dari laboratorium Prodia sejajar dengan laboratorium internasional. Pada 7 Desember 2016, Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana Prodia sebagai emiten ke-15 di tahun 2016, dengan kode saham “PRDA”. Dalam aksi korporasi itu, Prodia telah menawarkan saham perdana sebanyak 187,5 juta lembar saham. Dengan demikian, dana yang diraih dari penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan mencapai sebesar Rp1,22 triliun.Hingga 30 September 2024, Prodia telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 341 outlet, di 80 kota dan 34 provinsi dan di seluruh Indonesia, beberapa diantaranya merupakan Prodia Health Care (PHC) yakni layanan wellness clinic yang berbasis personalized medicine serta specialty clinics yang terdiri dari Prodia Children’s Health Centre (PCHC), Prodia Women’s Health Centre (PWHC) dan Prodia Senior Health Centre (PSHC).     Prodia telah meluncurkan Kontak Prodia diantaranya call centre 1500-830 dan personal assistant virtual berbasis online Tanya Prodia (TANIA) yang dapat diakses melalui Whatsapp 08551500830, Telegram: @prodia.id, Facebook Messenger: @prodia.id dan Web Widget Prodia: www.prodia.co.id. Layanan Prodia juga dapat dijangkau melalui Aplikasi U by Prodia yang dapat diunduh melalui App Store & PlayStore.Untuk informasi lebih lanjut, dapat mengunjungi www.prodia.co.id atau menghubungi:Marina Eka AmaliaCorporate SecretaryPT Prodia Widyahusada Tbk.Ph.       +62-21-3144182 ext 3816Email     corporate.secretary@prodia.co.idReskia Dwi LestariMarketing Communication ManagerPT Prodia Widyahusada Tbk Ph.       +62-21-3144182 ext 3762Email    reskia.dwi@prodia.co.id 

  • 24 Januari 2025 promo

    Ayo Lakukan Check Up dan Skrining Kanker

    Deteksi dini dapat menyelamatkan hidup Anda. Manfaatkan harga spesial selama Februari 2025.

  • Hasil tidak ditemukan.
  • Hasil tidak ditemukan.